wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LATIHAN SOAL IPS Persiapan SAS

Total questions: 40

Worksheet time: 3hrs 20mins

Name
Class
Date
1.
Manakah dari berikut ini yang merupakan dampak negatif dari kerusakan hutan?
a)
Peningkatan keanekaragaman hayati
b)
Perubahan iklim
c)
Penyediaan lahan pertanian baru
d)
Penurunan kejadian tanah longsor
2.
Hutan mangrove memiliki peran penting dalam perlindungan pantai dari erosi dan badai. Selain itu, hutan mangrove juga menjadi tempat berkembang biak bagi banyak spesies ikan maupun udang. Namun saat ini banyak hutan mangrove yang telah rusak akibat aktivitas manusia. Apa dampak jangka panjang dari kerusakan hutan mangrove terhadap ekosistem laut?
a)
Peningkatan populasi ikan di laut lepas
b)
Berkurangnya sumber daya ikan yang dapat dipanen
c)
Meningkatnya kejadian badai tropis di wilayah pesisir
d)
Bertambahnya luas wilayah pantai
3.

Hutan memiliki peran penting dalam mengatur siklus air di bumi. Bagaimana hutan berperan dalam mengurangi risiko banjir?

a)
Menyerap air hujan dan menyimpannya dalam akar pohon, yang kemudian dilepaskan secara perlahan ke dalam tanah
b)
Meningkatkan aliran air permukaan langsung ke sungai
c)
Menyediakan habitat bagi satwa liar yang dapat membantu menyerap kelebihan air hujan
d)
Meningkatkan evaporasi air ke atmosfer sehingga mengurangi volume air di daratan
4.
Pelestarian hutan sering kali menjadi fokus utama dalam berbagai kebijakan lingkungan. Bagaimana pelestarian hutan dapat mendukung keberlanjutan keanekaragaman flora dan fauna?
a)
Dengan menangkap berbagai satwa liar yang ada di hutan kemudian memeliharanya
b)
Dengan menjaga habitat alami, hutan memberikan tempat hidup bagi berbagai spesies flora dan fauna, yang berkontribusi pada keseimbangan ekosistem
c)
Dengan menanam kembali pohon yang telah ditebang, memastikan jumlah pohon tetap stabil tanpa mempedulikan spesies yang ada
d)
Dengan memanfaatkan hutan secara maksimal, memungkinkan masyarakat setempat mendapatkan keuntungan ekonomi sebesar besarnya
5.

Indonesia memiliki potensi sumber daya laut yang sangat besar, namun pemanfaatannya belum optimal. Salah satu kendala utama dalam pemanfaatan sumber daya laut ini adalah kurangnya sarana infrastruktur atau sarana pendukung yang memadai. Berdasarkan informasi ini, manakah langkah strategis berikut yang paling efektif untuk mengatasi masalah tersebut?

a)
Meningkatkan jumlah nelayan tradisional yang ada di daerah tersebut
b)
Menambah insentif yang diberikan kepada nelayan
c)
Meningkatkan pendidikan dan pelatihan bagi nelayan.
d)
Mengembangkan teknologi pengolahan hasil laut yang ramah lingkungan.
6.
Penggunaan bahan peledak dan racun untuk menangkap ikan merupakan praktek ilegal yang masih sering terjadi di beberapa daerah pesisir. Dampak dari praktek ini sangat merusak ekosistem laut dan mengancam keberlanjutan sumber daya laut. Apa solusi yang paling tepat untuk mengatasi masalah ini?
a)
Menambah jumlah nelayan pencari ikan
b)
Memperbaiki kapal nelayan di wilayah tersebut
c)
Mengganti mata pencaharian nelayan yang menggunakan praktek ilegal dengan pekerjaan lain.
d)

Memberikan bantuan keuangan bagi nelayan yang menggunakan alat tangkap ramah lingkungan.

7.
Mengapa pengelolaan sumber daya tambang memerlukan pendekatan berkelanjutan?
a)
Karena sumber daya tambang dapat diperbarui.
b)
Karena sumber daya tambang tidak memiliki dampak lingkungan.
c)
Karena sumber daya tambang adalah sumber daya yang terbatas dan berdampak besar pada lingkungan jika tidak dikelola dengan baik.
d)
Karena teknologi tambang sudah sangat maju dan efisien.
8.
Manakah dari berikut ini yang merupakan keuntungan utama dari penggunaan panel surya untuk menghasilkan listrik?
a)
Memerlukan sedikit lahan untuk pemasangan
b)
Memiliki biaya awal yang rendah
c)

Menghasilkan listrik tanpa menimbulkan polusi

d)
Dapat beroperasi dengan baik di malam hari
9.
Pemerintah daerah di wilayah pesisir B ingin menjaga kelestarian ekosistem mangrove yang semakin terancam oleh aktivitas manusia. Apa tindakan yang paling efektif untuk mendukung pelestarian ekosistem mangrove?
a)
Membangun lebih banyak resort dan fasilitas wisata di sekitar hutan mangrove
b)
Melarang segala bentuk aktivitas manusia di wilayah pesisir
c)
Menggalakkan program reboisasi mangrove dan melibatkan masyarakat setempat
d)
Mengizinkan penebangan mangrove untuk pembangunan permukiman
10.
Salah satu langkah yang dapat diambil untuk mengurangi kerusakan sumber daya alam adalah?
a)
Meningkatkan penggunaan bahan bakar fosil
b)
Membuka lahan hutan untuk pertanian
c)
Mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang produk
d)
Mengabaikan limbah industri
11.
Mengapa energi alternatif dianggap lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan energi fosil?
a)
Menghasilkan energi lebih banyak
b)
Tidak memerlukan infrastruktur yang kompleks
c)
Tidak menghasilkan polusi atau emisi gas rumah kaca
d)
Lebih murah dalam jangka pendek
12.
Sebuah kota besar berencana untuk menjadi kota berenergi hijau sepenuhnya dalam 10 tahun ke depan. Strategi mana yang paling efektif untuk mencapai tujuan ini dengan mempertimbangkan keterbatasan lahan dan populasi yang padat?
a)
Memasang panel surya di setiap atap gedung di kota
b)
Mengembangkan ladang angin di luar kota
c)
Membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi di pusat kota
d)
Mengimpor energi terbarukan dari daerah sekitarnya
13.

Jika suatu wilayah memiliki potensi tinggi untuk pengembangan energi panas bumi namun memiliki risiko gempa tinggi, apa langkah-langkah mitigasi yang paling tepat untuk mengurangi risiko tersebut?

a)
Mengurangi skala proyek energi panas bumi
b)

Menggunakan teknologi pengeboran yang lebih aman dan memonitor aktivitas gempa secara real-time

c)
Beralih ke sumber energi terbarukan lain seperti angin atau surya
d)
Membatasi pembangunan infrastruktur di sekitar area proyek
14.
Mana yang bukan merupakan langkah mitigasi gempa bumi?
a)
Menyusun rencana darurat
b)
Memperkuat struktur bangunan
c)
Membangun pemukiman di zona rawan gempa
d)
Melakukan simulasi evakuasi gempa
15.
Apa yang harus Anda lakukan setelah gempa bumi berhenti?
a)
Kembali ke rumah tanpa melakukan pemeriksaan
b)
Memanggil teman-teman untuk berkumpul di rumah Anda
c)
Menyelamatkan barang-barang berharga terlebih dahulu
d)
Memeriksa apakah ada kerusakan atau bahaya lainnya di sekitar Anda
16.
Mengapa penting untuk melakukan pemetaan daerah rawan bencana gunung meletus?
a)
Agar masyarakat dapat mendirikan usaha di daerah rawan
b)
Untuk mengamankan lahan dan mendapat subsidi dari pemerintah
c)
Sebagai langkah awal dalam menyelamatkan korban setelah letusan
d)
Untuk mengidentifikasi daerah yang rawan bencana dan perlu diwaspadai
17.
Langkah pencegahan yang tepat dalam mengurangi risiko banjir adalah…
a)
Melakukan evakuasi saat banjir sudah terjadi
b)
Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya banjir
c)
Memperbaiki tanggul setelah banjir
d)
Meningkatkan penggunaan air secara berlebihan
18.
Salah satu cara adaptasi terhadap banjir adalah...
a)
Membangun lebih banyak pemukiman di daerah rawan banjir
b)
Mengubah pola tanam menjadi lebih intensif
c)
Mengurangi jumlah pohon di daerah resapan air
d)
Meninggikan bangunan di daerah yang sering terkena banjir
19.
Apa yang harus dilakukan masyarakat dalam rangka penanggulangan banjir?
a)
Mengabaikan peringatan dini yang diberikan oleh pemerintah
b)
Membuang sampah sembarangan ke sungai atau saluran air
c)
Melakukan penanaman pohon di sekitar sungai
d)
Membangun rumah di daerah rawan banjir
20.
Mengapa penting untuk mengurangi kerusakan hutan dalam pencegahan banjir?
a)
Karena kerusakan hutan tidak memiliki kaitan dengan banjir
b)
Karena hutan dapat berfungsi sebagai penahan air hujan dan mengurangi aliran permukaan yang memicu banjir
c)
Karena kerusakan hutan hanya berdampak pada keanekaragaman hayati
d)
Karena kerusakan hutan tidak mempengaruhi siklus air
21.
Bagaimana agama-agama yang berbeda di Indonesia mencerminkan keragaman budaya?
a)
Indonesia hanya memiliki satu agama resmi yang dianut oleh semua penduduk.
b)
Keragaman agama di Indonesia tidak memiliki dampak signifikan pada budaya.
c)
Keragaman agama menciptakan toleransi dan keberagaman budaya di Indonesia.
d)
Agama-agama di Indonesia tidak berperan dalam membentuk keragaman budaya.
22.
Bagaimana adat istiadat dan upacara adat di Indonesia mencerminkan keragaman budaya?
a)
Adat istiadat dan upacara adat di Indonesia tidak berbeda dengan yang ada di negara lain.
b)
Keragaman budaya tercermin dalam beragamnya adat istiadat dan upacara adat yang diwarisi dari nenek moyang di setiap daerah.
c)
Adat istiadat dan upacara adat hanya memiliki nilai sejarah dan tidak relevan dalam kehidupan masyarakat modern.
d)
Adat istiadat dan upacara adat di Indonesia tidak memiliki peran dalam membentuk identitas budaya.
23.
Bagaimana kondisi geografis Indonesia, seperti kepulauan dan pegunungan, memengaruhi perkembangan transportasi dan perdagangan, yang pada akhirnya memengaruhi budaya?
a)
Kondisi geografis tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap transportasi dan perdagangan di Indonesia.
b)
Kondisi kepulauan mendorong pengembangan transportasi laut dan perdagangan antar pulau, yang memperkaya budaya lokal dengan adopsi dan pertukaran budaya.
c)
Perkembangan transportasi dan perdagangan di Indonesia hanya dipengaruhi oleh faktor politik
d)
Kondisi pegunungan hanya memengaruhi sektor pertanian, bukan transportasi dan perdagangan.
24.
Bagaimana kondisi alam, seperti iklim tropis dan keberadaan sungai besar, memengaruhi gaya arsitektur tradisional di Indonesia?
a)
Kondisi alam tidak memiliki pengaruh terhadap gaya arsitektur tradisional di Indonesia.
b)
Iklim tropis mendorong penggunaan bahan bangunan yang tahan terhadap panas dan kelembaban, sementara sungai besar mempengaruhi lokasi pemukiman, menciptakan gaya arsitektur yang unik di sepanjang sungai.
c)
Gaya arsitektur tradisional di Indonesia hanya dipengaruhi oleh arsitektur luar negeri.
d)
Kondisi alam hanya memengaruhi infrastruktur perkotaan, bukan arsitektur tradisional.
25.
Bagaimana lingkungan pegunungan memengaruhi bentuk rumah adat di daerah pegunungan?
a)
Lingkungan pegunungan tidak memiliki pengaruh terhadap bentuk rumah adat.
b)
Lingkungan pegunungan mendorong penggunaan bahan bangunan yang tahan terhadap cuaca dingin dan desain rumah yang menyesuaikan dengan topografi berbukit.
c)
Bentuk rumah adat di daerah pegunungan hanya dipengaruhi oleh faktor politik.
d)
Lingkungan pegunungan hanya memengaruhi sektor pariwisata, bukan bentuk rumah adat.
26.
Bentuk rumah adat betang dari Kalimatan berikut ini merupakan bentuk adaptasi lingkungan di kalimantan yang bertujuan untuk…
a)
Melindungi dari bencana banjir dan binatang buas
b)
Melindungi dari suhu panas
c)
Melindungi dari bencana kebakaran hutan
d)
Melindungi dari bencana kekeringan
27.

Hutan produksi sering kali menghadapi ancaman kebakaran hutan yang dapat merusak ekosistem dan mengurangi produktivitas hutan. Manakah strategi berikut yang paling efektif dalam mencegah dan mengendalikan kebakaran hutan di area hutan produksi?

a)

Melarang segala jenis aktivitas apapun di dalam hutan

b)

Melakukan patroli rutin dan pemantauan menggunakan teknologi satelit.

c)

Menanam jenis pohon yang mudah terbakar untuk mempercepat regenerasi.

d)

Mengizinkan masyarakat untuk membuka lahan dengan cara membakar.

28.

Pemerintah daerah di wilayah pesisir ingin menjaga kelestarian ekosistem mangrove yang semakin terancam oleh aktivitas manusia. Apa tindakan yang paling efektif untuk mendukung pelestarian ekosistem mangrove?

a)

Membangun lebih banyak resort dan fasilitas wisata di sekitar hutan mangrove

b)

Melarang segala bentuk aktivitas manusia di wilayah pesisir

c)

Menggalakkan program reboisasi mangrove dan melibatkan masyarakat setempat

d)

Mengizinkan penebangan mangrove untuk pembangunan permukiman

29.

Terdapat beragam contoh energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan energi manusia secara berkelanjutan seperti sinar matahari, angin, air, panas bumi, gelombang laut. Kelebihan energi terbarukan dibandingkan dengan energi fosil adalah?

a)

Biaya instalasi atau pemasangan lebih mahal

b)

Tidak memerlukan infrastruktur yang kompleks

c)

Tidak menghasilkan polusi atau emisi gas rumah kaca

d)

Lebih murah dalam jangka pendek

30.

Bagaimana letak geografis Indonesia yang strategis di jalur perdagangan internasional mempengaruhi budaya masyarakat?

a)

Membuat budaya lokal menghilang sepenuhnya

b)

Mendorong munculnya akulturasi budaya

c)

Memisahkan budaya lokal dari pengaruh luar

d)

Menyebabkan penurunan aktivitas perdagangan

31.

Bagaimana bentang alam Indonesia yang terdiri dari banyak pulau mempengaruhi keragaman bahasa yang ada di Indonesia?

a)

Membatasi interaksi antar kelompok masyarakat sehingga masing-masing daerah mengembangkan bahasanya sendiri.

b)

Mempermudah penyebaran bahasa yang seragam di seluruh wilayah Indonesia

c)

Menyebabkan terbentuknya satu bahasa utama yang digunakan oleh semua orang.

d)

Mengurangi jumlah bahasa lokal yang ada di Indonesia.

32.

Bagaimana kondisi gunung di Indonesia mempengaruhi tradisi dan ritual masyarakat setempat?

a)

Mendorong masyarakat untuk mengadopsi tradisi dari luar.

b)

Membentuk kepercayaan dan ritual khusus yang berkaitan dengan gunung dan letusan.

c)

Mengurangi ketergantungan masyarakat pada tradisi lokal.

d)

Tidak berpengaruh sama sekali terhadap tradisi dan ritual.

33.

Apa peran sungai-sungai besar di Indonesia dalam pembentukan pusat-pusat kebudayaan kuno?

a)

Menghambat perkembangan kebudayaan karena sulitnya akses.

b)

Menjadi jalur transportasi dan perdagangan penting yang mendukung perkembangan pusat kebudayaan.

c)

Tidak memiliki peran penting dalam pembentukan kebudayaan.

d)

Menjadi tempat pemukiman yang jarang berkembang menjadi pusat kebudayaan.

34.

Bagaimana keberadaan hutan tropis yang luas di Kalimantan dan Sumatra mempengaruhi kebudayaan masyarakat setempat?

a)

Membuat masyarakat bergantung pada pertanian padi sebagai mata pencaharian utama.

b)

Mendorong berkembangnya kebudayaan berburu dan meramu serta pengolahan hasil hutan.

c)

Menghambat perkembangan kebudayaan karena sulitnya akses ke daerah lain.

d)

Mendorong masyarakat untuk mengadopsi budaya luar secara penuh.

35.

Bagaimana kondisi geografis yang beragam di Indonesia mempengaruhi keragaman kuliner nusantara?

a)

Menghasilkan jenis makanan yang seragam di seluruh wilayah.

b)

Menyebabkan variasi dalam bahan makanan dan cara memasak yang disesuaikan dengan kondisi lokal.

c)

Mengurangi kreativitas dalam menciptakan makanan baru.

d)

Membatasi jenis makanan yang bisa dikembangkan di setiap daerah.

36.

Bagaimana kebijakan penebangan hutan secara berkelanjutan dapat diterapkan untuk mengurangi kerusakan hutan?

a)
Mengabaikan sistem penanaman kembali setelah penebangan
b)
Meningkatkan penebangan hutan tanpa memperhatikan tingkat regenerasi
c)

Dengan menetapkan kuota penebangan dan memastikan reboisasi setelah penebangan

d)
Memperbolehkan penebangan ilegal tanpa konsekuensi hukum
37.

Mengapa penting untuk memiliki sistem peringatan dini untuk bencana gunung meletus?

a)

Untuk meningkatkan pendapatan dari pariwisata

b)

Untuk memastikan masyarakat dapat mengungsi dengan aman dan mengurangi korban jiwa.

c)
  • Untuk memantau aktivitas ekonomi di sekitar gunung.

d)

Untuk mempercepat proses evakuasi satwa liar

38.

Mengapa terumbu karang sangat penting bagi kehidupan laut?

a)
Terumbu karang menyediakan habitat, melindungi pantai, dan menyediakan sumber makanan.
b)

Terumbu karang mempengaruhi erupsi gunung berapi

c)
Terumbu karang hanya berfungsi sebagai dekorasi alami
d)

Terumbu karang berpengaruh terhadap bencana banjir

39.

Mengapa penting untuk melibatkan masyarakat dalam upaya penanggulangan banjir di Jakarta?

a)

Masyarakat lebih mengetahui solusi teknis yang tepat

b)

Partisipasi masyarakat meningkatkan biaya proyek

c)

Masyarakat dapat berperan dalam pencegahan dan penanganan langsung

d)

Partisipasi masyarakat mengurangi tanggung jawab pemerintah

40.

Bagaimana struktur rumah adat Papua membantu penduduk setempat dalam menghadapi gempa bumi yang sering terjadi di wilayah tersebut?

a)
  • Dinding rumah yang tebal dan kokoh.

b)

Struktur rumah yang fleksibel dan menggunakan bahan alami.

c)

Pondasi rumah yang dalam

d)

Atap rumah yang berat