NEW
Font size
WorksheetsPemeriksaan Histopatologi
Total questions: 15
Worksheet time: 23mins
Pemeriksaan histopatologi merupakan pemeriksaan jaringan di bawah mikroskop, jaringan yang diperoleh berasal dari :
Jaringan operasi
jaringan biopsi
jaringan kerokan
jaringan otopsi
semua benar
Fase pembuatan preparat histopatologi terdiri atas tiga fase yaitu Fase Pra Analitik, Fase Analitik dan Fase Pasca Analitik. Yang termasuk fase pra analitik yaitu :
Penanganan jaringan
Pemakaian APD
Pemotongan jaringan atau grossing
Kalibrasi alat
Pengumpulan sampel
Pembuatan preparat histopatologi untuk pasca analitik yaitu :
Penulisan hasil
interpretasi hasil
pelaporan hasil
semua benar
semua salah
Pengertian fiksasi jaringan yang paling tepat yaitu :
Prosedur untuk mempertahankan struktur jaringan seperti aslinya
Prosedur dehidrasi blok paraffin pada prosessing jaringan
Merupakan salah satu teknik apusan pada cairan sitologi
Penggunaan alkohol 70% merupakan jenis fiksasi yang paling tepat
Prosedur clearing pada struktur jaringan biopsy
Untuk proses pengiriman sediaan ke laboratorium Patologi Anatomi diperlukan pengantar dari klinisi. Hal-hal yang perlu dicantumkan pada pengantar yaitu :
Identitas penderita
Jenis jaringan yang dikirim
Tujuan pemeriksaan
Semua benar
Semua salah
Salah satu teknik pembuatan sediaan histopatologi menggunakan mesin mikrotom. Hal-hal yang paling tepat mengenai mikrotom yaitu :
Pemotongan jaringan sangat tipis hingga 2 mm
Pemotongan jaringan sangat tipis hingga 6 mm
Mikrotom digunakan untuk melakukan pewarnaan hematoksilin
Mikrotom dilakukan pada pemotongan grossing
Bukan salah satu di atas
Jenis fiksasi untuk pemeriksaan sitologi yang paling tepat adalah :
Metanol 100%
Alkohol 70%
Alkohol 50%
Etil alkohol 95%
Bukan salah satu di atas
Pemeriksaan sitologi merupakan salah satu jenis pemeriksaan Patologi Anatomi. Dibawah ini merupakan pemeriksaan sitologi kecuali :
Pap smear
Sputum
Bilasan bronkus
Efusi Pleura
Biopsi Gaster
Waktu fiksasi untuk cairan paling kurang yaitu :
15 - 30 menit
45 menit
60 menit
Semua benar
Semua salah
Langkah-langkah processing pemeriksaan sitologi pada laboratorium Patologi Anatomi yang paling tepat yaitu :
Penerimaan, persiapan smear, pewarnaan, mounting dan finalisasi pembuatan slide
Penerimaan, persiapan smear, pewarnaan, mounting, dan grossing
Penerimaan sampel, pewarnaan, mikrotomi, dan finalisasi pembuatan slide
Bukan salah satu di atas
Semua benar
Gambar diatas merupakan Gambaran Dinding Kandung kemih (Bladder), Yang merupakan struktur jaringan otot yaitu :
A. Jaringan otot adalah kotak A
B. Jaringan otot adalah kotak B
C. Jaringan otot adalah kotak C
D. Jaringan otot adalah kotak D
E. Bukan salah satu diatas
Bagian dari gambar diatas yang menghasilkan sekresi kelenjar bronkus adalah :
A. Serous Gland dan Serosmucinous Gland
B. Serous Gland dan Hyaline Cartilage
C. Serous Gland dan Lacuna
D. Hyaline Cartilage dan Lacuna
E. Semua Benar
Pada pelayanan patologi anatomi, semua jaringan ataupun cairan yang diambil dari tubuh manusia diperiksakan PA nya kecuali :
A. Jaringan sirkumsisi, Gigi yang diekstraksi, Jaringan plasenta pada kehamilan normal
B. Jaringan Hemorroid, Jaringan transplantasi ginjal
C. Cairan Sputum, Cairan Kista, cairan tumor
D. Semua benar
E. Semua salah
Jenis pemeriksaan Patologi Anatomi yang paling tepat yaitu :
A. Histopatologi, sitopatologi, histokimia, imunopatologi, patologi molekuler, dan Otopsi
B. Histopatologi, sitopatologi, imunohistokimia, dan histokimia
C. Histopatologi, sitopatologi, dan imunopatologi
D. Histopatologi, sitopatologi, histokimia, dan patologi molekuler
E. Bukan salah satu di atas
Untuk pemeriksaan histopatologi urutan proses urutan pengerjaan sampel jaringan hingga menjadi sediaan yang siap diperiksa secara mikroskopis yaitu sebagai berikut:
A. Tissue Processing, gross examination, tissue section slide and mounting
B. Specimen Accesioning, gross examination, tissue Processing, tissue embedding, tissue section slide, staining and mounting
C. Gross examination, Specimen Accesioning, , tissue Processing, tissue embedding, tissue section slide, staining and mounting
D. Specimen Accesioning, gross examination, tissue embedding, tissue Processing, tissue section slide, staining and mounting
E. Bukan salah satu diatas
