WorksheetsUlangan Alat Ukur
Total questions: 48
Worksheet time: 34mins
M istar baja adalah teramsuk alat ukur :
Pneumatik
Hydrolik
Elektrik
Mekanik
Elektronik
Vernier Caliper dengan ketelitian 0,02mm, maka ukuran yang dapat dihasilkan :
6,43 mm
0,04 mm
9,11 mm
6,15 mm
2,01 mm
Vernier Caliper dengan ketelitian 0,05 mm, apabila hasilm pengukuran menunjukan, angka 0 pada skala nonius pada skala 2 mm lebih, dan skala nonius yang lurus adalah strip ke 3, maka ukurannya adalah :
2,25 mm
2,06 mm
2,35 mm
2,05 mm
2,15 mm
Yang termasuk alat ukur pneumatik adalah :
Vernier Caliper
Micrometer
Avometer
Tachometer
Steel Ruller
Yang termasuk alat ukur elektrik adah :
Vwernier Caliper
Micrometer
Avometer
Tachometer
Steel Ruler
Sebutkan nama komponen yang diberi diberi nomor (2) pada gambar dibawah ini !
Anvil
Spindle
Lock Clamp
Inner Sleeve
Outer Sleeve
Alat ukur dibawah ini adalah :
Micrometer
Steel Ruller
Avometer
Dial Indicator
Pada pengukuran dengan Cylinder Bore Gauge, dengan ukuran setting micrometer 60 mm, pada posisi nol, apabila penyimpangan pengukuran kekanan 8 strip, maka hasilnya adalah :
60,80 mm
68 mm
59,02 mm
60,08 mm
59,08 mm
Ukuran 75,06 mm, maka micrometer yang dipakai adalah :
50 - 75
75 - 100
25 - 50
0 - 25
100 -12
Hasil pengukuran micromer : Angka 32 lebih 9 strip adalah :
32,9 mm
32,09 mm
41 mm
31,9 mm
23 mm
Micrometer dengan ukuran 75 - 100, hanya dapat mengukur ukuran :
74 mm
78 mm
101 mm
55 mm
Apabila Anda mengukur benda dengan diameter 23,5 mm. maka micrometer yang digunakan adalah :
0 - 25
25 - 50
50 - 75
75 - 100
Apabila Anda mengukur benda dengan diameter 23,5 mm. maka micrometer yang digunakan adalah :
0 - 25
25 - 50
50 - 75
75 - 100
100 - 125
Apabila anda mengukur dengan ukuran 47,6 mm, maka , micrometer yang digunakan adalah :
0 - 25
25 - 50
50 - 75
75 - 100
100 - 125
Apabila akan mengukur tahanan sebesar 3 Ω, maka selektor Avometer diarahkan ke :
X1
X10
X100
X1K
X10K
Apabila hendak mengukur tegangan baterai, maka selektor diarahkan ke DCV :
0,25 V
10 V
250 V
500 V
50 V
Apabila selektor diarahkan ke X10, maka apabila jarum pengukur menujuk angka 2 Ω, maka hasil pengukurannya adalah :
12 Ω
8 Ω
20 Ω
102 Ω
10 Ω
Apabila selektor diarahkan ke DCV 50 V, dan jarum pengukur menunjuk angka 10 lebih 3 strip, maka hasil pengukurannya adalah :
7 V
13 V
40 V
10 V
57 V
Apabila selektor diarahkan ke DCV 50 V, dan jarum pengukur menunjuk angka 10 lebih 3 strip, maka hasil pengukurannya adalah :
7 V
13 V
40 V
10 V
57 V
Apabila akan mengukur tahanan, maka jarum petunjuk harus dikalibrasi ke angka nol terlebih dahulu, hal ini dengan tujuan :
Pada vernier Caliper dengan ketelitian 0,02, apabila skala nonius yang lurus adalah sekala ke 8, maka penambahan angkanya adalah :
0,16 mm
0,016 mm
1,6 mm
16 mm
8,02 mm
Alat ukur dibawah ini adalah :
Avometer
Dial Indicator
Vernier caliper
Micrometer
Compression Tester
Alat ukur diatas adalah :
Avometer
Dial Indicator
Vernier caliper
Vacum tester
Compression Tester
Alat ukur diatas adalah :
Avometer
Dial Indicator
Vernier caliper
Micrometer
Compression Tester
Alat ukur pada nomor soal 24, termasuk alat ukur :
(a)
Alat ukur diatas adalah :
Avometer
Dial Indicator
Vernier caliper
Micrometer
Compression Tester
Alat ukur pada nomor soal 24, termasuk alat ukur :
Mekanik
Hidrolik
Elektrik
Pneumatik
Elektronika
Compression tester adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur
Kevakuman
Ketebalan
Tekanan kompresi
Kedalaman
Besarnya tegangan rangkaian
Avometer untuk jurusan TKR yang dapat digunakan adalah :
DCV dan DCA
DCA dan Ohm (Ω )
DCV dan Ohm ( Ω )
ACV dan DCV
ACV dan Ohm ( Ω )
Apabila kita akan mengecek tegangan batu baterai, maka selektor Avometer diarah kan ke :
2,5 V
10 V
50 V
250 V
Micrometer menunjuk posisi, angka 26 lebih 16 strip, maka hasil ukuranya :
Micrometer menunjuk posisi angka 52,50 lebih 12 strip, maka hasil ukurannya :
Pada pengukuran lubang silinder dihasilkan ukuran Vernier caliper adalah 56,54 mm. maka ukuran dial bore gauge pada mikrometer adalah :
Pada alat Cylinder Bore Gauge, satu putaran jarum petunjuk besarnya adalah :
0,1 mm
10 mm
1,00 mm
0,01 mm
1,01 mm
Pada alat ukuran micrometer satu putaran sekala putar, maka skala utama bergeser
0,05 mm
5,00 mm
0,005 mm
0,5 mm
50 mm
Pada mikrometer terdapat komponen yang mempunyai skala 0 - 50, komponen tersebut dinamakan :
Poros tetap
Skala utama
Skala nonius
Poros geser
Pemutar
Pada mikrometer yang berfungsi untuk menggeser skala nonius dinamakan :
Poros tetap
Skala utama
Skala nonius
Poros geser
Pemutar
er yang berfungsi untuk menggeser skala nonius dinamakan :
Poros tetap
Skala utama
Skala nonius
Poros geser
Pemutar
Pada gambar dibawah adalah pengukuran :
Diameter luar benda
Ketebalan benda
Panjang benda
Kedalaman benda
Diameter dalam benda
Pada gambar dibawah ini adalah pengukuran :
Diamter luar benda/Ketebalan benda
Kedalaman benda
Panjang benda
Ketebalan benda
Diameter dalam benda
Pada gambar dibawah ada bagian-bagian alat ukur yang namanya Vernier Skale, yang berfungsi untuk :
Bagian untuk pengukuran benda kerja bagian luar
Bagian untuk mpengukuran benda bagian dalam.
Untuk mengukur ketinggian lubang
Bagian skala yang diam dengan nilai angka nominal ( angka satuan )
Bagian skala yang dapat bergeser dengan nilai angka desimal (angka dibelakang koma )
Ukuran dibawah ini menunjukkan :
0,9 mm
9,26 mm
92,6 mm
Ukuran dibawah ini menunjukkan :
14,4 mm
17,4 mm
17,5 mm
17,04 mm
Ukuran dibawah ini menunjukkan :
9,00 mm
9,15 mm
9,10 mm
9,20 mm
Ukuran dibawah ini menunjukkan :
16,00 mm
16,35 mm
15,35 mm
16,32 mm
Pada bagian gambar dibawah ini ada komponen yang fungsinya mengontrol tekanan ujung mikrometer saat menjepit atau menekan benda kerja yang sedang diukur, komponen tersebut bernama :
Sleeve
Spindle
Thimble
Clamp
Ratchet
Ukuran dibawah ini menunjukkan :
6,00 mm
6,15 mm
5,50 mm
7,50 mm
5,65 mm
Pada gambar dibawahn adalah pemeriksaan :
Tegangan
Arus listrik
Tahanan
Kebocoran arus listrik
Kerugian tegangan
