wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Gebyar 5

Total questions: 15

Worksheet time: 7mins

Name
Class
Date
1.

Kedua obat diatas kalau diperhatikan strukturnya hampir mirip, hanya saja memiliki gugus samping yang berbeda. Jelaskan gugus samping yang dimiliki oleh senyawa obat diatas

a)

A.Valsartan memiliki gugus hidroksil, Losartan memiliki gugus karboksil

b)

B.Valsartan memiliki gugus karboksil, Losartan memiliki gugus Fenol

c)

C.Valsartan memiliki gugus karboksil, Losartan memiliki gugus Imidazol

d)

D.Valsartan memiliki gugus Fenol, Losartan memiliki gugus Karboksil

e)

E.Valsartan memiliki gugus imidazol, Losartan memiliki gugus Karboksil

2.

Kloramfenikol sukinat merupakan prodrug yang apabila masuk ke sistemik menjadi aktif adanya proses suatu reaksi tertentu, reaksi apa yang dimaksud?

a)

A.Adisi

b)

B.Substitusi

c)

C.Hidrolisis

d)

D.Dealkilasi

e)

E.Esterifikasi

3.

Kloramfenikol sukinat merupakan prodrug yang apabila masuk ke sistemik menjadi aktif adanya proses suatu reaksi tertentu, gugus fungsi yang bereaksi adalah ?

a)

A.Ester

b)

B.Lakton

c)

C.Laktam

d)

D.Amida

e)

E.Amina

4.

Berapa jumlah atom C kiral pada senyawa diatas ?

a)

A.0

b)

B.1

c)

C.2

d)

D.4

e)

E.5

5.

Atom C kiral mengikat 4 kerangka atom yang berbeda. Berapa jumlah atom C kiral pada senyawa diatas ?

a)

0

b)

1

c)

2

d)

3

e)

4

6.

Serbuk asam salisilat 200 mg akan dititrasi dengan titran NaOH 15 mL. Diketahui BE asam salisilat 138,12 g/mol dan normalitas titran 0,1 N. Berapakah % kadar zat aktif dalam sampel?

 

a)

A.15,45

b)

B.207,30

c)

C.87,5

d)

D.96,32

e)

E.103,59

7.

Pasien datang dengan membawa resep zat X, 3% 50 ml. sedangkan sediaan yang tersedia dalam konsentrasi 30%, berapa volume obat yang diambil?

a)

a.6 ml

b)

b.10 ml

c)

c.8 ml

d)

d.15 ml

e)

e.5 ml

8.

Bagian pengawasan mutu sedang menganalisis kadar tablet Allopurinol 100 mg pada bets APT2024 dengan menggunakan spektrofotometer UV. Tablet yang diproduksi memiliki rata-rata bobot 350 mg. Sampel diambil sebanyak 50 mg kemudian dilarutkan dalam larutan KOH 0,1 N sampai 100 mL. Berdasarkan pengamatan kadar standar 10 ppm diperoleh absorbansi 0,532. Berapa kali pengenceran yang harus dilakukan agar diperoleh absorbansi 0,5?

a)

a.50

b)

b.35

c)

c.45

d)

d.53

e)

e.40

9.

Seorang apoteker bagian laboratorium kimia di BBPOM melakukan pemeriksaan kelayakan edar produk tablet suplemen vitamin C (BM = 176,12) berdasarkan kandungan kadarnya. Pada produk tersebut tiap tabletnya mengandung Vitamin C 500 mg dengan bobot rerata tablet 650 mg. Sampel produk diambil sebanyak 50 mg dilarutkan dalam campuran 150 mL air bebas karbon dioksida dan 50 mL asam sulfat 0,1 N. Campuran kemudian dititrasi menggunakan Iodium 0,0998 N hingga tercapai titik akhir titrasi dibutuhkan volume titran sebanyak 4,29 mL. Berapa persentase kadar vitamin C dalam tiap tablet?

a)

a.100,10%

b)

b.99,78%

c)

c.24,56%

d)

d.98,02%

e)

e.57,76%

10.

Dekstrosa merupakan senyawa optik aktif, salah satu metode analisis kadar yaitu menggunakan polarimetri. Analis akan melakukan penetapan kadar dekstrosa dalam sirup yang akan digunakan untuk praktikum. Diketahui panjang kolom 10 cm dan rotasi jenis dekstrosa +52,6°. Rotasi optik senyawa berdasarkan pengamatan yaitu +67,8°. Berapa gram dekstrosa dalam 1 botol sirup yang berisi 200 mL?

a)

a.1,29 gram

b)

b.2,19 gram

c)

c.257,80 gram

d)

d.275,80 gram

e)

e.280,57 gram

11.

Bagian QC sedang melakukan pengembangan metode analisis Rifampisin dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Diketahui bobot molekul = 822,9 g/mol; λmax = 231 nm pada suasana asam; dan nilai 𝐴% = 320. konsentrasi pada analisis tersebut 1 g/100 ml. Berapakah absorptivitas molar (Ɛ) dari Rifampisin?

a)

a.37.114,54

b)

b.26.337,45

c)

c.24.455,21

d)

d.31.712,89

e)

e.21.765,31

12.

Apoteker bagian pengawasan mutu di Industri Obat Tradisional sedang menetapkan kadar residu etanol dalam ekstrak kental kulit buah manggis sebagai bahan baku produk kapsul. Pengujian pada 20 g ekstrak menghasilkan destilat 4,0 mL dengan BJ 0,9810 (25°C), yang pada tabel alkoholmetrik ekivalen dengan 15%v/v etanol. Berapa persentase kadar etanol (%b/b) dalam sampel ekstrak?

a)

a.3,56

b)

b.70,51

c)

c.8,67

d)

d.1,23

e)

e.2,94

13.

Sebelum penetapan kadar bahan aktif, disiapkan seri konsentrasi kurva baku sebanyak 5 titik yaitu 10,0 ppm; 20,0 ppm; 30,0 ppm; 40,0 ppm; 50,0 ppm. Apabila pada konsentrasi baku yang keempat (40,0 ppm) diperoleh kadar 39,8 ppm saat pengamatan, maka berapakah akurasi hasil pembacaan

a)

a.95,5%

b)

b.99,5%

c)

c.98,5%

d)

d.97,5%

e)

e.Semua salah

14.

Dilakukan analisis kadar tablet Glibenklamid 5 mg dengan rerata bobot 1 tablet 50 mg menggunakan metode KCKT. Sampel diambil sebanyak 50 mg kemudian ditambahkan pelarut sampai 10 mL. Kemudian dipipet 5 mL dan diencerkan sampai 50 mL. Hasil pengamatan sampel diperoleh AUC 36.800. Sedangkan larutan baku 50 mg/L diperoleh AUC 40.100. Berapa persen (b/b) glibenklamid dalam sampel?

a)

a)12,81%b/b

b)

b)9,18%b/b

c)

c)10,21%b/b

 

d)

d)11,67%b/b

e)

e)8,54%b/b

15.

Suatu industri farmasi melakukan penetapan kadar tablet parasetamol dalam sampel obat menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Apoteker menggerus obat dan menimbang sebanyak 250 mg kemudian dilarutkan dalam 100 ml pelarut. Kemudian di pipet 20 ml pelarut. Larutan tersebut kemudian dipindahkan dalam labu ukur 100 ml dan ditambahkan pelarut sampai tanda batas. Dari hasil analisis tersebut diketahui hasil absorbansi sampel sebesar 1050 dan absorbansi standar 1000. Konsentrasi standar yang digunakan adalah 10 rpm. Berapakah kadar zat aktif dalam sampel tersebut?

a)

A.10,5

mcg/ml

b)

B.21

mcg/ml

c)

C.52,5

mcg/ml

d)

D.105

mcg/ml

e)

E.210

mcg/ml