WorksheetsPAI X smt 2 thn 2024
Total questions: 50
Worksheet time: 28mins
Bacalah Ayat dibawah ini, kemudian temukan bacaan yang tepat dalam ejaan abjad yang ada berikut ini
وَإِمَّا يَنزَغَنَّكَ مِنَ ٱلشَّيْطَٰنِ نَزْغٌ فَٱسْتَعِذْ بِٱللَّهِ ۚ إِنَّهُۥ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Wa immā yanzagannaka minasy-syaiṭāni nazgun fasta'iż billāh, innahụ samī'un 'alīm
. Wa immā yanzagannaka minasy-syaiṭāni nazgun fasta'iż billāh, innahụ qodirun alim
Wa immā yanzagannaka minhu mayuridu nazgun fasta'iż billāh, innahụ samī'un 'alīm
Wa immā yanzagannaka minasy-syaiṭāni nazgun Fa Ustazun ilai, innahụ samī'un 'alīm
Wa immā yanzagannaka minasy-syaiṭāni nazgun fasta'iż billāh, innahụ basyirun bil ibad
ليس الشديد بالصُّرَعة، إنما الشديد الذي يملك نفسه عند الغضب
Laysas Syadidu Bis Shur’ati. Innamas Syadidu Allazhi Yamliku Nafsahu Tahtal Ghadhabi
Wa lā taqrabuz-zinā innahụ kāna fāḥisyah, wa sā`a Laqiba
. Wa lā taqrabuz-zinā innahụ kāna fāḥisyah, wa sā`a siratI
Wa lā taqrabuz-zinā innahụ kāna fāḥisyah, wa sā`a sabīlā
Wa lā taqrabuz-zinā innahụ kāna fāḥisyah, wa sā`a salima
وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلً
Wa lā taqrabuz-zinā innahụ kāna fāḥisyah, wa sā`a Masira’
Wa lā taqrabuz-zinā innahụ kāna fāḥisyah, wa sā`a Laqiba
Wa lā taqrabuz-zinā innahụ kāna fāḥisyah, wa sā`a sirata
Wa lā taqrabuz-zinā innahụ kāna fāḥisyah, wa sā`a sabīlā
Wa lā taqrabuz-zinā innahụ kāna fāḥisyah, wa sā`a salima
ٱلزَّانِيَةُ وَٱلزَّانِى فَٱجْلِدُوا۟ كُلَّ وَٰحِدٍ مِّنْهُمَا مِا۟ئَةَ جَلْدَةٍ
Az-zāniyatu waz-zānī fajlidụ kulla wāḥidim min-humā mi`ata sarbatin
Az-zāniyatu waz-zānī fajlidụ kulla wāḥidim marista hal yakumu jaldatin
Az-zāniyatu waz-zānī fajlidụ kulla wāḥidim min-humā mi`ata jaldatin
Az-zāniyatu waz-zānī fajlidụ kulla wāḥidim min-humā mi`ata jaddun
Az-zāniyatu waz-zānī Fastabiku wāḥidim min-humā mi`ata jaldatin
وَلَا تَأْخُذْكُم بِهِمَا رَأْفَةٌ فِى دِينِ ٱللَّهِ
wa lā ta`khużkum bihimā ra`fatun fī amrillahi
wa lā ta`khużkum bihimā ra`fatun fī nasrillahi
wa lā ta`khużkum baynahuma ra`fatun fī dīnillāhi
wa lā ta`khużkum bihimā ra`fatun fī dīnillāhi
wa lā ta`khużkum bihimā ra`fatun fī ashabul
إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ
. ing kuntum tu`minụna billāhi wal-yaumil-Qiyamah
ing kuntum tu`minụna billāhi wal-yaumil-alsinatin
ing kuntum tu`minụna billāhi wal-yaumil-iftari
ing kuntum tu`minụna billāhi wal-yaumil-ākhir
ing kuntum tu`minụna billāhi wal-yaumil-akbar
وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَآئِفَةٌ مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
walyasy-had 'ażābahumā tanmalaka minal-mu`minīn
walyasy-had 'ażābahumā ṭā`ifatum Rabbul mu`minīn
walyasy-had 'ażābahumā ṭā`ifatum minal-Musyrikin
walyasy-had 'ażābahumā ṭā`ifatum minal-musyahidin
walyasy-had 'ażābahumā ṭā`ifatum minal-mu`minīn
وَءَاتِ ذَا ٱلْقُرْبَىٰ حَقَّهُۥ وَٱلْمِسْكِينَ وَٱبْنَ ٱلسَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرً
Wa āti żal-qurbā ḥaqqahụ wal-miskīna wabnas-sabilillah lā tubażżir tabżīrā
Wa āti żal-qurbā ḥaqqahụ wal gharimina wabnas-sabīli wa lā tubażżir tabżīrā
Wa āti żal-qurbā ḥaqqahụ wal-miskīna wabnas-sabīli wa lā tubażżir mubazzirina
Wa āti żal-qurbā amwalahu wal-miskīna wabnas-sabīli wa lā tubażżir tabżīrā
Wa āti żal-qurbā ḥaqqahụ wal-miskīna wabnas-sabīli wa lā tubażżir tabżīrā
إِنَّ ٱلْمُبَذِّرِينَ كَانُوٓا۟ إِخْوَٰنَ ٱلشَّيَٰطِينِ ۖ وَكَانَ ٱلشَّيْطَٰنُ لِرَبِّهِۦ كَفُورً
. Innal-mubażżirīna kānū ikhwānasy-syayāṭīn, wa kānasy-syaiṭānu lirabbihī ya’budun
Innal-mubażżirīna kānū ikhwānasy-syayāṭīn, wa kalamuhumna lirabbihī kafụrā
. Innal-mubażżirīna kānū ikhwānasy-syayāṭīn, wa kānasy-syaiṭānu yasma’una kafụrā
Innal-mubażżirīna kaannahum syaqurrahsa-syayāṭīn, wa kānasy-syaiṭānu lirabbihī kafụrā
Innal-mubażżirīna kānū ikhwānasy-syayāṭīn, wa kānasy-syaiṭānu lirabbihī kafụrā
Lima prinsip yang menjadi dasar lahirnya berbagai hukum dalam Islam disebut pula dengan istilah…
Al-Kulliyatul Khamsah
Al-Kulliyatul Khair
Maqashid Al-Syari’ah
Al-ijtihad
Al-Ihsan
. Hadist yang berbunyi…” Bekerjalah untuk duniamu seakan-akan engkau akan hidup selamanya, dan bekerjalah untuk akhiratmu seolah-olah engkau akan mati besok”. Hadist ini merupakan perlambangan dari sebuah bab yang telah kita pelajari. yaitu bab yang mberkaitan dengan pembahasan...
Sikap takwa
Etos Kerja
Akidah seorang muslim
Bersungguh-sungguh mewujudkan cita-cita di dunia
Mempersiapkan bekal ibadah untuk mati
Berkompetisi dalam kebaikan adalah bersaing untuk menjadi lebih baik hal seperti ini bisa ditunjukkan dengan perilaku apa saja yang menjurus pada peningkatan kemampuan dan mutu kehidupan kita. Hal ini ditunjukkan dengan contoh perilaku berikut ini
Takwin berkieinginan menabung untuk bisa memberangkatkan orang tuanya Umroh.karena itu dia berangkat lebih pagi ke pakkorseng dengan membawa kue dagangannya, agar tidak didahului Tamrin yang juga memiliki keinginan yang sama.
Upin memberikan seledang kain merahnya pada Ipin agar adiknya tersebut tidak selalu bersedih karena kehilangan kainnya
Aang ingin menjadi Avatar yang lebih hebat, karena itu dia berangkat ke kutub Utara untuk memperdalam pengendalian Airnya sebelum Zuko sebagai pangeran api mampu menguasai pengendalian apinya
Wawan tidak membangunkan wiwin Ketika akan berangkat ke sekolah karena dia tidak ingin wiwin mendahuluinya sampai lebih dahulu ke sekolah
Saat ulangan kamu berusaha mencontek jawaban teman di sebelahmu agar supaya nilaimu lebih baik dari pada nilai temanmu
Sikap etos kerja harus dimiliki oleh setiap orang muslim agar menjadi seorang muslim yang baik. Berikut contoh perilaku seorang muslim yang memiliki sikap etos kerja adalah…
Menjalin kerjasama yang menguntungkan diri sendiri
Tidak peka dan taggap terhadap urusan bisnis
Lebih mementigkan emosional daripada rasional
Bekerja dengan kesungguhan sehingga hasilnya maksimal
Memacu perubahan social yang menyebabkan kejatuhan ekonomi
Lima Perkara yang menjadi dasar Al-Kulliyatul Khamsah berikut ini adalah, selain....
Menjaga Agama
Menjaga Lisan
Mejaga Harta
Menjaga Jiwa/Nyawa
Menjaga Keturunan
Hal yang perlu diperhatikan dalam berkompetisi dalam kebaikan adalah
Memegang teguh Syari’at Islam
Tidak menghalangi orang lain dalam mengejar keinginannya
mencoba lagi dan berusaha terus sampai yang kita inginkan itu tercapai semua
memperhatikan cara orang lain meraih keinginannya dan kemudian menirunya
Senantiasa berdo’a sepanjang waktu karena berkeyakinan Allah mampu memberi kita segalanya Ketika kita meminta
Apakah yang dimaksud denagn Etos Kerja?
Etika Bekerja
Semangat Kerja
Adab bekerja
Keinginan Bekerja
Teru Menerus Kerja
Salah satu karakteristik orang yang memiliki Etos kerja ditunjukkan oleh prilaku sbb :
Arjun selalu disiplin menggunakan waktu
Kuba’ bekerja keras tanpa henti
Putri menjual online setiap ada kesempatan
pak Ari Datang ke sekolah Ketika ada panggilan
Bu Febi mencatat anak-anak yang terlambat
Ada istilah yang mengatakan, Hasil tidak pernah menghianati usaha.
Bagaimana pendapatmu dengan kasus berikut,
Seorang nelayan setiap hari selalu melaut sepanjang hari dan memiliki penghasilan rata-rata 250.000/Hari. Sedangkan seorang broker hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk menelpon langganannya dan mampu menghasilkan 25 juta hanya dalam dalam hitungan jam.
Menurut kamu, apakah hasil dari nelayan maupun broker menghianati atau tidak sesuai dengan usaha yang mereka lakukan?
Tidak sesuai Pak karena seharusnya pekerjaan berat dapat hasil lebih banyak, dan pekerjaan ringan harusnya memiliki hasil lebih sedikit
Sudah sesuai pak. Karena setiap pekerjaan memiliki resikonya masing-masing
Tidak sesuai karena lamanya waktu bekerja harusnya mendatangkan hasil lebih banyak dari yang waktu kerjanya hanya sebentar
Sudah Sesuai pak. Karena Harga Hp yang dipakai broker bekerja lebih mahal daripada harga peang yang dipakai nelayan
Pokoknya menurut saya tidak sesuai pak
Para siswa setiap hari selalu ribut di dalam ruang kelasnya baik saat istirahat maupun saat pembelajaran sedang dilangsungkan oleh guru. Mereka hanya akan tenang Ketika ada ulangan. Apakah menurutmu dengan keadaan seperti itu para siswa ini sudah bekerja/belajar seperti seharusnya?
Sudah pak. Karena siswa yang ribut biasanya adalah mereka yang sudah mengerti Pelajaran ini dan tak perlu mendapatkan penjelasan lagi
Tidak Pak karena guru seharusnya bisa membuat suasana lebih nyaman dan melucu-lucu
Sudah Pak Karena seharusnya guru tidak selalu merasa benar sendiri
Tidak pak. Karena meskipun sudah mengerti materi Pelajaran, seorang siswa tetap berkewajiban menyimak pelajarannya dengan baik
Sudah sesuai pak. Krena siswa yang rebut itu mereka hakikatnya sedang berdiskusi dengan temannya soal Pelajaran
Berkompetisa dalam kebaikan. Baik dalam hal ibadah maupun muamalah akan diridhoi oleh Allah SWT jika…
Dilakukan oleh orang yang mukallaf
Dilakukan secara berjamaah
pelaksanaannya keluar dari syari’at
Dilakukan setiap hari
Dilandasi dengan niat yang ikhlas
Pada Aspek keimanan, ada yang disebut dengan Syu’abul Iman. Apakah arti dari kata tersebut?
pokok Keimanan
Ajaran keimanan
Dalil Keimanan
Intisari Keimanan
Cabang-cabang Iman
Seorang hamba selalu berharap agar semua perbatan yang dilakukannya selalu diterima dan diridhoi oleh Allah SWT. Perilaku hamba tersebut termasuk dalam Syu’abul Iman Kategori…
Berniat Ikhlas
Khauf
Raja’
Bertobat
Bersyukur
Dalam sebuah Hadist ada tingkatan terendah dari Syu’abul Iman. Yang dimaksud adalah…
Berbakti Kepada Kedua Orang Tua
Menyingkirkan Duri yang ada di jalan
Menolong teman yang sedang dalam kesusahan
Menyambung silaturrahmi
Menyayangi dan merawat hewan yang kita miliki
Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani membagi Syua’abul Iman menjadi berapa kategori?
Satu Kategori
Dua Kategori
Tiga Kategori
Empat Kategori
Lima Kategori
Salah Satu Kategori Cabang Iman oelh Imam Ibnu Hajar adalah, Kategori Masyarakat Umum. Perkara yang tidak masuk pada cabang iman tersebut adalah…
Menegakkan pemerintahan degang adil
Taat kepada para pemimpin
Memberikan pinjaman dan membayarnya
Menginfakkan harta dengan tidak boros
Mengumpulakn harta dengan cara yang halal
Menghamburkan uang untuk tujuan hidup hanya untuk bersenang-senang merupakan pengertian dari…
Hidup Bermanfaat
Hidup berfoya-foya
Ria’
Sum’ah
akabbur
Yang bukan termasuk cara menghindari hidup berfoya-foya sebagai berikut adalah…
Beramal dan bersedekah
Selektif memilih teman
Menabung dan berinvestasi
Membuat perencanaan sebelum berbelanja
Membelanjakan Uang setiap melihat barang yang disukai
Memperlihatkan atau memamerkan amal ibadah tertentu kepada orang lain dan bukan ditujukan hanya untuk Allah SWT dengan tujuan memperoleh pujian dari orang lain adalah penegrtian dari sikap…
Riya’
Takabbur
Tadabbur
Sum’ah
Ghibah
Pengertian sikap sum’ah yang benar berikut ini adalah…
Sengaja memperdengarkan atau menceritakan amalan kita agar diketahui oleh orang lain
Maerasa sakit hati Ketika ada orang lain yang mendapatkan nikmat yang tidak dia miliki
merasa dirinya lebih berhak terhadap nikmat dari pada orang lain karena merasa bekerja lebih keras
Berhati-hati dalam beramal karena boleh jadi amal yang dilihat orang lain akan membuatnya merasa bangga
Sengaja memperlihatkan barang-barang mewahnya pada orang lain agar orang lain tahu dia memiliki barang bagus
Membanggakan diri sendiri dan mengganggap dirinya lebih sempurna dari orang lain merupakan sikap…
Riya’
Takabbur
Sum’ah
Hasad
Tawadhu’
Suatu sikap seperti perasaan iri terhadapa nikmat yang didapatkan oleh orang lain baik dalam bentuk harta, kedudukan, ilmu, dan lainnya kemudian disertai dengan usaha untuk agar nikmat tersebut hilang dari orang lain merupakan perwujudan dari sifat…
Sum’ah
Tabligh
Hasad
Namimah
Takabbur
Pelajaran yang dapat diambil berdasarkan filosofi padi yakni, “semakin berisi semakin menunduk” hal tersebut dapat diartikan…
Makin kaya manusia, makin banyak tercapai keinginannya
Makin pintar manusia, maka makin terampil menyelesaikan masalanya
Makin tinggi pangkat seseorang , makin banyak kebijakannya
Semakin tinggi derajat manusia, akan semakin rendah hati
Semakin sering memberi, semakin banyak pula akan menerima
Usaha saling melindungi dan tolong menolong diantar sejumlah orang atau pihak melalui investasi dalam bentuk asset (tabarru’) yang memiliki pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad yang sesuai dengan aturan agama. Pengertian diatas merupakan defenisi dari
Akad jual beli
Perjanjian syari’ah
Mu’amalah syari’ah
Perbankan syari’ah
Asuransi Syari’ah
Dibawah ini yang merupakan dasar dibolehkannya asuransi Syari’ah adalah ayat yang berisi tentang perintah…
Dan jika ada dua orang yang memiliki kemufakatan, hendaklah dicari orang yang ketiga sebagai saksinya
Dihalalkan bagi kamu hasil yang didapatkan dari usaha yang kamu lakukan
Berjual belilah diantara kalian dengan cara yang ma’ruf dan saling mengasihi
Tolonglah saudaramu yang sedang dalam kesulitan
Tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan takwa
Berikut ini adalah akad yang dilakukan secara islam dan diperbolehkan oleh syari’ah, kecuali…
Tidak Mengandung gharar
Tidak megandung Maslahat
Tidak megandung maysir
Tdak Mengandung Riba
Tidak Mengandung Risywah
Dalam sebuah akad hendaknya tidak megandung gharar. Yag dimaksud dengan gharar disini adalah…
Tidak ada unsur Pencurian
Tidak mengandung unsur perjudian
Tidak ada unsur paksaan
Tidak mengandung Penipuan
Tidak mengandung anak haram pak!!
Dalam sebuah akad yang baik hendaknya agar sah maka tidak ada unsur maysir didalamnya. Yang dimaksud dengan Maysir disini adalah…
Tidak mengandung unsur Penipuan
Tidak ada unsur paksaan
Tidak ada unsur Pencurian
Tidak mengandung unsur perjudian
Pokonya tidak mengandung pak. Titik!!!!
Risywah juga menjadi salah satu unsur yang harus dihilangkan dalam sebuah akad. Agar akad tersebut sah dan dapat berlaku. Risywah sendiri berarti
Mencuri
Menipu
Berjudi
Menyogok
Memakan
Salah satu perbedaan antara asuransi Syari’ah dengan asuransi Konvensional adalah dalam hal profit atau keuntungan. Yaitu…
Asuransi Syari’ah, Keuntungan dibagi berdasarkan lama dan sebentarnya masa asuransi, sedangkan asuransi Konvensional Seluruh keuntungan dibagikan sama baik lama ataupun sebentar
Asuransi Syari’ah, pembayaran berdasarkan jumlah penghasilan kerja, sedangkan asuransi Konvensional pembayaran berdasarkan kesepakatan awal
Asuransi Syari’ah, Keuntungan menjadi milik perusahaan, sedangkan asuransi Konvensional Seluruh keuntungan dibagi sesuai dengan prinsip bagi hasil
Asuransi Syari’ah, Keuntungan dibagi sesuai dengan prinsip bagi hasil, sedangkan asuransi Konvensional Seluruh keuntungan menjadi milik perusahaan
Entahlah pak saya pusing membacanya
Berdasarkan pengelolaan resiko yang akan dihadapi maka yang membedakan asuransi syari’ah dengan asuransi konvensional adalah…
Memindahkan resiko peserta asuransi kepada Perusahaan asuransi
Meniadakan kemungkinan resiko dengan memberikan jaminan abadi
resiko akan ditimpakan kepada pihak yang menjalankan aset
Resiko ya harus dihadapi pak!!
Resiko ditanggung oleh sesama peserta asuransi
Satu hal yang paling membedakan antara asuransi Syari’ah dengan asuransi Konvensional adalah dalam hal aktivitas investasi. Yaitu…
Asuransi Syari’ah berdasarkan bagi hasil sedangkan asuransi konvensional berdasarkan bunga
Asuransi Syari’ah berdasarkan Bunga sedangkan asuransi konvensional berdasarkan bagi hasil
Asuransi Syari’ah maupun konvensional sama-sama menggunakan bunga
Asuransi Syari’ah berdasarkan Besaran investasi sedangkan asuransi konvensional berdasarkan jangka waktu
Tidak tau pak. Asuransi aja saya tidak tau pak!!
Dalam kepemilikan dana, Dana yang terkumpul dari nasabah merupakan milik nasabah tersebut. Karena Perusahaan hanya berkewajiban mengelolanya. Prinsip ini merupakan pengelolaan dari…
Baik oleh Asuransi Syari’ah maupun Konvensional
Sebenarnya saya tidak mengerti hal-hal begini pak. Tapi saya akan pura-pura mengerti
Asuransi Konvensional
Asuransi Syari’ah
Kadang asuransi syari’ah kadang oleh asuransi Konvensional
Pengertian dari kata mahabbah kepada Allah SWT berikut ini adalah?
Sikap cinta kepada Allah
Membantu Orang tua dalam setiap ketaatannya apada Allah
Siap untuk taat terhadapa semua aturan Allah dan mejauhi segala laranganNya
A dan B Benar
Pokoknya Semua benar pak
Tanda Orang yng akan mendapatkan kenikmatan dalam beriman menurut Rasulullah SAW dalam hadist beliau adalah…
Melaksanakan semua Perintah Allah dan menjauhi semua laranganNya
Menjadikan Allah dan RasulNya lebih dia cintai dari pada selain keduanya
Orang yang selalu menjadikan Allah sebagai pelindung dan penolongya
Selalu bersyukur terhadap segala nikmat yang dia terima dan bersabar terhadap segala bencana yang menimpanya
Senantiasa berzdikir kepada Allah setiap pagi dan sore hari
Berikut ini adalah cara menanamkan sifat Mahabbah kepada Allah SWT di dalam diri. yaitu selain…
Berkeyakinan bahwa Allah itu Maha besar dan berdiam di atas ‘Arsy
Selalu memuji Allah dan senang melaksanakan ibadah
Selalu Husnudzan kepada Allah
Meyakini kasih saying Allah
Meyakini kebenaran Hukum-hukum Allah dan takut berpaling dariNya
Kepribadian Ganda adalah salah satu kelainan mental yang menyebabkan seseorang mudah untuk marah. Istilah kepribadian ganda dalam dunia psikologi dikenal dengan istilah...
Bell’s falsy
Mighty disobediens
Obsessive compulsive disorder
Fall iwutung nan de posa
Bipolar Disorder
Kalimat berikut yang menunjukkan Perilaku dari Sikat Ghadab adalah…
Merasa jengkel terhadap seseorang yang dibenci
Merusak barang-barang
Melukai orang lain
Perasaan merasa bersalah yang berlebihan
emosi yang terjadi akibat ketidak senangan terhadap sesuatu
Gambar yang ada merupakan perilaku lanjutan dari sifat Ghadab. Gambar tersebut menunjukkan perilaku…
Mengajak teman bermain tebak-tebakan
Melukai orang lain dengan cara membully
Berkata kasar
Merusak barang-barang
Memberi Pelajaran dengan cara yang tegas
Depresi yang ditunjukkan dengan rasa sedih secara terus menerus sehingga menyebabkan hilangnya minat terhadap sesuatu yang sebelumnya disukai ditunjukkan oleh gambar berikut…
Perubahan Mood pada diri seseorang yang memiliki kepribadian ganda dapat berupa fase mania dan fase Depresi. Fase mania maksudnya adalah…
seseorang yang amat terobesesi terhadap sesuatu sehingga selalu ingin meniru
Ketika seseorang tenggelam dalam rasa cinta yang sangat besar sehingga tahi gigi orang lain jadi terasa enak
Ketika ada seseorang yang terlalu menyukai sesuatu dan membuatnya jadi tergila-gila
Seseorang yang divonis amat jahat sehingga nerakapun tidak mau menampungnya
seseorang yang memiliki keinginan dan berusaha sekuat tenaga mewujudkan keinginan tersebut
