WorksheetsUJIAN ETIKA ETIKET PROFESI CALON GURU
Total questions: 20
Worksheet time: 13mins
Bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, pemimpin satuan pendidikan, orang tua atau wali peserta didik merupakan standar dari kompetensi...
kepribadian
pedagogik
sosial
profesional
Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu merupakan standar dari kompetensi...
kepribadian
sosial
pedagogik
profesional
Menunjukkan etos kerja, bertanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru, dan rasa percaya diri menjadi guru merupakan bagian dari kompetensi...
Sosial
Kepribadian
Pedagogik
Profesional
Salah satu sikap guru profesional adalah bersikap reflektif dapat tercermin dari tindakan berikut….
Menggunakan pengalaman masa lalu sebagai sumber belajar
Mendokumentasikan kelebihan dan kekurangan diri
Merefleksikan setiap tindakan dan keputusan yang sudah diambil sebagai bahan evaluasi diri
Mengkaji kualitas diri untuk menambah rasa percaya diri dan motivasi diri
Memanfaatkan pengetahuan lokal sebagai strategi peningkatan diri berkelanjutan
Guru disyaratkan memiliki sifat yang jujur, berbudi luhur, dewasa, beriman, bermoral; kemampuan mengaktualisasikan diri seperti disiplin, tanggung jawab, peka, objektif, luwes, berwawasan luas, dapat berkomunikasi dengan orang lain. Hal tersebut termasuk dalam jenis:
Kompetensi Pedagogik
Kompetensi Profesional
Kompetensi Kepribadian
Kompetensi Sosial
Guru harus memiliki pemahaman akan sifat, ciri peserta didik dan perkembangannya, mengerti beberapa konsep pendidikan yang berguna untuk membantu peserta didik, menguasai beberapa metodologi mengajar yang sesuai dengan bahan dan perkembangan peserta didik, serta menguasai sistem evaluasi yang tepat dan baik yang pada gilirannya semakin meningkatkan kemampuan peserta didik. Hal ini termasuk dalam jenis kompetensi:
Kompetensi Pedagogik
Kompetensi Profesional
Kompetensi Kepribadian
Kompetensi Sosial
Berikut ini termasuk dalam dimensi kompetensi sosial, kecuali:
Kerja tim, melihat peluang, peran dalam kegiatan kelompok, tanggung jawab sebagai warga
Kepemimpinan, relawan sosial, kedewasaan dalam bekreasi, berbagi
Berempati, kepedulian kepada sesama, toleransi, solusi konflik, menerima perbedaan, kerja sama
IQ yang tinggi, relasi yang luas dan berkualitas, manajerial, kepemimpinan
Berikut ini merupakan kewajiban Guru, kecuali....
Meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.
Memelihara dan memupuk persatuan dan kesatuan bangsa
Memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi
Menjunjung tinggi peraturan perundang-undangan, hukum, dan kode etik guru, serta nilai-nilai agama dan etika.
Kode Etik Guru Indonesia berfungsi sebagai landasan moral dan pedoman tingkah laku setiap guru warga PGRI dalam menunaikan tugas pengabdiannya sebagai guru, baik di dalam maupun di luar sekolah serta dalam pergaulan hidup sehari-hari di masyarakat. Secara umum fungsi kode etik guru Indonesia adalah... kecuali
Guru memiliki pedoman dan arah yang jelas dalam melaksanakan tugasnya, sehingga terhindar dari penyimpangan profesi
Guru bertanggung jawab atas profesinya dan Profesi ini membantu memecahkan masalah keluarganya dan mengembangkan diri
Profesi guru terhindar dari perpecahan dan pertentangan internal
Guru dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan
Etika mempunyai arti watak, kebiasaaan dan istiadat, kata etika berasal dari bahasa yunani yakni :
Ethhos
Ethos
Ethoss
Ethose
Definisi etika menurut William C. Frederick sebagai “A set of rules that define right and wrong conducts” , artinya:
a. Seperangkat aturan/undang-undang
b. Kegiatan yang menentukan pada perilaku benar dan salah
c. Seperangkat aturan yang menentukan perilaku benar/salah
d. Perilaku etik ketika tingkah laku kita diterima masyarakat
Jika perilaku kita diterima dan menguntungkan bagi banyak pihak, maka hal itu dinilai sebagai :
a. perilaku etis karena mendatangkan manfaat positif bagi semua pihak.
b. perilaku yang merugikan banyak pihak
c. pedoman bagi perilaku moral di dalam masyarakat.
d. moral yang mendasari masyarakat sekitarnya
Hal baik dalam filosofis Islam disebut..
Munkar
Nakir
Ma'ruf
Malik
Hal buruk dalam filosofis Islam disebut...
Munkar
Nakir
Malik
Ma'ruf
Berikut ini pernyataan yang tepat tentang etiket, kecuali...
Sopan santun dalam pergaulan di masyarakat
Norma yang mengatur hal baik dan buruk di masyarakat
Tata krama dalam bermasyarakat
Adat kebiasaan yang digunakan ketika kita berkomunikasi dengan masyarakat
Berikut ini perbedaan etika dan etiket, kecuali...
Etiket berhubungan tentang cara atau bagaimana suatu perbuatan harus kita lakukan. Sedangkan etika tidak terbatas tentang cara dan bagaimana suatu tindakan harus dilakukan.
Etiket hanya berlaku dalam pergaulan ketika bersama orang lain. Sedangkan eetika tidak terpengaruh ada atau tidaknya orang lain.
Etiket bersikap relatif, tidak mutlak dan tidak permanen, sedangkan etika lebih absolut atau mutlak, tanpa memandang tempat, waktu atau situasi.
Etiket lebih bersifat batiniah, sedangkan etika lebih bersifat lahiriyah.
Berikut ini beberapa etika yang setidaknya harus dimiliki oleh seorang guru, kecuali...
Integritas dan kejujuran
Profesionalisme
Komitmen terhadap pendidikan
Pengucapan salam pada kolega
Etika di dalam Islam mengacu pada dua sumber yaitu...
a. Qur’an dan Sunnah atau Hadits Nabi.
b. Qur'an dan Ibadah
c. budaya dan logika
d. ijtihad baik bersifat kontekstual maupun secara tekstual.
Etika merupakan suatu studi moralitas. Moralitas didefinisikan sebagai.... .
a. standar bagi individu tapi tidak untuk kelompok dalam menjalankan aktivitasnya.
b. perilaku salah dan benar atau baik dan buruk itu bersifat individual
c. pedoman bagi individu dan masyarakat tentang tindakan benar dan salah atau baik dan buruk
d. menghakimi perilaku benar atau salah, baik dan buruk atas perilaku orang atau kelompok.
Guru sebagai Pengajar dan juga sebagai Pendidik harus menampilkan pribadinya sebagai ilmuwan dan sekaligus sebagai pendidik, sebagai berikut, kecuali:
a. menguasai bidang disiplin ilmu yang diajarkannya.
b. menguasai cara mengajarkan dan mengadministrasikannya.
c. memiliki wawasan dan pemahaman tentang seluk beluk kependidikan, dengan mempelajari: filsafat pendidikan, sejarah pendidikan, sosiologi pendidikan, dan psikologi pendidikan
d. terampil dalam mengadakan pertemuan dengan masyarakat
