Font size
S
M
L
XL
WorksheetsKL PPG 8 KOMP 2 PRAJAB 2 TH 23
Total questions: 30
Worksheet time: 18mins
Name
Class
Date
1.
1. Kurikulum bagi kepala sekolah berfungsi sebagai pedoman dalam . . .
a)
A. Mengembangkan sekolah
b)
B. Melakukan penelitian tindakan kelas
c)
C. Membimbing anak belajar di rumah
d)
D. Memilih sumber belajar atau buku paket
e)
E. Melakukan seleksi masuk siswa baru
2.
2. Sebagai seorang guru, sikap Anda dalam memberi tugas kepada siswa sebaiknya …
a)
A. Siswa diminta untuk mengerjakannya dengan cara diskusi antar teman secara mandiri
b)
B. Siswa diberi tugas yang melibatkan penerapan matematika dalam kehidupan sehari-hari
c)
C. Siswa diberi tugas yang berbeda antara satu dengan yang lainnya namun saling terkait dengan materi yang sedang dipelajari
d)
D. Siswa menyelesaikan tugas melalui kegiatan kooperatif dan kolaboratif
e)
E. Siswa diberi teka teki matematika yang di tempal di dinding kelas atau mading kelas terkait materi yang sedang dipelajari
3.
3. Sebagai seorang guru, sikap Anda dalam memilih strategi pembelajaran sebaiknya…
a)
A. Mengajak siswa belajar melalui kegiatan investigasi
b)
B. Menerapkan pembelajaran kontekstual
c)
C. Menerapkan berbagai strategi sekaligus sesuai dengan karakteristik tiap siswa
d)
D. Menerapkan pembelajaran student-centred
e)
E. Membuat referensi materi yang sedang dipelajari, kemudian ditempel di dinding kelas
4.
4. Siswa mampu menarik kesimpulan, menyusun bukti, memberikan alasan atau bukti terhadap kebenaran solusi. Aspek yang dinilai pada indikator tersebut adalah . . .
a)
A. Pemecahan masalah
b)
B. Penalaran dan komunikasi
c)
C. Pemahaman konsep
d)
D. Pemahaman soal
e)
E. Perhitungan
5.
5. Teknik penilaian yang tepat untuk mengukur pencapaian belajar tiap siswa pada tiap pertemuan adalah…
a)
A. Praktikum
b)
B. Presentasi
c)
C. Kuis tertulis
d)
D. Ulangan harian
e)
E. Tugas proyek
6.
6. Teknik penilaian yang tepat untuk mendeskripsikan capaian kompetensi keterampilan siswa dalam satu semester adalah . . .
a)
A. Ulangan akhir semester
b)
B. Praktikum
c)
C. Kuis tertulis
d)
D. Presentasi
e)
E. Portofolio
7.
7. Perhatikan wacana berikut :
KORO
Koro adalah seorang siswi SMP Negeri kelas 2. Ia terlahir dari keluarga berada dan berpendidikan. Ayahnya adalah keturunan Belanda sementara Ibunya adalah keturunan Indonesia asli. Ia adalah anak sulung d ari 3 bersaudara. (1)
Jika Koro berada di rumah, Ia mempunyai tanggung jawab untuk mengasuh kedua adiknya, yaitu kelas 2 SD dan kelas 4 SD. Setiap ke sekolah Ia di antar jemput oleh ayah/ibunya atau kadang pulang sendiri dengan menggunakan kend araan aplikasi, dan ia merasa senang akan itu. Ia terbiasa bertemu dengan banyak orang, misalnya rekan bisnis ayah/ibunya, bertemu dengan teman dan guru les musiknya, sering pulang pergi Indonesia-Belanda untuk mengunjungi keluarga dari Ayahnya, dan masih banyak lagi yang memungkinkan Koro berinteraksi dengan banyak orang. (2)
Walaupun berkecukupan, namun Ayah/Ibunya mengajarkan kemandirian sejak dini, sehingga ia terbiasa mandiri, misalnya saja ia terbiasa dengan pekerjaan rumah, seperti mencuci piring setelah makan, menyapu, dan mengepel kamarnya, sehingga Koro terbiasa dengan hidup bersih dan mandiri. (3)
Berdasarkan Teori sistem ekologi yang dikembangkan oleh Bronfenbrenner tentang perkembangan yang terdiri dari lima sistem lingkungan, Contoh kasus pada Paraghraph 3 termasuk ke dalam sistem…
a)
A. Mikrosistem
b)
B. Mesosistem
c)
C. Ekosistem
d)
D. Makrosistem
e)
E. Kronosistem
8.
8. Dalam teori belajar behavioristik, prinsip dasar yang digunakan untuk mengubah perilaku individu sering melibatkan penguatan dan hukuman. Namun, terdapat beberapa konsep yang berbeda terkait penerapan prinsip-prinsip ini dalam praktik. Mana dari pernyataan berikut yang benar terkait dengan teori belajar behavioristik dan penerapannya dalam situasi pendidikan …
a)
A. Penguatan positif dan negatif memiliki efek yang sama dalam meningkatkan frekuensi perilaku, yaitu dengan hanya memberikan hukuman tanpa perubahan lingkungan.
b)
B. Penguatan positif melibatkan penghapusan stimulus yang tidak menyenangkan setelah perilaku yang diinginkan terjadi, sedangkan penguatan negatif melibatkan penambahan stimulus yang menyenangkan untuk meningkatkan perilaku.
c)
C. Penguatan negatif adalah proses di mana stimulus yang tidak menyenangkan dikurangi atau dihilangkan setelah perilaku tertentu, yang pada gilirannya meningkatkan kemungkinan perilaku tersebut diulang di masa depan.
d)
D. Penguatan positif adalah penerapan prinsip behavioristik di mana penguatan dilakukan dengan memberikan hukuman untuk mengurangi perilaku yang tidak diinginkan.
e)
E. Hukuman positif melibatkan penghapusan stimulus yang tidak menyenangkan untuk mengurangi frekuensi perilaku yang tidak diinginkan.
9.
9. Dalam teori belajar konstruktivisme, penekanan utama adalah pada bagaimana individu membangun pengetahuan melalui pengalaman dan interaksi dengan lingkungan mereka. Mengacu pada prinsip-prinsip konstruktivisme, manakah dari pernyataan berikut yang benar terkait dengan penerapan teori ini dalam konteks pendidikan?
a)
A. Belajar konstruktivis memfokuskan pada penyampaian informasi secara langsung dari guru kepada siswa tanpa melibatkan interaksi atau pengalaman aktif dari siswa.
b)
B. Evaluasi hasil belajar dalam konstruktivisme sebaiknya dilakukan dengan menguji pengetahuan deklaratif siswa secara tertulis dan terstruktur untuk memastikan mereka mengingat fakta-fakta.
c)
C. Pengajaran konstruktivis menekankan pentingnya siswa membangun pengetahuan mereka sendiri melalui aktivitas praktis dan pemecahan masalah, dengan guru berfungsi sebagai fasilitator dan pemandu.
d)
D. Metode pembelajaran konstruktivis menyarankan penggunaan pendekatan yang sangat terstruktur dan meminimalkan kebebasan siswa untuk mengeksplorasi atau mengajukan pertanyaan.
e)
E. Kurikulum dalam pendekatan konstruktivis harus mengikuti urutan yang ketat dan kaku tanpa memberikan ruang bagi adaptasi atau pengembangan individu siswa.
10.
10. Teori belajar Robert Gagné dikenal karena modelnya yang sistematis dalam mengidentifikasi kondisi-kondisi yang diperlukan untuk proses belajar yang efektif. Dalam konteks teori ini, mana dari pernyataan berikut yang benar mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan untuk memastikan pembelajaran yang efektif…
a)
A. Langkah pertama dalam teori Gagné adalah memberikan umpan balik langsung setelah setiap tindakan siswa untuk menguatkan memori jangka panjang.
b)
B. Dalam teori Gagné, pembelajaran sebaiknya dimulai dengan penilaian hasil akhir yang ingin dicapai, tanpa memperhatikan langkah-langkah persiapan atau motivasi.
c)
C. Model Gagné mengusulkan bahwa untuk pembelajaran yang efektif, instruktur harus memulai dengan menyajikan materi baru dengan cara yang terstruktur dan memfasilitasi siswa melalui delapan langkah yang mencakup: perhatian, tujuan, materi, latihan, umpan balik, evaluasi, dan transfer.
d)
D. Teori Gagné menyarankan bahwa semua proses belajar harus dilakukan secara mandiri oleh siswa tanpa adanya bimbingan atau instruksi dari pengajar.
e)
E. Dalam teori Gagné, langkah-langkah pembelajaran harus dilakukan secara acak dan tidak perlu mengikuti urutan tertentu, karena siswa dapat belajar dengan efektif tanpa struktur.
11.
11. Lev Vygotsky terkenal dengan teorinya tentang perkembangan kognitif dan peran sosial dalam belajar. Berdasarkan teori Vygotsky, mana dari pernyataan berikut yang benar mengenai konsep Zona Perkembangan Proksimal (ZPD) dan penerapannya dalam konteks pendidikan?
a)
A. ZPD adalah jarak antara keterampilan yang sudah dikuasai oleh siswa dan keterampilan yang bisa mereka capai secara mandiri tanpa bantuan dari orang lain.
b)
B. Zona Perkembangan Proksimal mencakup keterampilan dan pengetahuan yang sudah dikuasai oleh siswa tanpa adanya bantuan, serta pengetahuan yang mereka belum dapat capai bahkan dengan bantuan.
c)
C. ZPD merujuk pada perbedaan antara apa yang bisa dilakukan siswa dengan bantuan dan apa yang dapat mereka lakukan secara mandiri, yang menunjukkan pentingnya dukungan dari orang dewasa atau teman sebaya untuk mencapai potensi penuh mereka.
d)
D. Dalam konteks ZPD, bantuan yang diberikan kepada siswa sebaiknya hanya fokus pada teknik menghafal informasi tanpa mengintegrasikan konteks sosial atau interaksi.
e)
E. Vygotsky berpendapat bahwa proses belajar yang efektif terjadi sepenuhnya di luar interaksi sosial dan bahwa perkembangan kognitif tidak memerlukan dukungan eksternal untuk kemajuan.
12.
12. Jean Piaget terkenal dengan teorinya tentang perkembangan kognitif anak. Dalam konteks teori Piaget, mana dari pernyataan berikut yang benar mengenai penerapan teori ini dalam praktik pendidikan untuk mendukung perkembangan kognitif anak?
a)
A. Teori Piaget menyarankan bahwa semua anak harus diajarkan materi yang sama secara bersamaan tanpa memperhatikan tahap perkembangan kognitif mereka karena perkembangan kognitif bersifat seragam.
b)
B. Piaget berpendapat bahwa pengetahuan harus disajikan dalam bentuk abstrak dan kompleks sejak awal, tanpa mempertimbangkan kemampuan anak untuk memahami konsep-konsep dasar terlebih dahulu.
c)
C. Menurut Piaget, pendidikan seharusnya memfokuskan pada pembelajaran berdasarkan eksperimen dan eksplorasi yang sesuai dengan tahap perkembangan kognitif anak, seperti eksplorasi konkret pada tahap operasi konkret.
d)
D. Piaget mengemukakan bahwa proses perkembangan kognitif anak terbatas pada pengalaman langsung dengan objek dan tidak melibatkan interaksi sosial atau pengaruh lingkungan.
e)
E. Piaget berpendapat bahwa anak-anak dapat mengembangkan kemampuan berpikir abstrak pada tahap awal dan bahwa pengajaran tidak perlu disesuaikan dengan tahap perkembangan mereka.
13.
13. Jean Piaget mengembangkan teori tentang perkembangan kognitif anak yang mencakup berbagai tahap perkembangan. Berdasarkan teori Piaget, bagaimana sebaiknya seorang pendidik mendesain kurikulum untuk mendukung perkembangan kognitif anak yang berada pada tahap operasi konkret?
a)
A. Kurikulum harus dirancang dengan fokus pada konsep-konsep abstrak dan teori yang tidak terhubung dengan pengalaman langsung, karena anak-anak pada tahap operasi konkret mampu berpikir abstrak dengan mudah.
b)
B. Materi ajar sebaiknya mencakup latihan memori jangka panjang dengan banyak teks dan informasi yang kompleks, tanpa memberikan kesempatan untuk eksperimen langsung atau manipulasi objek.
c)
C. Pengajaran harus melibatkan aktivitas yang memungkinkan anak untuk melakukan eksperimen langsung, manipulasi objek, dan penggunaan logika konkret, sambil menghindari konsep-konsep abstrak yang belum mereka kuasai.
d)
D. Strategi pembelajaran perlu menekankan pada pengulangan fakta dan informasi tanpa memberikan konteks praktis atau relevansi yang terkait dengan dunia nyata anak-anak pada tahap operasi konkret.
e)
E. Kurikulum sebaiknya berfokus pada pengajaran dengan pendekatan yang sangat terstruktur dan formal, tanpa memberikan ruang untuk eksplorasi kreatif atau pembelajaran berbasis proyek.
14.
14. “Pengetahuan tentang istilah, nama orang, benda, angka, tahun, dan hal-hal yang terkait khusus dengan suatu mata pelajaran” termasuk dimensi pengetahuan …
a)
A. Konseptual
b)
B. Prosedural
c)
C. Faktual
d)
D. Metakognitif
e)
E. Evaluasi
15.
15. Perhatikan kasus di bawah ini:
1. Siswa berperan sebagai teman yang mengalami masalah, seperti kehilangan barang atau konflik dengan teman, dan siswa lainnya berperan sebagai teman yang memberikan dukungan.
2. Membaca atau mendengarkan cerita tentang karakter yang mengalami berbagai perasaan. Siswa kemudian mendiskusikan bagaimana karakter tersebut merasa dan bagaimana mereka akan bertindak jika berada di posisi karakter tersebut.
Contoh di atas termasuk ke dalam pembelajaran sosial emosional yang menekankan …
a)
A. Perasaan
b)
B. Pikiran
c)
C. Komunikasi
d)
D. Empati
e)
E. Mindfulness
16.
16. Perhatikan kasus di bawah ini:
1. Siswa duduk dengan nyaman, meletakkan tangan mereka di perut, dan mengambil napas dalam-dalam melalui hidung, merasakan perut mereka mengembang, lalu mengeluarkan napas perlahan melalui mulut. Latihan ini dapat dilakukan selama beberapa menit.
2. Mengajak siswa untuk menggambar atau mewarnai dengan penuh perhatian, fokus pada warna dan tekstur, dan bagaimana proses ini membuat mereka merasa.
3. Membaca buku cerita yang mengajarkan prinsip kesadaran, kemudian berdiskusi dengan siswa tentang pelajaran yang mereka dapatkan dari cerita tersebut.
Contoh kasus di atas adalah penerapan pembelajaran sosial emosional yang menekankan…
a)
A. Empati
b)
B. Kasih sayang
c)
C. Mindfulness
d)
D. Komunikasi
e)
E. Kreatifitas
17.
17. Perhatikan contoh soal berikut:
Contoh soal SD/MI
Peninggalan bersejarah yang berupa batu tertulis dinamakan…
a. Arca
b. Patung
c. Stupa
d. Prasasti
Soal ini mengukur tentang kemampuan…
a)
A. Mengingat
b)
B. Menganalisis
c)
C. Menggunakan
d)
D. Mengevaluasi
e)
E. Menilai
18.
18. Perhatikan contoh soal berikut:
Sebuah ruangan berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran panjang 10 m dan lebar 8 m akan dipasang lantai ubin bujur sangkar dengan panjang sisi 20 cm. jumlah ubin yang diperlukan untuk mengisi ruangan itu adalah …
a. 200 buah
b. 400 buah
c. 2000 buah
d. 4000 buah
Matematika SMP/MTs
Soal di atas mengukur kemampuan …
a)
A. Mengingat
b)
B. Memahami
c)
C. Mengaplikasikan
d)
D. Menilai
e)
E. Mencipta
19.
19. Perhatikan tujuan pembelajaran berikut:
1. "Setelah menyelesaikan percobaan tentang fotosintesis, siswa akan dapat menjelaskan proses fotosintesis dengan benar menggunakan diagram yang telah disediakan, dengan minimal tiga poin utama yang dijelaskan secara rinci."
2. "Setelah mengikuti pelajaran tentang sistem peredaran darah manusia, siswa akan dapat menggambar skema sistem peredaran darah dengan menggunakan kertas grafik dan pensil warna, dan harus menunjukkan setidaknya tujuh bagian dari sistem tersebut dengan ketepatan yang tinggi."
3. "Setelah membaca bab tentang perubahan fisika dan kimia, siswa akan dapat membedakan perubahan fisika dan kimia dalam berbagai contoh melalui diskusi kelompok dengan bantuan lembar kerja, dan dapat memberikan minimal dua contoh masing-masing jenis perubahan dengan penjelasan yang jelas."
Dari ke tiga Tujuan pembelajaran di atas, manakah Tujuan Pembelajaran yang tidak menuruti kaidah ABCD …
a)
A. 1
b)
B. 2
c)
C. 3
d)
D. Semua tujuan pembelajaran salah (tidak sesuai kaidah ABCD)
e)
E. Semua tujuan pembelajaran benar (sesuai kaidah ABCD)
20.
20. Berikut ini aktivitas yang guru lakukan untuk menerapkan profil pelajar pancasila Beriman dan Bertakwa kecuali…
a)
A. Berdoa sebelum belajar
b)
B. Merayakan hari-hari besar agama di sekolah dengan kegiatan yang mencerminkan nilai-nilai dan tradisi keagamaan.
c)
C. Mengadakan pemilihan osis dengan tidak membeda-bedakan suku, bangsa, dan agama
d)
D. Mengadakan pelatihan atau workshop tentang pengembangan karakter dengan fokus pada nilai-nilai agama, seperti integritas, empati, dan kepemimpinan.
e)
E. Mengimplementasikan program pengembangan karakter yang berfokus pada pembentukan sikap dan perilaku positif berdasarkan ajaran agama.
21.
21. Dalam sebuah kelas inklusi, terdapat seorang siswa ABK dengan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (ADHD). Siswa ini sering kesulitan untuk fokus pada tugas, dan seringkali mengganggu teman-teman sekelasnya. Guru ingin menerapkan strategi yang efektif untuk membantu siswa ini agar dapat mengikuti pembelajaran dengan lebih baik…
a)
A. Mengatur tempat duduk siswa di bagian depan kelas dan memberikan instruksi secara individual, tetapi tidak memberikan waktu tambahan untuk menyelesaikan tugas.
b)
B. Menggunakan teknologi seperti aplikasi timer dan pengingat, dan memberikan tugas dengan langkah-langkah terstruktur yang membantu siswa memecah pekerjaan menjadi bagian-bagian kecil, serta memberikan feedback positif secara berkala.
c)
C. Memberikan penilaian yang sama dengan siswa lain tanpa mempertimbangkan kebutuhan khusus, dan mengabaikan gangguan yang mungkin timbul dari siswa ABK.
d)
D. Menyediakan tempat duduk di luar kelas untuk siswa ABK ketika mereka mengganggu teman-temannya dan tidak melibatkan mereka dalam aktivitas kelompok.
e)
E. Menerapkan metode pembelajaran yang sama untuk semua siswa tanpa memodifikasi pendekatan atau materi pelajaran untuk menyesuaikan kebutuhan siswa ABK.
22.
22. Seorang guru matematika ingin menerapkan model Problem-Based Learning (PBL) untuk mengajarkan konsep pemecahan masalah dalam geometri. Guru tersebut memutuskan untuk memulai dengan memberikan sebuah masalah nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, yaitu bagaimana merancang taman sekolah dengan bentuk yang efektif untuk memaksimalkan penggunaan ruang dan estetika.
Dalam konteks penerapan model Problem-Based Learning (PBL) pada kasus tersebut, langkah yang dilakukan oleh guru adalah…
a)
A. Menyajikan solusi akhir dari masalah, mengarahkan siswa untuk mengikuti solusi tersebut, dan kemudian mengevaluasi hasilnya.
b)
B. Menyediakan penjelasan rinci tentang teori geometri terlebih dahulu, memberikan latihan individu, dan kemudian memperkenalkan masalah nyata untuk dipecahkan.
c)
C. Mengidentifikasi masalah nyata yang relevan, membagi siswa ke dalam kelompok, mendiskusikan dan menganalisis masalah, merancang solusi, dan akhirnya mempresentasikan serta merefleksikan hasil solusi.
d)
D. Mengajak siswa untuk langsung merancang taman tanpa memberikan konteks masalah atau panduan, kemudian membahas desain yang telah dibuat secara individu.
e)
E. Memberikan soal latihan geometri dengan format yang sama, tanpa melibatkan masalah nyata, dan memberikan umpan balik langsung setelah penilaian.
23.
23. Seorang guru Bahasa Inggris di sekolah menengah sedang merancang strategi untuk menerapkan Assessment as Learning dalam kelasnya. Ia ingin siswa tidak hanya dinilai berdasarkan hasil pekerjaan mereka, tetapi juga aktif terlibat dalam proses penilaian diri mereka sendiri dan refleksi terhadap pembelajaran mereka. Guru ini juga berencana untuk menggunakan umpan balik untuk membantu siswa mengidentifikasi kekuatan dan area yang perlu diperbaiki, sehingga siswa dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk meningkatkan keterampilan mereka.
Dalam konteks penerapan Assessment as Learning, manakah dari strategi berikut yang paling efektif dalam membantu siswa untuk menjadi lebih aktif dalam proses penilaian diri dan refleksi terhadap pembelajaran mereka?
a)
A. Memberikan ujian sumatif di akhir semester untuk menilai pencapaian akademis siswa tanpa melibatkan siswa dalam proses penilaian.
b)
B. Menggunakan rubrik penilaian yang jelas dan meminta siswa untuk menilai hasil kerja mereka sendiri dengan panduan dari rubrik tersebut, serta menyusun rencana perbaikan berdasarkan refleksi mereka.
c)
C. Mengumpulkan pekerjaan rumah siswa dan memberikan nilai akhir tanpa memberikan kesempatan untuk refleksi atau diskusi tentang hasil tersebut.
d)
D. Melakukan penilaian formatif secara berkala dan memberikan umpan balik yang umum tanpa melibatkan siswa dalam penetapan tujuan perbaikan pribadi.
e)
E. Menyediakan umpan balik yang terperinci hanya dari guru dan tidak memberikan kesempatan kepada siswa untuk menilai kemajuan mereka sendiri atau mendiskusikan umpan balik.
24.
24. Seorang guru sains di sekolah menengah sedang merancang dua aktivitas pembelajaran untuk siswa tentang ekosistem. Dia ingin memastikan bahwa metode yang digunakan dapat mengoptimalkan pemahaman siswa dan keterlibatan mereka dalam materi. Dalam perencanaan ini, guru mempertimbangkan dua pendekatan:
1. Inquiry-Based Learning (Pembelajaran Berbasis Penyelidikan): Siswa diminta untuk merancang dan melakukan eksperimen mereka sendiri untuk menjawab pertanyaan yang ditetapkan mengenai interaksi antara berbagai faktor dalam ekosistem.
2. Discovery Learning (Pembelajaran Penemuan): Siswa diberikan materi yang mencakup berbagai konsep tentang ekosistem dan kemudian diminta untuk menjelajahi dan menemukan informasi baru melalui eksperimen yang telah dirancang oleh guru.
Dalam konteks perencanaan aktivitas pembelajaran ini, strategi mana yang paling menggambarkan perbedaan mendasar antara inquiry-based learning dan discovery learning? Jelaskan alasan dari pilihan Anda.
a)
A. Inquiry-based learning fokus pada eksperimen yang sudah dirancang oleh guru, sedangkan discovery learning melibatkan siswa dalam merancang eksperimen mereka sendiri untuk menjawab pertanyaan.
b)
B. Inquiry-based learning melibatkan siswa dalam proses penyelidikan dengan menetapkan pertanyaan dan mencari jawaban, sedangkan discovery learning melibatkan siswa dalam menjelajahi materi yang telah diberikan untuk menemukan informasi baru.
c)
C. Discovery learning lebih menekankan pada memberikan materi yang telah disiapkan secara lengkap kepada siswa, sedangkan inquiry-based learning melibatkan siswa dalam mendalami materi yang telah disediakan.
d)
D. Discovery learning melibatkan siswa dalam merancang dan melaksanakan eksperimen yang kompleks, sedangkan inquiry-based learning mengharuskan siswa untuk mengikuti prosedur eksperimen yang sudah ditentukan.
e)
E. Inquiry-based learning mengharuskan siswa untuk mengingat fakta yang telah disampaikan oleh guru, sedangkan discovery learning memungkinkan siswa untuk memeriksa fakta dan teori yang sudah ada.
25.
25. Seorang konselor sekolah sedang mengajarkan keterampilan sosial kepada siswa. Dalam sesi tersebut, konselor menjelaskan dua konsep penting: simpati dan empati. Untuk memudahkan siswa memahami perbedaan antara keduanya, konselor memberikan beberapa skenario dan meminta siswa untuk menentukan apakah respon yang diberikan lebih mencerminkan simpati atau empati.
Dalam konteks penerapan konsep simpati dan empati, manakah dari pernyataan berikut ini yang paling tepat untuk menggambarkan perbedaan mendasar antara simpati dan empati?
a)
A. Simpati melibatkan merasakan kesedihan yang sama dengan orang lain, sementara empati melibatkan memahami perasaan orang lain tanpa harus merasakannya secara langsung.
b)
B. Simpati adalah bentuk respon yang aktif terhadap perasaan orang lain dengan berbagi perasaan, sementara empati hanya melibatkan merespon secara pasif tanpa memahami perasaan orang lain.
c)
C. Simpati berarti memberikan dukungan kepada seseorang dengan merasakan kesedihan mereka, sedangkan empati berarti mendengarkan tanpa membuat komentar atau memberikan dukungan emosional.
d)
D. Empati melibatkan berbagi perasaan dengan orang lain dan memahami situasi mereka dari perspektif mereka sendiri, sedangkan simpati lebih kepada merasakan belas kasihan.
e)
E. Empati adalah bentuk pengertian yang lebih dangkal dibandingkan dengan simpati, yang lebih mendalam dalam merasakan dan berbagi perasaan dengan orang lain.
26.
26. Perhatikan urutan langkah pembelajaran berikut :
(1) Menentukan pertanyaan dasar
(2) membuat desain proyek
(3) menyusun penjadwalan
(4) memonitor kemajuan proyek
(5) penilaian hasil
(6) evaluasi pengalaman
Langkah pembelajaran di atas menerapkan model …
a)
A. Project Based Learning
b)
B. Problem Based Learning
c)
C. Inquiry terbimbing
d)
D. Kooperatif
e)
E. Kontekstual
27.
27. Seorang guru di sebuah sekolah dasar ingin mengembangkan keterampilannya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Dalam upaya tersebut, guru tersebut mengidentifikasi empat kompetensi kunci yang perlu diperhatikan: kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. Untuk mencapai tujuan ini, guru merencanakan berbagai aktivitas yang sesuai dengan masing-masing kompetensi.
Dalam konteks pengembangan kompetensi guru, manakah dari pernyataan berikut ini yang paling tepat menunjukkan cara yang efektif untuk mengintegrasikan empat kompetensi guru dalam proses pembelajaran di kelas?
a)
A. Mengembangkan rencana pelajaran yang terstruktur dengan baik (kompetensi pedagogik) sambil terus meningkatkan pengetahuan tentang kurikulum dan metode terbaru (kompetensi profesional), tetapi hanya memperhatikan interaksi dengan siswa tanpa fokus pada pengembangan karakter pribadi dan hubungan sosial.
b)
B. Menyusun dan melaksanakan aktivitas pembelajaran yang melibatkan teknik pengajaran yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan siswa (kompetensi pedagogik), sambil berpartisipasi aktif dalam pelatihan profesi untuk meningkatkan keahlian (kompetensi profesional), membangun hubungan yang positif dengan siswa dan kolega (kompetensi sosial), serta menunjukkan sikap yang konsisten dan positif dalam setiap interaksi (kompetensi kepribadian).
c)
C. Menghadiri seminar tentang teknologi pendidikan dan mengimplementasikan alat digital terbaru dalam pembelajaran (kompetensi profesional), namun tidak memperhatikan pengembangan strategi pengajaran atau hubungan interpersonal yang baik dengan siswa dan rekan kerja.
d)
D. Fokus pada penerapan teknik pengajaran yang sesuai dengan kurikulum (kompetensi pedagogik) tanpa melibatkan umpan balik dari siswa atau kolega mengenai efektivitas metode tersebut (kompetensi sosial) serta tidak mengembangkan kepribadian pribadi atau keahlian profesional lebih lanjut.
e)
E. Menyusun kurikulum pembelajaran yang rumit tanpa mempertimbangkan kemampuan siswa (kompetensi pedagogik) dan hanya mengikuti perkembangan terbaru dalam bidang pendidikan tanpa melibatkan pengembangan karakter pribadi atau hubungan sosial dengan siswa.
28.
28. Kompetensi guru yang harus dimiliki oleh seorang guru, kecuali …
a)
A. Pedagogi
b)
B. Kepribadian
c)
C. Profesional
d)
D. Sosial
e)
E. Emosional dan spiritual
29.
29. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut :
1. Mengharuskan siswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam situasi baru.
2. Fokus pada penghafalan dan pemahaman fakta dasar tanpa memerlukan analisis mendalam.
3. Melibatkan keterampilan seperti evaluasi, sintesis, dan pemecahan masalah.
4. Menuntut siswa untuk menjawab pertanyaan dengan satu jawaban yang benar dan spesifik.
5. Memerlukan siswa untuk berpikir kritis dan membuat keputusan berdasarkan berbagai perspektif. Pernyataan manakah yang tidak mencerminkan ciri-ciri HOTS?
a)
A. 1
b)
B. 2
c)
C. 3
d)
D. 4
e)
E. 5
30.
30. Dalam penilaian keterampilan siswa, beberapa alat penilaian digunakan untuk mengevaluasi berbagai aspek keterampilan. Berikut ini adalah deskripsi dari beberapa alat penilaian. Manakah dari alat penilaian berikut yang paling sesuai untuk mengevaluasi keterampilan praktis yang memerlukan penerapan pengetahuan dalam situasi nyata dan pengembangan solusi kreatif…
a)
A. Tes pilihan ganda
b)
B. Rubrik penilaian
c)
C. Kuesioner keterampilan
d)
D. Lembar kerja individu
e)
E. Observasi kelas
Reset
