WorksheetsDiagnosis Kerusakan Sistem Pengisian Konvensional
Total questions: 20
Worksheet time: 40mins
Sistem pengisian pada kendaraan berfungsi ….
membutuhkan energi listrik supaya bisa mengisi kembali dan mempertahankan kondisi energi listrik pada baterai tetap stabil.
menghasilkan energi gerak supaya bisa mengisi kembali dan mempertahankan kondisi energi listrik pada baterai tetap stabil
menghasilkan energi listrik supaya bisa mengisi dan mempertahankan kondisi suplai listrik pada baterai tetap stabil
menyalurkan sejumlah elektron untuk digunakan instrument kelistrikan
menghemat pengeluaran energi listrik dari baterai
Komponen stator coil pada alternator kendaraan berfungsi ….
membangkitkan gaya magnet rotor yang akan memotong stator koil selama berputar hingga menghasilkan arus listrik
pengaturan tegangan arus yang masuk ke baterai
jalur masuk dan keluarnya arus listrik eksitasi (pemicu) menuju rotor koil
menghasilkan gaya magnet yang kuat dan terkonsentrasi
sebagai medium terjadinya pembangkitan arus listrik didalam alternator
Komponen pengisian yang mengatur besaran tegangan listrik yang masuk ke rotor coil walaupun putarannya berubah-ubah adalah ….
stator
rectifier
regulator
dioda
resistor
Agar putaran rotor alternator dapat berputar dengan lembut, baiknya …
Poros rotor dibalancing
Poros rotor diberi grease
Poros rotor diberi bearing
Poros rotor diperkeras
Poros rotor pelumas
Kipas (fan) pendingin pada alternator perlu diperiksa dari keretakan. Hal ini dilakukan .…
agar pendinginan alternator dapat maksimal
agar poros rotor berputar stabil
agar poros rotor seimbang
agar dapat membuang debu dari dalam alternator
agar rotor tidak mengenai alternator case
Bila tegangan output terminal B pada alternator 12 volt, maka tegangan terminal N sebesar …
3 volt
6 volt
9 volt
12 volt
15 volt
Lampu indicator pengisian yang tidak mau mati, hal ini dapat menyebabkan …
tidak ada pengisian
pengisian kecil
pengisian yang berlebihan
terbakarnya stator coil
terbakarnya rotor coil
Komponen alternator yang berfungsi menyearahkan tegangan yang dihasilkan adalah …
Pulley
Fan
Rotor coil
Stator coil
Rectifier
Alat ukur yang digunakan untuk mengukur output tegangan alternator adalah …
Amperemeter
Voltmeter
Ohmmeter
Tachometer
Hydrometer
Pengujian nilai resistensi atau hambatan pada motor stater dan alternator menggunakan alat ukur, yaitu ….
Amperemeter
Voltmeter
Ohmmeter
Tachometer
Hydrometer
Dibawah ini ciri-ciri keuntungan alternator tipe IC regulator adalah sebagai berikut, kecuali …
Ukuran kecil
Output-nya tinggi
Tidak diperlukan penyetelan
Mempunyai sifat kompensasi temperature
Arus yang dihasilkan tinggi
Persyaratan sistem pengisian yang baik adalah sebagai berikut, kecuali ....
harus bisa mengisi listrik dengan baik.
harus bisa menyuplai listrik dengan baik.
harus mampu mengatur tegangan listrik yang dihasilkan.
tidak boleh memiliki jumlah tegangan yang berlebih.
harus bisa menambah tegangan listrik.
Tegangan output alternator yang dikatakan overcharge untuk pengisian baterai sebesar …
12,5 V - 13,5 V
12,8 V - 13,8 V
13,5 V - 14,5 V
13,8 V - 14,8 V
15,8 V - 17,8 V
Pada saat putaran mesin stasioner, lampu pengisian menyala berkedap-kedip. Hal tersebut dapat disebabkan oleh ....
tegangan aki menurun
putaran mesin terlalu rendah
setelan regulator tidak sesuai spesifikasi pabrik
putaran mesin terlalu tinggi
tegangan output alternator terlalu tinggi
Tidak timbulnya medan magnet pada rotor coil dapat disebabkan sebagai berikut, kecuali ....
brush sudah habis
kumparan rotor terputus
bocornya rotor coil ke massa
terminal F dan E pada regulator terputus
terputusnya kabel terminal B pada alternator
Tali v-belt pada alternator yang terlalu kencang dapat menyebabkan ....
pengisian terlalu besar
v-belt mudah putus
timbulnya suara gesekan dari puli alternator
brush alternator cepat habis
tidak adanya pengisian
Beban komponen kelistrikan yang terlalu besar sehingga suplai tidak dapat dipenuhi oleh baterai maupun alternator dapat menyebabkan ....
Baterai tekor
Baterai melembung
Kabel baterai menjadi terbakar
Overcharge
Putaran mesin meningkat
Rusaknya bearing pada poros rotor alternator dapat dikenali dengan gejala mula ....
v-belt menjadi terlalu kencang
pendinginan alternator tidak maksimal
pengisian terlalu besar
suara besi bergesekan
putaran mesin terlalu berat
Rusaknya rectifier pada alternator dapat dikenali dengan gejala ....
tidak adanya pengisian
tidak adanya medan magnet di rotor
tegangan terminal N menjadi sama dengan terminal B
alternator menjadi terlalu panas
pengisian terlalu tinggi
Terlalu besarnya tegangan yang dihasilkan alternator dapat dipicu oleh ....
rusaknya regulator
tipisnya brush
rusaknya rectifier
putusnya sekering pengisian
putaran mesin terlalu tinggi
