wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Penilaian Harian Puisi

Total questions: 42

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Perhatikan teks puisi berikut!


Doa


Tuhan. Beri aku kekuatan

Menguasai diri sendiri, kesunyian

dan keserakahan. Beri aku petunjuk selalu

untuk memilih jalan-Mu, keridoan-Mu,

Amiin


Puisi di atas menggambarkan ...

a)

Keinginan seseorang untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan.

b)

Seseorang yang merasa dirinya tidak dekat dengan Tuhan.

c)

Seseorang yang ingin menjauhkan diri dari kesunyian.

d)

Keinginan seseorang untuk bertobat.

e)

Seseorang yang menyesal karena dirinya sudah jauh dari Tuhan.

2.

Perhatikan teks puisi berikut!


Doa


Tuhan. Beri aku kekuatan

Menguasai diri sendiri, kesunyian

dan keserakahan. Beri aku petunjuk selalu

untuk memilih jalan-Mu, keridoan-Mu,

Amiin


Berikut ini adalah pesan yang tersirat dalam puisi “Doa” di atas, kecuali ...

a)

Manusia hendaknya selalu berdoa kepada Tuhan.

b)

Manusia hendaknya senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan.

c)

Menusia harus selalu mohon petunjuk kepada Tuhan agar diberi jalan yang benar.

d)

Manusia hendaknya senantiasa mengharap rido Tuhan.

e)

Manusia hendaknya selalu memohon kekuatan agar bisa mengalahkan apa saja.

3.

Perhatikan teks puisi berikut!


Doa


Tuhan. Beri aku kekuatan

Menguasai diri sendiri, kesunyian

dan keserakahan. Beri aku petunjuk selalu

untuk memilih jalan-Mu, keridoan-Mu,

Amiin


Puisi di atas menggambarkan ...

a)

Keinginan seseorang untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan.

b)

Seseorang yang merasa dirinya tidak dekat dengan Tuhan.

c)

Seseorang yang ingin menjauhkan diri dari kesunyian.

d)

Keinginan seseorang untuk bertobat.

e)

Seseorang yang menyesal karena dirinya sudah jauh dari Tuhan.

4.

Perhatikan teks puisi berikut!


Doa


Tuhan. Beri aku kekuatan

Menguasai diri sendiri, kesunyian

dan keserakahan. Beri aku petunjuk selalu

untuk memilih jalan-Mu, keridoan-Mu,

Amiin


Berikut ini adalah pesan yang tersirat dalam puisi “Doa” di atas, kecuali ...

a)

Manusia hendaknya selalu berdoa kepada Tuhan.

b)

Manusia hendaknya senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan.

c)

Menusia harus selalu mohon petunjuk kepada Tuhan agar diberi jalan yang benar.

d)

Manusia hendaknya senantiasa mengharap rido Tuhan.

e)

Manusia hendaknya selalu memohon kekuatan agar bisa mengalahkan apa saja.

5.

Bacalah puisi berikut!


Menyesal


Pagiku hilang sudah melayang

Hari mudaku sudah pergi

Sekarang petang datang membayang

Batang usiaku sudah tinggi


Aku lalai di pagi hari

Beta lengah di masa muda

Kini hidup meracun hati

Miskin ilmu, miskin harta


Ah, apa guna kusesalkan

Menyesal tua tiada berguna

Hanya menambah luka sukma


Kepada yang muda ku harapkan

Atur barisan di pagi hari

Menuju ke atas padang bakti!


(A. Hasjmi, Puisi Baru, STA)


Amanat yang sesuai dengan puisi di atas adalah ...

a)

Atur barisan menuju cita-cita selagi muda.

b)

Selagi muda carilah harta sebanyak-banyaknya.

c)

Selagi muda tututlah ilmu dan bekerja keraslah.

d)

Walaupun sudah tua tuntutlah ilmu.

e)

Tuntutlah ilmu dan carilah harta.

6.

Bacalah puisi berikut!


Karangan Bunga


Tiga anak kecil

Dalam langkah malu-malu

Datang ke Salemba

Sore itu

Ini dari kami bertiga

Pita hitam pada karangan bunga

Sebab kami ikut berduka

Bagi kakak yang ditembak mati

Siang tadi


Tema kutipan puisi di atas adalah ....

a)

kesengsaraan

b)

kesusahan

c)

kebimbangan

d)

keberanian

e)

kesedihan

7.

Bacalah kutipan puisi berikut!


Di pintu-Mu aku mengetuk

Aku tidak bisa berpaling


Makna kutipan puisi di atas adalah ...

a)

Aku mengetuk pintu dan tidak bisa berpaling.

b)

Aku tidak dapat menghindar setelah mengetuk pintu.

c)

Hanya kepada-Mu, Tuhan, manusia berserah diri.

d)

Aku kembali dan takkan pergi lagi.

e)

Setelah mengetuk pintu, aku tidak bisa pergi lagi.

8.

Puisi berasal dari bahasa Yunani yaitu...

a)

poetri

b)

poesis

c)

poesi

d)

puosi

9.

Puisi yaitu suatu karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan si penyair dengan cara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan semua kekuatan bahasa dalam pengonsentrasian sebuah struktur fisik dan struktur batinnya. Adalah pengertian puisi dari ...

a)

Herman J. Waluyo

b)

Herbert Spencer

c)

Taufik Ismail

d)

W.S. Rendra

10.

Puisi adalah suatu bentuk pengucapan gagasan yang sifatnya emosional dengan mempertimbangkan suatu keindahan. Adalah pengertian puisi dari ...

a)

Herman J. Waluyo

b)

Herbert Spencer

c)

Taufik Ismail

d)

W. S. Rendra

11.

Menurut KBBI, Puisi adalah ...

a)

suatu karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan si penyair dengan cara imajinatif dan disusun dengan mengonse-ntrasikan semua kekuatan bahasa dalam pengonsentrasian sebuah struktur fisik dan struktur batinnya.

b)

suatu bentuk pengucapan gagasan yang sifatnya emosional dengan mempertimbangkan suatu keindahan.

c)

Ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait

d)

adalah karya sastra yang mengandung ungkapan dan perasaan penyair dengan memerhatikan rima, irama, gaya bahasa dan diksi

12.

Pemilihan kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya disebut ...

a)

tipografi

b)

diksi

c)

majas

d)

rima

13.

Kata atau susunan kata-kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi, seperti penglihatan, pendengaran, dan perasaan disebut ...

a)

diksi

b)

imaji

c)

rima

d)

kata konkret

14.

Yang termasuk kata konkret adalah ...

a)

cinta, kasih, rindu

b)

buku, papan, paham

c)

kertas, gelas, rumput

d)

ingin, malu, sakit

15.

Perhatikan penggalan puisi berikut!

Sajak putih

Karya : Chairil Anwar

Bersandar pada tari warna pelangi

Kau depanku bertudung sutra senja

Di hitam matamu kembang mawar dan melati

Harum rambutmu mengalun bergelut senda

Diksi yang ditumbulkan dari kata “warna pelangi” dalam puisi tersebut adalah....

a)

gambaran hati seoarang pemuda yang sedang senang

b)

pada sore hari

c)

bola matanya yang indah

d)

indahnya menjalani kehidupan

e)

mengagumi wanita yang dicintai

16.

Bacalah puisi berikut dengan saksama kemudian kerjakan soal-soal berikut!

...

Wahai sahabat

Untuk slamanya

Kita percaya

Tebarkan arah jangan pernah lelah

Untukmu sahabat

...


Tema puisi tersebut adalah ...

a)

Kelelahan

b)

Persahabatan

c)

Perdamaian

d)

Pertemanan

17.

Suatu karya puisi yang baik memiliki makna yang mendalam. Makna diungkapkan dengan memadatkan berbagai....

a)

kata

b)

bahasa kias

c)

unsur bahasa

d)

kata imajinatif

e)

nilai puisi

18.

Yang bukan unsur yang membangun puisi adalah ...

a)

tema

b)

nada

c)

perasaan

d)

birama

19.

Gagasan pokok yang dikemukakan oleh penyair melalui puisinya, disebut ...

a)

tema

b)

nada

c)

perasaan

d)

amanat

20.

Puisi dapat mengungkapkan prasaan gembira, sedih, terharu, takut, gelisah, rindu, penasaran, benci, cinta, dendam, dan sebagainya. ini adalah unsur ... puisi.

a)

tema

b)

nada

c)

perasaan

d)

amanat

21.

SURAT DARI IBU

Pergi ke dunia luas anakku sayang

pergi ke hidup bebas

selama angin masih angin buritan

dan matahari pagi menyinari daun-daunan

dalam rimba dan padang hijau


Suasana puisi tersebut adalah . . . .

a)

mengharukan

b)

mengecewakan

c)

menyedihkan

d)

menjengkelkan

22.

Puisi yang dinyanyikan sehingga seorang pendengar yang kurang paham menjadi paham, yang tidak bisa menggambarkan sebuah isi puisi bisa tau isi puisi tersebut dengan mengolaborasikan antara sastra dan musik disebut ...

a)

Deklamasi puisi

b)

Musikalisasi puisi

c)

Pembacaan puisi

d)

Cipta puisi

23.

SAJAK RAJAWALI

W.S. Rendra

 

Sebuah sangkar besi

tidak bisa merubah seekor rajawali

menjadi seekor burung nuri

 

Rajawali adalah pacar langi

Dan di dalam sangkar besi

rajawali merasa pasti

bahwa langit akan selalu menanti

 

Langit tanpa rajawali

adalah keluasan dan kebebasan

tanpa sukma

Tujuh langit, tujuh rajawali

tujuh cakrawala, tujuh pengembara

 

Rajawali terbang tinggi

memasuki sepi

memandang dunia

Rajawali di sangkar besi

duduk bertapa

mengolah hidupnya

 

Hidup adalah merjan-merjan kemungkinan

yang terjadi/ dari keringat matahari

Tanpa kemantapan hati rajawali

Mata kita hanya melihat fatamorgana

Rajawali terbang tinggi

membela langit dengan setia

Dan ia akan mematuk kedua matamu

wahai, kamu, pencemar langit yang durhaka

Kata 'langit' pada puisi tersebut mempunyai makna lambang …

a)

Keluasan dan kebebasan

b)

Kebatilan dan kezaliman

c)

Kemerdekaan dan pengungkungan

d)

Keanggunan dan kemelaratan

e)

Keadilan dan kesewenang-wenangan

24.

SAJAK RAJAWALI

W.S. Rendra

 

Sebuah sangkar besi

tidak bisa merubah seekor rajawali

menjadi seekor burung nuri

 

Rajawali adalah pacar langi

Dan di dalam sangkar besi

rajawali merasa pasti

bahwa langit akan selalu menanti

 

Langit tanpa rajawali

adalah keluasan dan kebebasan

tanpa sukma

Tujuh langit, tujuh rajawali

tujuh cakrawala, tujuh pengembara

 

Rajawali terbang tinggi

memasuki sepi

memandang dunia

Rajawali di sangkar besi

duduk bertapa

mengolah hidupnya

 

Hidup adalah merjan-merjan kemungkinan

yang terjadi/ dari keringat matahari

Tanpa kemantapan hati rajawali

Mata kita hanya melihat fatamorgana

Rajawali terbang tinggi

membela langit dengan setia

Dan ia akan mematuk kedua matamu

wahai, kamu, pencemar langit yang durhaka

Maksud bait pertama puisi di atas adalah …

a)

Sebagai binatang langka, burung rajawali tidak sama dengan burung nuri yang biasa dijadikan burung hias.

b)

Seorang pejuang yang pemberani, tidak akan mengubah pribadinya yang tangguh hanya karena ia dikurung dalam penjara.

c)

Sebagai burung hias, rajawali adalah burung yang biasanya hidup di sangkar besi.

d)

Seorang pengkritik yang handal, tidak akan malu jika hidup di sangkar besi.

e)

Pejuang yang bebas mengatakan apa saja demi sebuah kemerdekaan.

25.

SAJAK RAJAWALI

W.S. Rendra

 

Sebuah sangkar besi

tidak bisa merubah seekor rajawali

menjadi seekor burung nuri

 

Rajawali adalah pacar langi

Dan di dalam sangkar besi

rajawali merasa pasti

bahwa langit akan selalu menanti

 

Langit tanpa rajawali

adalah keluasan dan kebebasan

tanpa sukma

Tujuh langit, tujuh rajawali

tujuh cakrawala, tujuh pengembara

 

Rajawali terbang tinggi

memasuki sepi

memandang dunia

Rajawali di sangkar besi

duduk bertapa

mengolah hidupnya

 

Hidup adalah merjan-merjan kemungkinan

yang terjadi/ dari keringat matahari

Tanpa kemantapan hati rajawali

Mata kita hanya melihat fatamorgana

Rajawali terbang tinggi

membela langit dengan setia

Dan ia akan mematuk kedua matamu

wahai, kamu, pencemar langit yang durhaka

Persamaan bunyi pada bait keempat …

a)

Tinggi, dunia, sepi

b)

Besi, hidupnya, bertapa

c)

Tinggi, besi, dunia

d)

Tinggi, sepi, besi

e)

Dunia, besi, bertapa

26.

SELAMBAI DINGIN

Muhammad Febriyadi

 

Malam mendengkur sunyi

dini hari berdering

alamanakmu membuncah

keluar dari gua pertapaannya

 

Suara angin Tuhan membelit badan

selambai dingin menusuk ke dalam jemari

merasuk tiap jengkal tawamu

dan berbisik

: selembar lagi umurmu telah gugur

 

O

lambainya lambai maut

dinginnya sedingin mayyit

selembar kabar lewat selambai dinginnya

merubah tawa jadi renungan

panjang

selama umur yang telah terpakai

 

Ada akhirat yang mesti dierami

cangkang-cangkang dunia, tak cukup kokoh merumahi mimpi

: setelah hidup

selambai dingin

menetaskan pesan Tuhan

padamu

Dia memintanya kembali

Maksud baris “selembar lagi umurmu telah gugur” pada puisi di atas adalah …

a)

Bertambahnya beban masalah karena bertambahnya usia

b)

Mendekati kematian, karena usia terus berkurang

c)

Penambahan usia adalah tanda manusia harus semakin mendekatkan diri kepada pencipta

d)

Ulang tahun yang menyedihkan, karena semakin dengan dengan pintu kematian

e)

Usia hanyalah angka, karena yang terpenting adalah menggugurkan dosa-dosa

27.

SELAMBAI DINGIN

Muhammad Febriyadi

 

Malam mendengkur sunyi

dini hari berdering

alamanakmu membuncah

keluar dari gua pertapaannya

 

Suara angin Tuhan membelit badan

selambai dingin menusuk ke dalam jemari

merasuk tiap jengkal tawamu

dan berbisik

: selembar lagi umurmu telah gugur

 

O

lambainya lambai maut

dinginnya sedingin mayyit

selembar kabar lewat selambai dinginnya

merubah tawa jadi renungan

panjang

selama umur yang telah terpakai

 

Ada akhirat yang mesti dierami

cangkang-cangkang dunia, tak cukup kokoh merumahi mimpi

: setelah hidup

selambai dingin

menetaskan pesan Tuhan

padamu

Dia memintanya kembali

Makna puisi di atas adalah …

a)

Setiap tahun usia manusia akan bertambah, dan jatah hidupnya pun akan berkurang. Sehingga seluruh aktivitasnya di dunia harus ia kurangi demi memberikan kesempatan pada dirinya untuk beristirahat.

b)

Kematian adalah sebuah keniscayaan, maka jangan takut mati hanya karena usia bertambah.

c)

Manusia tidak bisa menolak tua, maka manfaatkan hari muda dengan sebaik-baiknya.

d)

Penambahan usia sama dengan berkurangnya jatah umur yang diberikan pada Tuhan pada umatnya, maka manfaatkan sisa umur yang ada untuk mendekatkan diri pada Tuhan sebelum kematian mendatangi kita.

e)

Usia hanyalah masalah angka-angka. Ketika kita bermanfaat untuk orang lain, Bukan usia yang dilihat, namun seberapa bermanfaat kita untuk orang lain.

28.

Tipografi dalam puisi adalah perlambangan rasa, makna, dan nuansa tertentu dalam puisi yang divisualisasikan dalam ...

a)

Tata bentuk baris dan bait puisi untuk memperjelas satuan makna tertentu yang ingin diungkapkan penyair.

b)

Diksi pada setiap bait puisi untuk memperjelas satuan makna tertentu yang ingin diungkapkan penyair.

c)

Pemilihan majas untuk memperjelas satuan makna tertentu yang ingin diungkapkan penyair.

d)

Irama untuk memperjelas satuan makna tertentu yang ingin diungkapkan penyair.

e)

Rima setiap bait puisi untuk memperjelas satuan makna tertentu yang ingin diungkapkan penyair.

29.

Unsur fisik yang paling dominan dalam bait pertama puisi tersebut adalah …

a)

Majas

b)

Diksi

c)

Irama

d)

Tipografi

e)

Rima

30.

Dengan Puisi, Aku…

Taufiq Ismail

Dengan puisi aku bernyanyi,

Sampai senja umurku nanti,

Dengan puisi aku bercinta,

Berbatas cakrawala…

 

Dengan puisi aku mengenang,

Keabadian Yang Akan Datang,

Dengan puisi aku menangis,

Jarum waktu bila kejam mengiris…

 

Dengan puisi aku mengutuk,

Nafas zaman yang busuk,

Dengan puisi aku berdoa,

Perkenankanlah kiranya…

Rima puisi 'Dengan Puisi Aku' bait kedua adalah ...

a)

a-b-a-b

b)

b-a-a-a

c)

a-b-b-a

d)

a-a-b-b

e)

a-b-c-d

31.

Dengan Puisi, Aku…

Karya Taufiq Ismail

 

Dengan puisi aku bernyanyi,

Sampai senja umurku nanti,

Dengan puisi aku bercinta,

Berbatas cakrawala…

 

Dengan puisi aku mengenang,

Keabadian Yang Akan Datang,

Dengan puisi aku menangis,

Jarum waktu bila kejam mengiris…

 

Dengan puisi aku mengutuk,

Nafas zaman yang busuk,

Dengan puisi aku berdoa,

Perkenankanlah kiranya…

Makna diksi ‘senja’ pada bait pertama, baris kedua puisi di atas …

a)

Gelap

b)

Tua

c)

Sedih

d)

Mendung

e)

Langit

32.

Berikut ini yang bukan pernyataan yang tepat tentang kata konkret adalah …

a)

Pilihan kata yang mewakili sebuah wujud makna, makna fisik, yang sesuai dengan konteks puisinya.

b)

Pilihan kata yang mewakili sebuah wujud makna, makna fisik, yang bukan berbentuk kata abstrak.

c)

Pilihan kata yang mewakili sebuah wujud makna, makna fisik, yang masih belum jelas atau abstrak.

d)

Pilihan kata yang mewakili sebuah wujud makna, makna fisik, yang rujukan maknanya lebih mudah diserap oleh indra

e)

Pilihan kata yang mewakili sebuah wujud makna, makna fisik, yang kesemua maknanya bisa dirasakan oleh indera, seperti terlihat, disentuh, dicium dan didengar

33.

Kata-kata konkret yang terdapat dalam puisi di atas adalah …

a)

Bijak, arif, diserap, terucapkan

b)

Ragu-ragu, dibiarkan, terucapkan, diserap

c)

Tabah, rindu, bulan, kakinya

d)

Hujan, jalan, pohon, akar, bunga

e)

Bijak, dibiarkan, kakinya, tabah, dibiarkan

34.

RIAU

Ediruslan Pe Amanriza

 

Di Riau

Banjir jadi pantun sepanjang sungai

Air menjilat lantai rumah kami

Air padamkan api di tungku kami

Air basahkan tikar

Dan bubung dalam kelambu kami

Banjir menghanyutkan mimpi-mimpi kami

 

Di Riau

Kami tak sempat lagi bernyanyi

Jenis citraan pada baris ketiga yang terdapat dalam puisi di atas …

a)

Visual

b)

Audio

c)

Perabaan

d)

Pengecapan

e)

Penciuman

35.

ELEGI NELAYAN TUA

Idrus Tintin

 

Lelaki tua itu tersengguk-sengguk di emper gubuk

Bulan layu rendah di langit

Air mulai surut

dan terlena digerogoti mimpi

Sebentar lagi subuh tiba

 

….

Jenis citraan yang terdapat dalam puisi di atas …

a)

Visual

b)

Audio

c)

Perabaan

d)

Pengecapan

e)

Penciuman

36.

RIAU

Ediruslan Pe Amanriza

 

Di Riau

Banjir jadi pantun sepanjang sungai

Air menjilat lantai rumah kami

Air padamkan api di tungku kami

Air basahkan tikar

Dan bubung dalam kelambu kami

Banjir menghanyutkan mimpi-mimpi kami

 

Di Riau

Kami tak sempat lagi bernyanyi

‘Air menjilat lantai rumah kami’ sesuai dengan puisi  di atas mengandung majas …

a)

Repetisi

b)

Personifikasi

c)

Metafora

d)

Simile

e)

Hiperbola

37.

ELEGI NELAYAN TUA

Idrus Tintin

 

Lelaki tua itu tersengguk-sengguk di emper gubuk

Bulan layu rendah di langit

Air mulai surut

dan terlena digerogoti mimpi

Sebentar lagi subuh tiba

‘Bulan layu rendah di langit’ mengandung majas …

a)

Repetisi

b)

Personifikasi

c)

Metafora

d)

Simile

e)

Hiperbola

38.

SAMARRR

Muhammad Febriyadi

Samarrr

Kudengar suara napas tercungap-cungap di balik jenggala gundul

jengah kujengah-jengah

tak jumpa jasadnya

                                  

Samarrr

kudengar suara senso belandong menebas-nebas berkah

musibah membuas

menuntut balas

hujan membantai

bukit berderai

darat jadi laut

terbenam

Habislah!

Suasana yang terbangun dalam puisi di atas adalah …

a)

Cemas

b)

Penuh haru

c)

Penuh Amarah

d)

Sedih

e)

Sunyi

39.

SAMARRR

Muhammad Febriyadi

Samarrr

Kudengar suara napas tercungap-cungap di balik jenggala gundul

jengah kujengah-jengah

tak jumpa jasadnya

                                  

Samarrr

kudengar suara senso belandong menebas-nebas berkah

musibah membuas

menuntut balas

hujan membantai

bukit berderai

darat jadi laut

terbenam

Habislah!

Suasana yang terbangun dalam puisi di atas adalah …

a)

Seseorang yang mengintip praktik penebangan liar.

b)

Diam-diam menyaksikan bencana alam di tempat tinggalnya.

c)

Praktik penebangan liar yang membuat bising desa.

d)

Bencana alam yang terjadi karena kehendak Tuhan.

e)

Praktik penebangan liar yang mengakibatkan terjadinya bencana alam.

40.

….

Topan menyapu luas padang

Tubuhku bergoyang-goyang

Tetapi tetap teguh dalam sembahyang

Akarku yang mengurat di bumi

Tak berhenti mengucap shalawat nabi

 

Sembahyangku sembahyang rumputan

Sembahyang penyerahan jiwa dan badan

Yang rindu berbaring di pangkuan tuhan

Sembahyang ku sembahyang rumputan

Sembahyang penyerahan habis-habisan

….

(Penggalan puisi ‘Sembahyang Rerumputan’ karya Ahmadun Yosi Herfanda)

a)

Sunyi

b)

Sedih

c)

Penuh Amarah

d)

Khusuk

e)

Hiruk pikuk

41.

….

Topan menyapu luas padang

Tubuhku bergoyang-goyang

Tetapi tetap teguh dalam sembahyang

Akarku yang mengurat di bumi

Tak berhenti mengucap shalawat nabi

 

Sembahyangku sembahyang rumputan

Sembahyang penyerahan jiwa dan badan

Yang rindu berbaring di pangkuan tuhan

Sembahyang ku sembahyang rumputan

Sembahyang penyerahan habis-habisan

….

(Penggalan puisi ‘Sembahyang Rerumputan’ karya Ahmadun Yosi Herfanda)

a)

Seorang hamba yang penuh keteguhan beribadah pada Tuhannya.

b)

Penyesalan seorang hamba pada Tuhannya.

c)

Praktik ibadah yang penuh dengan airmata

d)

Memperkuat iman dengan doa

e)

Agama mengajarkan kita untuk beribadah dengan sungguh-sungguh

42.

Antologi puisi adalah …

a)

Kumpulan karya puisi pilihan yang dibuat oleh satu pengarang atau lebih pengarang yang diterbitkan dalam satu buku.

b)

Puisi-puisi yang ditulis di blog pribadi penulis.

c)

Puisi-puisi yang dikumpulkan dalam satu web khusus yang diterbitkan di media sosial suatu lembaga tertentu.

d)

Kritik sastra yang ditulis dalam bentuk puisi.

e)

Genre baru dalam puisi modern yang berbentuk puisi essai.