NEW
Font size
WorksheetsKeanekaragaman Hayati Klasifikasi Makhluk Hidup UTS
Total questions: 40
Worksheet time: 1hrs 20mins
Keanekaragaman hayati dapat dibagi menjadi tiga tingkat, yaitu:
Gen, spesies, ekosistem
Gen, spesies, habitat
Ekosistem, spesies, habitat
Gen, spesies, populasi
Apa yang dimaksud dengan keanekaragaman genetik?
Variasi antar spesies
Variasi dalam satu spesies
Perbedaan ekosistem
Jenis makanan yang dikonsumsi
Keanekaragaman hayati yang sangat tinggi biasanya ditemukan di:
Gurun
Hutan tropis
Kutub
Daerah pegunungan tinggi
Contoh keanekaragaman spesies dapat ditemukan pada:
Variasi warna bulu ayam
Berbagai jenis burung dalam satu ekosistem
Jenis tumbuhan di hutan hujan tropis
Ikan di laut dalam
Apa peran keanekaragaman hayati dalam pertanian?
Mengurangi produktivitas lahan
Menjaga ketahanan pangan
Membatasi varietas tanaman
Mengurangi lahan untuk budidaya
Spesies endemik adalah spesies yang:
Hidup di seluruh dunia
Hanya ditemukan di suatu wilayah tertentu
Hidup di lautan
Tidak terancam punah
Yang termasuk contoh dari keanekaragaman ekosistem adalah:
Hutan mangrove, terumbu karang, dan savana
Variasi ukuran ikan dalam kolam
Variasi tanaman dalam kebun
Perbedaan warna bunga dalam taman
Hilangnya keanekaragaman hayati dapat menyebabkan:
Peningkatan produktivitas ekosistem
Gangguan pada rantai makanan
Stabilitas lingkungan yang lebih tinggi
Tidak ada dampak yang signifikan
Faktor yang paling banyak mengancam keanekaragaman hayati saat ini adalah:
Perburuan liar
Pencemaran lingkungan
Perubahan iklim
Penggundulan hutan
Kegiatan manusia yang dapat meningkatkan keanekaragaman hayati adalah:
Pembukaan lahan besar-besaran
Penggunaan pestisida
Reklamasi pantai
Konservasi alam
Penggunaan pestisida secara berlebihan dapat menyebabkan:
Hilangnya spesies predator alami
Meningkatnya keanekaragaman hayati
Tumbuhnya spesies baru
Menurunnya hasil panen
Hewan yang dilindungi karena populasinya yang menurun drastis disebut:
Invasif
Endemik
Terancam punah
Herbivora
Contoh spesies invasif di Indonesia adalah:
Harimau Sumatera
Biawak
Eceng gondok
Orangutan
Hutan tropis penting bagi keanekaragaman hayati karena:
Memiliki iklim yang ekstrem
Menjadi habitat bagi banyak spesies
Memiliki tanah yang tandus
Menghasilkan lebih sedikit oksigen
Keanekaragaman genetik penting untuk:
Menjaga stabilitas iklim
Ketahanan spesies terhadap penyakit
Menjaga kualitas udara
Mengurangi erosi tanah
Keanekaragaman hayati di laut berperan dalam:
Menyediakan sumber pangan
Menghambat arus laut
Meningkatkan suhu air laut
Mengurangi kadar garam air laut
Yang tidak termasuk keanekaragaman hayati di daratan adalah:
Hutan hujan tropis
Gurun pasir
Savana
Terumbu karang
Fungsi utama cagar alam adalah:
Meningkatkan produksi kayu
Melindungi spesies langka
Meningkatkan pembangunan infrastruktur
Mengurangi populasi spesies tertentu
Manfaat dari keanekaragaman hayati bagi manusia di bidang obat-obatan adalah:
Meningkatkan harga bahan baku obat
Sumber bahan untuk obat alami
Membatasi penelitian farmasi
Meningkatkan kebergantungan pada bahan kimia sintetis
Ilmu yang mempelajari klasifikasi makhluk hidup disebut:
Biologi
Taksonomi
Anatomi
Zoologi
Tingkatan taksonomi yang paling tinggi adalah:
Spesies
Famili
Filum
Kingdom
Apa yang dimaksud dengan binomial nomenklatur?
Penamaan dengan dua kata untuk satu spesies
Penamaan berdasarkan habitat
Penamaan menggunakan satu kata
Penamaan yang berubah sesuai lingkungan
Kingdom Animalia memiliki ciri-ciri:
Autotrof
Multiseluler dan heterotrof
Uniseluler dan autotrof
Berfotosintesis
Klasifikasi makhluk hidup yang modern berbasis pada:
Penampilan fisik
Hubungan evolusi dan genetik
Habitat
Ukuran tubuh
Organisme uniseluler yang memiliki dinding sel tetapi tidak berklorofil termasuk dalam kingdom:
Fungi
Plantae
Protista
Animalia
Tingkatan takson di bawah ordo adalah:
Famili
Genus
Spesies
Filum
Salah satu ciri utama dari kingdom Plantae adalah:
Tidak memiliki dinding sel
Heterotrof
Autotrof dan berfotosintesis
Tidak memiliki klorofil
Virus tidak dimasukkan dalam klasifikasi makhluk hidup karena:
Tidak memiliki organ reproduksi
Tidak dapat melakukan metabolisme sendiri
Tidak dapat bergerak
Dapat menyebabkan penyakit
Archaea berbeda dari Bacteria karena:
Archaea bersifat patogen
Archaea memiliki dinding sel yang berbeda
Bacteria tidak hidup di lingkungan ekstrem
Archaea tidak memiliki DNA
Kingdom Fungi berbeda dari Plantae karena:
Fungi tidak memiliki klorofil
Fungi autotrof
Fungi memiliki akar
Fungi hidup di air
Hewan vertebrata memiliki ciri utama yaitu:
Memiliki tulang belakang
Tidak memiliki tulang belakang
Memiliki eksoskeleton
Tidak memiliki sistem saraf pusat
Contoh organisme yang termasuk Protista adalah:
Jamur
Alga
Bakteri
Tumbuhan
Manfaat dari klasifikasi makhluk hidup adalah:
Memudahkan identifikasi spesies
Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan habitat
Menghapus spesies yang punah
Mencegah kepunahan spesies
Sistem klasifikasi yang membagi makhluk hidup menjadi tiga domain adalah:
Carl Linnaeus
Charles Darwin
Ernst Haeckel
Carl Woese
Filum dalam taksonomi tumbuhan setara dengan apa dalam taksonomi hewan?
Kelas
Ordo
Filum
Divisi
Organisme prokariotik yang hidup di lingkungan ekstrem termasuk dalam:
Bacteria
Archaea
Fungi
Protista
Mamalia termasuk dalam kelas:
Reptilia
Aves
Mammalia
Amphibia
Ciri khas dari reptil adalah:
Berdarah dingin dan bersisik
Berdarah panas dan berbulu
Tidak memiliki tulang belakang
Berbulu dan bertelur
Kucing dan singa termasuk dalam satu famili yang sama, yaitu:
Canidae
Felidae
Ursidae
Bovidae
Perubahan Iklim Global Dapat Menyebabkan
Meningkatkan keanekaragaman hayati
Punahnya spesies tertentu
Stabilnya ekosistem
Penurunan keragaman genetika
