Font size
WorksheetsPenilaian Sumatif Sel Volta
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Sel volta mengubah energi. . . menjadi energi ….
listrik ⟶ kimia
listrik ⟶ potensial
listrik ⟶ kinetik
kimia ⟶ listrik
kimia ⟶ kinetik
Logam nikel dicelupkan ke dalam larutan NiSO4 1 M dan logam tembaga dicelupkan dalam larutan CuSO4 1 M, kemudian kedua logam dihubungkan kawat dengan penunjuk arus. Berdasarkan deret volta logam yang bertindak sebagai katode dan anode berturut-turut adalah . . . .
Cu, Ni
Cu, CuSO4
Cu, NiSO4
Ni, Cu
Ni, NiSO4
Fungsi jembatan garam dalam sel volta adalah..
menambah muatan positif
menambah muatan negatif
menjaga keseimbangan kation dan anion
mengurangi muatan positif
mengurangi muatan negatif
Disediakan tiga logam masing-masing dengan larutannya, yaitu logam Ni dengan larutan NiSO4, logam Zn dengan larutan ZnSO4, dan logam Cu dengan larutan CuSO4. Jika kita akan merancang sel volta dengan beda potensial 0,59 volt dan diketahui E° Ni = -0,25 V, E° Zn = -0,76 V. dan E° Cu = +0,34 V; maka elektrode yang digunakan adalah…
Ni anode, Cu katode
Ni anode, Zn katode
Cu anode, Ni katode
Cu anode, Zn katode
Zn anode, Cu katode
Reaksi sel dari suatu sel volta adalah: Al(s) + 3Ag+(aq) ⟶ Al3+(aq) + 3Ag(s) Jika dari data tersebut ditulis dalam diagram sel adalah . . . .
Al(s)|3Ag+(aq) || Al3+(aq)│3Ag(s)
Al(s)|Al3+(aq) || 3Ag+(aq)|3Ag(s)
Al(s) I 3Ag(s) || Al3+(aq)│3Ag+(aq)
3Ag+(aq)│Al(s) || 3Ag(s)│Al3+(aq)
3Ag(s)|Al(s) || 3Ag+(aq)|Al3+(aq)
Pernyataan berikut berhubungan dengan sel volta.
1. Pada katode terjadi reaksi reduksi.
2. Pada anode terjadi reaksi oksidasi.
3. Pada sel volta, katode termasuk elektrode negatif.
4. Logam yang memiliki potensial lebih tinggi berperan sebagai elektrode positif.
5. Logam yang memiliki potensial lebih rendah berperan sebagai elektrode negatif.
Dari pernyataan di atas yang tidak sesuai dengan kaidah sel volta adalah . . . .
1
2
3
4
5
Logam kadmium diletakkan dalam larutan CuSO4 1,0 M. Pada suhu 25°C, E° Cd2+│Cd = –0 ,40 V dan E° Cu2+│Cu = +0,34 V, maka . . . .
tidak terjadi reaksi antara Cd dan larutan CuSO4
Cd mereduksi Cu2+
Cu mereduksi Cd2+ yang terbentuk
ion Cu2+ mereduksi Cd
Cd mereduksi SO42-
Dari data potensial standar berikut ini:
Cu2+(aq) + 2e ⟶ Cu(s) E° = +0,34 V
Ag+(aq) + e ⟶ Ag(s) E° = +0.80 V
Maka diagram sel Cu(s)│Cu2+(aq) || 2Ag+(aq) │ 2Ag(s) memiliki potensial sel . . . .
0,06 V
0,46 V
0,56 V
1,14 V
1,26 V
Diketahui E° dari beberapa logam sebagai berikut:
Mn2+(aq)│Mn(s) = –1,05 V
Cd2+(aq)│Cd(s) = –0,40 V
Sn2+(aq)│Sn(s) = –0,14 V
Hg2+(aq)│Hg(s) = +0.62 V
Ag+(aq)│Ag(s) = +0,80 V
Sel kimia berikut yang menghasilkan E° sel terbesar adalah..
Mn(s) + Hg2+(aq) ⟶ Mn2+(aq) + Hg(s)
Cd(s) + 2Ag+(aq) ⟶ Cd2+(aq) + 2Ag(s)
Mn(s) + 2Ag+(aq) ⟶ Mn2+(aq) + 2Ag(s)
Sn(s) + Hg2+(aq) ⟶ Sn2+(aq) + Hg(s)
Mn(s) + Sn2+(aq) ⟶ Mn2+(aq) + Sn(s)
Diketahui data potensial elektrode sebagai berikut:
Ag+(aq) + e ⟶ Ag(s) E° = +0,80 V
Mg2+(aq) + 2 e ⟶ Mg(s) E° = –2,24 V
In3+(aq) + 3 e ⟶ In(s) E° = –0,34 V
Mn2+(aq) + 2 e ⟶ Mn(s) E° = –1,20 V
Zn2+(aq) + 2 e ⟶ Zn(s) E° = –0,76 V
Pasangan sel di bawah ini yang memberikan perbedaan potensial 1,14 V adalah . . . .
Ag│Ag+ ‖ Zn2+│Zn
Mn│Mn2+ ‖ Ag+│Ag
Mn│Mn2+ ‖ Mg2+│Mg
In│In3+ ‖ Ag+│Ag
Mg│Mg2+ ‖ Ag+│Ag
Diketahui potensial elektrode:
Mg2+(aq) + 2e ⟶ Mg(s) E° = –2,24 V
Fe2+(aq) + 2e ⟶ Fe(s) E° = –0,44 V
Potensial sel untuk reaksi: Mg(s) + Fe2+(aq) ⟶ Mg2+(aq) + Fe(s) sebesar. . . .
-5,62 V
-2,81 V
-1,80 V
+1,80 V
+2,81 V
Diketahui potensial standar untuk reaksi sel berikut.
Zn(s) + Fe2+(aq) ⟶ Zn2+(aq) + Fe(s) E° = +0.32 V
Zn(s) + Ag+(aq) ⟶ Zn2+(aq) + Ag(s) E° = +1,56 V
Fe(s) + Ag+(aq) ⟶ Fe2+(aq) + Ag(s) E° = +0,24 V
Berdasarkan harga potensial sel di atas dapat disimpulkan bahwa urutan ketiga logam di atas dalam urutan reduktor yang menurun adalah…
Ag, Fe, Zn
Ag, Zn, Fe
Fe, Zn, Ag
Fe, Ag, Zn
Zn, Fe, Ag
Jika diketahui:
Al(s) + Sn2+(aq) ⟶ Al3+(aq) + Sn(s) E° = +2,98 V
Ni2+(aq) + 2e ⟶ Ni(s) E° = –0,23 V
Sn2+ (aq) + 2e ⟶ Sn(s) E° = –0.14 V
Maka potensial sel untuk reaksi: Al(s) + Ni2+(aq) ⟶ Al3+(aq) + Ni(s) adalah…
0,91 V
1,91 V
2.41 V
2,89 V
4,07 V
Suatu sel volta menggunakan perak dan zink sebagai elektrode-elektrodenya.
Ag+(aq) + e ⟶ Ag(s) E° = +0,80 V
Zn2+(aq) + 2e ⟶ Zn(s) E° = –0,76 V
Pernyataan yang benar adalah . . . .
Ag bertindak sebagai anode
Zn merupakan elektrode positif
potensial sel sebesar 2,36 V
reaksi selnya adalah 2Ag+{aq) + Zn(s) ⟶ 2Ag(s) + Zn2+(aq)
Ag mengalami oksidasi
Diketahui: E° Pb2+│Pb = –0 ,13 volt, dan E° Fe2+│Fe = –0,44 volt. Jika ke dalam larutan yang mengandung ion Fe2+ 1 M dan Pb2+ 1 M ditambahkan serbuk timbel dan besi, yang terjadi adalah…
konsentrasi Fe2+ meningkat, konsentrasi Pb2+ berkurang
konsentrasi Fe2+ dan Pb2+ meningkat
konsentrasi Fe2+ dan Pb2+ berkurang
konsentrasi Fe2+ berkurang, konsentrasi Pb2+ meningkat
tidak terjadi apa-apa
Benda berikut yang memanfaatkan prinsip kerja sel volta adalah ....
aki
baterai
penyepuhan
charge aki
Diketahui:
EoAg = +0,80 V
EoZn = -0,76 V
Jika perak dan zink dicelupkan dalam asam klorida (Eo 2H+|H2=0), maka…
perak larut dan menghasilkan gas hidrogen
zink larut dalam asam menghasilkan gas hidrogen
perak dan zink larut dalam asam
perak dan zink tidak larut dalam asam
zink larut kemudian mengendap lagi
Diketahui potensial reduksi beberapa logam:
1. Ga3+(aq) + 3 e ⟶ Ga(s) E° = –0,55 V
2. Ir2+{aq) + 2 e ⟶ Ir(s) E° - +1,00 V
3. La3+(aq) + 3e ⟶ La(s) E° = –2,52 V
4. Sn2+(aq) + 2e ⟶ Sn(s) E° = –0,14 V
5. Bi3+(aq) + 3e ⟶ Bi(s) E° = +0,25 V
Susunan logam di atas dalam deret volta adalah . . . .
3 - 1 - 4 - 5 - 2
3 - 2 - 1 - 5 - 4
4 - 1 - 3 - 5 - 2
2 - 5 - 4 - 1 - 3
2 - 5 - 4 - 1 - 3
Jika dinyatakan:
Zn2+ + 2 e ⟶ Zn E° = –0 ,7 6 V
Cu2+ + 2 e ⟶ Cu E° = +0,34 V
maka . . . .
pada sel yang dibentuk oleh kedua elektrode tersebut, logam Zn merupakan elektrode positif
pada sel yang dibentuk oleh kedua elektrode tersebut, logam Cu merupakan elektrode negatif
logam Cu lebih mudah teroksidasi dibandingkan dengan logam Zn
logam Zn lebih mudah teroksidasi dibandingkan dengan logam Cu
reaksi selnya dapat ditulis: Zn2+│Zn ‖ Cu│Cu2+
Logam L, M, dan P menunjukkan reaksi sebagai berikut:
P(s) + L2+(aq) ⟶ tidak terjadi reaksi
M(s) + 2P+(aq) ⟶ M2+(aq) + 2P(s)
L(s) + M2+(aq) ⟶ L2+(aq) + M(s)
Urutan ketiga logam itu yang sesuai dengan potensial reduksi yang semakin meningkat adalah…
P - M - L
L - M - P
L - P - M
M - P - L
P - L - M
