WorksheetsFiksi vs Non-Fiksi
Total questions: 15
Worksheet time: 15mins
Apa yang membedakan teks fiksi dengan teks non-fiksi?
Teks fiksi berisi fakta dan informasi yang benar, sedangkan teks non-fiksi berisi cerita imajinatif.
Teks fiksi berisi cerita imajinatif, sedangkan teks non-fiksi berisi fakta dan informasi yang benar.
Teks fiksi tidak memerlukan imajinasi, sedangkan teks non-fiksi memerlukan imajinasi.
Teks fiksi tidak memiliki alur cerita, sedangkan teks non-fiksi memiliki alur cerita yang jelas.
Berikan contoh teks fiksi!
Contoh teks fiksi adalah surat resmi, petunjuk penggunaan, atau daftar harga.
Contoh teks fakta adalah artikel berita, buku non-fiksi, atau laporan penelitian.
Contoh teks fiksi adalah novel, cerpen, atau drama.
Contoh teks fiksi adalah puisi, esai, atau biografi.
Berikan contoh teks non-fiksi!
Novel adalah contoh teks non-fiksi.
Artikel berita adalah contoh teks non-fiksi.
Puisi adalah contoh teks non-fiksi.
Skrip drama adalah contoh teks non-fiksi.
Apakah cerita tentang peri termasuk ke dalam teks fiksi atau non-fiksi?
Teks referensi
Teks fiksi
Teks non-fiksi
Teks ilmiah
Mengapa penting untuk memahami perbedaan antara teks fiksi dan non-fiksi?
Penting untuk membantu pembaca memahami jenis informasi yang disajikan, mengembangkan keterampilan analisis, dan membedakan antara karya imajinatif dan karya yang berdasarkan fakta.
Tidak ada perbedaan antara teks fiksi dan non-fiksi
Tidak penting karena keduanya sama saja
Hanya teks fiksi yang penting untuk dipahami
Bagaimana cara mengetahui apakah suatu teks termasuk ke dalam kategori fiksi atau non-fiksi?
Lihat apakah teks tersebut memiliki ilustrasi (fiksi) atau tidak (non-fiksi).
Perhatikan apakah teks tersebut bersifat imajinatif (fiksi) atau informatif (non-fiksi).
Perhatikan apakah teks tersebut menggunakan bahasa formal (fiksi) atau informal (non-fiksi).
Periksa apakah teks tersebut memiliki referensi ke sumber informasi lain (fiksi) atau tidak (non-fiksi).
Apakah buku pelajaran matematika termasuk ke dalam teks fiksi atau non-fiksi?
Non-fiksi
Novel
Puisi
Fiksi
Apakah artikel berita di koran termasuk ke dalam teks fiksi atau non-fiksi?
Drama
Fiksi
Puisi
Non-fiksi
Mengapa penulis sering menggunakan imajinasi dalam teks fiksi?
Imajinasi memungkinkan penulis untuk menciptakan dunia, karakter, dan cerita yang unik dan menarik bagi pembaca.
Imajinasi hanya membuat teks fiksi terlihat tidak realistis
Imajinasi tidak memberikan kebebasan bagi penulis dalam menciptakan cerita
Imajinasi membuat teks fiksi terlalu sulit dipahami oleh pembaca
Bagaimana teks fiksi dapat mempengaruhi pembaca?
Dengan menampilkan karakter yang tidak relevan
Dengan penggunaan bahasa formal dan kaku
Dengan penggunaan narasi yang menarik, karakter yang kuat, konflik yang menegangkan, dan tema yang relevan.
Dengan menghilangkan konflik dalam cerita
Di bawah ini adalah ciri ciri Teks Fiksi, kecuali .....
Memberikan tekanan emosi / perasaan kepada pembaca
Memiliki alur cerita dan pesan moral
Bertujuan menghibur dan menceritakan suatu peristiwa
Teks berisi kejadian nyata yang benar- benar terjadi
Di bawah ini adalah contoh contoh Teks non Fiksi, kecuali .....
Tsunami di Aceh
Batu menangis
Biografi Ki Hajar Dewantara
Jurnal Ilmiah
Apakah tujuan dari Teks Eksplanasi ?
Menjelaskan proses atau peristiwa secara runtut
Menjelaskan proses atau peristiwa secara tersirat
Menjelaskan proses atau peristiwa secara informatif & faktual
Menjelaskan proses atau peristiwa secara fiktif
Dalam penulisan Teks Eksplanasi terdapat 3 struktu yang perlu diperhatikan, yaitu ....
CERITA SEMUT & MERPATI
Hujan baru saja berhenti pagi itu. Hutan tempat tinggal para hewan terlihat basah oleh sisa-sisa air hujan.
Semut menikmati pemandangan itu dengan gembira. Tiba-tiba ia mendengar suara aliran air sungai. Kemudian, ia pun berjalan ke arah sungai itu. Semut tidak tahu bahwa sungai setelah hujan cukup berbahaya karena arus airnya menjadi deras.
Saat tiba di tepi sungai, Semut terkesima dengan keindahan pemandangan. Ia kemudian mendekat ke tepi sungai.
Semut ingin merasakan kesegaran air sungai yang terlihat jernih. Namun, semut terpeleset karena kurang berhati-hati. Ia akhirnya tercebur ke dalam sungai dan terseret arus air.
Semut berteriak minta tolong. Sayangnya, tidak ada hewan yang mendengar suara semut. Teriakan Semut terlalu kecil dibandingkan suara air sungai yang besar.
Tak jauh dari sungai, Merpati sedang bertengger di atas pohon dengan santai. Ia tampak menikmati udara hutan yang sejuk.
Namun, tiba-tiba ia melihat Semut yang sedang berusaha menyelamatkan diri di tengah arus sungai. Merpati yang melihat semut tersebut merasa kasihan.
"Aku harus menyelamatkannya," kata merpati.
Ia kemudian terbang ke tepi sungai dan memungut daun yang jatuh. Setelah itu, Merpati terbang lagi. Ia kemudian menjatuhkan daun yang sudah diambilnya di dekat semut.
Semut berusaha naik ke atas daun tersebut dan akhirnya selamat. Semut kemudian berterima kasih kepada Merpati. Namun sayangnya merpati tidak mendengar ucapan terima kasih tersebut.
Beberapa hari kemudian, Merpati tengah bertengger di atas pohon. Seperti biasa, ia sedang menikmati pemandangan. Namun, Merpati tidak mengetahui bahwa ada bahaya yang sedang mengincarnya.
Seorang pemburu terlihat mengarahkan senjatanya ke Merpati. Ia bergerak pelan-pelan sehingga merpati tidak sadar dengan keberadaannya.
Namun saat hendak menembak, pemburu tersebut tiba-tiba berteriak keras. Senjata yang ada di tangannya terjatuh. Ternyata, tangannya digigit oleh seekor Semut.
Semut itu tak lain adalah Semut yang pernah ditolong oleh Merpati saat terseret arus sungai. Sementara itu Merpati langsung terbang ketika mendengar teriakan pemburu.
Ia kemudian melihat Semut yang melompat dari tangan pemburu. Merpati sadar bahwa ia baru saja lolos dari bahaya berkat semut tersebut.
Lalu apakah sekiranya pesan moral yang terdapat pada cerita Semut dan Merpati tersebut? Pesan moralnya yang bisa Bunda sampaikan kepada Si Kecil adalah bahwa sekiranya kebaikan akan mendatangkan kebaikan pula.
Setelah kalian membaca cerita tentang si Semut dan Merpati. Tuliskan unsur Intrinsik yang ada pada cerita tersebut !
