wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

FORMULASI 1

Total questions: 15

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Industri farmasi Tuntas CBT akan mengembangkan sediaan ranitidin tablet. Hasil preformulasi zat aktif bersifat termolabil, tidak higroskopis, memiliki sifat alir dan kompresibilitas yang baik.

Metode pembuatan apakah yang sesuai ?

a)

Granulasi kering

b)

Granulasi basah

c)

Kempa langsung

d)

Slugging

e)

Triturasi

2.

Industri farmasi Tuntas CBT  membuat produk tablet orodipersible loratadin 10 mg, tablet tersebut harus mudah larut dalam rongga mulut.

Disintegran yang sesuai untuk obat tersebut adalah ?

a)

Krospovidon

b)

Amilum

c)

Mikrokristalin selulosa

d)

Laktosa pengisi

e)

Metipropil selulosa

3.

Seorang apoteker pada bagian R&D  industri farmasi Tuntas CBT sedang mengoptimasi formula tablet cetirizine 10 mg. Dalam formula tersebut, apoteker ingin mencari bahan tambahan yang bekerja sebagai disintegran.

Apa bahan yang dimaksud tersebut?

a)

Kolidon

b)

Asam stearat

c)

Alginat

d)

Etil selulosa

e)

Manitol

4.

Seorang apoteker di industri farmasi Tuntas CBT sedang melakukan pengujian terhadap formula produk tablet natrium diklofenak yang akan dibuat. Pada saat dicetak, tablet terpecah menjadi 2 bagian dan 3 bagian.

Apakah nama kerusakan pada tablet tersebut?

a)

Picking

b)

Lamination

c)

Mottling

d)

Cracking

e)

Sticking

5.

Apoteker industri farmasi Tuntas CBT akan membuat tablet kaptopril 12,5mg dengan metode granulasi basah. Pada saat IPC kadar lembab dengan menimbang tepat 10 gram granul basah kemudia dikeringkan pada suhu 70oC sampai kering. Berat konstan granul setelah pengeringan adalah 8,5 gram.

Berpa nilai %MC granul tersebut?

a)

8,5%

b)

10,6%

c)

15%

d)

17,6%

e)

85%

6.

Seorang apoteker bagian QC industri farmasi Tuntas CBT melakukan pengujian kadar zat aktif kapsul kaptopril 25 mg. Farmakope indonesia mempersyaratkan range prosentase kadar zat aktif  90-110%.

Berapa range kandungan zat aktif yang dapat diterima pada hasil uji ?

a)

20-30 mg

b)

22,5-25 mg

c)

22,5-27,5 mg

d)

24-26 mg

e)

25-27,5 mg

7.

Divisi Quality Control industri Tuntas CBT melakukan pengawasan mutu produk pada sediaan tablet ibuprofen yang baru dicetak. Untuk melihat kekuatan sediaan selama penyimpanan dan pengiriman, dilakukan uji friabilitas. Diperoleh bobot 16 tablet 8,610 gram, kemudian dimasukkan pada alat friability tester, dan diperoleh bobot setelah pengujian 8,525 gram.

Berapa % friabilitas dari sediaan yang diuji tersebut?

a)

0,88%

b)

0,99%

c)

1,04%

d)

1,12%

e)

1,34%

8.

Pengujian disolusi tablet paracetamol 500mg menggunakan 6 tablet diperoleh hasil sebagai berikut:

81%, 81%, 83%,86%,86%,90%

Syarat Q=80%.

Bagaimana kesimpulan hasil uji?

a)

Diterima karena memenuhi syarat pengujian

b)

Diterima kasrena semua tablet diatas 80%

c)

Ditolak karena ada 4 tablet dibawah 90%

d)

Ditolak karena ada 3 tablet dibawah 85%

e)

Diterima karena semua tablet diatas 75%

9.

Seorang apoteker industri farmasi Tuntas CBT melakukan optimasi formula suspensi rekonstitusi ampicilin trihidrat dengan formula : ampicilin trihidrat, sukrosa, Na alginat, Na benzoat, Na sitrat, dan tragakan.  Apoteker akan menambahkan suspending agent supaya viskositas suspensi sesuai dengan syarat.

Bahan apa yang harus ditambahkan?

a)

Na benzoat

b)

Sukrosa

c)

Na alginat

d)

Na sitrat

e)

Tragakan

10.

Apoteker industri Tuntas CBT melakukan evaluasi pengujian volume terpindahkan sediaan sirup Ibuprofen. Setelah melakukan uji terhadap 10 botol pertama, ditemukan rata-rata dari 10 wadah memiliki volume 100% dan ada 1 botol yang memiliki volume 92%.

Apa yang dilakukan apoteker terhadap hasil pengujian tersebut?

a)

Menolak batch karena tidak lolos uji

b)

Menambahkan 10 botol untuk tahap uji selanjutnya

c)

Menambahkan 20 botol untuk tahap uji selanjutnya

d)

Lolos uji,menerima batch tersebut

e)

Menambahkan 30 botol untuk tahap uji selanjutnya

11.

Industri farmasi Tuntas CBT akan mengembangkan obat yang sukar larut dalam air, karenanya ditambahkan propilen glikol untuk menambah kelarutan.

Metode tersebut disebut?

a)

Konsolvensi

b)

Solubilisasi

c)

Pembentukan garam

d)

inklusi dimasukan pembawa

e)

Dispersi padat bantuan polimer yang mudah larut

12.

Apoteker bagian QC PT Tuntas CBT melakukan pengujian volume terpindahkan sirup loratadin 60 mL untuk memastikan mutunya. Hasil pengujian tersebut sebagai berikut

Replikasi manakah yang memenuhi persyaratan ?

a)

Replikasi 1

b)

Replikasi 2

c)

Replikasi 3

d)

Replikasi 4

e)

Replikasi 5

13.

Bagian QC Industri Farmasi Tuntas CBT melakukan evaluasi sediaan tegangan permukaan dengan alat tensiometer du nouy dengan keliling 13 cm dengan faktor koreksi 0,92. Alat menunjukan nilai reading 1950 dyne.

Berapa nilai (dyne/cm) tegangan permukaan sediaan tersebut?

a)

60

b)

62

c)

69

d)

82

e)

138

14.

Industri farmasi Tuntas CBT melakukan uji volume terpindahkan pada suspensi 500mg/ml sebanyak 60 ml pada 10 wadah. Hasil rata-rata yang didapatkan tidak kurang dari 100%, namun 1 wadah kurang dari 95%.

Apakah langkah berikutnya?

a)

Reject

b)

Release

c)

Mengulangi uji

d)

Menambah sampel uji 10 wadah

e)

Menambah sampel uji 20 wadah

15.

Industri farmasi Tuntas CBT melakukan percobaan membuat 10 suppositoria yang menggandung aspirin  500 mg. Basis yang akan digunakan yaitu oleum cacao dengan berat suppo 2 gram. Faktor densitas aspirin 1,1.

Berapa oleum cacao yang dibutuhkan ?

a)

11,23 g

b)

13,90g

c)

15,45 g

d)

18,1 g

e)

23,67