wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Perlawanan bangsa Indonesia terhadap kolonialisme_XI_Kurmer

Total questions: 20

Worksheet time: 17mins

Name
Class
Date
1.

Kolonialisme dan imperialisme bangsa Barat di Indonesia telah memberikan dampak negatif terhadap bangsa Indonesia, sehingga menimbulkan perlawanan di berbagai daerah. Berikut adalah latar belakang perlawanan bangsa Indonesia terhadap kolonialisme dan Imperialisme di bidang ekonomi adalah ….

a)

Intervensi Belanda terhadap kerajaan-kerajaan

b)

Politik adu domba Belanda (devide et impera)

c)

Perluasaan kekuasaan (imperialisme)

d)

Monopoli perdagangan oleh kongsi dagang

e)

Ekspolitasi terhadap alam dan lingkungan

2.

Kepulauan Maluku sebagai penghasil rempah-rempah adalah tujuan akhir bangsa-bangsa Eropa dalam penjelajahannya. Datangnya Portugis tahun 1521 ke Maluku disusul kemudian oleh Spanyol ditahun yang sama, membuat hubungan keduanya semakin renggang, karena keduanya bersaing untuk menguasai perdagangan dan rempah- remapah Maluku yang semakin tajam setelah Portugis berhasil menjalin persekutuan dengan Ternate dan Spanyol bersahabat dengan Tidore. Konflik tersebut diakhiri dengan Perjanjian Saragosa tahun 1529 yang isinya adalah ….

a)

Wilayah penjelajahan Portugis dari Brazil Timur sampai Maluku

b)

Wilayah penjelajahan Spanyol dari benua Amerika sampai Filipina

c)

Portugis tetap berkuasa di Maluku, sedangkan Spanyol kembali ke Filipina

d)

Spnyol berkuasa atas Maluku, sedangka Portugis berkuasa atas Filipina

e)

Spanyol tetap berkuasa di Maluku, sedangkan Portugis berkuasa di Pulau Timor.

3.

Perlawanan Pangeran Diponegoro untuk menghadapi Belanda dalam Perang Jawa dilakukan menggunakan taktik ….

a)

Supit urang

b)

Bumi hangus

c)

Perang gerilya

d)

Benteng stelsel

e)

Continental stelsel

4.

Strategi Belanda yang paling berhasil dalam menghadapi perlawanan dari penguasa lokal Nusantara yaitu dengan melakukan politik …

a)

Balas budi

b)

Pecah belah

c)

Gerilya

d)

Stelsel

e)

Etis

5.

Salah satu strategi kolonialis Belanda menghadapi perlawanan kedaerahan dengan memanfaatkan bangsa Indonesia sendiri adalah …

a)

divide et impera

b)

konsentrasi stelsel

c)

benteng stelsel

d)

cuulturstelsel

e)

bumi hangus

6.

Perang Paderi di Sumatra barat pada awalnya hanya merupakan pertentangan antara kaum Paderi ( ulama) melawan kaum adat, tetapi kemudian berubah menjadi perlawanan rakyat Sumatra barat melawan Belanda. Hal ini disebabkan oleh …

a)

Kaum adat merasa terdesak dan minta bantuan kepada pemerintah Belanda

b)

Belanda berusaha untuk menguasai daerah Sumatra barat dengan berbagai cara

c)

Kaum Paderi berusaha untuk memenangkan persaingan dengan bantuan Belanda

d)

Kaum Paderi sengaja menggunakan kaum adat sebagai umpan untuk melawan Belanda

e)

Kaum adat dan kaum Paderi sejak awal tidak mengendaki keberadaan Belanda di daerahnya.

7.

berikut yang bukan termasuk ciri-ciri perlawanan terhadap kolonialisme sebelum abad ke-19 adalah...

a)

perlawanan bersifat lokal

b)

mudah dipecah belah

c)

dipimpin oleh tokoh masyarakat

d)

dipimpin oleh Ir.Soekarno

e)

mengandalkan kekuatan fisik

8.

Sesuai dengan perjanjian Saragosa, Maluku berada dibawah kekuasaan Portugis. kesewenang-wenangan Portugis mendorong rakyat Ternate melakukan perlawanan yang dipimpin oleh...

a)

Sultan Agung

b)

Sultan Khaerun

c)

Sultan Nuku

d)

Sultan Ageng Tirtayasa

e)

Sultan Putra Alam

9.

Posisi Aceh yang menjadi pusat perdagangan setelah Malaka dikuasai Portugis mendorong Portugis untuk menguasai Aceh. Aceh mendapat bantuan persenjataan untuk melawan Portugis dari.....

a)

India

b)

China

c)

Malaysia

d)

Turki

e)

Filipina

10.

Latar belakang VOC memihak Sultan Haji pada saat terjadi konflik internal di Kesultanan Banten adalah ….

a)

VOC menginginkan hak monopoli perdagangan di Banten

b)

Sultan Haji menyerahkan pengawasan Selat Sunda pada VOC

c)

Sutan Haji berjanji memberikan wilayah Lampung padaa VOC

d)

VOC ingin menjadikan Banten sebagai pelabuhan pengganti Batavia

e)

VOC ingin antara keturunan Syarif Hidayatullah di Banten segera berakhir.

11.

Strategi yang diterapkan oleh Belanda dalam menghadapi perlawanan dari para penguasa lokal adalah dengan melakukan politik...

a)

Aliansi

b)

Etis

c)

Balas Budi

d)

Pecah belah

e)

intervensi

12.

Kolonialisme dan imperialisme bangsa Barat di Indonesia telah memberikan dampak negatif, sehingga menimbulkan perlawanan di berbagai daerah. Berikut adalah latar belakang perlawanaan bangsa Indonesia terhadap kolonialisme dan Imperialisme di bidang ekonomi adalah ….

a)

Intervensi Belanda terhadap kerajaan-kerajaan

b)

Politik adu domba Belanda (defiden et impera)

c)

Perluasaan kekuasaan (imperialisme)

d)

Monopoli perdagangan oleh kongsi dagang

e)

Ekspolitasi terhadap alam dan lingkungan

13.

yang berhasil mengusir Portugis dari Malaka adalah ....

a)

Pasukan Aceh

b)

Spanyol

c)

VOC

d)

Inggris

e)

Pasukan Malaka

14.

Tokoh tersebut merupakan raja Gowa yang dikenal dengan julukan “Ayam Jantan Dari Timur”. Tokoh yang dimaskud adalah ….

a)

Sultan Maulana Hasanuddin

b)

Aru Palaka

c)

Sultan Mahmud Badaruddin II

d)

Kapiten Pattimura

e)

Sultan Hasanuddin

15.

Perjuangan melawan VOC di Riau yang dilakukan oleh Muhammad Abdul Jalil Muzafar menggunakan strategi...

a)

Siasat hadiah sultan

b)

Siasat pecah belah

c)

Peperangan

d)

Pembangunan Benteng pertahanan

e)

Pembangunan Ekonomi

16.

isi pokok perjanjian Giyanti adalah...

a)

Mengehentikan peperangan

b)

Membagi Mataram menjadi dua kerajaan

c)

Memperkuat kekuasaan kesultanan Mataram

d)

Memberi Hak pada VOC

e)

Membagi kekuasaan dengan VOC

17.

Sultan Agung sebagai raja besar di kerajaan Mataram, berusaha mengusir Belanda yang berkuasa atas Batavia dengan cara…

a)

Tidak melakukan aktifitas perdagangan dengan pedagang-pedagang asing di Jawa.

b)

Mengirim perwakilan untuk menghadap penguasa asing/Belanda Indonesia

c)

Melakukan penyerangan terhadap konsi dagang VOC di Batavia

d)

Bekerjasama dengan pemerintah Inggris mengusir belanda dari Batavia

e)

Mengambil alih beberapa wilayah laut agar tidak dimanfaatkan Belanda

18.

Sebagai seorang peserta didik nilai kepahlawanan yang paling tepat dapat kita dari tindakan Sultan Agung dari Mataram yang melakukan penyerangan terhadap markas VOC sebanyak 3 kali adalah …

a)

selalu siap

b)

bekerjasama

c)

rela berkorban

d)

pantang menyerah

e)

saling mendukung

19.

Berikut yang bukan alasan Sultan Agung melakukan perlawan adalah...

a)

tindakan monopoli VOC

b)

VOC sering menghalangi kapal dagang Mataram

c)

VOC menolak untuk mengakui kedaulatan Mataram

d)

Keberadaan VOC di Batavia menjadi ancaman serius di Jawa

e)

Sultan Agung ingin menguasai Jawa

20.

sultan Ageng memiliki gelar sultan Ageng Tirtayasa karena jasa besarnya dalam bentuk....

a)

pembangunan benteng pertahanan

b)

pembangunan irigasi

c)

kemenangan melawan VOC

d)

pembangunan jalur transportasi

e)

mengembangkan perdagangan