NEW
Font size
WorksheetsProspek Karier Pariwisata: Materi Pertemuan I
Total questions: 10
Worksheet time: 4mins
Dari peluang karier berikut, profesi mana yang paling tepat jika seseorang ingin mengatur acara-acara khusus seperti konferensi dan festival?
Manajemen Hotel dan Restoran
Pemandu Wisata
Event Planner
Event Planner
Manajemen Destinasi
Menurut UNWTO, industri pariwisata mencakup berbagai layanan yang terkait dengan akomodasi pengunjung. Dari pernyataan berikut, manakah yang paling tepat menggambarkan ruang lingkup industri pariwisata?
Layanan makanan dan minuman (Food and Beverages)
Agen serta Biro Perjalanan
Hanya kegiatan hiburan dan transportasi.
Berbagai layanan yang mencakup akomodasi, transportasi, kegiatan budaya, layanan FnB, jasa pemanduan, jasa keuangan, serta rekreasi
Pariwisata merupakan industri vokasi yang sifatnya praktikal, sehingga profil lulusan yang dibutuhkan hanya lulusan diploma ataupun sarjana terapan. Bagaimana pendapat anda terkait pernyataan ini?
Benar, karena industri pariwisata hanya memerlukan keterampilan praktis dan teknis yang didapatkan dari pendidikan diploma.
Benar, karena semua pekerjaan di industri pariwisata tidak memerlukan pendidikan lebih tinggi dari diploma.
Salah, karena industri pariwisata juga membutuhkan lulusan sarjana dan pascasarjana untuk posisi manajerial serta pengembangan strategi.
Salah, karena pendidikan diploma tidak mencakup keterampilan manajemen dan analisis yang diperlukan di industri pariwisata.
Apa perbedaan antara lulusan Sekolah Menengah Kejuruan dengan Sarjana ataupun Diploma di lingkungan kerja?
Perbedaan upah atau gaji yang diperoleh
Perbedaan lingkup pekerjaan
Perbedaan pada kecekatan ataupun skills yang dimiliki dalam bekerja
Perbedaan posisi jabatan
Industri pariwisata merupakan industri dengan mayoritas pelayanan dan jasa. Sehingga apa faktor yang paling penting dalam menunjang keberhasilan industri ini?
Harga yang murah dan bersaing
Lokasi yang strategis serta akses yang mudah
Kualitas pelayanan
Promosi yang agresif
Dalam manajemen destinasi pariwisata melibatkan beberapa kegiatan berikut, kecuali:
Promosi pariwisata
Pengembangan infrastruktur
Pelestarian lingkungan
Produksi barang kerajinan
Dalam industri pariwisata, peluang kerja di bidang Manajemen Hotel dan Restoran mencakup berbagai posisi. Posisi manakah yang tidak termasuk dalam bidang ini?
Manajer operasional, yang bertanggung jawab atas kelancaran operasional sehari-hari hotel atau restoran.
Manajer pemasaran, yang bertugas mengembangkan strategi pemasaran dan promosi untuk menarik lebih banyak tamu.
Manajer keuangan, yang mengelola anggaran, keuangan, dan pelaporan keuangan.
Event planner, yang bertanggung jawab merencanakan dan mengkoordinasikan acara dan konferensi.
Dalam industri pariwisata, seorang Event Planner memiliki tanggung jawab utama untuk mengatur acara-acara khusus. Manakah dari tugas berikut yang bukan tanggung jawab utama seorang Event Planner?
Merencanakan dan mengkoordinasikan konferensi dan pameran.
Mengembangkan strategi pemasaran untuk promosi acara.
Mengatur logistik dan kebutuhan teknis selama acara berlangsung.
Mengelola anggaran dan negosiasi dengan vendor acara.
Selain memiliki pengetahuan yang mumpuni terhadap industri pariwisata, mengapa lulusan pariwisata sangat dibutuhkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ?
Karena lulusan pariwisata memiliki keterampilan manajemen yang diperlukan untuk mengelola kantor pemerintah.
Untuk menyusun kebijakan lingkungan yang berkelanjutan di sekitar destinasi pariwisata.
Untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan dengan memperhitungkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari kegiatan pariwisata.
Agar mereka dapat memperkenalkan inovasi teknologi terbaru dalam promosi pariwisata online.
Bagaimana prospek karier di industri pariwisata bisa dipengaruhi oleh perkembangan teknologi dan media sosial?
Mengurangi kebutuhan akan keahlian dalam manajemen acara.
Membuka peluang baru dalam pemasaran dan promosi destinasi wisata.
Mengurangi kebutuhan akan pekerjaan yang membutuhkan keterampilan interpersonal.
Membatasi jumlah pekerjaan yang tersedia dalam manajemen destinasi.
