Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UH_Menjiwai Pancasila

Total questions: 30

Worksheet time: 45mins

Name
Class
Date
1.

Makna yang terkandung dalam sila pertama Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, adalah ....

a)

Kewajiban negara untuk mendirikan agama resmi bagi seluruh rakyat Indonesia.

b)

Larangan bagi individu untuk menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinannya

c)

Penegakan nilai-nilai ketuhanan dalam seluruh aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

d)

Pengakuan atas kebebasan individu untuk memeluk agama dan kepercayaan masing-masing.

e)

Penekanan pada aspek ritual dan ibadah dalam kehidupan beragama.

2.

Sila kedua Pancasila, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, mengandung makna . . . .

a)

Perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia tanpa terkecuali

b)

Pengakuan atas superioritas satu kelompok manusia di atas kelompok lainnya.

c)

Penekanan pada aspek materialistik dan hedonistik dalam kehidupan manusia.

d)

Penolakan terhadap perbedaan suku, agama, ras, dan golongan dalam masyarakat.

e)

Penegakan hukum yang tegas dan tanpa pandang bulu.

3.

Sila ketiga Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia, menekankan pentingnya ....

a)

Kebebasan individu untuk mengekspresikan diri tanpa batasan.

b)

Pembubaran organisasi-organisasi yang dianggap mengancam persatuan bangsa

c)

Dominasi budaya dan tradisi satu suku bangsa di atas suku bangsa lainnya.

d)

Pemaksaan asimilasi budaya dan tradisi bagi seluruh rakyat Indonesia.

e)

Penjagaan keutuhan wilayah dan kedaulatan negara Indonesia.

4.

Inti dari sila keempat Pancasila, yaitu Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, adalah . . .

a)

Penyelenggaraan pemilihan umum secara berkala untuk memilih pemimpin negara.

b)

Pengambilan keputusan berdasarkan suara mayoritas tanpa mempertimbangkan suara minoritas

c)

Penyerahan kekuasaan sepenuhnya kepada rakyat tanpa adanya pemimpin.

d)

Musyawarah mufakat sebagai cara utama untuk mencapai mufakat dalam pengambilan keputusan.

e)

Kebebasan individu untuk bertindak sesuai dengan keinginannya sendiri.

5.

Cita-cita yang ingin dicapai oleh bangsa Indonesia melalui pengamalan sila kelima Pancasila, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, adalah ....

a)

Membiarkan rakyat Indonesia untuk hidup dalam kemiskinan dan keterbelakangan.

b)

Mewujudkan kehidupan yang adil dan makmur bagi seluruh rakyat Indonesia.

c)

Memberikan hak istimewa kepada kelompok tertentu dalam masyarakat.

d)

Menciptakan kesenjangan sosial yang lebar antara kelompok kaya dan kelompok miskin.

e)

Membangun masyarakat yang serba kekurangan dan tidak memiliki akses terhadap kebutuhan dasar

6.

Hubungan antara sila pertama dan sila kedua Pancasila menunjukkan bahwa ....

a)

Keberadaan Tuhan Yang Maha Esa tidak relevan dengan kehidupan bermasyarakat.

b)

Nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab bertentangan dengan ajaran agama.

c)

Agama tidak memiliki peran dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

d)

Sila pertama dan sila kedua Pancasila tidak memiliki keterkaitan satu sama lain.

e)

Keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa mendorong manusia untuk berperilaku adil dan      beradab

7.

Hubungan antara sila keempat dan sila kelima Pancasila menunjukkan bahwa ....

a)

kerakyatan berarti rakyat menjadi penglima dalam setiap pengambilan keputusan

b)

Demokrasi di Indonesia dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

c)

Demokrasi di Indonesia harus dijalankan dengan tujuan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

d)

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat dicapai dengan cara mengabaikan prinsip-prinsip demokrasi

e)

Demokrasi di Indonesia hanya dapat dijalankan dengan cara menindas kelompok minoritas.

8.

Hubungan antara sila ketiga dan sila keempat Pancasila menunjukkan bahwa . . .

a)

Persatuan Indonesia dan demokrasi di Indonesia merupakan dua konsep yang saling bertentangan

b)

Demokrasi di Indonesia harus dijalankan dengan cara memberikan hak istimewa kepada kelompok tertentu dalam masyarakat.

c)

Persatuan Indonesia hanya dapat dicapai dengan cara membubarkan organisasi-organisasi yang    dianggap mengancam persatuan bangsa

d)

Persatuan Indonesia dapat dicapai dengan cara memaksakan kehendak mayoritas kepada minoritas

e)

Demokrasi di Indonesia harus dijalankan dengan mengedepankan musyawarah mufakat

9.

Ideologi merupakan seperangkat pengetahuan, nilai, keyakinan, dan pandangan dunia yang menjadi landasan pemikiran dan tindakan seseorang atau kelompok dalam bidang politik, sosial, ekonomi, dan budaya. Dalam konteks ini, Pancasila sebagai ideologi negara berfungsi untuk . . .

a)

Membatasi kebebasan beragama di Indonesia.

b)

Menuntun pemahaman dan perilaku warga negara Indonesia terhadap dunia dan sesamanya

c)

Menggantikan ideologi lain yang ada di dunia.

d)

Menentukan kebijakan ekonomi dan sosial di Indonesia.

e)

Menjaga keberagaman budaya Indonesia tanpa ada panduan nilai.

10.

Sebagai bagian dari unsur esensial ideologi, mitos dalam Pancasila diartikan sebagai . . .

a)

Dogma yang tidak dapat diubah oleh generasi berikutnya.

b)

Kumpulan ritual dan adat istiadat tradisional

c)

Cerita rakyat yang diwariskan secara turun-temurun.

d)

Ajaran optimistis bahwa Pancasila akan menjamin tercapainya tujuan melalui cara tertentu

e)

Simbol-simbol kebudayaan tanpa makna politik.

11.

Sebagai salah satu ciri umum ideologi, Pancasila mengandung nilai-nilai dan tujuan yang ingin dicapai. Salah satu nilai tersebut adalah keadilan sosial, yang berarti. . .

a)

Semua bentuk diskriminasi dihapuskan tanpa pengecualian.

b)

Setiap warga negara diperlakukan secara adil dan mendapatkan kesempatan yang sama.

c)

Pemerintah harus memberikan bantuan keuangan kepada semua warga negara.

d)

Hanya kelompok tertentu yang berhak atas keadilan.

e)

Setiap warga negara memiliki hak untuk melakukan apapun tanpa batas

12.

Sebagai sumber identitas dan pembeda, Pancasila berarti . . .

a)

Mengharuskan semua warga negara Indonesia untuk memiliki identitas yang sama.

b)

Menyebabkan konflik antara berbagai kelompok etnis di Indonesia.

c)

Menghapus identitas kedaerahan dan budaya lokal.

d)

Mengarahkan semua individu untuk berpikir dan bertindak secara seragam.

e)

Menjadi sumber identitas nasional dan membedakan Indonesia dari negara lain

13.

Koento Wibisono mengidentifikasi tiga unsur esensial dalam ideologi. Salah satu unsur tersebut adalah keyakinan. Dalam konteks ideologi Pancasila, keyakinan ini merujuk pada

a)

Kepercayaan bahwa Pancasila dapat dijadikan sumber keuntungan ekonomi.

b)

Gagasan vital yang diyakini kebenarannya sebagai dasar dan strategi mencapai tujuan nasional

c)

Mitos bahwa Pancasila adalah ajaran paling kuno di Indonesia.

d)

Loyalitas tanpa syarat terhadap negara Indonesia.

e)

Keterlibatan optimal dalam kegiatan politik.

14.

Pancasila sebagai ideologi negara memberikan pandangan dunia yang konsisten dan menyeluruh mengenai manusia, masyarakat, budaya, ekonomi, agama, dan kekuasaan. Ini berarti Pancasila . . .

a)

Hanya berfungsi sebagai landasan budaya.

b)

Menjaga agar pemerintah tidak campur tangan dalam urusan agama.

c)

Mengarahkan semua aspek kehidupan masyarakat Indonesia

d)

Hanya diterapkan dalam konteks politik

e)

Membatasi kreativitas dan inovasi masyarakat.

15.

Dalam konteks Pancasila sebagai ideologi negara, pengaruh pada kebijakan berarti bahwa Pancasila. . .

a)

Membatasi kebijakan hanya pada bidang ekonomi.

b)

Menjadi dasar pembentukan kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak

c)

Mengharuskan setiap kebijakan ditentukan oleh satu pihak saja

d)

Menghapus peran rakyat dalam pengambilan keputusan.

e)

Tidak berpengaruh pada pembentukan kebijakan publik

16.

Pancasila sebagai ideologi negara juga berfungsi sebagai pendorong perubahan sosial. Ini berarti bahwa . . .

a)

Semua bentuk perubahan sosial harus dihindari

b)

Perubahan sosial hanya terjadi melalui intervensi asing

c)

Pancasila tidak relevan dengan gerakan sosial atau politik

d)

Pancasila menjadi landasan bagi gerakan sosial atau politik yang ingin mencapai perubahan dalam masyarakat

e)

Pancasila hanya berfungsi untuk mempertahankan status quo

17.

Pancasila memiliki ciri sebagai ideologi yang memberikan pandangan dunia secara konsisten dan menyeluruh. Bagaimana implementasi dari pandangan dunia ini bisa dilihat dalam kebijakan pemerintah terkait pluralitas masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai macam etnis, suku, budaya, bahasa, agama, dan kepercayaan?

a)

Pemerintah fokus hanya pada pembangunan ekonomi tanpa memperhatikan aspek sosial budaya.

b)

Pemerintah menerapkan satu sistem pendidikan yang sama tanpa memperhatikan keberagaman

c)

Pemerintah tidak perlu campur tangan dalam urusan keberagaman budaya dan agama.

d)

Pemerintah mewajibkan semua masyarakat untuk mengikuti satu agama yang diakui negara.

e)

Pemerintah mengembangkan program yang mendorong keberagaman budaya melalui pendidikan, festival, dan peraturan yang menghormati hak asasi manusia.

18.

Pancasila sebagai ideologi negara memberikan arah dan tujuan yang ingin dicapai oleh bangsa Indonesia. Dalam situasi konflik horizontal di masyarakat, bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diaplikasikan untuk meredakan konflik dan membangun harmoni?

a)

Melibatkan pihak asing untuk menyelesaikan konflik di dalam negeri.

b)

Menyalahkan satu pihak tanpa mendengarkan semua sudut pandang.

c)

Menerapkan nilai-nilai Pancasila seperti kemanusiaan yang adil dan beradab, serta musyawarah untuk mufakat, dalam penyelesaian konflik.

d)

Mengabaikan konflik dan membiarkan masyarakat menyelesaikannya sendiri.

e)

Menggunakan kekerasan untuk menyelesaikan konflik dengan cepat.

19.

Dalam konteks sebagai leitstar dinamis, Pancasila harus mampu merespons tantangan zaman yang terus berubah. Bagaimana Pancasila dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat?

a)

Pancasila hanya berfungsi dalam konteks budaya dan tidak terkait dengan teknologi.

b)

Pancasila menjadi landasan bagi kebijakan yang mendukung pengembangan teknologi secara bertanggung jawab dan etis.

c)

Pancasila digunakan untuk membatasi akses masyarakat terhadap informasi global.

d)

Pancasila menghambat perkembangan teknologi untuk menjaga nilai tradisional.

e)

Pancasila tidak relevan dengan perkembangan teknologi modern

20.

Pancasila sebagai dasar negara telah disepakati oleh para pendiri bangsa Indonesia. Bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila dapat membantu Indonesia menghadapi isu global seperti perubahan iklim?

a)

Pancasila tidak relevan dalam konteks globalisasi dan perubahan iklim.

b)

Pancasila hanya diterapkan pada aspek sosial budaya, bukan lingkungan.

c)

Pancasila hanya mengatur kehidupan politik dan tidak terkait dengan isu lingkungan

d)

Pancasila menjadi dasar bagi kebijakan lingkungan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, dengan prinsip gotong-royong dan kesejahteraan bersama.

e)

Pancasila menghambat perkembangan industri demi menjaga lingkungan

21.

Dalam era globalisasi, teknologi informasi memberikan kemudahan dalam menyebarkan informasi dengan cepat. Namun, berita bohong (hoaks) sering tersebar luas dan dapat memecah belah persatuan bangsa. Prinsip Pancasila mana yang paling relevan digunakan untuk menghadapi tantangan tersebut, dan bagaimana penerapannya?

a)

Sila Keadilan Sosial, dengan memberikan hukuman sosial kepada penyebar berita palsu

b)

Sila Kemanusiaan, dengan memperhatikan nilai moral universal dalam setiap berita

c)

Sila Persatuan Indonesia, dengan mengutamakan rasa nasionalisme dalam menyaring informasi.

d)

Sila Ketuhanan, dengan memperbanyak kegiatan keagamaan untuk melawan hoaks.

e)

Sila Kerakyatan, dengan meningkatkan literasi digital dan musyawarah dalam menyelesaikan masalah informasi palsu.

22.

Perkembangan ekonomi global mendorong masuknya produk asing dengan harga murah. Kondisi ini sering membuat produk lokal kalah bersaing. Dalam konteks penerapan Pancasila, bagaimana sikap yang paling tepat bagi masyarakat Indonesia?

a)

Membiarkan produk lokal tersisih karena kalah bersaing secara global

b)

Memanfaatkan peluang dengan meningkatkan kualitas produk lokal dan tetap mencintai produk bangsa sendiri

c)

Menuntut pemerintah melarang masuknya semua produk asing ke Indonesia

d)

Mencampurkan produk lokal dengan merek asing agar lebih diminati

e)

Menghindari membeli produk asing dan hanya menggunakan produk lokal

23.

Radikalisme sering muncul karena pemahaman agama yang sempit dan intoleransi terhadap perbedaan. Hal ini menjadi ancaman serius bagi eksistensi Pancasila. Apa langkah yang paling tepat untuk mencegah berkembangnya radikalisme di kalangan generasi muda?

a)

Menanamkan pendidikan karakter berbasis Pancasila dengan mengedepankan toleransi dan dialog antarumat beragama.

b)

Menutup akses generasi muda terhadap diskusi agama di ruang publik.

c)

Membiarkan radikalisme berkembang sebagai bagian dari kebebasan berpendapat

d)

Menghapus mata pelajaran agama agar tidak memunculkan perbedaan pandangan.

e)

Mengutamakan satu agama sebagai identitas utama bangsa Indonesia

24.

Di era global, muncul gerakan ekstremisme yang menolak keberagaman dan memaksakan pandangan tunggal dalam masyarakat. Tantangan ini jelas bertentangan dengan Pancasila. Bagaimana sikap yang paling sesuai dengan nilai Pancasila?

a)

Membiarkan kelompok ekstrem berkembang sebagai hak demokrasi.

b)

Menghapus keberagaman budaya agar masyarakat lebih homogen.

c)

Menegakkan hukum, memperkuat toleransi, dan membangun kesadaran bahwa keberagaman adalah kekuatan bangsa.

d)

Membatasi perbedaan pendapat agar masyarakat tidak berkonflik

e)

Mengutamakan satu kelompok tertentu untuk menjaga stabilitas bangsa.

25.

Arus globalisasi sering membawa masuk ideologi liberalisme dan kapitalisme yang menekankan kebebasan mutlak individu. Tantangan ini dapat mengikis nilai keadilan sosial dalam Pancasila. Bagaimana cara terbaik mempertahankan ideologi Pancasila dalam kondisi tersebut?

a)

Menolak semua bentuk kebebasan individu karena bertentangan dengan Pancasila

b)

Menyerap nilai positif dari kebebasan individu tetapi tetap menyeimbangkannya dengan tanggung jawab sosial

c)

Menggantikan Pancasila dengan liberalisme agar tidak ketinggalan zaman.

d)

Membiarkan masyarakat menentukan sendiri ideologi yang dianut

e)

Menghapus nilai keadilan sosial agar lebih sesuai dengan liberalisme global

26.

Di era global, muncul fenomena identity crisis pada generasi muda yang lebih bangga menggunakan bahasa asing daripada bahasa Indonesia. Tantangan ini dapat melemahkan identitas kebangsaan yang berakar pada Pancasila. Bagaimana langkah yang paling tepat?

a)

Mengembangkan sikap bangga berbahasa Indonesia sambil tetap mempelajari bahasa asing sebagai alat komunikasi global

b)

  Menganggap bahasa asing lebih bergengsi dibanding bahasa Indonesia.

c)

Menghapus pembelajaran bahasa asing agar bahasa Indonesia tetap dominan

d)

Melarang penggunaan bahasa asing di sekolah maupun media sosial

e)

Membiarkan bahasa asing menggantikan bahasa Indonesia karena lebih modern.

27.

Gaya hidup konsumtif yang berlebihan menjadi tantangan ideologi Pancasila karena dapat melemahkan nilai kesederhanaan dan gotong royong. Bagaimana sikap yang sesuai dengan Pancasila untuk menghadapi budaya konsumerisme di era global?

a)

Membiarkan konsumerisme berkembang karena sesuai dengan kebebasan individu

b)

Menolak semua produk modern agar kembali ke gaya hidup tradisional

c)

Mengendalikan gaya hidup konsumtif dengan mengutamakan kebutuhan, mendukung produk lokal, dan berbagi dengan sesama

d)

Menganggap konsumerisme sebagai tanda kemajuan bangsa

e)

Membatasi generasi muda dari perkembangan teknologi agar tidak terpengaruh

28.

Fenomena terorisme dan ekstremisme global sering memengaruhi pola pikir sebagian masyarakat, sehingga berpotensi mengancam persatuan Indonesia. Bagaimana strategi penerapan Pancasila untuk menghadapi tantangan ini?

a)

Memperkuat wawasan kebangsaan, memperkokoh persatuan, serta menegakkan hukum secara adil terhadap pelaku terorisme

b)

Menutup diri dari pergaulan global agar tidak terpengaruh ekstremisme

c)

Membiarkan paham ekstrem berkembang karena bagian dari kebebasan

d)

Menganggap ekstremisme sebagai identitas baru bangsa di era global

e)

Menghapus keberagaman budaya karena sering dimanfaatkan untuk memecah belah

29.

Meningkatnya arus individualisme di era global sering kali melemahkan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Tantangan ini dapat menggerus ideologi Pancasila, khususnya sila ke-3. Apa upaya terbaik untuk mengatasinya?

a)

Membatasi hubungan dengan dunia luar agar budaya individualisme tidak masuk

b)

Membiarkan individualisme berkembang karena sesuai dengan hak kebebasan pribadi

c)

Menjadikan individualisme sebagai bagian baru dari identitas bangsa

d)

Mengabaikan perubahan budaya karena dianggap tidak berpengaruh pada persatuan

e)

Menguatkan budaya gotong royong melalui kegiatan sosial dan pemanfaatan teknologi digital untuk kolaborasi.

30.

Globalisasi membawa pengaruh besar dalam kehidupan bangsa Indonesia. Salah satunya adalah berkembangnya budaya populer asing yang seringkali lebih diminati oleh generasi muda dibandingkan budaya lokal. Dalam konteks penerapan Pancasila, kondisi ini dapat dipandang sebagai tantangan sekaligus peluang. Bagaimana strategi penerapan nilai Pancasila yang tepat untuk menghadapi kondisi tersebut?

a)

Membiarkan generasi muda bebas memilih budaya yang disukainya tanpa adanya batasan

b)

Menganggap budaya asing lebih maju dan meninggalkan budaya Indonesia yang dianggap kuno

c)

Mengabaikan perkembangan budaya global karena tidak sesuai dengan Pancasila

d)

Mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dengan budaya asing yang positif tanpa kehilangan jati diri bangsa.

e)

Menutup akses terhadap budaya asing agar generasi muda hanya mengenal budaya Indonesia.