NEW
Font size
WorksheetsRMA Kuis periode ke-2 2024
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Yang bukan termasuk Gratifikasi adalah
Pemberian uang dan barang
Pemberian perjalanan wisata
Rabat (discount)
Fasilitas penginapan
Karangan bunga duka cita
Gratifikasi yang perlu dilaporkan adalah :
(pilih jawaban yang paling benar)
Gratifikasi yang diberikan kepada pegawai negeri dan pejabat negara yang dianggap tidak sesuai dengan kode etik untuk mempercepat proses pelayanan atau menjamin proses pelayanan selesai tepat pada waktunya atau untuk mempengaruhi keputusan.
Gratifikasi yang diberikan kepada pegawai negeri dan pejabat negara yang dianggap tidak berhubungan dengan jabatan dan tidak bertentangan dengan kewajiban atau tugas si penerima gratifikasi.
Gratifikasi yang diterima dan/atau ditolak oleh Pejabat Negara, yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugas yang bersangkutan.
Gratifikasi yang diberikan kepada pegawai suatu perusahaan untuk ucapan terima kasih dalam rangka conflict of interest
Gratifikasi yang diberikan kepada Pegawai suatu perusahaan dalam rangka Ulang Tahun pegawai tersebut.
Surat berharga yang bisa diperdagangkan melalui pasar uang, KECUALI :
Commercial Paper
Sertifikat Bank Indonesia (SBI)
Deposito
Saham
Promissory Notes
Dalam jenis-jenis Risiko investasi terdapat Risiko Pasar, apa yang dimaksud dengan Risiko Pasar (pilih jawaban yang paling tepat):
Risiko ini timbul dari kesulitan tersedianya uang tunai dalam suatu periode waktu
Risiko yang erat kaitannya dengan fluktuasi kurs mata uang suatu negara terhadap kurs mata uang negara lain
Risiko jenis ini terjadi saat pendapatan dari suatu aset investasi mengharuskan investor untuk menginvestasikan kembali aset tersebut.
Risiko yang timbul akibat perubahan perundang-undangan yang berpengaruh terhadap perekonomian negara.
Risiko yang timbul akibat berubahnya sentimen pasar keuangan seperti obligasi dan saham.
Dalam ISO 19011:2018 (pedoman Audit Sistem Manajemen) terdapat 3 jenis audit yang dibedakan dalam ISO itu. Apa yang dimaksud dengan Audit Eksternal Pihak Ketiga?
Dilakukan oleh pihak pertama atau perusahaan itu sendiri dengan menggunakan auditor yang telah ditunjuk
Dilakukan oleh pihak auditor dari penyedia eksternal, biasanya oleh pihak luar yang memiliki kepentingan.
Dilakukan dalam rangka pemenuhan kewajiban sertifikasi, akreditasi, atau untuk mematuhi aturan perundang-undangan yang berlaku.
Dilakukan oleh pihak pertama atau internal untuk mengetahui disampaikan hasilnya kepada auditor eksternal.
Dilakukan oleh pihak eksternal untuk keperluan pihak internal,
Di dalam ISO 19011:2018 (Pedoman Audit Sistem Manajemen) terdapat prinsip-prinsip audit.
Pilih jawaban dibawah ini
Integritas, menjaga profesionalisme, kerahasiaan
Integritas, penyampaian yang adil, keterbukaan
Adil, kerahasiaan, kompeten
Keterbukaan, Mandiri, Adil
Mandiri, integritas, Keterbukaan
ISO 19011:2018(pedoman Audit System Manajemen) menetapkan prinsip-prinsip dasar yang harus diikuti oleh auditor dalam melakukan audit, termasuk integritas, kemandirian, objektivitas, kompetensi, pendekatan berbasis bukti, dan pendekatan sistem. Fokus pada prinsip-prinsip ini membantu memastikan
Audit dilakukan secara professional dan akurat.
proses audit dijalankan dengan cara yang terstruktur, efektif, dan konsisten.
Audit merupakan salah satu syarat di perusahaan
Mengevaluasi risiko dan peluang program audit
Tujuan audit
Tujuan Pedoman Whistleblowing System adalah sebagai berikut, KECUALI :
Sebagai upaya dalam pengungkapan berbagai Pelanggaran terhadap peraturan internal PT Asuransi Asei Indonesia.
Menambah kerugian yang terjadi karena Pelanggaran melalui deteksi dini.
Meningkatkan efektivitas penanganan laporan Pelanggaran dan melindungi kerahasiaan identitas Whistleblowing termasuk identitas Terlapor selama dugaan Pelanggaran belum terbukti .
Mendorong partisipasi Insan PT Asuransi Asei Indonesia untuk lebih berani bertindak dalam mencegah terjadinya Pelanggaran dengan berani melaporkan ke pihak yang dapat menanganinya
Mendorong terwujudnya integritas dan budaya kejujuran serta keterbukaan
ISO 31000:2018 (Manajemen Risiko) adalah panduan penerapan risiko yang terdiri atas tiga elemen:
prinsip, kerangka kerja dan proses
prinsip, proses dan output
kerangka kerja proses dan output
prinsip, design dan proses
design, evaluasi dan perbaikan
Salah satu manfaat ISO 31000:2018 (Manajemen Risiko) untuk perusahaan adalah “Meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional pekerjaan”, apa yang dimaksud kalimat diatas ?
Manajemen risiko ISO 31000:2018 memberikan panduan yang jelas dan sistematis dalam mengidentifikasi, menilai, mengendalikan, dan memantau risiko.
Dengan ISO 31000 perusahaan dapat meminimalisir setiap potensi kerugian yang mungkin terjadi melalui tahapan mitigasi risiko
Perusahaan yang menerapkan ISO 31000:2018 dapat memberikan kepercayaan kepada pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya bahwa perusahaan serius dalam mengelola risiko. Hal ini dapat meningkatkan citra perusahaan di mata publik.
Dengan mengurangi risiko, perusahaan dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas bisnisnya. Hal ini karena perusahaan tidak lagi terbebani oleh risiko yang dapat mempengaruhi kegiatan operasionalnya.
Dengan menerapkan ISO 31000:2018, perusahaan dapat meminimalkan kemungkinan terjadinya pelanggaran dan sanksi hukum yang dapat merugikan perusahaan.
Prinsip ISO 31000:2018 (Manajemen Risiko) adalah dibawah ini, KECUALI:
Terintegrasi (integrated)
Terstruktur dan komprehensif (structured and comprehensive)
Disesuaikan (customized)
Inklusif (inclusive)
Penilaian risiko (risk assessment)
Risiko korporat yang bergerak di bidang asuransi/penjaminan kredit dapat di bagi atas 2 (dua) bentuk risiko yang didasarkan pada jenis kegiatan yaitu risiko non transaksional dan risiko transaksional.
Yang dimaksud dengan risiko transaksional adalah :
kegiatan transaksional dalam usaha asuransi/penjaminan kredit adalah antara lain kegiatan akseptasi/penutupan bisnis, penyelesain klaim, pengadaan barang & jasa dan investasi.
Kegiatan penerapan manajemen risiko korporat (Enterprise Risk Management) yang mencakup seluruh risiko yang dihadapi korporat namun tidak mencakup kegiatan transaksional
Kegiatan operasional dilakukan oleh petugas yang disebut Risk Contact Person (RCP) dan media yang dapat digunakan untuk pelaporan risiko dapat berbentuk website interaktif untuk perusahaan yang memiliki kantor cabang
Kegiatan dalam mengelola risiko yang terkait dengan risiko non operasional
Kegiatan pengadaan barang & jasa dan investasi
Tujuan Penerapan Four Eyes Principles, KECUALI
mengelola risiko agar pelaksanaan penutupan/akseptasi asuransi dapat berjalan sesuai dengan ketentuan perusahaan dan regulasi dari pemerintah (compliance)
sebagai salah satu cara pengelolaan risiko terutama pada proses akseptasi asuransi yang sesuai dengan prinsip kehati-hatian
sebagai salah satu pilar penerapan Good Corporate Governance (GCG)
sebagai alat bagi manajemen untuk mengamankan pelaksanaan kebijakan dalam bisnis dari risiko-risiko yang merugikan
Sebagai salah satu opini untuk tidak memberikan bertanggung jawab pada pengelolaan risiko secara korporat
Apabila terjadi gratifikasi, maka harus di laporkan ke :
Dewan Direksi
Dewan Komisaris
Komite Pemantau Risiko
Unit Pengendali Gratifikasi (Sekper)
Manajemen Risiko dan Kepatuhan
Enam Prinsip SNI ISO 37001:2016 (System Manajemen Anti Penyuapan) yaitu :
Proposional Prosedur, Komitmen pimpinan, Manajemen risiko, Due Dilligence, Komunikasi, Monitor dan Evaluasi
Proposional Prosedur, Komitmen pimpinan, Manajemen risiko, Due Dilligence, Komunikasi, Kegiatan dan Operasi
Peraturan, Proposional prosedur, Konsisten, Komitmen pimpinan, Due Dilligence, Komunikasi
Manajemen risiko, Due Dilligence, Komunikasi, Monitor dan Evaluasi, Perencanaan, Pengendalian Dokumen
Due Dilligence, Komunikasi, Kegiatan dan Operasi, Pengendalian dokumen, Perencanaan
Pilihlah yang paling benar terhadap manfaat yang bisa didapatkan perusahaan apabila menerapkan ISO yaitu :
1. Mempertahankan Reputasi Baik Perusahaan
2. Meningkatkan Kredibilitas Organisasi
3. Meminimalisir Adanya Pengeluaran yang tak Perlu
4. Penanganan yang tepat terhadap penyuapan
5. Komitmen Perusahaan
6. Mendapat dukungan perusahaan
Semua Jawaban Benar
1,2,3,4
1,2,3,5
3,4,5,6
1,2,4,5
Kegiatan dimana seseorang yang memiliki kekuasaan memberikan keuntungan atau lowongan kerja kepada anggota keluarga atau teman dekat bukan berdasarkan kualifikasi melainkan karena hubungan kekeluargaan atau hubungan pertemanan, contoh diatas ini termasuk kedalam
Pedoman Etika dan Perilaku
Pedoman Kebijakan dan Pengendalian Gratifikasi
Pedoman Tata Kelola Perusahaan
Pedoman Benturan kepentingan
Pedoman Wishtle Blower
Apa hubungan Manajemen Risiko dengan Quality Assurance didalam penerapan asuransi
Implementasi Praktik Quality Assurance dalam proses bisnis asuransi dapat mengurangi risiko
Usaha pengelolaan risiko dengan memonitor sumber risiko
Pengelolaan yang bebas dari segala bentuk Korupsi, Kolusi dan Nepotisme
Kerugian yang di timbulkan oleh perusahaan asuransi karena klaim yang dibayarkan sebagai presentase dari premi yang di peroleh
Risiko yang bersifat tidak bisa di prediksi dan terjadi karena ketidaksengajaan
Yang BUKAN termasuk Perangkat Pedoman Tata Kelola Perusahaan yang baik adalah :
Pedoman Tata Kelola Perusahaan
Pedoman Etika dan Prilaku
Pedoman System Manajemen Anti Penyuapan
Pedoman Benturan Kepentingan
Pedoman Kebijakan Pengendalian Gratifikasi
Pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lainnya yang di terima karena hubungan pribadi, jabatan dan kewenangan dari Insan Asuransi Asei Indonesia yang bersangkutan dan tidak berlaku bagi masyarakat umum termasuk :
Benturan kepentingan
Etika dan perilaku
Pengendalian gratifikasi
Whistleblower
Tata Kelola Perusahaan
