wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

quiz bimbingan ukom tekhno

Total questions: 25

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Dalam Farmakope dinyatakan klasifikasi serbuk berdasarkan derajat halus yaitu, serbuk sangat kasar, serbuk kasar, serbuk agak kasar, serbuk halus dan serbuk sangat halus. Untuk serbuk kasar nomor ayakannya adalah.....

a)

8

b)

20

c)

40

d)

60

e)

80

2.

R/ Sulfur 2%

Asam Salisilat 1%

Basis Vanishing ad 20 gram.

berapa gram zat aktif yang ditimbang??

a)

0,1 gram

b)

0,2 gram

c)

0,3 gram

d)

0,4 gram

e)

0,5 gram

3.

Seorang wanita menggunakan cream wajah, setelah dua minggu mengalami keluhan pad wajahnya dan wanita tersebut khawatir adanya penggunaan zat berbahaya. Zat berbahaya yang tidak diperbolehkan ada dalam cream pemutih wajah adalah.....

a)

Titanium dioxide

b)

merkuri

c)

Zinc Oxyda

d)

Curcumin

e)

Kaolin

4.

Suatu Industri farmasi membuat sediaan injeksi kortison asetat sebesar 25 mg/m tiap vial dengan formula:

Kortison asetat 25mg/mL

Polisorbat 80

NaCl

CMC Na

Propilen glikol

Kegunaan bahan tambahan NaCI dalam formulasi sebagai??

a)

Pengawet

b)

Dapar

c)

Cosolven

d)

Pengisotonis

e)

Pengikat

5.

Industri Obat tradisional memproduksi sediaan sirup ekstrak alang-alang yang sebelumnya telah di standarisasi secara spesifik dan non spesifik. proses produksi itu telah selesai diolah dan tinggal memerlukan pengemasan untuk menjadi produk setengah jadi.

Apakah nama produk tersebut?

a)

Produk awal

b)

produk antara

c)

produk ruahan

d)

produk setengah jadi

e)

produk jadi

6.

Suatu Industri Farmasi melakukan produksi tablet vitamin C dengan bentuk kemasan strip. Agar memenuhi aturan CPOB, pengemasan vitamin C menggunakan blister perlu dilakukan pada ruang kelas yang sesuai. Apakah kelas ruangan yang tepat untuk melakukan proses tersebut berdasarkan CPOB?

a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

7.

Suatu laboratorium pengawasan mutu akan melakukan uji disolusi tablet parasetamol? Berdasakan farmakope, metode apa yang digunakan untuk sediaan tersebut?

a)

Dayung

b)

Singker Bolak Balik

c)

Paddler Over

d)

Keranjang

e)

Sel Lintas Alir

8.

Suatu bagian produksi industry farmasi ingin memproduksi 500 sediaan obat cacing dalam kemasan 30 ml yang berisi mebendazol 100 mg/5ml berapa gram zat aktif yang harus di timbang?

a)

600

b)

300

c)

100

d)

450

e)

150

9.

Suatu industri ingin membuat sediaan fitofarmaka, salah satu persyaratakn bahan baku adalah pengujian cemaran logam/ion. Metode apa yang digunakan untuk mendeteksi cemaran tersebut?

a)

Kromatografi lapis tipis

b)

Spektrofotometri massa

c)

Spektrofotometri serapan atom

d)


KCKT

e)

KG

10.

Seorang apoteker sedang melakukan evaluasi stabilitas sediaan emulsi. Hasil yang teramati terjadi pemisahan walaupun telah dilakukan pengocokan. Apa istilah sifat emulsi tersebut?

a)

Creaming

b)

Flokulasi

c)

Koagulasi

d)

Deflokulasi

e)

Cracking

11.

Sebuah pabrik farmasi membuat tablet herbal terstandar dari ekstrak umbi bawang putih. Diketahui data CoA fisiko-kimia ekstrak adalah sebagai berikut: kental, kompresibilitas rendah, higroskopisitas tinggi, tidak tahan terhadap panas. Metode pembuatan tablet yang cocok adalah…

a)

Granulasi kering

b)

Granulasi Pelelehan

c)

Kempa Langsung

d)

Granulasi basah

e)

Semprot Kering

12.

Pada proses pembuatan tablet asam mefenamat, terdapat sebuah masalah pada kelarutan sehingga perlu ditambahkan gliserol 4%, fungsi gliserol adalah?

a)

Pengikat

b)

pembasah

c)

Pelincir

d)

Penghancur

e)

Pengisi

13.

TTK ditugaskan membuat sediaan likud yaitu suatu sistem heterogen yang tidak stabil secara termodinamika. Sediaan terdiri dari paling sedikit 2 cairan yang tidak bercampur, dimana salah satunya fase terdispersi.
Apakah sediaan yang dibuat ?

a)

Suspensi

b)

Salep

c)

Larutan

d)

Gel

e)

Emulsi

14.

Cara Pembuatan Obat yang Baik adalah cara pembuatan obat yang bertujuan untuk memastikan agar mutu obat yang dihasilkan sesuai dengan persyaratan dan tujuan penggunaan. CPOB membagi Kelas Bersih berdasarkan warna. Semakin ke area gelap

menunjukkan area tersebut semakin tidak terkontrol kebersihannya. Proses pembuatan sediaan steril dilakukan pada aera tertentu.
Apakah area yang dimaksud ?

a)

White Area

b)

Grey Area

c)

Black Area

d)

Red Area

e)

Green Area

15.

TTK di industri farmasi membuat emulsi tipe M/A dengan menggunakan 2 emulgator

dengan nilai HLB campuran 15 sebanyak 6 gram. Emulgator tersebut terdiri atas tween 40 (HLB 12,2) dan span 40 (HLB 19,2).
Berapa gramkan tween dan span yang digunakan ?

a)

2,4 dan 3,6

b)

3,6 dan 2,4

c)

3,0 dan 2,0

d)

2,0 dan 3,0

e)

2,6 dan 3,4

16.

Sebuah indiustri farmasi memproduksi salep dengan formulasi terdiri dari

Cetilalkohol 2,5, Oleum sesami 20, Zno 5 dan vaselin 16. Dalam resep tersebut

terdapat Vaselin. Sebutkan alat yang digunakan untuk mengambil bahan

tersebut?

a)

spatula

b)

Batang pengaduk

c)

sendok tanduk

d)

sendok porselin

17.

Formula krim yang dikembangkan terdiri dari asam kojak 1, DMSO 3, Asam

stearat 6, TEA 3, Gliserin 5, Metil paraben 0,18, Propil paraben 0,02, BHT 0,2,

Asam Sitrat 0,19, Natrium sitrat 0,23, lanolin 2, jasmine oil 0,05, parafin liquid

15 dan aqua ad 100. Pada formula tersebut terdapat parafin liquid.Bagaimana

menimbang bahan tersebut?

a)

Diukur menggunakan beker gelas

b)

Di ukur menggunakan gelas ukur

c)

Ditimbang menggunakan cawan porselin

d)

Ditimbang menggunakan kertas perkamen

18.

TTK di sebuah laboratorium diminta untuk melakukan penimbangan Kalium

permanganat. Bahan tersebut merupakan pengoksidasi kuat yang bersifat

korosifSebutkan alat yang digunakan untuk menimbang bahan tersebut?

a)

Gelas arloji dan sendok porselin

b)

Kertas perkamen dan sendok tanduk

c)

Cawan perselin dan pipet tetes

d)

Gelas ukur dan mikro pipet

19.

Pembuatan sediaan steril yang ideal tentunya harus didukung oleh sarana dan

prasarana yang sesuai dengan ketentuan pada CPOB. Misalnya kategori

ruangan untuk pengisian dan pencampuran yang dilaksanakan dibawah LAF

(Laminar Air Flow) dengan tingkat saringan udara serta kelembaban dan suhu

yang ideal. Dibawah ini kelas ruangan yang digunakan untuk pekerjaan di

bawah LAF (Laminar Air Flow adalah?

a)

Kelas A

b)

Kelas B

c)

kelas C

d)

Kelas D

20.

Sediaan steril tentunya harus terbebas dari kontaminasi mikroorganisme.

Beberapa metode dapat digunakan dari memanfaatkan kalor panas sampai

dengan pemanfaatan gas ataupun sinar UV untuk mendektrusi mikroorganisme.

Dibawah ini alat yang digunakan untuk sterilisasi dengan memanfaatkan panas

uap adalah?

a)

Autoclaf

b)

oven

c)

Sinar UV

d)

BUnsen

21.

Sterlisasi dengan metode panas uap merupakan suatu metode yang dapat

digunakan untuk menghilangkan bakteri pirogen yang terdapat pada sediaan

steril. Alat yang digunakan untuk proses sterilisasi ini dikenal dengan autoclaf.

Berapakah suhu yang dikeluarkan oleh autoclaf dalam membunuh bakteri

pirogen?

a)

120⁰C

b)

110⁰C

c)

100⁰C

d)

121⁰C

22.

TTK yang bertugas di depo pengendalian bahan berbahaya dan beracun

ditugaskan untuk melakukan penandaan zat-zat tersebut. TTK lalu memberi

label seperti pada gambar di bawah ini terhadap zat yang sesuai.

a)

Reaktif

b)

Oksidatif

c)

Iritasi

d)

Korosif

23.

Sediaan injeksi adalah sediaan steril, berupa larutan, suspensi, emulsi atau

serbuk yang harus dilarutkan atau disuspensikan dahulu sebelum digunakan,

yang disuntikkan dengan cara merobek jaringan ke dalam kulit atau melalui kulit

atau selaput lendir. Dibawah ini yang merupakan klasifikasi sediaan injeksi

adalah?

a)

Sediaan suspensi dengan pembawa minyak

b)

Larutan sejati dengan pembawa air

c)

Sediaan sirup dengan Pembawa air

d)

Sediaan emulsi dengan pembawa minyak

24.

Pembuatan produk steril hendaklah dilakukan di area bersih. Tiap kegiatan

pembuatan membutuhkan tingkat kebersihan ruangan yang sesuai dalam

keadaan ‘operasional” dan “non operasional” untuk meminimalkan risiko

pencemaran oleh partikulat dan/atau mikroba. Maksud dari keadaan

operasional adalah?

a)

Keadaan di mana fasilitas telah terpasang dan beroperasi, peralatan

tidak lengkap, tetapi ada personil.

b)

Keadaan di mana fasilitas tidak terpasang dan tidak beroperasi, lengkap

dengan peralatan produksi tetapi tidak ada personil.

c)

Keadaan di mana fasilitas dalam keadaan berjalan sesuai modus

pengoperasian yang ditetapkan dengan sejumlah tertentu personil yang

sedang bekerja.

d)

Keadaan di mana fasilitas telah terpasang dan beroperasi, lengkap

dengan peralatan produksi tetapi tidak ada personil.

25.
  1. R & D di Industri Farmasi membuat 3 botol tetes mata (@10 mL). Diketahui berdasarkan

    standar Farmakope Indonesia setiap sediaan dengan volume 10 mL dilebihkan 0,7 mL serta harus dilebihkan 10% volume total jika dibuat secara bersama dalam satu kali produksi.
    Berapa mL total keseluruhan volume sediaan yang dibuat ?

a)
  1. 35,31

b)
  1. 36,91

c)
  1. 37,91

d)
  1. 38,91