wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Perpajakan 2023-2024

Total questions: 50

Worksheet time: 47mins

Name
Class
Date
1.

Di bawah ini yang bukan merupakan pemotong PPh 22 adalah

a)

Lembaga Amil Zakat

b)

Bank Devisa

c)

BUMN

d)

Industri Baja

2.

Pengecualian pemungutan PPh pasal 22 bagi bendaharawan terjadi apabila

a)

pembayaran dilakukan dengan jumlah paling banyak Rp 1.000.000 tidak termasuk PPN

b)

pembayaran dilakukan dengan jumlah paling banyak Rp 1.000.000 termasuk PPN

c)

pembayaran dilakukan dengan jumlah paling banyak Rp 2.000.000 tidak termasuk PPN

d)

pembayaran dilakukan dengan jumlah paling banyak Rp 2.000.000 termasuk PPN

3.

Tarif PPh pasal 22 untuk badan usaha tertentu adalah

a)

1,5% x harga pembelian tidak termasuk PPN

b)

2,5% x harga pembelian tidak termasuk PPN

c)

1,5% x harga penjualan tidak termasuk PPN

d)

2,5% x harga penjualan tidak termasuk PPN

4.

Dibawah ini merupakan industry tertentu yang bertindak sebagai pemungut, kecuali

a)

industri baja

b)

industri kertas

c)

industri farmasi

d)

industri kayu

5.

PT Daya Importindo, perusahaan importir dengan Angka Pengenal Impor, melakukan impor sejumlah gandum dari Amerika Serikat dengan harga CIF Rp10.000.000,00. Apabila atas impor tersebut dikenakan bea masuk sebesar 5%, maka PPh Pasal 22 yang harus disetor PT Daya Importindo adalah...

a)

Rp262.500,00

b)

Rp250.000,00

c)

Rp52.500,00

d)

Rp50.000,00

6.

PT Andalan Prima tidak memiliki API

mengimpor sejumlah barang dari Tiongkok. Apabila barang-barang impor tersebut termasuk barang tertentu lainnya, maka PPh Pasal 22 terutang atas impor tersebut adalah...

a)

0,5% dari Nilai Impor

b)

2,5% dari Nilai Impor

c)

7,5% dari Nilai Impor

d)

10% dari Nilai Impor

7.

Nilai Impor dalam PPh pasal 22 adalah

a)

Cost, Insurance, Freight, dan Bea Masuk

b)

Cost

c)

Insurance

d)

Freight

8.

PT X membayar sewa mobil ke Toha (tdk punya NPWP) sebesar Rp 1.000.000, maka PT X memotong PPh?

a)

PPh 21 sebesar Rp 50.000,-

b)

PPh 21 sebesar Rp 60.000,-

c)

PPh 23 sebesar Rp 20.000,-

d)

PPh 23 sebesar Rp 40.000,-

9.

Pada tanggal 12 Desember 2021, PT Toha membayar tagihan hotel BUMI sebesar Rp 200.000.000 atas acara seminar PT Toha yang di adakan di aula Hotel Bumi. Berapa PPh yang harus di potong oleh PT Toha?

a)

Tidak terutang PPh

b)

PPh 23 sebesar Rp 4.000.000,-

c)

PPh 4 (2) sebesar Rp 20.000.000,-

d)

Semua jawaban salah

10.

Pajak Penghasilan Pasal 23 adalah.........

a)

Pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan dan pembayaran lain dengan nama dan dalam bentuk apapun sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan, jasa, dan kegiatan

b)

Pajak penghasilan yang dipotong atas penghasilan yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak dalam negeri dan Bentuk Usaha Tetap yang berasal dari modal, penyerahan jasa, atau penyelenggaraan terutang oleh badan pemerintah atau subjek pajak dalam negeri, penyelenggaraan kegiatan, Bentuk Usaha Tetap atau perwakilan perusahaan luar negeri lainnya

c)

Pajak yang dipungut oleh bendaharawan pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, instansi atau lembaga pemerintah dan lembaga-lembaga Negara lainnya berkenaan dengan pembayaran atas penyerahan barang dan badan-badan tertentu baik badan pemerintahan maupun swasta dengan kegiatan dibidang impor atau kegiatan usaha di bidang lain

d)

Pajak yang terutang atau dibayarkan di luar negeri atas penghasilan yang diterima atau diperoleh dari luar negeri yang dapat dikreditkan terhadap pajak penghasilan yang terutang atas seluruh penghasilan wajib pajak dalam negeri

11.

Pada tanggal 13 september 2016 CV. Maell Lee membayar Royalti kepada Tuan. Balam atas pemakaian merek “MAK BETTI” sebesar Rp 80.000.000,-. PPh pasal 23 yang harus dipotong adalah..............

a)

Rp 1,5000,000.-

b)

Rp 1,6000,000.-

c)

Rp 21,000,000.-

d)

Rp 12,000,000.-

12.

PT. Desmar menyewa sebuah Camera Cannon dengan nilai sewa Rp 35.000.000,- milik Tuan Novan.. PPh pasal 23 yang harus dipotong adalah.......

a)

Rp 5,520,000.-

b)

Rp 750,000.-

c)

Rp 700,000.-

d)

Rp 5,250,000.-

13.

Yang bukan pemotong PPh Pasal 23 adalah...

a)

Bendahara Dinas Pertamanan Pemda DKI Jakarta

b)

Yayasan Kesejahteraan Karyawan Bank Bahana Jaya

c)

Bapak Sukarto, seorang Direktur perusahaan PMA di Jakarta

d)

BUT China Marine di Jakarta

14.

Penghasilan di bawah ini bukan merupakan objek pemotongan PPh Pasal 23...

a)

Royalti

b)

Jasa tata boga

c)

Premi asuransi

d)

Dividen

15.

Penghasilan berupa bunga pinajaman yang diterima oleh Bank Bahana Sentosa dari PT Adi Luhur…

a)

tidak dikenakan pemotongan PPh Pasal 23 tetapi Bank Bahana Sentosa harus menyetor sendiri PPh Pasal 23 terutang

b)

tidak dikenakan pemotongan PPh Pasal 23 dan Bank Bahana Sentosa tidak perlu menyetor sendiri PPh Pasal 23 terutang

c)

dikenakan pemotongan PPh Pasal 23 oleh PT Adi Luhur 2% dari jumlah bruto

d)

dikenakan pemotongan PPh Pasal 23 oleh Adi Luhur 15% dari jumlah bruto

16.

Tuan Amin Sukamto menyewakan 2 unit kendaraan minibus kepada CV Adi Perkasa untuk kegiatan operasionalnya dengan harga sewa per bulan Rp15.000.000,00. Atas transaksi tersebut...

a)

tidak terutang pemotongan PPh Pasal 23 karena Tuan Amin Sukamto bukan pemotong PPh Pasal 23

b)

tidak terutang pemotongan PPh Pasal 23 karena Tuan Amin Sukamto Wajib Pajak orang pribadi dalam negeri

c)

terutang PPh Pasal 23 dengan Tuan Amin Sukamto sebagai pemotongnya

d)

terutang PPh Pasal 23 dengan CV Adi Perkasa sebagai pemotongnya

17.

PT Maju Bersama mendapatkan penghargaan Superbrand 2019 senilai Rp100.000.000,-. Besarnya pajak yang dikenakan atas penghargaan tersebut adalah

a)

Rp20.000.000,-

b)

Rp2.000.000,-

c)

Rp15.000.000,-

d)

Rp1.500.000,-

18.

Wajib Pajak yang tidak mungkin dipotong PPh Pasal 23 adalah...

a)

Purwadi, seorang WNI yang tinggal di Bandung

b)

Supriono, seorang WNI yang telah bekerja dan tinggal di Jepang

c)

BUT Hang Duk Kwan yang berkedudukan di Jakarta

d)

Koperasi Tani Maju Sejahtera di Indramayu

19.

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menjual baja hasil produksinya kepada PT Wijaya Karya (Persero) Tbk senilai 8 miliar rupiah. Siapa yang memungut PPh Pasal 22?

a)

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk

b)

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk

c)

Tidak keduanya karena bukan objek PPh Pasal 22

d)

Keduanya saling memungut

20.

Manakah pernyataan di bawah ini yang paling tepat mengenai PPh Pasal 24?

a)

Pajak Penghasilan yang mengatur kredit pajak di luar negeri

b)

Pajak Penghasilan yang membebaskan pajak di luar negeri

c)

Pajak Penghasilan yang menggandakan pajak di luar negeri dan dalam negeri

d)

Pajak Penghasilan yang mewajibkan wajib pajak membayar pajak di dalam negeri

21.

Manakah yang tidak termasuk ke dalam sumber penghasilan kena pajak di luar negeri yang bisa dimanfaatkan untuk memotong hutang pajak di dalam negeri?

a)

Royalti, sewa, dan bunga

b)

Saham dan surat berharga

c)

Pendapatan BUT di luar negeri

d)

Pendapatan BUT di dalam negeri

22.

Bagaimana jika pajak luar negeri lebih besar daripada pajak yang harus dibayar di dalam negeri? Pilihlah jawaban yang tidak tepat di bawah ini!

a)

Pajak dibebaskan

b)

Pajak tidak dapat direstitusi

c)

Pajak tidak dapat dijadikan beban

d)

Pajak tidak dapat diperhitungkan di tahun berikutnya

23.

Setelah memperhitungkan dan membandingkan kredit/utang pajak di luar negeri dan dalam negeri, manakah yang harus dipilih?

a)

Nominal yang paling dominan

b)

Nominal terendah

c)

Nominal tertinggi

d)

Nominal yang sudah dibayarkan

24.

Jika penghasilan PT.Indomie di Jerman Rp 50 juta dan di Indonesia sebesar Rp 100 juta. Maka berapakah jumlah penghasilan kena pajak PT.Indomie?

a)

Rp 50 juta

b)

Rp 100 juta

c)

Rp 150 juta

d)

Rp 200 juta

25.

adalah peraturan yang mengatur hak wajib pajak untuk memanfaatkan kredit pajak mereka di luar negeri, untuk mengurangi nilai pajak terhutang yang dimiliki di Indonesia.

a)

pph 23

b)

pph 22

c)

pph 24

d)

pph 25

26.

Rumus untuk menghitung PPh pasal

a)

22

b)

23

c)

24

d)

25

e)

26

27.

PPh maksimum yang dapat dikreditkan..

a)

Rp. 100.000.000

b)

Rp. 65.000.000

c)

Rp. 85.000.000

d)

Rp. 75.000.000

28.

Pajak Penghasilan Pasal 24 (PPh Pasal 24) isinya mengatur mengenai hak wajib pajak untuk memanfaatkan kredit pajak mereka di luar negeri (jika ada). Dikeditkan disini dapat bermakna...

a)

Mengurangi pajak yang harus dibayar

b)

Mengurangi pajak yang harus dibayar di luar negri

c)

Menambah pajak

d)

menambah pajak luar negri

29.

Pelunasan PPh dalam tahun berjalan berikut melalui pembayaran sendiri adalah .…

a)

PPh Pasal 21

b)

PPh Pasal 22

c)

PPh Pasal 23

d)

PPh Pasal 25

30.

Besarnya angsuran PPh Pasal 25 untuk bulan-bulan sebelum SPT Tahunan PPh disampaikan adalah sama dengan angsuran PPh Pasal 25 ….

a)

Tahun pajak sebelumnya

b)

Bulan pertama tahun pajak sebelumnya

c)

Bulan terakhir tahun pajak sebelumnya

d)

Rata-rata tahun pajak sebelumnya

31.

besarnya angsuran pajak [enghasilan tahun 2018 di tentukan berdasarkan

a)

Total pajak terutang tahun tersebut di bagi 12

b)

Total pajak terutang pada bulan pertama di tahun tersebut

c)

Total pajak terutang tahun 2017 di bagi 12

d)

semua jawaban benar

32.

Hal yang tidak terkait dengan penghasilan dari luar negeri:

a)

Kerugian dari usaha di luar negeri, tidak diperhitungkan dalam penghitungan PPh Pasal 29

b)

Adanya mekanisme pengkreditan pajak yang dibayar di luar negeri

c)

Kerugian dari usaha di luar negeri, diperhitungkan dalam penghitungan PPh Pasal 29

d)

Kredit pajak PPh Pasal 24

33.

besarnya angsuran pajak [enghasilan tahun 2018 di tentukan berdasarkan

a)

Total pajak terutang tahun tersebut di bagi 12

b)

Total pajak terutang pada bulan pertama di tahun tersebut

c)

Total pajak terutang tahun 2017 di bagi 12

d)

semua jawaban benar

34.

Hal yang tidak terkait dengan penghasilan dari luar negeri:

a)

Kerugian dari usaha di luar negeri, tidak diperhitungkan dalam penghitungan PPh Pasal 29

b)

Adanya mekanisme pengkreditan pajak yang dibayar di luar negeri

c)

Kerugian dari usaha di luar negeri, diperhitungkan dalam penghitungan PPh Pasal 29

d)

Kredit pajak PPh Pasal 24

35.

Pengertian Pajak 25 adalah

a)

Angsuran PPh yang harus dibayar sendiri oleh wajib pajak untuk setiap bulan dalam tahun pajak berjalan

b)

Angsuran PPN yang harus dibayar sendiri oleh wajib pajak untuk setiap bulan dalam tahun pajak berjalan

c)

Angsuran PPNBm yang harus dibayar sendiri oleh wajib pajak untuk setiap bulan dalam tahun pajak berjalan

d)

Semua Salah

36.

Kapan waktu penyetoran PPh Pasal 25:

a)

Pada tanggal 10 bulan takwim berikutnya

b)

Pada tanggal 15 bulan takwim berikutnya

c)

Pada tanggal 20 bulan takwim berikutnya

d)

Pada tanggal 14 bulan takwim berikutnya

37.

Kapan waktu pelaporan PPh Pasal 25:

a)

Selambat-lambatnya 10 hari setelah Masa Pajak berakhir

b)

Selambat-lambatnya 15 hari setelah Masa Pajak berakhir

c)

Selambat-lambatnya 20 hari setelah Masa Pajak berakhir

d)

Selambat-lambatnya 7 hari setelah Masa Pajak berakhir

38.

Cara penghitungan PPh pasal 25 untuk Badan adalah:

a)

1/12 x [Pajak terutang (a) – kredit pajak (b)]

b)

(Tarif pasal 17 x (Jumlah perkiraan laba triwulan terakhir x 4))/12

c)

1/12 (tarif psl 17 x RKAP (a) – kredit pajak (b))

d)

Semua Benar

39.

Yang tidak termasuk pengurangan/kredit pajak dalam penghitungan PPh Pasal 25 orang pribadi adalah

a)

PPh Pasal 21

b)

PPh Pasal 22

c)

PPh Pasal 24

d)

PPN

40.

Manakah pernyataan di bawah ini yang paling tepat mengenai PPh Pasal 24?

a)

Pajak Penghasilan yang mengatur kredit pajak di luar negeri

b)

Pajak Penghasilan yang membebaskan pajak di luar negeri

c)

Pajak Penghasilan yang menggandakan pajak di luar negeri dan dalam negeri

d)

Pajak Penghasilan yang mewajibkan wajib pajak membayar pajak di dalam negeri

41.

Laba setelah pajak adalah

a)

Laba usaha sesuai dengan laporan keuangan yang disusun berdasarkan prinsip-prinsip akuntansi yang lazim berlaku di Negara yang bersangkutan dan telah diaudit oleh akuntan publik, setelah dikurangi PPh terutang di Negara tersebut

b)

Laba usaha sesuai dengan laporan keuangan yang disusun berdasarkan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku di satu perusahaan yang bersangkutan dan telah diaudit oleh akuntan publik, setelah dikurangi PPh terutang di Negara tersebut

c)

Laba usaha sesuai dengan laporan keuangan yang disusun berdasarkan prinsip-prinsip akuntansi yang lazim berlaku di Seluruh Negara dan telah diaudit oleh akuntan publik, setelah dikurangi PPh Final di Negara tersebut

d)

Tidak ada jawaban yang benar

42.

Robert sebagai Wajib Pajak dalam negeri memiliki sebuah rumah di Malaysia. Dalam tahun pajak 2019, rumah tersebut dijual. Keuntungan yang diperoleh atas penjulan rumah tersebut merupakan penghasilan yang bersumber dari Malaysia. Apakah pernyataan tersebut betul sesuai dengan pemungutan PPh pasal 24:

a)

Betul

b)

Salah

c)

Tidak tahu

d)

Bukan termasuk pemungutan pajak

43.

Besarnya kredit pajak luar negeri diperbolehkan (PPh Pasal 24) ialah nilai terendah berikut ini, kecuali

a)

Total PPh terutang

b)

Penghasilan neto luar negeri : penghasilan kena pajak x total PPh terutang

c)

PPh yang terutang atau dibayar di luar negeri

d)

Total peredaran bruto

44.

Pajak yang dipotong atas penghasilan yang diterima atau diperolah Wajib Pajak Dalam Negerti (orang pribadi dan badan) dan Badan Usaha Tetap yang berasal dari modal, penyerahan jasa atau penyelenggaraan kegiatan selain yang telah dipotong PPh Pasal 21 adalah.....

a)

PPh Pasal 21

b)

PPh Pasal 22

c)

PPh Pasal 23

d)

PPh Pasal 4(2)

45.

Manakah berikut ini yang termasuk ke dalam pemotong PPh Pasal 23.....

a)

Badan pemerintah

b)

Badan Usaha Tetap

c)

Subjek Pajak Dalam Negeri

d)

Jawaban Semua Benar

46.

Berapakah tarif dividen yang diterima oleh Wajib Pajak Badan Dalam Negeri ?

a)

2% x jumlah bruto

b)

10% x jumlah bruto

c)

15% x jumlah bruto

d)

20% x jumlah bruto

47.

Besarnya kredit pajak luar negeri diperbolehkan (PPh Pasal 24) ialah nilai terendah berikut ini, kecuali

a)

Total PPh terutang

b)

Penghasilan neto luar negeri : penghasilan kena pajak x total PPh terutang

c)

PPh yang terutang atau dibayar di luar negeri

d)

Total peredaran bruto

48.

Hal yang tidak terkait dengan penghasilan dari luar negeri:

a)

Kerugian dari usaha di luar negeri, tidak diperhitungkan dalam penghitungan PPh Pasal 29

b)

Adanya mekanisme pengkreditan pajak yang dibayar di luar negeri

c)

Kerugian dari usaha di luar negeri, diperhitungkan dalam penghitungan PPh Pasal 29

d)

Kredit pajak PPh Pasal 24

49.

Pajak Penghasilan Pasal 24 (PPh Pasal 24) isinya mengatur mengenai hak wajib pajak untuk memanfaatkan kredit pajak mereka di luar negeri (jika ada). Dikeditkan disini dapat bermakna...

a)

Mengurangi pajak yang harus dibayar

b)

Mengurangi pajak yang harus dibayar di luar negri

c)

Menambah pajak

d)

menambah pajak luar negri

50.

Subjek PPh pasal 25

a)

penerima pensiunan

b)

karyawan swasta

c)

pengusaha warung makan

d)

penerima pesangon