Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

2024 12 13 - Soal - LAA (PNC)

Total questions: 40

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.
Apakah kegunaan HSCB pada gardu listrik
a)
HSCB adalah komponen utama gardu listrik yang berfungsi sebagai alat pemutus arus disisi tegangan DC
b)
HSCB adalah komponen utama gardu listrik yang berfungsi sebagai alat pemutus arus disisi tegangan AC
c)
HSCB adalah komponen utama gardu listrik yang berfungsi sebagai alat pemutus arus disisi tegangan AC maupun DC
d)
Semua jawaban salah
2.
Apakah penyebab HSCB trip/jatuh
a)
Semua jawaban a, b dan c benar
b)
Hubung Singkat (short circuit)
c)
Arus Kejut (ΔI)
d)
Beban Lebih (Over Load)
3.
Apakah yang harus dilakukan pada saat melakukan pemeriksaan Rectifier pada gardu LAA
a)
Jawaban a, b dan c benar
b)
Lihat dan tulis ketinggian dari level minyak pada glas level minyak
c)
Tulis nilai suhu yang terukur pada thermometer
d)
Tulis nilai tekanan yang terukur pada Compound Gauge
4.
Fungsi Linked Breaking Device adalah
a)
Mengaktifkan pemutusan arus oleh HSCB pada kubikel keluaran dua gardu bersebelahan
b)
Mengaktifkan pemutusan arus oleh HSCB pada kubikel keluaran satu gardu traksi
c)
Mengaktifkan pemutusan tegangan oleh HSCB pada kubikel keluaran dua gardu traksi
d)
Mengaktifkan pemutusan tegangan oleh HSCB pada kubikel keluaran dua gardu bersebelahan
5.
Kegunaan atau fungsi peralatan DC kubikel adalah
a)
Mendistribusikan dan memutus tegangan DC yang diterima dari peralatan penyearah untuk dialirkan ke Jaringan catenary
b)
Mendistribusikan dan memutus arus DC yang diterimanya dari peralatan penyearah untuk dialirkan ke Jaringan catenary
c)
Mendistribusikan daya untuk dialirkan ke Jaringan catenary
d)
Merubah arus bolak-balik dari transformator menjadi arus searah untuk kereta api bertenaga listrik untuk dialirkan ke Jaringan catenary
6.
Transformator yang biasa digunakan di gardu traksi kecuali
a)
6 kV/1200 V
b)
20 kV/1200 V
c)
20 kV/380 V
d)
6 kV/380 V
7.
Yang termasuk fungsi peralatan tegangan rendah AC-DC adalah sebagai sumber daya listrik untuk
a)
Peralatan control, proteksi, indicator, space heater, baterai dan lain-lain yang berkaitan dengan Gardu Traksi serta penerangan bangunan
b)
Peralatan kontrol, proteksi, indikator, space heater, baterai dan lain-lain yang berkaitan dengan Gardu Traksi serta penerangan bangunan dan halamannya
c)
Peralatan kontrol, proteksi, indikator, space heater, baterai dan lain-lain yang berkaitan dengan Gardu Traksi serta penerangan bangunan tidak termasuk halamannya
d)
Peralatan kontrol, proteksi, indikator, space heater, baterai dan lain-lain yang berkaitan dengan Gardu Traksi serta penerangan bangunan
8.
Apa fungsi dari Rectifier
a)
Pengubah tegangan AC menjadi DC
b)
Pengolah tegangan 20kV
c)
Penyalur ke Catenary
d)
Penyalur Power ke gardu terdekat
9.
Setelah tegangan sumber menjadi DC, Apa tahap berikutnya
a)
Tegangan akan masuk ke DC Switchgear
b)
Tegangan akan masuk ke Panel 20kV
c)
Tegangan akan masuk ke Panel 6kV
d)
Tegangan akan masuk ke Rectifier
10.
Diantara komponen berikut, mana yang merupakan bagian dari DC Substation, kecuali
a)
OE Wire
b)
Panel 6kV
c)
Silicon Rectifier
d)
Panel 20kV
11.
Diantara nama bagian panel berikut, mana yang tidak termasuk dalam bagian Panel 20kV
a)
Feeder
b)
Incoming
c)
Arrester
d)
Outgoing
12.
Sebutkan jenis catu daya yang umum digunakan di dunia
a)
Pilihan a dan b, benar
b)
AC (Alternate Current)
c)
DC (Direct Current)
d)
Pilihan a dan b, salah
13.
Apa yang dimaksud dengan LBS pada kubikel 6 Kv
a)
Load Break Switch
b)
Link Break Switch
c)
c. Low Break Switch
d)
c. Length Break Switch
14.
Dibawah ini termasuk beban PDL 6 kV, kecuali
a)
Peralatan Sarana KRL
b)
Peralatan Persinyalan
c)
Pintu Perlintasan
d)
Tegangan control dan penerangan gardu traksi
15.
Berapa kVA daya trafo yang ada pada ruang SDSH 6 kV
a)
50
b)
40
c)
45
d)
55
16.
Item pemeriksaan tahanan isolasi pada kabel outgoing sesuai ITCS dilakukan pada kurun waktu
a)
1 Tahunan
b)
1 Bulanan
c)
3 Bulanan
d)
6 Bulanan
17.
Instruksi kerja pemeriksaan SDSH 6 kV sesuai standar ITCS adalah
a)
2 Mingguan
b)
Mingguan
c)
1 Bulanan
d)
2 Bulanan
18.
Sebutkan bagian-bagian yang ada pada jaringan catenary, kecuali
a)
Kabel Incoming
b)
Supporting facility
c)
Overhead contact wire
d)
Feeder system
19.
Jaringan Listrik Aliran Atas di Jabodetabek yang digunakan untuk menggerakkan KRL menggunakan tegangan
a)
Arus Searah
b)
Arus Searah dan arus bolak balik
c)
Arus bolak balik 3 phasa
d)
Arus bolak balik 1 phasa
20.
Apakah yang disebut dengan Over Head Contact Wire
a)
Bagian dari jaringan catenary yang berfungsi sebagai saluran penghantar daya listrik yang terhubung langsung / kontak ke peralatan pengumpul arus KRL / lokomotif listrik
b)
Bagian dari jaringan catenary yang berfungsi sebagai saluran penegang yang berhubung langsung / kontak ke peralatan pengumpul arus KRL / lokomotif listrik
c)
Bagian dari jaringan catenary yang berfungsi sebagai saluran penghantar daya listrik dari gardu listrik
d)
Kabel paling atas pada sistem catenary
21.
Tegangan yang digunakan pada jaringan Catenary adalah
a)
1500 Volt DC
b)
1500 Volt AC
c)
6 KV AC
d)
6 KV DC
22.
Berapakah besarnya tensi pada kawat trolley
a)
900 kg
b)
1000 kg
c)
500 kg
d)
1500 kg
23.
Apa sajakah yang termasuk dalam protection facility, kecuali
a)
Kawat trolley
b)
Grounding equipment
c)
Lightning arrester dan Arching Horn
d)
Overhead ground wire
24.
Berikut adalah sistem Catenary yang terpasang di Indonesia sampai saat ini, kecuali
a)
Sistem Inggris
b)
Sistem Prancis
c)
Sistem Jepang
d)
Sistem Belanda
25.
Apakah yang dimaksud Return Current pada sistem Catenary
a)
Return Current (arus balik) yaitu arus negatif yang datang dari KRL, mengalir melalui rel kembali ke sisi tegangan negatif Silicon Rectifier (penyearah tegangan) gardu listrik
b)
Return Current (arus balik) yaitu arus negatif yang datang dari peralatan pintu perlintasan, mengalir melalui rel kembali ke sisi tegangan negatif pada KRL
c)
Return Current (arus balik) yaitu arus negatif yang datang dari persinyalan, mengalir melalui rel kembali ke sisi tegangan negatif peralatan pintu perlintasan
d)
Jawaban a dan c benar
26.
Apa sajakah yang harus diperiksa saat melakukan perawatan kawat trolly
a)
Semua jawaban a, b dan c benar
b)
Periksa dan catat jumlah tambalan yang terdapat dalam satu gawang
c)
Periksa kondisi lingkungan kawat dari benda asing
d)
Periksa apakah kawat trolly knee
27.
Berapakah gradient/kemiringan kawat trolley yang diperbolehkan
a)
jalur utama maksimal 5‰ dan jalur samping maksimal 15‰
b)
jalur utama maksimal 10‰ dan jalur samping maksimal 15‰
c)
jalur utama maksimal 5‰ dan jalur samping maksimal 20‰
d)
jalur utama maksimal 10‰ dan jalur samping maksimal 20‰
28.
Berapakah ketinggian kawat trolley dari permukaan rel
a)
4,3 – 5,7; Nominal 5,3 meter
b)
8,25 – 9; Nominal 8,75 meter
c)
1,25 – 3,7; Nominal 5,3 meter
d)
6,25 – 8,00; ominal 7,2 meter
29.
Berapakah deviasi kawat trolley yang diperbolehkan pada track lurus dan lengkung
a)
Track lurus maksimum 20 cm dan track lengkung maksimum 30 cm
b)
Track lurus maksimum 40 cm dan track lengkung maksimum 50 cm
c)
Track lurus maksimum 30 cm dan track lengkung maksimum 35 cm
d)
Track lurus maksimum 10 cm dan track lengkung maksimum 10 cm
30.
Tegangan operasi LAA ditentukan sebesar
a)
Tegangan maksimal 1800 V DC, tegangan nominal 1500 V DC, tegangan minimal 1100 V DC
b)
Tegangan maksimal 1800 V DC, tegangan nominal 1500 V DC, tegangan minimal 1000 V DC
c)
Tegangan maksimal 1700 V DC, tegangan nominal 1500 V DC, tegangan minimal 1100 V DC
d)
Tegangan maksimal 2000 V DC, tegangan nominal 1500 V DC, tegangan minimal 1300 V DC
31.
Yang berfungsi menyalurkan daya listrik dari catu daya listrik ke cabang penyulang adalah
a)
Feeding branch
b)
Connector
c)
Hanger
d)
Pull-off
32.
Jenis kabel PDL 6 kV yang dipakai pada jaringan LAA, kecuali
a)
Twisted
b)
OE Wire
c)
AL 3x95mm
d)
CU 3x35mm
33.
Berikut ini adalah termasuk luas penampang kawat feeder kecuali
a)
110 mm²
b)
325 mm²
c)
262 mm²
d)
300 mm²
34.
Bagian dari jaringan catenary yang berfungsi memegang sekaligus sebagai pengatur zig zag kawat trolley agar tetap standard adalah
a)
Pull off
b)
Hanger
c)
Arching horn
d)
Guy / penahan
35.
Apakah yang dimaksud dengan semboyan 8H1
a)
Tanda Awal Jaringan Listrik Aliran Atas Tidak Bertegangan
b)
Tanda Akhir Jaringan Listrik Aliran Atas Tidak Bertegangan
c)
Tanda Awal Peralihan Catu Data Jaringan Listrik Aliran Atas
d)
Tanda Akhir Peralihan Catu Data Jaringan Listrik Aliran Atas
36.
Apakah yang dimaksud dengan semboyan 8J1
a)
Tanda awal peralihan catu daya Jaringan listrik aliran atas
b)
Tanda Awal Peralihan Catu Data Jaringan Listrik Aliran Atas
c)
Tanda Akhir Peralihan Catu Data Jaringan Listrik Aliran Atas
d)
Tanda batas awal kawat trolley
37.
Apakah yang dimaksud dengan semboyan 8N
a)
Petunjuk batas akhir kawat trolley kereta rel listrik/lokomotif listrik
b)
Tanda Akhir Peralihan Catu Data Jaringan Listrik Aliran Atas
c)
Petunjuk batas awal jaringan aliran atas bertegan
d)
Tanda Awal Peralihan Catu Data Jaringan Listrik Aliran Atas
38.
Sesuai PM 50 ttahun 2018 transformator untuk penyearah harus memenuhi persyaratan berikut kecuali
a)
200 % selama 10 menit
b)
300 % selama 1 menit
c)
150 % selama 2 jam
d)
100 % kontinu/terus-menerus
39.
Berikut ini adalah persyaratan transformator untuk distribusi yang di atur dalam PM 50 tahun 2018
a)
harus mampu bekerja pada kondisi beban: 100 % kontinu/terus-menerus, mempunyai tap tegangan masukan ± 10 % dari tegangan nominal dan sesuai dengan spesifikasi desain yang mengacu ke standar internasional atau nasional tertentu
b)
harus mampu bekerja pada kondisi beban: 100 % kontinu/terus-menerus, mempunyai tap tegangan masukan ± 20 % dari tegangan nominal dan sesuai dengan spesifikasi desain yang mengacu ke standar internasional atau nasional tertentu
c)
harus mampu bekerja pada kondisi beban: 100 % kontinu/terus-menerus, mempunyai tap tegangan masukan ± 15 % dari tegangan nominal dan sesuai
d)
Jawaban a, b dan c salah
40.
Persyaratan pemasangan proteksi yang berfungsi untuk melindungi peralatan transmisi tenaga listrik dari tegangan dan arus lebih jenis pentanahan atas adalah
a)
dipasang pada struktur jaringan yang paling atas dengan sudut proteksi 45°, dilengkapi dengan sistem pentanahan dengan interval maksimal 250 m, diantara interval 250 m dilengkapi dengan tanduk api/arching hom atau sesuai dengan spesifikasi desain yang mengacu ke standar internasional atau nasional tertentu.
b)
dipasang pada struktur jaringan yang paling atas dengan sudut proteksi 50°, dilengkapi dengan sistem pentanahan dengan interval maksimal 250 m, diantara interval 250 m dilengkapi dengan tanduk api/arching hom atau sesuai dengan spesifikasi desain yang mengacu ke standar internasional saja
c)
dipasang pada struktur jaringan yang paling atas dengan sudut proteksi 50°, dilengkapi dengan sistem pentanahan dengan interval maksimal 250 m, diantara interval 250 m dilengkapi dengan tanduk api/arching hom atau sesuai dengan spesifikasi desain yang mengacu ke standar internasional atau nasional tertentu.
d)
dipasang pada struktur jaringan yang paling atas dengan sudut proteksi 45°, dilengkapi dengan sistem pentanahan dengan interval maksimal 200 m, diantara interval 200 m dilengkapi dengan tanduk api/arching hom atau sesuai dengan spesifikasi desain yang mengacu ke standar internasional atau nasional tertentu.