WorksheetsTRY OUT IPA
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Setiap tahun matahari berada di equator adalah pada:
Tanggal 21 September dan 21 Maret
Tanggal 21 Maret dan 21 Juni
Tanggal 21 Juni dan 21 Desember
Tanggal 21 Desember dan 21 Maret
Pada tanggal 21 Juni setiap tahun akan terjadi:
Equinox
Declinasi matahari 23,45 derajat utara
Declinasi matahari maximum di Selatan
Declinasi matahari 23,45 derajat Selatan
Pada tanggal 21 Desember setiap tahun akan terjadi:
Equinox
Declinasi matahari 23,45 derajat Utara
Declinasi matahari 00,00 derajat
Declinasi matahari 23,45 derajat Selatan
Pada tanggal 21 Maret setiap tahun akan terjadi:
Equinox
Declinasi matahari 23,45 derajat utara
Declinasi matahari maximum di Selatan
Declinasi matahari 23,45 derajat Selatan
Pada tanggal 21 September setiap tahun akan terjadi:
Matahari berada di lintang 23,45 derajat utara
Lama siang lebih lama dari malam
Matahari berada di lintang 23,45 derajat Selatan
Lama siang dan malam sama diseluruh bumi
Koreksi Lengkungan Sinar Astronomi (lsa) diperlukan karena:
Matahari dan bulan adalah benda angkasa besar
Penilik berada di permukaan bumi, sedang secara matematis perhitungan harus di pusat bumi
Dengan adanya pembiasan cahaya dari cakrawala penilik sampai mata penilik
Dengan adanya pembiasan cahaya dari benda angkasa sampai mata penilik
Cara mencari koreksi index adalah dengan:
Dengan mengukur tinggi benda angkasa
Sudah diberitahukan oleh pabrik pembuatan (di manual)
Dengan mengukur tinggi tepi langit, saat tepi langit kelihatan via kaca tembus dan tepilangit via pantulan dikaca index dan kaca cakrawala jadi segaris.
Dengan mengatur kedudukan kaca reben, kaca pengatur cahaya
Declinasi benda angkasa adalah:
Arah benda angkasa dari penilik
Busur dearajah antara Equator angkasa dan benda angkasa
Busur vertical benda angkasa dan cakrawala pada lingkaran vertikal
Busur vertical benda angkasa dan kutub angkasa
Sudut Jam barat Greewich (GHA) benda angkasa adalah:
Busur lingkaran equator dari derajah culminasi atas equator kebarat sampai derajah yang melewati benda angkasa
Busur lingkaran equator dari derajah utama ke Barat sampai derajah yang lewat benda ankasa
Jarak antara Equator angkasa dan benda angkasa
Busur lingkaran vertikal antara benda angkasa dan cakrawala
Bila lintang penilik dan declinasi banda angkasa tidak senama maka rumus tinggi hitung yang diapakai adalah:
Sin Hc = cos (lt + D) – cos lt cos D sinv P
Sin Hc = cos (D– lt) + cos lt cos D sinv P
Sin Hc = cos (D – lt) – cos lt cos D sinv P
Sin Hc = cos (D + lt) + cos lt cos D sinv P
Untuk menghitung GHA bintang diperlukan data sebagai berikut, kecuali:
GMT (UT)
GHA aries
SHA bintang
Declinasi
Pada table “A2 Altitude correction” almanak nautika dapat digunakan untuk :
Menghitung Azimuth
Menghitung tinggi hitung
Menghitung tinggi sejati
Menghitung tinggi ukur
Jika lintang penilik adalah senama dengan declinasi benda angkasa maka untuk menghitung tinggi hitung benda angkasa dipakai rumus:
Sin Hc = Cos (lt – D) + cos lt cos D sinv P
Sin Hc = Cos (lt – D) – cos lt cos D sinv P
Sin Hc = Cos (lt + D) – cos lt cos D sinv P
Sin Hc = Cos (lt – D) + cos lt cos D sin P
Azimut Benda Angkasa “St” adalah busur:
SZ
KSt
NK
StZ
Tinggi Benda Angkasa “St” adalah busur:
SZ
KSt
NK
StZ
