WorksheetsSOAL TRY OUT ANBK LITERASI_NUMERASI
Total questions: 20
Worksheet time: 3600secs
Jika harga sebuah buku tulis adalah Rp2.500,00 dan harga sebuah pensil adalah Rp1.250,00, berapa rupiah yang harus dibayar Andi jika ia membeli 3 buku tulis dan 2 pensil?
Rp9.375,00
Rp10.000,00
Rp7.500,00
Rp6.250,00
Suatu persegi panjang memiliki panjang 12 cm dan lebar 8 cm. Berapa cm² luas persegi panjang tersebut?
20 cm²
40 cm²
96 cm²
144 cm²
Manfaat Sarapan Pagi bagi Tubuh
Dua hari yang lalu Melani harus dibawa UKS karena sakit lambung. Saat itu Melani terlihat lemah dan tidak bersemangat. Berbeda dengan teman-temannya yang tampak ceria. Setelah ditanya oleh gurunya, Melani ternyata belum sarapan. Setelah periksa ke dokter, Melani tahu penyebab sakitnya adalah karena jarang sarapan pagi. Oleh dokternya, Melani pun diberitahu tentang manfaat sarapan pagi sebelum pukul 09.00 pagi. Waktu-waktu tersebut peredaran darah masih baik dan terjadi perubahan metabolisme dalam tubuh.
Saat kembali masuk, Melani mengajak teman-temannya untuk selalu sarapan. Sarapan merupakan bagian dari perilaku untuk mewujudkan gizi seimbang yang penting bagi hidup yang sehat, aktif, dan cerdas. Sarapan dapat membekali tubuh untuk dapat berpikir, beraktivitas fisik secara optimal setelah bangun pagi. Sarapan juga terbukti dapat meningkatkan kemampuan belajar dan stamina anak.
Melani menjelaskan kepada teman-temannya untuk sarapan pagi yang bergizi. Menu sarapan yang diplih sebaiknya tidak terlalu berat atau berlebihan kalorinya, tetapi tetap perlu memperhatikan komposisi gizinya. Menu yang dipilih harus ada karbohidratnya, lemak, protein, dan vitaminnya. Melani pun memberikan contoh menu sarapan yaitu, setangkap roti tawar ditambah telur mata sapi, sedikit sayuran, dan susu. Atau semangkuk outmeal dengan potongan buah pisang dan susu rendah lemak. Teman-teman Melani pun menjadi lebih paham akan pentingnya sarapan pagi. Melani pun berjanji akan selalu sarapan sebelum berangkat ke sekolah.
Kita akan mencari tahu lebih banyak tentang informasi manfaat sarapan pagi bagi tubuh kita di mesin pencari di internet. Kata kunci apakah yang tepat untuk mencari informasi tersebut?
Sarapan
Makan Pagi
Sarapan Pagi
Manfaat Makan Pagi
Menjodohkan Bangun Datar dengan Sifatnya
Persegi
Semua sisi sama panjang dan semua sudut
Persegi Panjang
Sisi-sisi yang berhadapan sama panjang d
Segitiga Sama Sisi
Semua sisi sama panjang dan semua sudut
Lingkaran
Semua titik pada lingkaran berjarak sama
Manfaat Sarapan Pagi bagi Tubuh
Dua hari yang lalu Melani harus dibawa UKS karena sakit lambung. Saat itu Melani terlihat lemah dan tidak bersemangat. Berbeda dengan teman-temannya yang tampak ceria. Setelah ditanya oleh gurunya, Melani ternyata belum sarapan. Setelah periksa ke dokter, Melani tahu penyebab sakitnya adalah karena jarang sarapan pagi. Oleh dokternya, Melani pun diberitahu tentang manfaat sarapan pagi sebelum pukul 09.00 pagi. Waktu-waktu tersebut peredaran darah masih baik dan terjadi perubahan metabolisme dalam tubuh.
Saat kembali masuk, Melani mengajak teman-temannya untuk selalu sarapan. Sarapan merupakan bagian dari perilaku untuk mewujudkan gizi seimbang yang penting bagi hidup yang sehat, aktif, dan cerdas. Sarapan dapat membekali tubuh untuk dapat berpikir, beraktivitas fisik secara optimal setelah bangun pagi. Sarapan juga terbukti dapat meningkatkan kemampuan belajar dan stamina anak.
Melani menjelaskan kepada teman-temannya untuk sarapan pagi yang bergizi. Menu sarapan yang diplih sebaiknya tidak terlalu berat atau berlebihan kalorinya, tetapi tetap perlu memperhatikan komposisi gizinya. Menu yang dipilih harus ada karbohidratnya, lemak, protein, dan vitaminnya. Melani pun memberikan contoh menu sarapan yaitu, setangkap roti tawar ditambah telur mata sapi, sedikit sayuran, dan susu. Atau semangkuk outmeal dengan potongan buah pisang dan susu rendah lemak. Teman-teman Melani pun menjadi lebih paham akan pentingnya sarapan pagi. Melani pun berjanji akan selalu sarapan sebelum berangkat ke sekolah.
Apa saja manfaat sarapan pagi pada kesehatan tubuh?
Menetralisir asam lambung dalam tubuh.
Memperbaiki kemampuan berpikir pada anak.
Meningkatkan kemampuan belajar pada anak.
Tubuh menjadi sehat dan tidak mudah lelah
Bunga Matahari dan Pertemuannya dengan Hangat
Ayahku sering dipanggil Pak Kebun. Ia orang yang ulet dan sabar. Terutama ketika merawatku. Ia sering bercerita mengenai bagaimana aku tumbuh. Suatu pagi, ia pernah menceritakan bagaimana aku lahir dari biji yang kecil. Kepalaku yang runcing ditancapkan di satu wadah yang bernama polybag. Di pagi yang lain, ia menceritakan bagaimana ia menungguku berkecambah hingga 10 senti atau memunculkan 4 helai daun. Selanjutnya aku dipindahkan ke tanah yang lebih luas.
Pernah suatu siang dia mengeluh sedikit mengenai susahnya aku diberi makan. Katanya aku harus disiram setiap hari. Rentan terhadap hama seperti fungi, serangga, dan bekicot. Aku harus ada dalam tanah campuran pupuk kandang. Perbandingannya yaitu 70% tanah, 30% pupuk kandang, dan tanah harus bekisar pH 6,0-7,5. Ribet deh katanya. Namun, ayah tetap sabar merawat dan menyayangiku tanpa kenal lelah.
Pengalaman berkesan adalah ketika ayah memperkenalkanku pada hangat. Pengalaman yang paling kuingat.
Kata ayahku, hangat adalah suatu hal yang patut disyukuri keberadaannya. Hangat merupakan kata yang muncul di doa-doanya setiap pagi. Kata ayah, aku akan mati jika hangat berubah menjadi panas maupun dingin. Tanpa hangat, aku tidak bisa hidup. Aku bertanya-tanya mengapa aku harus ada bersama hangat minimal 6-8 jam sehari. Ayah hanya tersenyum sambil memberi pupuk dan sedikit air untuk makan siang.
“Suatu saat nanti kamu akan mengerti. Untuk saat ini, sebut saja ia matahari,” begitu katanya.
Matahari, aku menyadari ada yang tumbuh dalam diriku setiap kamu datang memberi hangat. Menembus tanah dan daun basah, memberi makan. Mengangkat tunas-tunas, memekarkan bunga. Betapa senangnya aku.
Matahari, kamu baik hati. Hari-hari berlalu bagai angin. Selama itu pula kamu selalu ada bagaikan sahabat. Kamu mendengarkan aku menyerocos setiap hari. Tentang ini, tentang itu, tentang begini, begitu. Tak pernah sekalipun keberadaanmu ingin aku lewatkan. Aku selalu ingin mendekat. Ayah kadang tertawa melihatku mengikutimu kemanapun engkau pergi. Sedikit-sedikit menengok, melihat kanan-kiri, seakan aku bisa kehilanganmu sewaktu-waktu. Betapa dekatnya kita. Walau engkau di atas nun jauh di sana.
Matahari, terima kasih sudah menjagaku agar tetap ada. Tak terasa seratus hari lebih sudah kita lewati bersama. Kini aku sudah 160 cm, hampir setinggi ayahku. Daun-daunku berwarna hijau. Wajahku besar dihiasi mahkota kuning, mirip dengan warna hangat yang rutin kamu beri. Terima kasih sudah menemaniku dengan sabar selama ini. Mungkin di atas sana terasa sepi. Namun, aku harap kamu tahu bahwa di sini, aku dan teman-temanku mengucap syukur atas keberadaanmu setiap hari. Kami berlomba-lomba untuk mendapat kesempatan memandangmu sedikit lebih dekat. Terima kasih Matahari. Terima kasih Tuhan atas berkah yang diberikan pada kami, makhluk ciptaan-Mu.
Sumber:
https://gdm.id/cara-menanam-bunga-matahari/
https://www.bulirjeruk.com/2015/10/belajar-dari-bunga-matahari.html
https://kutanam.com/cara-menanam-bunga-matahari/
Jika Pak Kebun ingin mencari wadah yang tepat untuk menanam bunga matahari, kata kunci yang dapat ia masukkan dalam laman pencarian adalah
(a)
Jika sebuah baju harganya Rp150.000,00 dan mendapat diskon 20%, maka harga baju setelah diskon adalah ..
(a)
Bunga Matahari dan Pertemuannya dengan Hangat
Ayahku sering dipanggil Pak Kebun. Ia orang yang ulet dan sabar. Terutama ketika merawatku. Ia sering bercerita mengenai bagaimana aku tumbuh. Suatu pagi, ia pernah menceritakan bagaimana aku lahir dari biji yang kecil. Kepalaku yang runcing ditancapkan di satu wadah yang bernama polybag. Di pagi yang lain, ia menceritakan bagaimana ia menungguku berkecambah hingga 10 senti atau memunculkan 4 helai daun. Selanjutnya aku dipindahkan ke tanah yang lebih luas.
Pernah suatu siang dia mengeluh sedikit mengenai susahnya aku diberi makan. Katanya aku harus disiram setiap hari. Rentan terhadap hama seperti fungi, serangga, dan bekicot. Aku harus ada dalam tanah campuran pupuk kandang. Perbandingannya yaitu 70% tanah, 30% pupuk kandang, dan tanah harus bekisar pH 6,0-7,5. Ribet deh katanya. Namun, ayah tetap sabar merawat dan menyayangiku tanpa kenal lelah.
Pengalaman berkesan adalah ketika ayah memperkenalkanku pada hangat. Pengalaman yang paling kuingat.
Kata ayahku, hangat adalah suatu hal yang patut disyukuri keberadaannya. Hangat merupakan kata yang muncul di doa-doanya setiap pagi. Kata ayah, aku akan mati jika hangat berubah menjadi panas maupun dingin. Tanpa hangat, aku tidak bisa hidup. Aku bertanya-tanya mengapa aku harus ada bersama hangat minimal 6-8 jam sehari. Ayah hanya tersenyum sambil memberi pupuk dan sedikit air untuk makan siang.
“Suatu saat nanti kamu akan mengerti. Untuk saat ini, sebut saja ia matahari,” begitu katanya.
Matahari, aku menyadari ada yang tumbuh dalam diriku setiap kamu datang memberi hangat. Menembus tanah dan daun basah, memberi makan. Mengangkat tunas-tunas, memekarkan bunga. Betapa senangnya aku.
Matahari, kamu baik hati. Hari-hari berlalu bagai angin. Selama itu pula kamu selalu ada bagaikan sahabat. Kamu mendengarkan aku menyerocos setiap hari. Tentang ini, tentang itu, tentang begini, begitu. Tak pernah sekalipun keberadaanmu ingin aku lewatkan. Aku selalu ingin mendekat. Ayah kadang tertawa melihatku mengikutimu kemanapun engkau pergi. Sedikit-sedikit menengok, melihat kanan-kiri, seakan aku bisa kehilanganmu sewaktu-waktu. Betapa dekatnya kita. Walau engkau di atas nun jauh di sana.
Matahari, terima kasih sudah menjagaku agar tetap ada. Tak terasa seratus hari lebih sudah kita lewati bersama. Kini aku sudah 160 cm, hampir setinggi ayahku. Daun-daunku berwarna hijau. Wajahku besar dihiasi mahkota kuning, mirip dengan warna hangat yang rutin kamu beri. Terima kasih sudah menemaniku dengan sabar selama ini. Mungkin di atas sana terasa sepi. Namun, aku harap kamu tahu bahwa di sini, aku dan teman-temanku mengucap syukur atas keberadaanmu setiap hari. Kami berlomba-lomba untuk mendapat kesempatan memandangmu sedikit lebih dekat. Terima kasih Matahari. Terima kasih Tuhan atas berkah yang diberikan pada kami, makhluk ciptaan-Mu.
Sumber:
https://gdm.id/cara-menanam-bunga-matahari/
https://www.bulirjeruk.com/2015/10/belajar-dari-bunga-matahari.html
https://kutanam.com/cara-menanam-bunga-matahari/
Bagaimana Pak Kebun menceritakan proses tumbuhnya Bunga Matahari?
Terlahir dari biji yang tidak terlalu kecil, tumpul, dan harus ditanam jauh di dalam tanah.
Tidak harus selalu dijemur di bawah matahari karena Bunga Matahari tidak tahan panas.
Harus ada dalam tanah campuran pupuk kandang dengan perbandingan 70% pupuk kandang, 30% tanah.
Harus dipindahkan ke tanah yang lebih luas setelah berkecambah 10 senti atau muncul 4 helai daun.
Burung-burung yang Menghilang dari Kampung Kami
Dalam keadaan terbaring lemas dengan suhu tubuh yang panas, kakek masih menyuruhku membuat olahan getah perekat untuk menangkap burung. Napasnya berat dan dalam. Suaranya serak dan sangat lirih, ia hanya bisa bicara sambil terpejam.
”Ambil getah pohon karet atau pohon nangka atau pohon benda. Rebus dengan oli bekas hingga mendidih, lalu dinginkan sampai kental dan likat. Tunggu burung cendet itu berbunyi di samping dapur. Jika sudah terdengar, oleskan getah itu pada sepotong ranting yang di bagian ujungnya terikat serangga. Biarkan burung itu datang bertengger. Kakinya akan lekat meski sekuat apa pun ia meronta.”
Nenek tiba-tiba melinangkan air mata. Tangannya mencelupkan selembar kain ke dalam gelas berisi air perasan pucuk asam. Lalu ia angkat dan dikompreskan ke dahi kakek. Sedang ibu yang duduk di samping kakek terus mengaji. Sesekali meniup ubun-ubun kakek dengan serapal doa. Tak lama, setelah ruang kami hanya dilanda isak dan lantunan ayat suci, kakek kembali mengulangi kata-katanya; menyuruhku membuat lem perekat dari getah untuk menangkap burung cendet.
”Coba kau lepas burung-burung itu, Mid. Siapa tahu sakit kakekmu karena tulah burung itu,” pinta nenek kepadaku. Aku cemas hendak menjawab apa, mengingat burung-burung itu bernilai ratusan juta rupiah dan tentu saja kakek masih menyayanginya.
***
Sekitar sebulan sebelum kakek sakit, nenek sering mengomel. Nenek minta kami berhenti menangkap burung karena dari beberapa burung yang kami tangkap termasuk burung yang sudah langka di pulau kami.
”Burung kepodang, cendet, dan burung jalak sudah jarang kita lihat di ladang dan di jalan-jalan. Burung-burung itu kini sudah langka. Mestinya Aki tidak menangkapnya,” ucap nenek kesekian kalinya.
”Justru karena langka aku menangkapnya, karena harganya semakin mahal, Ni!” jawab kakek.
”Pikiranmu kok terbalik sih, Ki? Kalau langka mestinya jangan ditangkap, biar bisa berkembang biak, biar banyak lagi, biar keturunan kita bisa menikmati bunyinya sepanjang zaman.”
”Lho? Pikiranmu yang kebalik. Kelangkaan ini mestinya kita manfaatkan biar burung yang tinggal sedikit itu hanya jadi milik kita. Kita akan kaya raya nanti, hahaha.” jawab kakek sambil tertawa.
Aku hanya bisa mendengar perang mulut keduanya sambil terus mengaduk getah dari pelepah daun siwalan.
”Hai, Ki! Ingat ya! Menangkap burung langka itu membahayakan hidupmu, Ki?”
”Jika itu seekor indukan, kasihan anak-anaknya yang tak bisa makan dan pasti mati. Kamu yang dosa,” suara nenek lebih keras.
”Dan jika itu termasuk burung yang dilindungi. Kamu bisa dipenjara, Ki!” nenek berkacak pinggang. ”Apa pun yang terjadi, pokoknya burung-burung dengan kicau emasnya itu harus kutangkap,” ungkapnya.
”Mid! Sebaiknya kamu berhenti ikut kakekmu menangkap burung, biar tidak tertular dosanya,” pesan nenek.
”Jangan dengar apa kata nenekmu. Tidak akan terjadi apa-apa. Di lereng Hutan Rongkorong aku masih sempat melihat burung jalak dan burung cendet,” kata kakek.
Glosarium:
aki : biasa disingkat “Ki” adalah nama sebutan/panggilan untuk kakek.
benda : terap atau tekalong (Artocarpus elasticus) adalah sejenis pohon buah yang masih satu genus dengan nangka (Artocarpus). Buahnya mirip dengan buah timbul atau kulur, dengan tonjolan-tonjolan serupa duri lunak panjang dan pendek, agak melengket.
Nini : biasa disingkat “Ni” adalah sebutan/panggilan untuk nenek.
rapal : bacaan atau ucapan (biasanya untuk doa atau mantra khusus).
Rongkorong : salah satu bukit di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
tulah : kemalangan yang disebabkan oleh kutuk, karena perbuatan yang kurang baik terhadap orang tua (orang suci dan sebagainya), atau karena perbuatan melanggar larangan; kualat.
Tulisan diadaptasi dari cerpen A. Warits Rovi dengan judul yang sama. Tersaji dalam https://www.kompas.id/baca/cerpen-hiburan/2022/04/21/burung-burung-yang-menghilang-dari-kampung-kami yang dipublikasikan pada 22 April 2022 pukul 22:23 WIB
Jika kamu ingin mencari informasi lebih lanjut tentang fenomena kelangkaan burung di alam liar, kata kunci apa yang kamu ketikkan di internet?
Klik pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.
jenis burung dilindungi
perburuan burung liar
berburu burung dengan perekat
akibat memburu burung
keanekaragaman hayati
Pecahan (a)
Aljabar (b)
Gambar di atas menunjukkan permen jeli tusuk dengan isi yang berbeda. Setiap tusuk terdiri dari beberapa buah permen jeli dengan warna yang sama. Satu tusuk isi 3 permen dijual dengan harga Rp2.000,00 dan satu tusuk isi 5 permen dijual dengan harga Rp3.000,00.
Ita membeli 2 tusuk permen jeli isi 5 dan 5 tusuk permen jeli isi 3. Ita membayar dengan 2 lembar uang sepuluh ribuan. Uang kembalian yang diterima Ita adalah …
Rp.16.000,00
RP.14.000,00
Rp.2000,00
Rp.4.000,00
Jodohkanlah soal berikut dengan jawabannya yang benar
-3 + (-5) = ...
-8
16 - (-8) = ...
24
19 + 27 = ...
46
(-4) x (-9) = ...
36
(-48) : 3 = ...
-16
Dalam suatu tes ditetapkan bahwa setiap jawaban benar diberikan nilai 2 dan jawaban salah diberikan nilai -1 serta yang tidak dijawab diberikan nilai 0. Jika Wayan berhasil menjawab benar 40 soal, dan salah 3 nomor soal dari 50 soal yang ada, maka berapakah nilai yang diperoleh oleh Wayan?
(a)
Putri Lopian (Kisah dari Tapanuli Tengah)
Liburan semester ini, Riga berlibur ke rumah Kakek di Sibolga, Sumatera Utara. Kakek senang sekali bercerita. Begitu banyak legenda yang Kakek ceritakan padanya. Kali ini, Kakek bercerita tentang Putri Lopian, seorang penyayang binatang yang memiliki banyak sahabat hewan.
Setiap sore, Putri Lopian memanggil para sahabatnya dari balik pagar halaman istana yang berbatasan dengan hutan, lalu memberi mereka makan.
Sahabatnya yang paling dekat adalah kura-kura, yang selalu mengikutinya. Namun, si kura-kura pemalu. Jika ada orang lain, si kura-kura akan bersembunyi, berpura-pura jadi batu.
Suatu pagi, ketika dia sedang menemui teman-temannya di tepi hutan, gempa besar terjadi. Suasana kacau balau, penghuni istana berlarian keluar. Orang tuanya tidak ada! Kelinci dan rusa mendatanginya, menarik-narik kainnya agar dia ikut mereka ke arah hutan, menjauhi pantai.
Sementara itu, orang-orang malah berlarian ke laut sambil membawa keranjang, berteriak, “Ikan! Banyak ikan di pantai!”
Tiba-tiba saja gelombang dahsyat datang dari arah laut. Semua tersapu! Putri Lopian juga. Di mana-mana hanya ada air!
Sebongkah batu muncul di dekatnya. Ternyata itu si kura-kura. Putri Lopian berpegangan ke tempurung sahabatnya. Kura-kura membawanya berenang ke dataran tinggi, dan hewan lain membantu menariknya.
Akhirnya dia selamat! Sayang sekali, Putri Lopian tidak dapat menemukan orang tuanya. Namun, sahabat-sahabatnya menjadi pelipur lara. Hingga dewasa, dia masih menyayangi hewan-hewan itu.
Siapa sahabat Putri Lopian yang mendatangi dan menarik-narik kainnya?
Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda centang (√)!
Jawaban benar lebih dari satu.
Kelinci
Rusa
Kura-kura
Ikan
Hobi Autograf
Pemuda ini menekuni hobi yang dikenal dengan nama autograf. Hobi ini memiliki kegiatan berupa berburu dan mengumpulkan foto dan tanda-tangan tokoh terkenal, terutama negarawan dan politisi dunia. Berawal dari kegemarannya berkirim surat melalui pos sejak kecil. Beranjak dewasa, ia mulai mencoba mengirimkan surat kepada sejumlah tokoh nasional maupun dunia, beberapa diantaranya ada yang merespons. Koleksi dan tanda tangan negarawan dunia pertama yang dimilikinya adalah mantan Presiden B.J. Habibie didapatkannya tahun 2003 dikirim langsung dari Jerman.
Pada tahun 2008, ia bertambah semangat melakukan hobinya setelah membaca buku Autograph Collector karya Debby Loekito. Ia tambah rajin mengirim surat lewat surat elektronik atau melalui pos. Ia lebih suka mengirim lewat pos karena kesan yang ditimbulkan lebih dalam dan berbeda. Ia lebih senang mengumpulkan foto dan tanda tangan tokoh politik, misalnya presiden, perdana menteri, raja, menteri, walikota, gubernur, kepala kepolisian, kepala angkatan bersenjata, dan tokoh negarawan lainnya.
Sampai saat ini, koleksinya sudah 155 buah dari tokoh dalam dan luar negeri. Ia pernah masuk koran Norwegia ketika meminta tanda tangan walikota di sana. Ia diwawancarai secara daring oleh wartawan dari Norwegia. Atlet dan selebriti dunia pun tidak luput dari ragam koleksinya, bahkan maestro keroncong Indonesia, mendiang Gesang yang ditandatangani tiga tahun sebelum Gesang wafat.
Dari koleksinya itu, ia mengidolakan foto dan tanda tangan dua tokoh nasional, yakni B.J. Habibie dan TS, Wapres di era Presiden Soeharto. Ia berjuang keras untuk mendapat foto dan tanda tangan TS tersebut lantaran berbagai upaya sudah dilakukannya termasuk mengirimkan belasan surat permohonan sejak 1998 dan mendatangi kediaman TS. Sayang, usahanya tidak kunjung membuahkan hasil. Hingga suatu ketika apa yang diimpikannya tercapai. Ia berkesempatan bertemu dengan TS, ia pun memberi Wapres di era Presiden Soeharto tersebut buku karyanya berjudul “Semua Tentang Mereka“ yang berisi pengalamannya sebagai autograf dan profil dari berbagai tokoh dunia yang foto dan tanda tangannya sudah ia miliki. Ia sangat bersyukur dapat bertemu dan menunjukkan koleksi negarawan dunia yang ia miliki kepada TS. Kita akan mencari tahu lebih banyak tentang autograf melalui mesin pencari di internet.Bagaimana usaha seseorang tersebut menekuni hobinya hingga akhirnya kita mengenalnya sekarang?
Melalui berkirim surat lewat surat elektronik atau e-mail sehingga lebih praktis dalam mendukung hobinya.
Hobi membaca buku dan mengoleksi perangko.
Usaha dan perjuangannya yang pantang menyerah untuk mendapatkan tanda tangan TS akhirnya membuahkan hasil
Buku yang berjudul Autograph Collector membuat semangatnya bertambah dalam menjalankan hobinya.
Sebuah pekerjaan dapat diselesaikan oleh 5 orang dalam waktu 12 hari. Jika pekerjaan tersebut ingin diselesaikan dalam waktu 8 hari, berapa orang yang dibutuhkan?
6 orang
7 orang
8 orang
5 orang
Mengikat Warna
Yogyakarta memiliki banyak kampung batik. Salah satu kampung batik yang unik terletak di Karangkajen. Kerajinan tangan ini dikerjakan kelompok ibu rumah tangga yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMas). Produk yang dihasilkan diberi sebuah merek yang menunjukkan ciri khas bagaimana kerajinan tangan itu dibuat. Kini hasil produksi kelompok ibu rumah tangga itu telah menembus pasar ekspor ke Malaysia, Singapura, dan Australia.
Keistimewaan pengerjaan kerajinan tangan tersebut adalah ecoprint. Teknik ini memanfaatkan berbagai dedaunan, bunga, dan ranting-ranting pohon yang disebarkan begitu saja secara acak atau ditata rapi di atas kain. Bahan-bahan itu digunakan untuk menggantikan cap atau cetak layaknya batik pada umumnya.
Setelah proses penataan, kain digulung dan direbus beberapa waktu hingga saat dibuka kembali sudah terbentuk gambar daun, bunga, dan ranting. Selanjutnya kain diangin-anginkan dan difiksasi dengan air tawas agar warna lebih awet.
Keunggulan ecoprint ini banyak sekali, di antaranya adalah desain yang tidak massal sehingga menjadikannya eksklusif. Teknik ini dapat diterapkan pada media selain kain, yang penting adalah media dapat menyerap warna alami daun dan bunga. Ecoprint juga mendukung gerakan menyelamatkan bumi karena bahan alami yang digunakannya. Selain itu jenis kerajinan tangan ini menjadi salah satu alternatif mengurangi limbah kimia dari pabrik tekstil.
Belum banyak yang mengambil segmen ini karena prosesnya yang rumit dan membutuhkan ketelatenan, sehingga masih terbuka sebagai peluang bisnis. Perhitungan modalnya pun tidak begitu tinggi, sehingga dapat diterapkan di kalangan ekonomi bawah.
Kelompok perajin Karangkajen ini menggunakan teknik ecoprint yang menonjolkan karakteristik dan pemberdayaan berbasis potensi lokal. Dukungan masyarakat dan pemerintah daerah telah mendongkrak omset per bulannya mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Selain memproduksi kain ecoprint dan aneka kerajinan tangan berbahan kain, kelompok perajin ini juga memanfaatkan potensi kampungnya menjadi destinasi wisata. Para wisatawan dapat melihat langsung proses produksi ecoprint sambil berbelanja produk unik yang harganya berkisar puluhan hingga ratusan ribu rupiah.
Program ecoprint yang dimulai tahun 2017 ini telah memberdayakan para ibu rumah tangga untuk melakukan kegiatan positif dan memiliki penghasilan.Pernyataan berikut menjelaskan tentang keunggulan-keunggulan batik ecoprint dibanding batik cap atau cetak pada umumnya.
Bahan membatik ecoprint menggunakan bahan alami sehingga ramah lingkungan dibanding bahan batik cap yang menghasilkan limbah tekstil.
Desain pada batik ecoprint yang tidak massal menjadikannya eksklusif dibanding desain batik cap yang mudah dijumpai.
Proses pembuatan batik ecoprint tidak membutuhkan keterampilan khusus dibanding batik cap yang rumit proses pembuatannya.
Kerajinan batik biasanya menghasilkan limbah, termasuk ecoprint.
Sebuah tabung memiliki jari-jari alas 7 cm dan tinggi 10 cm. Berapa cm³ volume tabung tersebut? (π = 22/7)
1540 cm³
154 cm³
770 cm³
385 cm³
Hijau Kampungku di Tengah Kota: Aku dan Belimbing Wuluh
“Aku tadi menawarkan bibit pohon belimbing kepada beberapa tetangga. Kalau mereka ikut menanam pohon, jalan kampung ini akan menjadi lebih teduh. Tidak seperti sekarang, ada bagian yang teduh, ada bagian yang panas,” keluhku. “Ada yang beralasan, air sedang susah didapat. Ada yang berkata, ‘Nanti, ya, tunggu musim hujan datang lagi.’ Aku kecewa, Yah.”
“Hmm… Mereka tidak ingin menggunakan air terlalu banyak. Saat ini, memang sebaiknya kita hemat air,” kata Ayah. Tentu saja, aku semakin merengut. Kalau air tetap sukar didapat, tidak ada orang yang mau menanam pohon belimbing wuluh itu.
“Namun, jangan khawatir. Masalah air untuk menyiram tanaman sebentar lagi akan terbantu oleh proyek Pak RT,” kata Ayah. “Kampung kita akan punya Pandora L.”
“Pandora L? Apa itu, Yah?”
“Ini maket dari pengolahan limbah yang baru saja selesai dibangun di kampung kita. Bangunan ini ada di dalam tanah dan berguna untuk mengolah limbah rumah tangga saja, seperti air cucian,” kata Ayah.
Air hasil pengolahan dari Pandora L digunakan untuk kegiatan menyiram tanaman dan mencuci kendaraan.
Pemasangan Pandora L terletak di Kampung Genteng Candirejo di tengah kota Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur.
(Diadaptasi dari Hijau Kampungku di Tengah Kota: Aku dan Belimbing Wuluh karya Tyas KW).Jika proyek Pak RT telah dilaksanakan, apakah para tetangga akan setuju untuk menanam pohon belimbing wuluh?
Tidak, warga akan tetap saja malas menanam dan merawat pohon belimbing wuluh.
Ya, karena Kampung Genteng Candirejo telah berhasil mencontohkan cara pengelolaan air limbah.
Tidak, karena warga tidak ingin menggunakan air terlalu banyak saat musim kemarau.
Ya, karena kekhawatiran kurangnya air di musim kemarau akan terpecahkan dengan dipasangnya Pandora.
Sebuah kereta api berangkat dari stasiun A pukul 08.00 dan tiba di stasiun B pukul 10.30. Berapa lama waktu yang dibutuhkan kereta api untuk menempuh perjalanan dari stasiun A ke stasiun B?
10.30-08.00= 2 jam 35 menit
10.30 - 08.00 = 2 jam 30 menit
10.30 - 08.00 = 1 jam 30 menit
10.30 - 08.00 = 2 jam 45 menit
