wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Estimasi Bisnis Konstruksi

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan Manajemen Proyek Konstruksi?

a)

Manajemen Proyek Konstruksi adalah proses tanpa perlu pengawasan

b)

Manajemen Proyek Konstruksi adalah proses mengelola sumber daya manusia saja

c)

Manajemen Proyek Konstruksi adalah proses merencanakan pesta konstruksi

d)

Manajemen Proyek Konstruksi adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengelolaan, dan pengawasan sumber daya untuk menyelesaikan proyek konstruksi sesuai dengan tujuan yang ditetapkan.

2.

Bagaimana cara menghitung volume kolom?

a)

Luas alas kolom x Tinggi kolom

b)

Luas alas kolom / Tinggi kolom

c)

Panjang kolom x Lebar kolom x Tinggi kolom

d)

Tinggi kolom / Luas alas kolom

3.

Berapa rumus untuk menghitung volume pondasi?

a)

V = A / T

b)

V = A x T

c)

V = A - T

d)

V = A + T

4.

Bagaimana cara menghitung luasan dinding?

a)

Luas Dinding = Panjang Dinding + Tinggi Dinding

b)

Luas Dinding = Panjang Dinding / Tinggi Dinding

c)

Luas Dinding = Panjang Dinding - Tinggi Dinding

d)

Luas Dinding = Panjang Dinding x Tinggi Dinding

5.

Apa yang perlu diperhatikan dalam menghitung volume kusen?

a)

Panjang x Lebar x Tinggi

b)

Panjang x Lebar / Tinggi

c)

Panjang + Lebar + Tinggi

d)

Panjang - Lebar - Tinggi

6.

Bagaimana cara menghitung luasan atap?

a)

Hitung jumlah sisi atap dan kalikan dengan tinggi.

b)

Gunakan rumus luas persegi panjang yaitu panjang x lebar.

c)

Misalnya, jika atap berbentuk segitiga, gunakan rumus luas segitiga yaitu 0.5 x alas x tinggi.

d)

Bagi luas atap menjadi beberapa bagian dan hitung masing-masing bagian.

7.

Apakah perbedaan antara volume kolom dan volume pondasi?

a)

Volume kolom terletak di bawah pondasi.

b)

Volume kolom lebih kecil dari volume pondasi.

c)

Volume kolom terletak di atas pondasi, sedangkan volume pondasi terletak di bawah kolom.

d)

Volume kolom tidak berhubungan dengan volume pondasi.

8.

Mengapa penting untuk menghitung luasan dinding dengan tepat?

a)

Tidak penting, bisa asal-asalan saja

b)

Untuk memastikan jumlah bahan yang dibutuhkan sesuai dan tidak terjadi pemborosan.

c)

Karena itu aturan yang harus diikuti

d)

Agar terlihat lebih rapi

9.

Bagaimana cara menentukan bahan yang dibutuhkan untuk volume kusen?

a)

Mengukur dimensi kusen setelah membeli bahan

b)

Menggunakan bahan yang paling mahal

c)

Mengabaikan jenis bahan yang digunakan

d)

Menentukan bahan yang dibutuhkan untuk volume kusen melibatkan pengukuran dimensi kusen, pemilihan jenis bahan, dan perhitungan jumlah bahan berdasarkan dimensi yang diukur.

10.

Apa yang harus dipertimbangkan dalam merencanakan luasan atap?

a)

Jenis tanaman di sekitar atap

b)

Jumlah lantai bangunan

c)

Ukuran atap

d)

Warna atap

e)

Bentuk atap, material atap, kemiringan atap, orientasi atap, dan peraturan lokal terkait bangunan

11.

Bagaimana langkah-langkah dalam Manajemen Proyek Konstruksi?

a)

Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, Pemantauan dan Pengendalian, Penyelesaian

b)

Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, Evaluasi, Penyelesaian

c)

Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi, Penyelesaian, Implementasi

d)

Perencanaan, Pelaksanaan, Pemantauan, Penyelesaian, Evaluasi

12.

Apakah peran teknik sipil dalam estimasi bisnis konstruksi?

a)

Teknik sipil fokus pada pemasaran proyek konstruksi kepada klien.

b)

Teknik sipil melakukan perhitungan biaya dan membuat perkiraan anggaran untuk proyek konstruksi.

c)

Teknik sipil bertanggung jawab untuk desain interior proyek konstruksi.

d)

Teknik sipil tidak terlibat dalam proses perencanaan anggaran proyek konstruksi.

13.

Bagaimana cara menghitung biaya material untuk volume kolom?

a)

Hitung volume kolom dengan rumus luas alas kolom dibagi tinggi kolom

b)

Langkah-langkahnya adalah: 1. Hitung volume kolom dengan rumus luas alas kolom dikalikan tinggi kolom. 2. Tentukan harga per satuan volume material. 3. Kalikan volume kolom dengan harga per satuan volume material.

c)

Kalikan tinggi kolom dengan harga per satuan volume material

d)

Tentukan harga per satuan berat material

14.

Apa saja jenis pondasi yang biasa digunakan dalam konstruksi?

a)

pondasi dinding

b)

pondasi kolom

c)

pondasi batu kali

d)

pondasi atap

e)

pondasi cakar ayam, pondasi tiang pancang, pondasi sumuran, pondasi sloof

15.

Bagaimana cara menghitung jumlah kusen yang dibutuhkan?

a)

Menghitung jumlah kusen dengan mengalikan panjang dan lebar tanah

b)

Menghitung jumlah kusen dengan menghitung jumlah pintu saja

c)

Menghitung jumlah kusen yang dibutuhkan dengan menjumlahkan total panjang dan lebar setiap jendela atau pintu yang akan dipasang kusen.

d)

Menghitung jumlah kusen dengan mengukur tinggi bangunan