wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ULANGAN SUMATIF SIFAT KOLIGATIF LARUTAN

Total questions: 15

Worksheet time: 28mins

Name
Class
Date
1.

Berikut ini beberapa fenomena penerapan sifat koligatif dalam kehidupan sehari-hari ;

(1) Penambahan garam pada pembuatan es krim puter

(2) Membuat teh manis menggunakan air panas

(3) pembuatan hujan buatan

(4) Penggunaan cairan infus bagi pasien

(5) Penggunaan obat tetes mata

Pasangan data yang merupakan penerapan penurunan titik beku larutan ditunjukkan oleh nomor....

,"'

a)
A. (1) dan (2)
b)
B. (1) dan (3)
c)

C. (2) dan (3)

d)

D. (3) dan (4)

e)

E. (4) dan (5)

2.

Perhatikan gambar ilustrasi beberapa larutan berikut. Gambar yang memiliki tekanan uap paling rendah ditunjukkan oleh nomor....

a)
A. (1)
b)
B. (2)
c)
C. (3)
d)
D. (4)
e)
E. (5)
3.

Sebanyak 36 gram glukosa (Mr= 180) dilarutkan ke dalam 90 gram air murni. Jika tekanan uap air murni pada suhu 300C adalah 32 mmHg, maka tekanan uap larutan pada suhu itu adalah....mmHg

a)
A. 29,28
b)
B. 30,77
c)
C. 31,37
d)
D. 32,28
e)
E. 33,28
4.

Baca kutipan artikel berikut.

Berdasarkan kutipan artikel tersebut, maka pernyataan yang tepat berkaitan dengan sifat koligatif larutan adalah ….

a)

 Komposisi minuman isotonic  harus memiliki tekanan osmosis yang sama dengan tekanan osmosis cairan tubuh.

b)

Minuman isotonic sejatinya hanya diperlukan oleh orang yang mengalami kekurangan atau kehilangan cairan tubuh , namun tidak boleh berlebihan.

c)

Minuman isotonik merupakan larutan elektrolit yang mengandung ion -ion natrium dan magnesium sehingga sangat diperlukan oleh semua orang

d)

Orang  -orang sehat yang  dalam beraktivitas tidak banyak menguras energy ,bukan aktivitas berat, maka tetap dianjurkan untuk konsumsi minuman isotonic tersebut.

e)

Minuman isotonik merupakan salah satu penerapan sifat koligatif larutan , yaitu tekanan osmosis.

5.

Perhatikan tabel berikut. Larutan yang memiliki tekanan osmosis paling besar pada keadaan suhu yang sama ditunjukkan oleh larutan nomor....

a)
A. 1
b)
B. 2
c)
C. 3
d)
D. 4
e)
E. 5
6.

Perhatikan diagram P-T air dan larutan berair berikut. Garis yang menunjukkan fase air berubah dari cair ke gas adalah....

a)
A. K – L
b)
B. M – N
c)
C. M – P
d)
D. T – M
e)
E. R – N
7.

Berikut ini adalah data titik beku berbagai larutan non elektrolit dan elektrolit. Pernyataan kesimpulan yang tepat dari data tersebut adalah....

a)
A. Titik beku larutan elektrolit lebih tinggi daripada larutan non elektrolit.
b)

B. Pada konsentrasi yang sama, titik beku larutan elektrolit lebih rendah daripada larutan non elektrolit

c)

C. Pada konsentrasi yang sama, penurunan titik beku larutan elektrolit lebih besar daripada larutan non elektrolit

d)

D. Semakin besar konsentrasi zat terlarut, maka titik beku larutan non elektrolit semakin besar pula

e)

E. Penuruan titik beku larutan dipengaruhi oleh jenis zat terlarut dan pelarutnya

8.

Perhatikan larutan garam berikut. Larutan yang memiliki titik didih paling rendah adalah larutan nomor....

a)
A. (1)
b)
B. (2)
c)
C. (3)
d)
D. (4)
e)
E. (5)
9.

Perhatikan informasi berikut.

Seorang siswa membuat es putar secara sederhana dengan menggunakan sejumlah es batu yang dicampur garam dapur. Pernyataan yang tepat terkait informasi tersebut adalah....

a)
Pemberian garam dapur pada es batu dapat menyebabkan es batu lebih cepat mencair
b)
Titik beku es batu lebih rendah dibandingkan dengan titik beku campuran es batu dan garam
c)

Penambahan garam dapur pada es batu menyebabkan adonan es putar cepat mencair

d)
Semakin banyak garam dapur yang ditambahkan ke dalam es batu, maka menyebabkan suhu larutan semakin dingin
e)
garam dapur merupakan zat non elektrolit yang bila ditambahkan ke dalam es batu menyebabkan penurunan suhu
10.

Seorang siswa membuat sirup gula. Siswa tersebut menambahkan 342 g gula pasir ( Mr = 342 ) ke dalam 500 ml air. Jika massa jenis air 1 g/ml dan Kb air = 0,5 oC/m. Maka pernyataan yang sesuai dengan informasi tersebut adalah....

a)
Titik didih larutan sirup tersebut lebih rendah dibandingkan air
b)

Campuran ke dua zat tersebut akan mendidih pada suhu di atas 100 oC

c)

Terjadi perubahan titik didih larutannya sebesar 1 oC

d)
Kenaikan titik didih larutan sirup gula tersebut lebih besar daripada larutan 1 molal garam dapur
e)
Penambahan gula pasir ke dalam air tersebut dapat menyebabkan tekanan uap larutannya naik
11.

Berikut contoh penerapan sifat-sifat koligatif dalam kehidupan sehari-hari. Pasangkan pernyataan yang sesuai dengan memberi tanda panah pada jawabannya.

a)

Desalinasi air air laut menjadi air tawar

1.

Tekanan Osmosis Larutan

b)

Obat tetes mata

2.

Tekanan Osmosis larutan

c)

kolam apung

3.

Penurunan tekanan uap larutan

d)

menambahkan garam pada sayuran setelah matang

4.

kenaikan tidih larutan

e)

Penambahan etilen glikol pada air radiator mobil

5.

penurunan titik beku larutan

12.

Pernyataan yang berhubungan dengan tepat adalah....

a)

Pada tekanan 1 atm, air mendidih pada suhu 1000C

b)

Besarnya titik didih dan titik beku larutan dipengarahui oleh tekanan udara luar

c)

titik beku larutan lebih besar dari titik beku air

d)

Air murni selalu mendidih pada suhu 100 0C

e)

Pada tekanan 1 atm, titik beku air murni lebih besar dari 00C

13.

Ke dalam 500 g air dilarutkan 40 gram senyawa Fe2(SO4)3., sehingga mengakibatkan titik didihnya naik sebesar 0,437 0C. Jika Kb air 0,52 0C/ , Ar Fe =56 ; S = 32 ; O= 16 , maka besarnya derajat ionisasi larutan adalah (a)  

14.

Cairan infus Salina 0,9% adalah larutan yang paling umum digunakan dalam terapi cairan intravena (infus). Cairan ini merupakan larutan isotonik , yang berarti memiliki konsentrasi partikel terlarut (osmolaritas) yang mirip dengan plasma darah normal manusia. Biasanya cairan ini digunakan untuk pasien yang mengalami dehidrasi akibat diare atau lainnya.

Berdasarkan informasi tersebut, maka peryataan yang sesaui adalah(R = 0,082 L.atm/mol/K)

a)

cairan ini mengandung NaCl dengan kadar 0,9 %

b)

dalam 100 ml larutan terdapat 9 gram NaCl

c)

larutan ini memiliki tekanan osmosis yang sama dengan tekanan osmosis plasma darah normal manusia

d)

merupakan salah satu penerapan sifat koligatif larutan, yaitu tekanan uap larutan

e)

Pada suhu 37 0C 100 ml larutan ini memiliki tekanan osmosis (R = 0,082 L.atm/mol/K) 7,8 sebesar 7,8 atm

15.

Suatu larutan mendidih pada suhu 100,130C . jIKa Kb air = 0,52 0C/m dan Kf air = 1,860C/m . Maka larutan tersebut akan membeku pada suhu (a)   .0C