NEW
Font size
WorksheetsLITERASI & NUMERASI
Total questions: 15
Worksheet time: 45mins
Bacalah teks berikut!
Jaka dan Pengemis
Di sebuah desa, tinggallah seorang pria bernama Jaka dan juga keluarganya. Jaka memiliki seorang istri dan 3 anak yang harus diberinya makan. Sayangnya saat itu sedang musim hujan dan sudah lebih dari satu minggu hujan tidak berhenti. Karena hujan, Jaka tidak bisa bekerja untuk membeli makanan untuk anak dan istrinya, persediaan makanan pun sudah habis dan tidak cukup untuk hidup besok-besoknya.
Istri Jaka menghampiri suaminya dengan membawa lima buah kentang, katanya makanan di dapur tinggal itu saja dan tidak ada yang lain. Jaka kemudian menyuruh istrinya untuk memberikan kentang tersebut pada anaknya, dan ia akan keluar untuk mencari bahan makanan meski sedang hujan.
Ketika hendak keluar rumah, pintu rumah Jaka pun diketuk oleh seorang pengemis. Melihat pengemis yang renta dan kelaparan membuat Jaka tidak tega dan memberikannya lima buah kentang yang disimpannya untuk anak-anaknya. Pengemis tersebut menerima 4 buah kentang dari Jaka dan memberikan 1 sisanya kepada Jaka. Ia menyuruh Jaka untuk memberikan 1 buah kentang tersebut kepada anak-anaknya.
Setelah pengemis pergi, secara ajaib 1 buah kentang yang dipotong tersebut setiap potongannya akan menghasilkan 5 buah kentang yang baru, begitu seterusnya. Alhasil keluarga Jaka tidak lagi kekurangan makanan, bahkan ia bisa menanam sisa kentang untuk jadi bahan panennya nanti, dan sisanya ia berikan kepada tetangga-tetangganya.
Apa yang menyebabkan Jaka tidak dapat bekerja dan membeli makanan untuk anak dan istrinya?
Sakit
Hujan
Keadaan fisik
Kendaraan yang rusak
Bacalah teks berikut!
Kenapa Kecoak Mati dengan Posisi Tubuh Terbalik? Ini Penjelasannya
Kecoak adalah jenis serangga yang susah mati, bahkan tanpa kepala, kecoak masih bisa hidup. Namun, saat tubuh kecoak dalam posisi terbalik, dia bisa mati. Posisi terbalik membantu kecoak untuk bertahan hidup sedikit lebih lama sebelum akhirnya mati. Dalam serba-serbi hewan ini menjelaskan alasan kecoak mati dalam posisi tubuh terbalik.
Posisi terbalik membuat kecoak mendapatkan lebih banyak udara saat cairan insektisida disemprotkan padanya. Kandungan cairan insektisida dapat memengaruhi sistem saraf kecoak, dan menyebabkan beberapa enzim berkumpul di tubuh mereka. Kondisi itu akhirnya membuat kecoak mengalami kejang otot dan tidak mampu lagi untuk mempertahankan posisi tubuhnya dengan normal. Lantaran serangga seperti kecoak memiliki tubuh besar yang ditopang enam kaki panjang dan kurus, akhirnya tanpa sadar mereka berguling ke belakang saat akan mati.
Faktanya, tidak semua kecoak mati dengan posisi terbalik. Sebab, hanya kecoak yang dibunuh menggunakan insektisida saja yang mati dengan posisi punggung di bawah dan kaki di atas. Kecoak akan kesulitan untuk memperbaiki dirinya saat berada posisi terbalik. Tanpa koordinasi otot atau apa pun untuk dipegang, kecoak biasanya berakhir mati terbalik.
Kecoak juga tidak hanya mati karena insektisida saja, tetapi karena berbagai hal. Misalnya, di alam liar terdapat predator seperti tokek, kelelawar, laba-laba, dan kalajengking, bahkan mereka bisa mati karena kekurangan makanan dan nutrisi. Menariknya, saat kecoak dengan posisi terbalik disentuh benda seperti sapu terkadang mereka akan kembali seperti semula dan melarikan diri. Sama seperti hewan lainnya, seiring bertambahnya usia kecoak juga bisa mati. Hal ini disebabkan karena otot-otot yang mulai melemah, dan membuat mereka sulit untuk kembali ke posisi normal ketika terjatuh di permukaan yang licin.
Kecoak merupakan hewan yang tangguh, karena mampu menahan napas selama 30 menit di air. Di samping itu, serangga yang memiliki antena ini mampu untuk hidup tanpa kepala selama 10 hari. Sebab, mereka tidak terlalu banyak makan, dan dapat bernapas melalui sisi tubuhnya.
Berapa lama kecoak mampu menahan nafas di air?
Kecoak mampu menahan nafas tanpa batas waktu di air.
Kecoak mampu menahan nafas selama 30 menit di air.
Kecoak hanya mampu menahan nafas 5 menit di air.
Kecoak tidak mampu bertahan nafas di dalam air.
Ramin nyaris menjerit, tangannya tertumbuk dahan hanyut saat buru-buru sembunyi di dalam pelukan akar, untung ia segera melihat dahan itu. Hampir ia mengira dahan itu adalah mulut buaya yang siap menelan lengannya.
Teringat lagi ia pada Aco, sejak semusim lalu ia ikut Dadan karena hasil cengkehnya tak bagus, sementara tengkulaknya minta selalu dibayar. Aco tertangkap petugas saat adu mulut di warung nasi lemak lantaran ia mengumpat pada preman yang menutupi jalan.
Hari itu memang perpaduan nasib sial jatuh di hadapan Aco. Umpatannya didengar preman, adu mulut terjadi, dan petugas sedang lewat. Apes. Aco lalu dibawa petugas, digiring bagai ternak ke tengah lapangan, dipukuli dengan bengis saat mencoba kabur, ditanyai macam-macam, didenda hingga ia tak sanggup bayar, diambil hasil kerjanya satu musim, dideportasi, pulang ke rumah dengan tangan hampa, ditunggu tengkulak pula. Bah! Hilang sudah satu kebun cengkeh dirundung sial.
Gara-gara Aco juga, petugas kini memburu Ramin dan Dadan. Ternyata Dadan memang sudah dicari-cari petugas karena beberapa kali memasukkan tenaga kerja tanpa izin. Ramin memang tak berpikir panjang saat berangkat kerja dengan Dadan, yang penting ia bisa membawa pulang uang untuk menikahkan anaknya, buat pengobatan sakit gula ayahnya, dan sisanya bisa ia belikan mesin cuci yang saban hari diminta istrinya.
Ramin tak mau nasib nahas Aco terjadi pada dirinya. Wajah sumringah anak gadisnya sudah terbayang girang menyambutnya dengan ransel penuh uang.
Bunyi langkah mendekat, pelan, Ramin membeku, sekuat-kuatnya menahan napas. Baginya lebih baik tak bernapas daripada tertangkap petugas-petugas berwajah garang itu. Bisik-bisik makin kencang. Ramin memutar otak. Kalau mereka melihat rumput-rumput rebah itu, atau kalau ada satu dua orang cukup jitu tebakannya, mungkin mereka bisa yakin kalau pelarian yang mereka kejar bersembunyi di antara akar pohon.
Pada paragraf terakhir, apa perasaan yang digambarkan oleh penulis tentang tokoh Ramin? Jawaban bisa lebih dari satu.
Ketakutan
Ragu-ragu
Khawatir
Marah
Iyok rebahan di kasur tuanya. Barang-barangnya berantakan. Kamar yang pada dasarnya tidak besar itu terlihat sumpek seperti kapal pecah. Tapi yang jelas, seberantakan apa pun kamarnya saat ini, tidak sebanding dengan keruwetan kepalanya.
Cara pengarang menggambarkan watak tokohnya adalah?
Diceritakan tokoh lain
Diceritakan langsung pengarang
Melalui ucapan tokoh-tokohnya
Gambaran keadaan di sekeliling tokoh
Cermati kalimat berikut!
Taufiq ismail lahir di Bukittinggi, 25 Juni 1935. Masa kanak-kanak sebelum sekolah dilalui di pekalongan, Jawa Tengah.
Alasan ketidaktepatan penggunaan ejaan pada kalimat tersebut yang tepat adalah?
Kalimat tersebut seharusnya menggunakan tanda baca, tanda seru.
Nama diri dan nama kota seharusnya menggunakan huruf kapital.
Nama diri seharusnya menggunakan huruf besar atau kapital.
Kalimat tersebut tidak sesuai penulisannya dengan struktur kalimat.
Ando merupakan teman sebangku Dino. Ando sering diejek teman-teman sekolahnya karena badannya gemuk dan pendek. Dino kasihan pada Ando, tetapi dia takut dijauhi teman lainnya jika berteman dengan Ando.
Tindakan yang seharusnya dilakukan Dino adalah ....
berusaha membela Ando
menjaga jarak dengan Ando
tetap berteman jika tidak ada teman lain
tetap berteman dengan Ando
4 : 4
4 : 5
4 : 6
4 : 7
Perhatikan teks berikut.
Posyandu di Kelurahan Maja akan melakukan pengukuran tinggi badan anak balita di daerah tersebut.
Berikut ini tabel data tinggi badan 20 anak balita hasil pengukuran di kelurahan tersebut.
Tinggi badan 60 cm, frekuensi 1
Tinggi badan 65 cm, frekuensi 2
Tinggi badan 70 cm, frekuensi 8
Tinggi badan 75 cm, frekuensi 6
Tinggi badan 80 cm, frekuensi 3
Rata-rata tinggi badan balita tersebut adalah ....
72 Cm
71 Cm
70 Cm
69 Cm
Dalam suasana hari raya, seluruh warga di lingkungan RT 021 yang hadir sebanyak 80 orang saling bersalaman. Apabila setiap orang wajib bersalaman kepada semua orang, maka ada berapa salamankah yang terjadi?
6320 salaman
4360 salaman
4120 salaman
3680 salaman
3160 salaman
Bu Ida membayar zakat sebesar Rp250.000,00 yang setara dengan 2,5% dari penghasilannya. Setengah dari sisa penghasilan tersebut setelah dikurangi zakat, digunakan untuk kebutuhan hidup sehari hari, sedangkan sisanya digunakan untuk kebutuhan lain-lain, dan sisanya ditabung. Besar uang yang ditabung adalah ...
Rp3.000.000,00
Rp2.925.000,00
Rp2.500.000,00
Rp2.000.000,00
Rp1.975.000,00
5126
6128
4818
4728
PISHI DI TENGAH BADAI
Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Hindia. Pishi dan teman-temannya sangat bahagia hidup di Samudra Hindia, bersama 500 jenis makhluk laut lainnya. Pishi dan teman-temannya sedang bermain ketika kapal nelayan datang. Semua ikan berpencar menyelamatkan diri. Pishi jadi sendirian. Kemudian terjadi badai besar. Lautan menjadi gelap sehingga Pishi kehilangan arah. Ombak besar membawa Pishi ke bawah kapal nelayan. Pishi membentur kapal, perutnya terluka. Pishi harus segera mengobati lukanya. Pishi berenang mendekati pantai. Di sana ada rumah sakit alam. Pishi tidak bisa berenang dengan cepat karena tubuhnya yang besar. Berat tubuh Pishi 900 kilogram dan panjangnya 10 meter. Setelah jauh berenang, Pishi sangat senang melihat lampu mercusuar. Itu tandanya Pishi sudah sampai di rumah sakit alam. Ikan-ikan kecil langsung mendekati Pishi. Mereka membersihkan luka di perut Pishi. Beberapa hari kemudian, luka Pishi pun sembuh. Pishi sangat berterima kasih kepada ikan-ikan kecil yang merawatnya. Ikan-ikan kecil itu memakan parasit dan jaringan kulit mati di tubuh ikan pari. Hubungan antara Pishi dan ikan-ikan kecil adalah hubungan yang saling menguntungkan. Tubuh ikan pari menjadi bersih, ikan-ikan kecil pun menjadi kenyang.
Siapakah Pishi dan di mana ia tinggal?
Pishi adalah seekor ikan paus yang hidup di Samudra Hindia.
Pishi adalah seekor ikan paus yang hidup di Samudra Atlantik.
Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Hindia.
Pishi adalah seekor ikan pari yang hidup di Samudra Atlantik.
Membuat Gantungan Kunci
SD Cita Nusa akan mengadakan penggalangan dana untuk korban bencana alam. Anak-anak kelas 5 akan menyelenggarakan bazar untuk penggalangan dana tersebut. Naufa dan teman-temannya mempunyai ide yang berbeda. Mereka akan membuat gantungan kunci spesial.
Gantungan kunci spesial ini memiliki nama. Gantungan kunci ini akan bermanfaat sekali untuk menandai barang milik pribadi, seperti tas atau tempat pensil. Jika kamu ingin menggunakan kata-kata lain juga bisa, asalkan tidak terlalu panjang.
Naufa akan berbagi cara membuatnya untukmu, ikuti tahap-tahapnya ya.
Apa tujuan penulis dalam menyusun wacana tersebut?
Mengajak pembaca peduli terhadap lingkungan.
Memberitahu cara membuat gantungan kunci sendiri.
Mengajak pembaca membuang sampah pada tempatnya.
Memberi informasi lengkap tentang bencana alam yang terjadi.
