WorksheetsPrates Puisi
Total questions: 10
Worksheet time: 41mins
Apa tema puisi tersebut?
Jelaskan maksud dan isi dari puisi tersebut?
Setiap kali bertemu, gadis kecil berkaleng kecil
Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka
Tengadah padaku, pada bulan merah jambu
Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa.
Gadis kecil yang dibicarakan pada puisi tersebut yaitu ... .
gadis yang membawa kaleng
seorang anak kecil
gadis yang selalu tersenyum
seorang gadis pengemis
Seratus Juta
Umat miskin dan penganggur berdiri hari ini
Seratus juta banyaknya
Di tengah mereka tak tahu akan berbuat apa
Kini kutundukkan kepala, karena
Ada sesuatu besar luar biasa
Hilang terasa dari rongga dada
Saudaraku yang sirna nafkah, tanpa kerja berdiri hari ini
Seratus juta banyaknya
Kita mesti berbuat sesuatu, betapapun sukarnya. (Taufik Ismail)
Amanat puisi tersebut ... .
Tetap berjuang tanpa kenal putus asa
Berjuang untuk sesuatu yang luar biasa
Pasrah pada keadaan yang menyulitkan
Hidup sebagai pejuang hingga akhir usia
Memandang senja bersama jingganya
Menikmati pasir putihnya dengan manja
Mendengar riuh ombak yang pulang
Bersenda gurau dengan kelepak camar yang datang menggoda
Tidakkah semua bentuk kebesaran-Nya
Bagi insan yang mempunyai rasa
Isi puisi tersebut adalah ....
seseorang yang sangat mengagumi keindahan sore di pantai
seseorang yang sangat menyadari kebesaran Tuhan melalui pantai
seseorang yang sangat menikmati suasana senja di pantai
seseorang yang mempunyai rasa berlebih terhadap pantai
Saat itu
Saat Mentari mulai terbit
Itulah awal aku mengenalmu dalam buku
Saat raja siang membakar
Itulah awal aku bersamamu
Saat hujan turun dengan lebat
Itulah saat aku menghawatirkanmu
Saat bintang bertabur dan bulan tersenyum
Itulah saat aku memikirkanmu
Saat malam semakin larut
Saat itulah aku merasa takut untuk kehilangan dirimu
Tema puisi tersebut adalah …
Orang yang sangat setia
Keakraban seseorang dengan waktu
Orang yang sedang marah
Kerinduan seseorang terhadap ilmu
Masa kecilku begitu penuh ceria
Kala itu yang ada hanyalah nyata
Dan tak ada sedikit pun pura-pura
Salah satunya
Saat aku diboncengkan sepeda
Oleh ayah tercinta
Penuh kasih kami bergembira
Melihat alam penuh pesona
Sawah menguning sebagai pertanda
Sebentar lagi panen akan tiba
Semua pun menyambutnya dengan sukacita
Isi puisi tersebut, yaitu ... .
Menceritakan seorang petani yang akan panen
Menggambarkan keindahan alam di sebuah desa
Menceritakan masa kecil yang penuh kegembiraan
Menggambarkan seorang sedang menyambut panen
Seratus Juta
Umat miskin dan penganggur berdiri hari ini
Seratus juta banyaknya
Di tengah mereka takt ahu akan berbuat apa
Kini kutundukkan kepala, karena
Ada sesuatu besar luar bisa
Hilang terasa dari rongga dada
Saudaraku yang sirna nafkah, tanpa kerja berdiri hari ini
Seratus juta banyaknya
Kita mesti berbuat sesuatu, betapa pun sukarnya
(Taufik Ismail)
Amanat puisi tersebut adalah kita harus ..
Tetap berjuang tanpa kenal putus asa
Berjuang untuk sesuatu yang luar biasa
Pasrah pada keadaan yang menyulitkan
Hidup sebagai pejuang hingga akhir usia
Setelah perang memberi kita
Puing demi puing kepapaan dan air mata
Daftar jenazah yang senantiasa bertambang
Hutang dalam ratusan jam kerja
Timbullah kini kesabaran dan kekuatan
Memikul berat beban nestapa
Seorang tiada hingganya
Tema puisi tersebut, yaitu … .
Perang menimbulkan hutang
Perang menumbuhkan dendam
Kedamaian tumbuh setelah perang
Perang mengakibatkan kesengsaraan
Menurutmu apa yang di maksud dengan puisi?
