WorksheetsPRE & POST TEST PSAK WORKSHOP FOR DAMRI
Total questions: 20
Worksheet time: 21mins
Laporan keuangan yang menggambar posisi kekayaan, kewajiban, dan modal suatu perusahan pada suatu waktu tertentu adalah:
Income Statement (Lap. Laba Rugi)
Balance sheet (Lap. Posisi Keuangan)
Laporan Perubahan Ekuitas
Cash Flow Statement (Lap. Perubahan Arus Kas)
Laporan Posisi Keuangan menyajikan aset, hutang dan modal perusahaan. Pos Hutang Lancar yang disajikan pada laporan keuangan ini adalah:
Kewajiban yang harus dibayar entitas kurang dari 3 bulan
Kewajiban yang harus dibayar entitas kurang dari 6 bulan
Kewajiban yang harus dibayar entitas kurang dari 12 bulan
Kewajiban yang harus dibayar entitas kurang dari 24 bulan
Persamaan akuntansi (accounting equation) yang benar adalah:
Hutang = Aset - Modal
Modal = Aset - Hutang
Aset = Hutang + Modal
Aset = Modal - Hutang
Laporan keuangan yang disusun perusahaan memiliki hubungan satu sama lainnya. Pilihlah pernyataan yang benar:
Pos KAS & SETARA KAS pada Laporan Posisi Keuangan berhubungan langsung dengan Laporan Perubahan Ekuitas
Laba Bersih pada Laporan Laba Rugi berhubungan langsung dengan Lap. Perubahan Arus Kas Metode Tidak Langsung (Indirect Method)
Pos Persediaan (inventory) pada Laporan Posisi Keuangan berhubungan langsung dengan Lap. Perubahan Ekuitas
Modal Disetor pada Lap. Posisi Keuangan berhubungan langsung dengan Laporam perubahan Arus Kas.
Formula Net Working Capital adalah:
Aktiva Lancar - Hutang Lancar
Aktiva Lancar - Aktiva Tetap
Total Aktiva - Total Hutang
Total Aktiva - Total Modal
Arus kas di dalam Laporan Perubahan Arus Kas dibedakan ke dalam beberapa klasifikasi berdasarkan aktivitas. Di bawah ini adalah klasifikasi dimaksud, KECUALI:
Arus kas operasional
Arus kas jangka pendek
Arus kas aktivitas pembiayaan
Arus kas aktivitas investasi
Di dalam penyusunan Laporan Arus Kas menggunakan metode langsung (Direct Method), perhitungan penerimaan kas dari penjualan dapat dihitung menggunakan formula:
Piutang Awal Tahun - Penjualan tahun berjalan + Piutang akhir tahun
Piutang Akhir Tahun + Piutang awal tahun - Penjualan tahun berjalan
Piutang Awal Tahun + Penjualan tahun berjalan - Piutang akhir tahun
Piutang Akhir Tahun + Penjualan tahun berjalan - Piutang awal tahun
Penyusutan aktiva tetap diperlukan oleh entitas karena:
Pemberlakuan cash basis pada sistem pencatatan akuntansi
Aktiva tetap diakui oleh entitas sebesar harga perolehan (acquisition cost)
Aktiva tetap diakui dan dicatat oleh entitas menggunakan nilai wajar (fair value)
Pemberlakuan accrual basis pada sistem pencatatan akuntansi
Pada Laporan Posisi Keuangan awal tahun tercatat Persediaan Rp5 milyar dan pada akhir tahun Rp4,5 milyar. Data ini akan dicatat di dalam Laporan Perubahan Arus Kas sebagai:
Penggunaan arus kas operasional sebesar Rp 500 juta
Sumber arus kas operasional sebesar Rp 500 juta
Sumber arus kas dari pembiayaan persediaan Rp 500 juta
Penggunaan arus untuk pelunasan pembiayaan persediaan Rp 500 juta
Orang atau entitas yang terkait dengan entitas tertentu dalam menyiapkan laporan keuangannya disebut:
Pemagang saham
Key person (orang kunci)
Pihak berelasi
Semua jawaban benar
Berdasarkan PSAK 7, di bawah ini adalah termasuk Pihak Berelasi, KECUALI:
Anggota dari kelompok usaha sama
Entitas asosiasi atau ventura bersama bagi entitas lain
Ventura bersama dari pihak ketiga yang sama
Prime customer entitas
Berdasarkan PSAK 8: Peristiwa Setelah Periode Pelaporan, terdapat dua kondisi bagi entitas, yaitu perlu melakukan penyesuaian atas laporan keuangan atau tidak perlu. Di bawah ini adalah contoh Peristiwa Setelah Periode Pelaporan yang tidak perlu melakukan penyesuaian laporan keuangan, KECUALI:
Penggabungan bisnis signifikan setelah periode pelaporan
Pelepasan entitas anak yang signifikan
Kebangkrutan pelanggan debitur besar setelah periode pelaporan.
Pembelian aset yang signifikan, pengklasifikasian aset sebagai aset dimiliki untuk dijual, pelepasan aset lain, atau pengambilalihan aset yang signifikan oleh pemerintah
Kebijakan akuntansi adalah prinsip, dasar, konvensi, peraturan dan praktik tertentu yang diterapkan entitas dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan. Entitas memilih dan menerapkan kebijakan akuntansi tersebut:
Secara berkala
Secara konsisten
Sesuai kebutuhan
Tergantung kepada kepentingan transaksi.
Kebijakan akuntansi adalah prinsip, dasar, konvensi, peraturan dan praktik tertentu yang diterapkan entitas dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan. Pilihlah pernyataan yang tidak benar terkait estimasi akuntansi:
Estimasi akuntansi entitas dalam penyajian lap. keuangan melibatkan pertimbangan entitas.
Estimasi akuntansi entitas dalam penyajian lap. keuangan karena ketidakpastian.
Estimasi akuntansi entitas dalam penyajian lap. keuangan harus reasonable
Estimasi akuntansi adalah penyesuaian jumlah tercatat yang berasal dari penilaian status masa kini dan ekspektasi manfaat masa lalu terkait aset dan liabilitas.
Berdasarkan PSAK 16 Aset Tetap, entitas boleh mengukur nilai aset tetap menggunakan Cost Model atau Revaluation Model. Revaluation Model dapat dilakukan menggunakan pendekatan di bawah ini, KECUALI:
Proporsional
Eliminasi
Double declining method
Semua jawaban salah
Pada 1 Jan ‘22, entitas membeli peralatan Rp4M dengan masa ekonomis 5 tahun tanpa nilai sisa. Pada 31 Des ‘22 nilai wajar aset adalah Rp4.8M. Diperlukan sejumlah pencatatan atas transaksi ini. Salah satu pencatatan yang dilakukan pada pada 31 Des ’22 ketika entitas menggunakan Metode Eliminasi atas revaluasi asset tetap adalah:
Db. Akumulasi Penyusutan Rp800 jt; dan
Kr. Aset Tetap Rp800 jt
Db. Aset Tetap Rp800 jt; dan
Kr. Akumulasi Penyusutan Rp800 jt
Dr. Akumulasi Penyusutan Rp800 jt; dan
Kr. Beban Penyusutan Rp800 jt
Dr. Aset Tetap Rp800 jt; dan
Kr. Surplus Revaluasi Rp800 jt
Acquisition cost aset tetap Rp 6 milyar dan akumulasi penyusutan Rp 3,4 milyar. Nilai revaluasi aset tetap ini Rp 4 milyar. Sebelumnya pernah direvaluasi dengan penurunan nilai Rp 400 juta. Pencatatan transaksi ini sbb:
Db: Akumulasi penyusutan Rp 3,4 milyar; dan
Kr: Aset tetap Rp 3,4 milyar
Db: Aset tetap Rp 1,4 milyar; dan
Kr: Surplus revaluasi asset tetap Rp 1,0 milyar; dan
Kr: Laba/rugi revaluasi aset tetap Rp 400 juta
Tidak ada yang benar
Dua jawaban benar (selain "Tidak ada yang benar")
Contoh property investasi adalah:
Properti untuk dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Properti dalam pembangunan atau pengembangan a.n. pihak ketiga.
Properti disewakan dengan cara sewa pembiayaan (financial/capital leasing).
Bangunan dimiliki entitas melalui sewa pembiayaan (financial lease) dan disewakan melalui sewa operasi (operating lease).
Pengukuran property investasi setelah pengakuan dapat dilakukan dengan metode:
Cost approach
Selling price
Appraisal approach
Revaluation approach
Di bawah ini adalah termasuk intangible asset, kecuali:
Hak Cipta
Ativa lainnya
Goodwill
Patent
