Font size
WorksheetsCorrelational Research Strategies_Yeom
Total questions: 20
Worksheet time: 7mins
Mengapa kontrol variabel penting dalam penelitian eksperimen?
A. Untuk memastikan bahwa perubahan pada variabel dependen hanya disebabkan oleh manipulasi variabel independen.
B. Untuk meningkatkan validitas internal penelitian.
C. Untuk membuat penelitian lebih mudah dilakukan.
D. Untuk membuat penelitian lebih murah.
Apa tujuan utama dari penelitian korelasi?
A. Menunjukkan hubungan sebab-akibat antara dua variabel.
B. Menggambarkan dan menjelaskan hubungan antara dua variabel.
C. Memprediksi nilai satu variabel berdasarkan nilai variabel lainnya.
D. Memanipulasi satu variabel untuk melihat efeknya pada variabel lain.
Kucing apa yang paling bloon?
A. Hitam
B. Putih
C. Oranye
D. Cokelat
Apa yang diukur oleh koefisien korelasi?
A. Kekuatan dan arah hubungan antara dua variabel.
B. Rata-rata dari dua variabel.
C. Penyimpangan baku dari dua variabel.
D. Distribusi frekuensi dari dua variabel.
Nilai koefisien korelasi apa yang menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara dua variabel?
A. 0.00
B. 0.20
C. 0.80
D. 1.00
Apa yang dimaksud dengan korelasi negatif?
A. Ketika dua variabel bergerak searah (naik bersama atau turun bersama).
B. Ketika dua variabel bergerak berlawanan arah (ketika satu naik, yang lain turun).
C. Ketika tidak ada hubungan antara dua variabel.
D. Ketika dua variabel memiliki nilai yang sama.
Apa yang dimaksud dengan konsistensi korelasi?
A. Ukuran kekuatan hubungan antara dua variabel.
B. Stabilitas atau keandalan hubungan antara dua variabel ketika diukur berulang kali.
C. Jumlah variabel dalam suatu penelitian.
D. Ukuran sampel dalam suatu studi korelasional.
Korelasi yang tinggi (mendekati 1 atau -1) menunjukkan:
A. Hubungan yang lemah.
B. Hubungan yang tidak konsisten.
C. Hubungan yang konsisten.
D. Tidak ada hubungan antara variabel.
Apa yang ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi antara -1.0 hingga -0.1?
A. Korelasi positif yang kuat.
B. Korelasi negatif yang lemah.
C. Korelasi negatif.
D. Tidak ada korelasi.
Jika korelasi antara dua variabel adalah 0.0, ini menunjukkan:
A. Hubungan yang sangat kuat.
B. Hubungan yang sangat lemah.
C. Tidak ada hubungan linier antara variabel.
D. Korelasi positif yang kuat.
Manakah dari berikut ini yang menggambarkan korelasi negatif sempurna?
A. Koefisien korelasi +1.00
B. Koefisien korelasi 0.00
C. Koefisien korelasi -0.40
D. Koefisien korelasi -1.00
Apa tujuan dari koefisien determinasi (r²)?
A. Mengukur kekuatan hubungan linier antara dua variabel.
B. Menunjukkan persentase variabilitas dalam satu variabel yang dapat diprediksi oleh variabel lain.
C. Mengidentifikasi arah hubungan antara dua variabel.
D. Menunjukkan apakah korelasi signifikan secara statistik.
Jika sebuah penelitian memiliki satu skor numerik dan satu non-numerik, strategi yang umum digunakan untuk mengevaluasi hubungan tersebut adalah:
A. Menggunakan analisis varians independen.
B. Menggunakan uji hipotesis chi-square.
C. Menggunakan koefisien phi.
D. Mengorganisir data ke dalam kelompok terpisah berdasarkan skor non-numerik dan membandingkannya.
Seorang peneliti menggunakan korelasi untuk menunjukkan bahwa tes kecerdasan 5 menit yang baru menghasilkan skor yang sangat terkait dengan skor dari tes IQ tradisional. Apa yang ingin ditunjukkan oleh peneliti tersebut tentang tes 5 menit yang baru?
a. Reliability
b. Validity
c. Hubungan sebab-akibat
d. None of the above
Apa saja kekuatan dari Correlational Research Strategy?
Validitas eksternal tinggi
Validitas internal rendah
Menggambarkan hubungan antar variabel
Third-variable problem
Nonintrusive - perilaku alami
Dalam test–retest reliability, prosedur pengukuran dapat dikatakan reliable jika…?
a. Individu yang sama diukur dua kali dalam kondisi yang sama dan ada hubungan yang konsisten antara kedua pengukuran tersebut.
b. Individu yang berbeda diukur dua kali dalam kondisi yang beda dan tidak ada hubungan yang konsisten antara kedua pengukuran tersebut.
c. Tidak ada individu yang diukur dua kali dan tidak ada hubungan yang konsisten antara kedua pengukuran tersebut.
d. Tidak ada individu yang diukur dua kali tetapi ada hubungan yang konsisten antara kedua pengukuran tersebut.
Pernyataan mana yang benar tentang Variabel Prediktor dan Variabel Kriteria?
a. Variabel prediktor adalah variabel kedua yang dijelaskan atau diprediksi ; Variabel kriteria adalah variabel yang digunakan untuk memprediksi variabel kedua
b. Variabel kriteria adalah variabel yang memanipulasi variabel kedua ; Variabel prediktor adalah variabel yang dimanipulasi
c. Variabel kriteria adalah variabel yang yang dimanipulasi ; Variabel prediktor adalah variabel yang memanipulasi variabel kedua
d. Variabel prediktor adalah variabel yang digunakan untuk memprediksi variabel kedua ; Variabel kriteria adalah variabel kedua yang dijelaskan atau diprediksi
Siapa Psikolog Inggris yang melakukan penelitian pada tahun 1972 yang menunjukkan hubungan yang kuat antara IQ kembar?
a. Carl Rogers
b. Cyril Burt
c. Jean Piaget
d. Karen Horney
Teknik yang umum digunakan untuk mempelajari hubungan multivariat adalah prosedur statistik yang dikenal sebagai?
a. Korelasi
B. Korelasi berganda
c. Regresi berganda
d. Regresi
Dengan menggunakan regresi berganda, IQ (variabel prediktor) dapat memprediksi sebagian dari kinerja akademik (variabel kriteria), tetapi dengan menggunakan IQ dan motivasi (variabel prediktor) secara bersamaan kita malah mendapatkan prediksi yang lebih BURUK.
True
False
