wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Berpikir Kritis

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang menjadi tanda kebesaran Allah Swt. menurut ayat Q.S. Āli ‘Imrān/3: 190–191?

a)

Ulil albāb adalah hamba-hamba Allah Swt. yang selalu mengisi setiap waktunya untuk mengingat Allah Swt

b)

Ulil albāb juga melakukan pemikiran kritis, objektif, dan seimbang terhadap segala sesuatu atau problematika yang muncul

c)

Semua tanda kebesaran Allah Swt. yang bertebaran di alam raya hanya dapat dipahami oleh orang-orang yang memiliki akal sehat dan akal budi

d)

Keteraturan pergantian siang dan malam jangan dijadikan sebagai pergantian biasa tanpa ada tujuan dan faedah

2.

Berpikir itu ada batasnya. Jika tidak, banyak kekacauan yang terjadi,

termasuk yang terjadi di seputar kehidupan umat manusia. Di antara

dampak negatifnya adalah … .

a)

akal pikirannya menjadi tumpul dan minim martabat yang didapat

b)

banyak manusia yang tidak mengakui keberadaan Tuhannya

c)

kehidupan dunia tetap berjalan sesuai kehendak manusia

d)

indahnya dunia yang terus diperbaiki

3.

Apa hikmah dari berpikir kritis dalam konteks ayat Q.S. Āli ‘Imrān/3: 190–191?

a)

Dapat memanfaatkan alam untuk kepentingan umat manusia secara optimal

b)

Semakin bersyukur kepada Allah Swt. atas anugerah yang dimiliki

c)

Dapat memahami makna-makna yang tersembunyi di balik penciptaan alam semesta dan fenomena yang terjadi

d)

Semakin tertantang untuk melakukan penelitian terhadap fenomena alam yang terjadi

4.

Setiap orang harus bercita-cita memiliki ilmu setinggi langit. Namun

harus disadari bahwa Ilmu yang salah, menjadi penyebab kegagalan dan

kehancuran. Sebab itu, ilmu harus dipandu oleh … .

a)

landasan yang rinci seluas problema manusia

b)

sistem kepercayaan yang dapat diterima oleh orang banyak

c)

kematangan berpikir dan dalamnya penghayatan yang dilakukan

d)

iman yang kuat dan cara beribadah yang benar

5.

Apa yang dilakukan orang yang berpikir kritis menurut teks?

a)

Melaksanakan salat Subuh berjamaah di masjid

b)

Mengisi setiap kesempatan dengan amalan yang bernilai ibadah, baik ibadah ritual maupun ibadah sosial

c)

Senantiasa menadaburi alam ciptaan Allah Swt. sebagai tanda kebesaran-Nya

d)

Senantiasa bangun malam untuk mendirikan salat sunah

6.

Apa yang menjadi perilaku yang mencerminkan kandungan ayat Q.S. Āli ‘Imrān/3: 190–191?

a)

Mengedepankan pikiran yang kritis terhadap problematika yang muncul sehingga tidak menimpa keburukan bagi diri dan pihak lain

b)

Berusaha bersikap kritis dalam memahami semua fenomena alam sehingga mampu menemukan manfaat, faedah, dan kemaslahatan dari tanda-tanda kebesaran Allah Swt

c)

Berusaha memahami Al-Qur’an dan hadis dengan baik dan benar, serta kritis dan objektif dalam menghadapi problematika yang ada

d)

Mengingat Allah Swt. dalam segala kondisi, dengan menjalankan segala perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya

7.

Apa yang menjadi isi dan kandungan ayat Q.S. Āli ‘Imrān/3: 190–191?

a)

Tanda-tanda kebesaran Allah Swt. yang bertebaran di alam raya harus dijadikan sebagai media berpikir oleh umat Islam

b)

Semua ciptaan Allah Swt. memiliki manfaat dan tidak ada satu jenis makhluk pun yang diciptakan tanpa makna dan guna

c)

Isi dan kandungan ayat Q.S. Āli ‘Imrān/3: 190–191

d)

Perilaku yang Mencerminkan Kandungan Q.S. Āli ‘Imrān/3: 190–191

8.

Berdasarkan Hadis Nabi Saw., silih bergantinya tahun dan bulan, bukan

sekedar berubahnya waktu, namun itu cara Allah Swt. mengambil ilmuNya dengan cara … .

a)

mewafatkan para ulama dengan ilmu yang dimilikinya

b)

timbul kemalasan di sebagian besar para penuntut iptek

c)

berkurangnya para tokoh yang menguasai

d)

jauhnya umat dari para pakar yang membidangi ilmu tersebut

9.

Apa yang menjadi terjemah dari hadis tentang berpikir kritis?

a)

Semakin cerdas seseorang, seharusnya semakin mendekatkan dirinya kepada Allah Swt. yang dibuktikan dengan melaksanakan salat malam dan amalan sunah lainnya

b)

Rasulullah Saw. adalah seorang hamba yang sangat rajin beribadah, terutama di malam hari, padahal beliau adalah seorang Rasul yang maksum

c)

Rasulullah Saw. mengingatkan kita melalui bacaan Q.S. Āli Imrān/3: 190 agar akal pikiran digunakan bukan hanya untuk urusan duniawi, tetapi juga untuk ukhrawi

d)

Keseimbangan menggunakan seluruh potensi yang dimiliki harus selalu dilakukan sehingga pola hidupnya tidak terjebak dalam kehinaan dan dosa atau maksiat

10.

Apa yang menjadi meyakini bahwa berpikir kritis adalah perintah agama?

a)

Membiasakan Diri Bersikap Rasa Ingin Tahu, Berpikir Kritis, Kreatif

b)

Ciri Orang yang Berpikir Kritis

c)

Menurut ajaran Islam, orang yang mampu berpikir kritis adalah orang berpandangan jauh ke depan dan tidak hanya memikirkan kehidupan dunia, tetapi juga memikirkan kehidupan akhirat

d)

Berpikir dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif

11.

Apa yang menjadi kajian tajwid dari ayat Q.S. Āli ‘Imrān/3: 190–191?

a)

Alif Lam Qomariyyah

b)

Qalqalah Sugra

c)

Mad ‘Aridh Lissukun

d)

Alif Lam Syamsiyyah

12.

Apa yang menjadi terjemah dari ayat Q.S. Āli ‘Imrān/3: 190–191?

a)

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal

b)

Orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi

c)

Semua jawaban di atas benar

d)

Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau. Lindungilah kami dari azab neraka

13.

Apa yang menjadi penjelasan dari ayat Q.S. Āli ‘Imrān/3: 190–191?

a)

Q.S. Āli ‘Imrān/3: 191 digambarkan tentang karakteristik ulil albāb

b)

Hikmah Berpikir Kritis

c)

Isi dan Kandungan Ayat Q.S. Āli ‘Imrān/3: 190–191

d)

Ciri Orang yang Berpikir Kritis

14.

Apa yang menjadi isi dan kandungan dari hadis tentang berpikir kritis?

a)

Keseimbangan menggunakan seluruh potensi yang dimiliki harus selalu dilakukan sehingga pola hidupnya tidak terjebak dalam kehinaan dan dosa atau maksiat

b)

Semakin cerdas seseorang, seharusnya semakin mendekatkan dirinya kepada Allah Swt. yang dibuktikan dengan melaksanakan salat malam dan amalan sunah lainnya

c)

Rasulullah Saw. mengingatkan kita melalui bacaan Q.S. Āli Imrān/3: 190 agar akal pikiran digunakan bukan hanya untuk urusan duniawi, tetapi juga untuk ukhrawi

d)

Rasulullah Saw. adalah seorang hamba yang sangat rajin beribadah, terutama di malam hari, padahal beliau adalah seorang Rasul yang maksum

15.

Cinta dan semangat menuntut ilmu, itu menjadi keharusan. Namun, ada faktor lain yang harus diperhatikan bagi penuntut ilmu. Hal itu adalah … .

a)

kapasitas akal yang naik turun sesuai banyak tidaknya ilmu

b)

olah batin yang menurunkan semangat lahir/fisik

c)

keamanan dan kesehatan yang melingkupinya

d)

melakukan seleksi guru dan ilmu yang ingin dipelajari

16.

Saat itu Rasulullah Saw. bersama istrinya, Aisyah Ra. lalu beliau minta

izin untuk beribadah. Lama sekali sampai menjelang subuh, bahkan

menangis tersedu-sedu, karena begitu dalamnya perenungan ayat yang

dibaca. Adapun ayat yang dibaca adalah … .

a)

Q.S. al-Baqarah/2: 190-191

b)

Q.S. Ali ‘Imrān/3: 190-191

c)

Q.S. an-Nisā’/4: 150-151

d)

Q.S. al-Maidah/5: 109-110

17.

Berdasarkan ayat tersebut, kata yang menunjukkan hukum bacaan Mad Thabi’i adalah ….

a)

خَلْقِ

b)

السَّمٰوٰتِ

c)

وَالْاَرْضِ

d)

اِنَّ

18.

Perhatikan potongan Q.S. Ali ‘Imrān/3: 191 berikut ini!


رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بَاطِلًاۚ

Berdasarkan potongan ayat tersebut, yang termasuk isi dan kandungannya adalah … .


a)

berpikir kritis yang menghasilkan kesimpulan tidak ada yang sia-sia

b)

keimanan itu membuahkan ketenangan, serta kebahagiaan

c)

kemerdekaan berpikir kritis, agar menghasilkan wawasan yang utuh

d)

penciptaan yang beraneka ragam dan berwarna

19.

Orang-orang yang memiliki akal pikiran yang sehat serta akal budi yang bersih dikenal dengan istilah ulil albab. Di antara tanda-tandanya adalah…

a)

keterlibatannya dalam berbagai p

b)

peduli aspek pendidikan dalam meningkatkan martabat

c)

pemikirannya mendalam tetapi membawa kesimpulan yang sia-sia

d)

semua kondisi yang menimpanya, menghasilkan banyak sekali manfaat

20.

Islam sangat menggalakkan untuk berpikir kritis, meneliti dan mengkaji segala hal yang terkait dengan makhluk ciptaan Allah Swt., tetapi dilarang memikirkan tentang ….

a)

qadha dan segala takdir-Nya

b)

nama-nama-Nya yang indah

c)

sifat-sifat-Nya yang utuh

d)

Dzat-Nya atau Hakikat-Nya