Font size
WorksheetsBahasa Indonesia KepMa %
Total questions: 50
Worksheet time: 50mins
Pohon memberikan banyak manfaat bagi manusia dan makhluk hidup lain. Pohon berperan sebagai sumber makanan, obat, dan bahan industri. Salah satu peran pohon yang tidak kalah penting adalah penghasil udara segar.
Ide pokok bacaan di atas adalah ... .
a.
pohon sebagai penghasil udara segar
b.
manfaat pohon bagi kehidupan
c.
pohon sebagai sumber makanan
d.
Salah satu peran pohon
Pohon memberikan banyak manfaat bagi manusia dan makhluk hidup lain. Pohon berperan sebagai sumber makanan, obat, dan bahan industri. Salah satu peran pohon yang tidak kalah penting adalah penghasil udara segar.
Ide pokok bacaan di atas adalah ... .
a.
pohon sebagai penghasil udara segar
b.
manfaat pohon bagi kehidupan
c.
pohon sebagai sumber makanan
d.
Salah satu peran pohon
Petinju biasanya memiliki otot yang terjaga dengan baik. Petinju memiliki otot yang baik dan kuat sehingga memiliki kemampuan pukulan yang kuat pula. Dengan pukulan kuat, petinju mampu memukul lawan dengan lebih keras dan tepat mengenai sasaran.
Gagasan pokok paragraf di atas adalah …
a.
petinju memiliki otot yang kuat
b.
petinju memiliki otot yang besar
c.
petinju menggunakan otot untuk memukul
d.
petinju berlatih agar otot tetap terjaga baik.
Petinju biasanya memiliki otot yang terjaga dengan baik. Petinju memiliki otot yang baik dan kuat sehingga memiliki kemampuan pukulan yang kuat pula. Dengan pukulan kuat, petinju mampu memukul lawan dengan lebih keras dan tepat mengenai sasaran.
Gagasan pokok paragraf di atas adalah …
a.
petinju memiliki otot yang kuat
b.
petinju memiliki otot yang besar
c.
petinju menggunakan otot untuk memukul
d.
petinju berlatih agar otot tetap terjaga baik.
Letak kalimat utama ada di...
a.
awal
b.
akhir
c.
awal dan akhir
d.
semua benar
Biji bunga matahari dapat diolah menjadi minyak goreng atau minyak campuran salad. Daunnya dapat dijadikan makanan ternak atau pupuk. Tanaman bungan matahari juga dapat menjadi tanaman hias. Banyak sekali kegunaan tanaman bunga matahari.
Kalimat utama pada paragraf di atas ada pada kalimat...
1
3
2
4
Gagasan pokok yang dibicarakan pada peta pikiran di atas adalah tentang
a.
contoh surat
b.
tujuan surat
c.
detil surat
d.
surat
Sampah plastik sangat berbahaya jika dibuang sembarangan. Sampah plastik tidak bisa membusuk. Ini berarti sampah plastik tidak dapat didaur ulang oleh alam. Jika terbawa oleh air sungai akan mengganggu ekosistem. Banyak makhluk hidup yang mati karena menelan sampah plastik.
Ide pokok bacaan di atas adalah …
a.
membuang sampah sembarangan
b.
dampak membuang sampah sembarangan
c.
dampak membuang sampah plastik secara sembarangan
d.
sampah plastik tidak dapat didaur ulang oleh alam
Udara di Bogor terasa dingin. Kali ini dinginnya melebihi hari-hari sebelumnya. Dinginnya suhu udara di Bogor mencapai 24ºC. Data tingkat suhu udara ini, terdapat di papan informasi pengukur suhu di jalan-jalan besar di kota Bogor.
Ide pokok bacaan di atas adalah … .
a.
suhu di Bogor mencapai 24ºC
b.
keadaan di Bogor
c
keadaan cuaca di Bogor yang dingin
d.
informasi suhu di jalan-jalan Kota Bogor
Bahan bakar minyak memiliki berbagai kegunaan. Sepeda motor menggunakan bahan bakar pertalite. Kendaraan bermesin diesel menggunakan bahan bakar solar. Pesawat terbang menggunakan avtur sebagai bahan bakar. Ibu rumah tangga menggunakan minyak tanah sebagai bahan bakar kompor minyak.
Ide pokok paragraf tersebut adalah ….
a. berbagai jenis kendaraan
b. kegunaan bahan bakar minyak
c. bahan bakar rumah tangga
d. manfaat pertalite dan minyak tanah
Saat berbelanja kita menggunakan kantong kain. Selain kantong kain, kita juga dapat menggunakan keranjang belanja. Kantong plastik bekas juga dapat kita gunakan kembali saat berbelanja. Itulah beberapa cara untuk mengurangi sampah plastik.
Ide pokok paragraf tersebut adalah ….
a.
penggunaan kantong belanja
b.
cara mengurangi sampah plastik
c.
penggunaan sampah plastik
d.
manfaat sampah plastik
Saat berbelanja kita menggunakan kantong kain. Selain kantong kain, kita juga dapat menggunakan keranjang belanja. Kantong plastik bekas juga dapat kita gunakan kembali saat berbelanja. Itulah beberapa cara untuk mengurangi sampah plastik.
Ide pokok paragraf tersebut adalah ….
a.
penggunaan kantong belanja
b.
cara mengurangi sampah plastik
c.
penggunaan sampah plastik
d.
manfaat sampah plastik
Berikut ini merupakan ciri-ciri bahasa iklan kecuali....
singkat
mudah dipahami
berwarna
menarik
Ciri yang paling menonjol pada iklan di gambar adalah....
sulit dipahami
tidak berwarna
jelas
banyak penjelasan
Bahasa iklan yang paling menarik untuk menawarkan pekerjaan di surat kabar sebaiknya mencantumkan....
gambar tempat kerja
alamat dan nomor telpon
nomor yang sudah tidak aktif
jabatan yang sudah terisi
2 ciiri iklan yang tidak terdapat dalam iklan di atas yaitu....
jelas
full color
singkat
mudah dipahami
Pada iklan di atas kita dapat mengetahui bahwa diadakan kursus....
bahasa Arab
bahasa Inggris
bahasa Mandarin
bahasa Prancis
Terdapat 2 ciri iklan yang menonjol pada gambar yaitu....
singkat
jelas
berwarna
kalimatnya panjang
Berdasarkan iklan di atas, kita dapat mengetahui bahwa sedang ada potongan harga pada produk....
ikan kaleng
sirup
jus
manisan
Jika kita membeli mobil tersebut maka mendapat beberapa keuntungan yaitu...
Free hadiah
DP 70% dari harga
tidak bisa tukar tambah
angsuran 12 bulan
Iklan memiliki fungsi untuk ....
memaksa orang untuk membeli
mempromosikan sesuatu
mengunggul-unggulkan sesuatu
memamerkan sesuatu
Perhatikan gambar di atas!
Iklan tersebut berisi tentang ....
air mineral
pakaian
tempat sampah
ajakan membuang sampah pada tempatnya
Pemberitahuan mengenai barang atau jasa dengan tujuan membujuk khalayak agar tertarik pada barang atau jasa yang ditawarkan disebut ....
pengumuman
brosur
iklan
formulir
Perhatikan gambar iklan di atas!
Gambar iklan tersebut berisi tentang ....
ajakan untuk makan makanan sehat
ajakan untuk hidup sehat
ajakan untuk hidup bersih
ajakan untuk hidup nyaman
Kalimat pada iklan bersifat ....
memuji
mempengaruhi
menolak
menyanjung
Iklan dalam bentuk suara dan gambar bergerak dapat dilihat pada ....
majalah
koran
radio
televisi
Iklan yang berisikan informasi dan mendidik disebut ....
Iklan media cetak
Iklan layanan masyarakat
Iklan media elektronik
Iklan media masa
Orang tertarik pada iklan, karena ...
Gambar besar
Alamatnya
gambar dan tulisan menarik
keunggulan warna
Informasi yang terdapat pada iklan tersebut adalah ...
Cara mencuci tangan yang baik dan benar
Cara menjauhi penyakit demam berdarah
Cara menjaga diri dari Virus Corona
Makanan sehat untuk mencegah penyakit
lklan yang baik harus dibuat …
Bagus
Sederhana
Menarik
Besar
Informasi pada iklan di atas adalah tentang …
Festival seni dan budaya
Festival sastra
Lomba memasak
Festival Pesona Pangan Nusantara
Tentukan unsur pada iklan di atas!
a. Nama produk :
b. Produk yang ditawarkan :
c. Kalimat iklan :
d. Keunggulan produk :
Kalimat pada iklan di samping yang termasuk opini yaitu....
a. bebas gluten
b. gratis 25% ekstra
c. bener ubinya, bener enaknya
d. potongan ubi madu dan ubi ungu asli
Manakah yang termasuk unsur intrinsik?
Gaya bahasa
Latar budaya
Latar masyarakat
Latar tempat
Sudut pandang
Mencapai pelataran rumah, Sekar termangu di bawah pohon Kersen yang berbuah lebat, ranum-ranum kemerahan, mengapa yang kutemui malah wajah pucat perempuan itu? Ia tinggal di lingkungan rumah-rumah tua, yang kebanyakan belum lagi dipugar, dengan Eyang Putri, Ibu, dan adik perempuannya. Rupanya perempuan berumur tiga puluhan itu tak pernah menghiraukan datangnya siang dan malam. Dia melukis hingga larut, dan setelah itu tidur sepanjang siang. Aku datang sore hari, yang kukira dia dalam keadaan rapi sehabis mandi. Tapi, perempuan itu sungguh mengejutkan, baru saja bangun tidur. Belum makan. Belum minum. Terlihat letih. Acak-acakan. Tubuhnya rapuh. Tatapannya menerawang ke kehidupan yang jauh, menembus tabir waktu yang telah diluruhkannya.
Sudut pandang yang digunakan dalam kutipan cerpen di atas adalah …
orang pertama pelaku utama
orang pertama pelaku sampingan
orang kedua pelaku utama
orang ketiga serbatahu
orang ketiga terbatas/pengamat
Mencapai pelataran rumah, Sekar termangu di bawah pohon Kersen yang berbuah lebat, ranum-ranum kemerahan, mengapa yang kutemui malah wajah pucat perempuan itu? Ia tinggal di lingkungan rumah-rumah tua, yang kebanyakan belum lagi dipugar, dengan Eyang Putri, Ibu, dan adik perempuannya. Rupanya perempuan berumur tiga puluhan itu tak pernah menghiraukan datangnya siang dan malam. Dia melukis hingga larut, dan setelah itu tidur sepanjang siang. Aku datang sore hari, yang kukira dia dalam keadaan rapi sehabis mandi. Tapi, perempuan itu sungguh mengejutkan, baru saja bangun tidur. Belum makan. Belum minum. Terlihat letih. Acak-acakan. Tubuhnya rapuh. Tatapannya menerawang ke kehidupan yang jauh, menembus tabir waktu yang telah diluruhkannya.
Pembuktian latar waktu pada kutipan cerpen tersebut adalah …
Mencapai pelataran rumah, Sekar termangu di bawah pohon
Ia tinggal di lingkungan rumah-rumah tua, yang kebanyakan belum dipugar
Perempuan itu tak pernah menghiraukan datangnya siang dan malam
Perempuan berumur tiga puluhan itu senang melukis
Aku datang sore hari, kukira dia dalam keadaan rapi sehabis mandi
Manakah bagian yang termasuk 'struktur' cerpen?
Abstrak
Komplikasi
Koda
Orientasi
Resolusi
Istri Kadis tidak mau juga mengaku, apa yang dikatakan Kyai Dofir kepadanya, atau apa yang dilaporkannya pada Kyai itu. Ia kembali menjadi patung kayu yang patah tengkuknya, terus diam menunduk. Karena itu, pada malam harinya Kadis tidur sendirian di balai-balai dan baru benar-benar bisa tidur terlelap ketika ia memutuskan untuk menemui sendiri Kyai Dofir keesokan harinya.
”Mulai sekarang, Kadis,” Kyai Dofir berkata dengan tenang kepada Kadis yang menunduk di depannya, ”Kau aku larang untuk mengaji di sini. Juga kau kularang ngaji di tempat Kyai Human atau Kyai Sobron.”
“Tapi apa salah saya Kyai?” Kadis terlanjur mengajukan pertanyaan itu dan seketika menyesal karena selama hidupnya ia tidak pernah membantah gurunya.
“Karena kau tidak belajar apa-apa dari pengajian itu!” perkataan Kyai Dofir kedengaran melengking di telinga Kadis. “Kau pergi mengaji hanya untuk alasan, untuk dalih yang dicari-cari, supaya kau tidak usah bekerja untuk memberi nafkah pada anak isterimu.”
“Tapi, Kyai selama ini saya selalu memberi nafkah…”
“Ya, memang kau memberi nafkah,” suara Kyai Dofir memotong dengan cekatan dan keras, “Tapi nafkah itu kau dapat dari hasil meminta-minta pada orang lain. Betul tidak, Kadis?”
Konflik yang terdapat dalam kutipan cerpen di atas adalah ...
Kadis rajin mengaji karena menghindari pekerjaan di rumah
Kyai Dofir melarang Kadis mengaji karena tidak belajar apa-apa dari mengaji
Kadis salah memahami ajaran agama tentang bekerja dan mengaji
Kadis memberi nafkah pada anak istrinya dengan uang hasil meminta-minta
Kyai Dofir menuduh Kadis melakukan perbuatan yang tidak halal
Istri Kadis tidak mau juga mengaku, apa yang dikatakan Kyai Dofir kepadanya, atau apa yang dilaporkannya pada Kyai itu. Ia kembali menjadi patung kayu yang patah tengkuknya, terus diam menunduk. Karena itu, pada malam harinya Kadis tidur sendirian di balai-balai dan baru benar-benar bisa tidur terlelap ketika ia memutuskan untuk menemui sendiri Kyai Dofir keesokan harinya.
”Mulai sekarang, Kadis,” Kyai Dofir berkata dengan tenang kepada Kadis yang menunduk di depannya, ”Kau aku larang untuk mengaji di sini. Juga kau kularang ngaji di tempat Kyai Human atau Kyai Sobron.”
“Tapi apa salah saya Kyai?” Kadis terlanjur mengajukan pertanyaan itu dan seketika menyesal karena selama hidupnya ia tidak pernah membantah gurunya.
“Karena kau tidak belajar apa-apa dari pengajian itu!” perkataan Kyai Dofir kedengaran melengking di telinga Kadis. “Kau pergi mengaji hanya untuk alasan, untuk dalih yang dicari-cari, supaya kau tidak usah bekerja untuk memberi nafkah pada anak isterimu.”
“Tapi, Kyai selama ini saya selalu memberi nafkah…”
“Ya, memang kau memberi nafkah,” suara Kyai Dofir memotong dengan cekatan dan keras, “Tapi nafkah itu kau dapat dari hasil meminta-minta pada orang lain. Betul tidak, Kadis?”
Pendeskripsian watak tokoh Kadis diungkapkan melalui …
uraian langsung
perilaku tokoh
dialog antartokoh
tanggapan tokoh lain
pikiran tokoh
Istri Kadis tidak mau juga mengaku, apa yang dikatakan Kyai Dofir kepadanya, atau apa yang dilaporkannya pada Kyai itu. Ia kembali menjadi patung kayu yang patah tengkuknya, terus diam menunduk. Karena itu, pada malam harinya Kadis tidur sendirian di balai-balai dan baru benar-benar bisa tidur terlelap ketika ia memutuskan untuk menemui sendiri Kyai Dofir keesokan harinya.
”Mulai sekarang, Kadis,” Kyai Dofir berkata dengan tenang kepada Kadis yang menunduk di depannya, ”Kau aku larang untuk mengaji di sini. Juga kau kularang ngaji di tempat Kyai Human atau Kyai Sobron.”
“Tapi apa salah saya Kyai?” Kadis terlanjur mengajukan pertanyaan itu dan seketika menyesal karena selama hidupnya ia tidak pernah membantah gurunya.
“Karena kau tidak belajar apa-apa dari pengajian itu!” perkataan Kyai Dofir kedengaran melengking di telinga Kadis. “Kau pergi mengaji hanya untuk alasan, untuk dalih yang dicari-cari, supaya kau tidak usah bekerja untuk memberi nafkah pada anak isterimu.”
“Tapi, Kyai selama ini saya selalu memberi nafkah…”
“Ya, memang kau memberi nafkah,” suara Kyai Dofir memotong dengan cekatan dan keras, “Tapi nafkah itu kau dapat dari hasil meminta-minta pada orang lain. Betul tidak, Kadis?”
Amanat yang tersirat pada kutipan cerpen di atas adalah ...
Seorang istri harus berhati-hati terhadap pemberian suami
Nafkah hasil keringat sendiri lebih besar pahalanya
Sebagai hamba Allah kita harus pergi mengaji apapun alasannya
Kita harus bertanggung jawab terhadap keluarga bagaimana pun caranya
Jangan meminta-minta pada orang lain selagi kita masih bisa bekerja
“Pola pengembangan cerita yang terbentuk oleh hubungan sebab-akibat atau bersifat kronologis” disebut ...
Alur
Tema
Latar
Sudut pandang
Penokohan
(1) “Apa kau bilang? Jodoh? Saya tidak rela kau berjodoh dengan Azrial. Akan saya carikan kau jodoh yang lebih bermartabat!”
(2) “Apa dia salah kalau ayahnya hanya juru masak?”
(3) “Jatuh martabat keluarga kita bila laki-laki itu jadi suamimu. Paham kau?”
(4) Derajat keluarga Azrial memang seumpama lurah tak berbatu, seperti sawah tak berpembatang, tak ada yang bisa diandalkan. (5) Tapi tidak patut rasanya, Mangkudun memandangnya dengan sebelah mata. (6) Maka, dengan berat hati Azrial melupakan Renggogeni. (7) Ia hengkang dari kampung, pergi membawa luka hati.
Kalimat yang menunjukkan watak tokoh Mangkudun yang sombong terdapat pada nomor …
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(2) dan (4)
(5) dan (6)
(6) dan (7)
(1) “Apa kau bilang? Jodoh? Saya tidak rela kau berjodoh dengan Azrial. Akan saya carikan kau jodoh yang lebih bermartabat!”
(2) “Apa dia salah kalau ayahnya hanya juru masak?”
(3) “Jatuh martabat keluarga kita bila laki-laki itu jadi suamimu. Paham kau?”
(4) Derajat keluarga Azrial memang seumpama lurah tak berbatu, seperti sawah tak berpembatang, tak ada yang bisa diandalkan. (5) Tapi tidak patut rasanya, Mangkudun memandangnya dengan sebelah mata. (6) Maka, dengan berat hati Azrial melupakan Renggogeni. (7) Ia hengkang dari kampung, pergi membawa luka hati.
Nilai budaya yang terdapat pada kutipan tersebut adalah …
Orang tua mencarikan jodoh untuk pasangan anaknya yang sesuai
Seorang kekasih meninggalkan pasangannya karena miskin
Keturunan harus dipertimbangkan untuk mencari pasangan agar sepadan
Laki-laki harus berhasil dalam hidupnya sebelum mencari pasangan
Orang tua berhak menolak jodoh yang dipilih anaknya
Semenjak hari itu, aku selalu terngiang-ngiang akan kejadian yang telah menimpa kampung kami. Itulah mengapa aku menuliskan cerita ini.
Termasuk bagian apakah itu?
Abstrak
Koda
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
(1) Seingatku, setiap pagi, Ibulah yang memakaikan pakaianku yang berwarna merah dan putih itu. (2) Dia pula yang menyisir rambutku, mengenakan topiku–yang juga merah–dan akhirnya memelukku erat sebagai bekal hariku bersekolah. (3) Hari masih terang tanah ketika sepeda Bapak terangguk-angguk menyusuri jalanan desa dan diriku masih terkantuk-kantuk di boncengan menuju sekolah.
(4) Ketika sudah kudengar kicau burung dan kabut mulai menyibak, kami sampai di mulut desa. (5) Sepeda tua Bapak, dengan karat di sana-sininya, masih menggerit-gerit, menuju sekolahku. (6) ”Di sana nanti kamu akan tahu, mengapa kita seperti ini. (7) Dan berharap Bapak masih sempat menyaksikan kamu tidak seperti ini ….” (8) Itu ucapannya yang masih kuingat pada hari pertamaku sekolah.
Kutipan yang menggambarkan tokoh orang tua berwatak penyayang terdapat pada kalimat …
(1), (2), (3), dan (6)
(1), (2), (3), dan (7)
(2), (3), (6), dan (8)
(2), (5), (6), dan (8)
(3), (5), (7), dan (8)
(1) Seingatku, setiap pagi, Ibulah yang memakaikan pakaianku yang berwarna merah dan putih itu. (2) Dia pula yang menyisir rambutku, mengenakan topiku–yang juga merah–dan akhirnya memelukku erat sebagai bekal hariku bersekolah. (3) Hari masih terang tanah ketika sepeda Bapak terangguk-angguk menyusuri jalanan desa dan diriku masih terkantuk-kantuk di boncengan menuju sekolah.
(4) Ketika sudah kudengar kicau burung dan kabut mulai menyibak, kami sampai di mulut desa. (5) Sepeda tua Bapak, dengan karat di sana-sininya, masih menggerit-gerit, menuju sekolahku. (6) ”Di sana nanti kamu akan tahu, mengapa kita seperti ini. (7) Dan berharap Bapak masih sempat menyaksikan kamu tidak seperti ini ….” (8) Itu ucapannya yang masih kuingat pada hari pertamaku sekolah.
Nilai moral yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah …
kasih sayang orang tua
hari pertama masuk sekolah
mendukung anak untuk sekolah
berangkat sekolah naik sepeda
sayang terhadap orang tua
Tiba-tiba saja aku ingat lagi pada kakek dan kedatangan Ajo Sidi kepadanya. Apakah Ajo Sidi telah membuat bualan tentang kakek? Dan bualan itulah yang mendurjanakan kakek? Aku ingin tahu. Lalu aku tanya kakek lagi, “Apa ceritanya, Kek?”
“Siapa?”
“Ajo Sidi.”
“Kurang ajar dia,” kakek menjawab.
“Kenapa?”
“Mudah-mudahan pisau cukur ini, yang kuasah tajam-tajam ini, menggorok tenggorokannya.”
“Kakek marah?”
“Marah? Ya, kalau aku masih muda, tapi aku sudah tua. Orang tua menahan ragam. Sudah lama aku tak marah-marah lagi. Takut aku kalau imanku rusak karenanya, ibadahku rusak karenanya, sudah begitu lama aku berbuat baik, beribadat, bertawakal kepada Tuhan, sudah begitu lama aku menyerahkan diri kepada-Nya. Dan Tuhan akan mengasihi orang yang sabar dan tawakal. Kau tahu apa yang kulakukan bukan? Terkutukkah perbuatanku? Dikutuki Tuhanku semua pekerjaanku?”
Konflik yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah …
Aku dan kakek bertengkar masalah Ajo Sidi
Ajo Sidi mengata-ngatai kakek sebagai orang terkutuk
Aku dan Ajo Sidi membohongi kakek dengan cerita
Kakek merasa sakit hati kepada Ajo Sidi
Kakek dan aku bertengkar menahan marah
Hal apa yang harus kalian tempuh untuk membuat sebuah cerpen?
Pre-writing
Proof-reading
Drafting
Writing
Revising
1. Perhatikan kata baku–tidak baku berikut ini!
(1) Aktif - Aktip
(2) Berfikir- Berpikir
(3) Bis - Bus
(4) Gizi - Gisi
Pasangan kata baku–tidak baku yang benar ditunjukkan oleh nomor ....
(1) dan (2)
(2) dan (3)
(3) dan (4)
(1) dan (4)
1. Kata yang sudah benar dengan aturan maupun ejaan kaidah bahasa Indonesia dan sumber utama yaitu Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBB|) disebut ....
kalimat
kata baku
kata tidak baku
kalimat efektif
