wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

STS Ganjil_Pendidikan Pancasila_X_2526

Total questions: 30

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan mengadakan sidang sebanyak dua kali sidang resmi dan satu kali sidang tidak resmi. Sidang resmi yang pertama dilaksanakan tanggal...

a)

26 Mei s.d 1 Juni 1945

b)

27 Mei s.d 1 Juni 1945

c)

28 Mei s.d 1 Juni 1945

d)

29 Mei s.d 1 Juni 1945

e)

30 Mei s.d 1 Juni 1945

2.

Berikut ini adalah tokoh yang merumuskan dasar negara saat Sidang BPUPKI, kecuali ...

a)
Soekarno
b)
Mohammad Hatta
c)
Soeharto
d)

Mohammad Yamin

e)

Soepomo

3.

Pancasila sebagai dasar negara mengandun arti bahwa ...

a)

setiap sendi-sendi ketatanegaraan harus berdasar pada nilai-nilai Pancasila.

b)

Setiap orang harus mengamalkan pancasila

c)

Setiap perbuatan harus sesuai dengan nilai-nilai panasila

d)

Pancasila merupakan jiwa banga Indonesia

e)

Pancasila merupakan pedoman menyelesaikan berbagai persoalan hidup masyarakat Indonesia

4.

Saiapakan nama tokoh ada gambar disamping....

a)

Mohamad Hatta

b)

Mohamad Yamin

c)

Ir. Sekarno

d)

Ahmad Soebardjo

e)

KH. Agus Salim

5.

Dibawah ini merupakan fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa, Kecuali ...

a)

Pancasila merupakan pedoman menyelesaikan berbagai persoalan hidup masyarakat Indonesia

b)

Pancasila dapat menjadi alat/cara untuk memecahkan berbagai problematika sosial, politik, ekonomi, dan budaya agar bangsa ini kian maju.

c)

Masyarakat Indonesia memiliki pedoman untuk membangun dirinya sesuai dengan cita-cita bangsa.

d)

Pancasila mampu mempersatukan masyarakat dengan beragam perbedaan latar belakang.

e)

Semua aturan perundang-undangan harus berpedoman pada Pancasila

6.

Dalam sidang parlemen, Perdana Menteri Jepang, Koiso, mengumumkan bahwa Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia dengan membentuk Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yang diketuai oleh...

a)

Raden Pandji Soeroso

b)

K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat

c)

Ichibanagse Yoshio

d)

KH. Agoes Salim

e)

Dr. Wahidin Soedirohoesodo

7.

Pada sidang BPUPK tanggal 1 Juni 1945, dipaparkan lima dasar negara bagi Indonesia merdeka, yakni (1) kebangsaan, (2) internasionalisme atau perikemanusiaan, (3) mufakat atau demokrasi, (4) kesejahteraan sosial, dan (5) Ketuhanan.
Siapakah tokoh yang menyampaikan pendapat tersebut...

a)

Soepomo

b)

Mohammad Yamin

c)

Muhammad Hatta

d)

Soekarno

e)

Ki Bagoes Hadikoesoemo

8.

Kekalahan Belanda atas Jepang dalam perang Asia Timur Raya menyebabkan bangsa Indonesia terlepas dari penjajahan Belanda menuju ke penjajahan Jepang, untuk meraih simpati Bangsa Indonesia Jepang membuat semboyan ...

a)

Jepang Pemimpin Asia

b)

Jepang Cahaya Asia

c)

Jepang Pelindung Asia

d)

Jepang pahlawan Asia

e)

Jepang pembantu Asia

9.

Untuk mendapatkan dukungan dari bangsa Indonesia agar mampu mengembalikan situasi peperangan Asia Timur Raya dan memenangkannya, Jepang menjanjikan kemerdekaan untuk bangsa Indonesia dengan membentuk BPUPKI pada tanggal ...

a)

29 Maret 1945

b)

29 April 1945

c)

29 Mei 1945

d)

1 Juni 1945

e)

30 Mei 1945

10.

Gagasan Sukarno tentang Pancasila sebagai dasar negara yang disampaikan melalui pidatonya pada tanggal...

a)

28 Mei 1945

b)

29 Mei 1945

c)

30 Mei 1945

d)

31 Mei 1845

e)

1 Juni 1945

11.

Sidang Pertama BPUPKI membahas tentang ....

a)

Pembentukan PPKI

b)

Pembentukan Panitia Sembilan

c)

Pembentukan Panitia Delapan

d)

Dasar Negara

e)

Persiapan Kemerdekaan Indonesia

12.

Terjadi perdebatan pada rapat Panitia Sembilan. Sebagian dari anggota Panitia Sembilan menginginkan agar Islam menjadi dasar negara, sementara sebagian yang lain menolaknya. Tokoh yang menolak Islam menjadi dasar negara adalah ...

a)

Muhammad Hatta

b)

Soekarno

c)

Mr. A.A. Maramis

d)

KH. Agoes Salim

e)

K.H. A. Wachid Hasjim

13.

Soekarno menamakan rancangan pembukaan Undang-Undang Dasar dengan nama "Mukadimah” dan Soekiman menamainya "Gentlemen’s Agreement" sedangkan Mohammad Yamin menamainya dengan nama ...

a)

Pembukaan

b)

UUD 1945

c)

Dasar negara

d)

Piagam Jakarta

e)

Pancasila

14.

sidang BPUPK kedua berlangsung pada ...

a)

10–17 Juni 1945

b)

12–18 Juli 1945

c)

12–18 Juni 1945

d)

10–17 Juli 1945

e)

28-1 Juni 1945

15.

Pada bagian ketiga Rancangan Undang-Undang Dasar berisi pernyataan tentang pembentukan pemerintahan negara Indonesia sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang memiliki tugas-tugas sebagai berikut, Kecuali ...

a)

melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia

b)

memajukan kesejahteraan umum

c)

Menjadi negara yang kuat dalam pertahanan dan keamanan

d)

mencerdaskan kehidupan bangsa

e)

ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial

16.

Sidang kedua BPUPKI membahas tentang ...

a)

Rancangan Undang-Undang Dasar

b)

Ideologi Negara

c)

Dasar Negara

d)

Pancasila

e)

Piagam Jakarta

17.

Sebuah tata nilai yang berfungsi seperti halnya budaya atau norma yang telah hidup turun-temurun di tengah-tengah masyarakat adalah makna dari ...

a)

Peraturan Pemerintah

b)

Peraturan Presiden

c)

Pancasila sebagai Dasar Negara

d)

Pancasila sebagai Ideologi Negara

e)

Pancasila sebagai Pandangan Hidup

18.

Seperangkat pemikiran yang bersumber dari pengalaman di dalam kehidupan bangsa Indonesia yang diyakini kebenarannya karena mampu menjaga keberlanjutan kehidupan bangsa Indonesia, adalah makna dari ...

a)

Pancasila sebagai meja statis

b)

Pancasila sebagai Leitstar Dinamis

c)

Pancasila sebagai Dasar Negara

d)

Pancasila sebagai Ideologi Negara

e)

Pancasila sebagai Pandangan Hidup

19.

Peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh presiden untuk menjalankan perintah peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi atau dalam menyelenggarakan kekuasaan pemerintahan, adalah...

a)

Peraturan Pemerintah

b)

Peraturan Presiden

c)

Pancasila sebagai Dasar Negara

d)

Pancasila sebagai Ideologi Negara

e)

Pancasila sebagai Pandangan Hidup

20.

Hierarki tata urutan peraturan perundang-undangan di Indonesia menurut Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan yang benar adalah ...

a)
  1. 1. UUD NRI 1945
    2. Undang-undang

    3. Peraturan Pemerintah
    4. TAP MPR
    5. Peraturan Presiden
    6. Peraturan Daerah Provinsi

  2. 7. Peraturan Daerah Kota/Kabupaten

b)

1. UUD NRI 1945
2. Undang-undang

3. Peraturan Presiden
4. Peraturan Pemerintah
5. TAP MPR
6. Peraturan Daerah Provinsi

  1. 7. Peraturan Daerah Kota/Kabupaten

c)
  1. 1. UUD NRI 1945
    2. Undang-undang
    3. TAP MPR RI

  2. 4. Peraturan Pemerintah
    5. Peraturan Presiden
    6. Peraturan Daerah Provinsi

  3. 7. Peraturan Daerah Kota/Kabupaten

d)
  1. 1. UUD NRI 1945
    2. Peraturan Presiden

  2. 3. TAP MPR RI

4. Undang-undang
5. Peraturan Pemerintah
6. Peraturan Daerah Provinsi

  1. 7. Peraturan Daerah Kota/Kabupaten

e)
  1. 1. UUD NRI 1945
    2. TAP MPR RI
    3. Undang-undang

  2. 4. Peraturan Pemerintah
    5. Peraturan Presiden
    6. Peraturan Daerah Provinsi

  3. 7. Peraturan Daerah Kota/Kabupaten

21.

Peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh presiden untuk menjalankan undang-undang sebagaimana mestinya, disebut...

a)

Peraturan Pemerintah

b)

Peraturan Presiden

c)

Peratura Daerah

d)

Peraturan Gubernur

e)

Peraturan Walikota

22.

Peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh presiden untuk menjalankan perintah peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi atau dalam menyelenggarakan kekuasaan pemerintahan, disebut...

a)

Peraturan Pemerintah

b)

Peraturan Daerah

c)

Peraturan Presiden

d)

Peraturan Walikota

e)

Peraturan Gubernur

23.

Sidang pertama PPKI diselenggarakan pada tanggal 18 Agustus 1945 menghasilkan beberapa putusan berikut ini, kecuali ...

a)

Mengesahkan Undang-Undang Dasar

Negara Republik Indonesia Tahun 1945

b)

Memilih Sukarno sebagai presiden

c)

Membentuk Komite Nasional untuk

membantu tugas Presiden secara sementara

sebelum dibentuknya MPR dan DPR

d)

Mohammad Hatta sebagai wakil presiden

e)

Membentuk MPR dan DPR

24.

Pancasila sebagai dasar negara memiliki kedudukan sebagai berikut, kecuali ....

a)

sumber dari segala sumber hukum di Indonesia

b)

mencakup suasana kebatinan Undang-Undang Dasar Tahun 1945

c)

mewujudkan cita-cita hukum bagi hukum dasar negara

d)

menjadi sumber semangat bagi Undang-Undang Dasar Tahun 1945

e)

menjadi contoh bagi ideologi negara lain

25.

Sebagai warga negara, setiap manusia Indonesia memiliki derajat yang sama, hak dan kewajiban yang sama, sehingga segala tindakan yang melanggar kemanusiaan dan tidak menghargai harkat dan martabat manusia seperti perundungan (bullying), diskriminasi, ujaran kebencian dan kekerasan antarsesama tidak dapat dibenarkan, karena bertentangan dengan sila ...

a)

Ketuhahan Yang Maha Esa

b)

Kemanusiaan yang adil dan beradab

c)

Persatuan Indonesia

d)

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan keadilan

e)

Keadilan Sosial Bagi Seluruh rakyat Indonesia

26.

Kehidupan  masyarakat  Indonesia yang multicultural merupakan  sebuah  kondisi di mana masyarakat  sosial  yang  damai  dan sejahtera, namun Faktanya kita masih kerap menjumpai pendapat dan berita yang seringkali mengajak untuk saling menghasut dan memusuhi, lebih peduli terhadap bangsa lain tetapi acuh terhadap apa yang terjadi pada bangsa dan negara Indonesia. Lebih parahnya, gerakan separatis yang hendak memisahkan diri dari Indonesia masih tetap eksis sampai saat ini. Hal ini merupakan prilaku yang bertentangan dengan sila …

a)

Pertama

b)

Kedua

c)

Ketiga

d)

Keempat

e)

Kelima

27.

Sehari setelah proklamasi kemerdekaan, 18 Agustus 1945, PPKI melaksanakan sidang. Dalam sidang tersebut terjadi peristiwa besar yang dapat berpotensi terjadinya perpecahan bangsa, peristiwa tersebut adalah …

a)

Pelantikan Ir. Soekarno dan Moh. Hatta sebagai presiden dan wakil presiden

b)

Penghapusan tujuh kata dalam Piagam Jakarta

c)

Perumusan undang-undang dasar

d)

pembentukan lembaga-lembaga negara

e)

pengesahan Pancasila menjadi dasar negara

28.

1. Para tokoh Islam, saat itu berbesar hati dan mendahulukan kepentingan bersama, yakni menjaga keutuhan bangsa. Mereka pun sepakat untuk melakukan penghapusan tujuh kata dalam Piagam Jakarta yakni …

a)

dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluknya

b)

kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya

c)

dengan kewajiban menjalankan ibadah bagi pemeluk agamanya

d)

dengan menjalankan ibadah agama islam bagi pemeluknya

e)

dengan menjalankan ibadah bagi pemeluk agama islam

29.

Indonesia dikenal dengan bangsa yang sangat beragam. Ada banyak suku, ras, bahasa, dan agama/kepercayaan di Indonesia. Namun, di tengah keragaman tersebut, bangsa Indonesia tetap dapat hidup rukun dan damai. Tradisi-tradisi yang menunjukkan persaudaraan, kerukunan dan kedamaian yang dipegang teguh oleh bangsa Indonesia dapat menjadi bahan kampanye kepada dunia tentang kerukunan dalam kebinekaan. Berikut ini adalah ciri khas Bangsa Indonesia yang membedakan dengan bangsa-bangsa lainnya yaitu…

a)

gigih dalam berusaha

b)

solidaritas dalam berteman

c)

disiplinan dalam berkerja

d)

jujur dalam berperilaku

e)

gotong royong dan bermasyarakat

30.

Perkembangan teknologi dan informasi memberikan peluang dan sekaligus tantangan dalam menerapkan Pancasila. Dengan bantuan teknologi informasi, kita dapat mengampanyekan nilai-nilai Pancasila ke seluruh dunia dengan sangat cepat dan mudah. Tak hanya itu, praktik kehidupan kita yang berlandaskan Pancasila juga dapat menjadi inspirasi bagi bangsa-bangsa lain di dunia. Namun di balik peluang tersebut, tersimpan juga tantangan yang nyata. Kemajuan teknologi dan informasi berpengaruh terhadap masuknya berbagai budaya yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan tradisi kita. Berikut ini merupakan tantangan menerapkan Pancasila dalam kehidupan global yang bersumber dari media sosial, kecuali

a)

radikalisme, ekstrimisme dan separatisme

b)

intoleransi dan penyebaran hoaks

c)

hate speech dan pornography

d)

nasionalisme dan patriotisme

e)

hedonisme dan konsumerisme