WorksheetsTes Formatif Budaya Melayu Bab 1 Kelas 9 - M. Febriyadi
Total questions: 50
Worksheet time: 28mins
Anak: "Assalamualaikum, Tok Long!"
Lelaki tua: "Waalaikumsalam, cucu. Apa khabar?"
Anak: "Baik, Tok Long. Mak suruh saya panggil Tok Long makan malam."
Apa hubungan kekerabatan antara "Tok Long" dan "Mak" dalam dialog ini?
Tok Long adalah ayah dari Mak
Tok Long adalah paman dari Mak
Tok Long adalah kakak dari Mak
Tok Long adalah adik dari Mak
Dalam sistem kekerabatan Melayu, panggilan "Tok Long" biasanya merujuk pada:
Kakek Tertua
Nenek Tertua
Paman tertua
Paman tertua
Baca cuplikan drama berikut:
Emak: "Ngah, tolong panggil Abang Ulong mu. Makan dah siap."
Ngah: "Baik, Mak. Abang Ulong! Jom makan!"
Berdasarkan dialog tersebut, "Ngah" dalam keluarga ini adalah:
Anak sulung
Anak kedua
Anak bungsu
Sepupu
Dalam sistem kekerabatan Melayu, panggilan "Ulong" biasanya diberikan kepada:
Anak pertama
Anak kedua
Anak ketiga
Anak bungsu
Baca dialog berikut:
Anak: "Assalamualaikum, Pak Cik."
Lelaki: "Waalaikumsalam. Eh, anak siapa ni?"
Anak: "Saya anak Abah Ngah, Pak Cik."
Berdasarkan dialog tersebut, hubungan antara "Pak Cik" dan "Abah Ngah" adalah:
Pak Cik adalah adik dari Abah Ngah
Pak Cik adalah kakak dari Abah Ngah
Pak Cik adalah sepupu Abah Ngah
Pak Cik adalah paman Abah Ngah
Dalam sistem kekerabatan Melayu, panggilan "Pak Cik" biasanya merujuk pada:
Ayah
Paman yang lebih muda dari orang tua
Kakek
Sepupu laki-laki yang lebih tua
Baca cuplikan drama berikut:
Anak: "Mak Cik, Emak suruh tanya kalau Mak Cik nak ikut ke pasar tak?"
Mak Cik: "Oh, boleh. Tunggu sekejap ye, Mak Cik siap-siap dulu."
Dalam konteks kekerabatan Melayu, "Mak Cik" kemungkinan besar adalah:
Ibu dari Emak
Adik perempuan dari Emak atau Abah
Kakak perempuan dari Emak atau Abah
Sepupu perempuan dari Emak
Panggilan "Emak" dalam sistem kekerabatan Melayu biasanya digunakan untuk:
Nenek
Ibu
Bibi
Kakak perempuan
Baca dialog berikut:
Anak: "Assalamualaikum, Atok."
Lelaki tua: "Waalaikumsalam. Cucu Atok yang mana ni?"
Anak: "Saya anak Alang, Tok."
Berdasarkan dialog tersebut, "Alang" dalam keluarga ini kemungkinan adalah:
Anak pertama
Anak kedua
Anak ketiga
Anak bungsu
Dalam sistem kekerabatan Melayu, panggilan "Atok" biasanya merujuk pada:
Ayah
Paman
Kakek
Kakak laki-laki tertua
Baca cuplikan drama berikut:
Ibu: "Uteh, tolong jaga adik ye. Mak nak ke kedai sebentar."
Uteh: "Baik, Mak. Uncu, jom main dengan Kakak!"
Berdasarkan dialog tersebut, posisi "Uteh" dalam keluarga ini adalah:
Anak sulung
Anak kedua
Anak ketiga atau keempat
Anak bungsu
Dalam sistem kekerabatan Melayu, panggilan "Uncu" biasanya diberikan kepada:
Anak sulung
Anak tengah
Anak bungsu
Sepupu termuda
Baca dialog berikut:
Anak: "Andong, boleh cerita tentang Nini tak?"
Nenek: "Boleh, cucu. Nini tu emak kepada Andong."
Berdasarkan dialog tersebut, "Nini" dalam sistem kekerabatan Melayu merujuk pada
Ibu
Nenek
Buyut
Canggah
Dalam sistem kekerabatan Melayu, panggilan "Andong" biasanya digunakan untuk:
Kakek
Nenek
Buyut perempuan
Bibi tertua
Baca cuplikan drama berikut:
Anak: "Abah, boleh saya ikut Wak Ngah ke pekan?"
Ayah: "Boleh, tapi minta izin Emak dulu."
Anak: "Baik, Abah. Emak, boleh saya ikut Wak Ngah?"
Ibu: "Boleh, tapi jangan lama-lama."
Berdasarkan dialog tersebut, "Wak Ngah" kemungkinan besar adalah:
Kakak dari Abah atau Emak
Adik kedua dari Abah atau Emak
Sepupu Abah atau Emak
Paman atau bibi tertua
Dalam sistem kekerabatan Melayu, panggilan "Wak" biasanya merujuk pada:
Orang tua
Kakek atau nenek
Paman atau bibi yang lebih tua dari orang tua
Sepupu orang tua
Baca dialog berikut:
Anak: "Assalamualaikum, Tok Wan."
Nenek: "Waalaikumsalam. Cucu Tok Wan yang mana ni?"
Anak: "Saya anak Mak Oda, Tok Wan."
Berdasarkan dialog tersebut, "Mak Oda" dalam keluarga ini kemungkinan adalah:
Anak pertama
Anak kedua
Anak keenam
Anak bungsu
Dalam sistem kekerabatan Melayu, panggilan "Tok Wan" biasanya digunakan untuk:
Kakek
Nenek
Buyut laki-laki
Buyut perempuan
Baca cuplikan drama berikut:
Anak: "Mak Andak, boleh ajar saya masak rendang tak?"
Mak Andak: "Boleh, sayang. Jom ke dapur."
Berdasarkan dialog tersebut, hubungan antara "Mak Andak" dan anak tersebut adalah:
Ibu dan anak
Nenek dan cucu
Bibi dan keponakan
Sepupu
Dalam sistem kekerabatan Melayu, panggilan "Andak" biasanya diberikan kepada:
Anak pertama
Anak kedua
Anak kelima
Anak bungsu
Baca dialog berikut:
Anak: "Assalamualaikum, Pak Lung."
Lelaki: "Waalaikumsalam. Anak siapa ni?"
Anak: "Saya anak Pak Ngah, Pak Lung."
Berdasarkan dialog tersebut, hubungan antara "Pak Lung" dan "Pak Ngah" adalah:
Pak Lung adalah adik dari Pak Ngah
Pak Lung adalah kakak dari Pak Ngah
Pak Lung adalah sepupu Pak Ngah
Pak Lung adalah paman Pak Ngah
Dalam sistem kekerabatan Melayu, panggilan "Pak Lung" biasanya merujuk pada:
Ayah
Paman tertua
Kakek
Sepupu laki-laki yang lebih tua
Baca cuplikan drama berikut:
Ibu: "Uda, tolong jemput adik kau di sekolah ye."
Uda: "Baik, Mak. Adik yang mana? Etam ke Uncu?"
Ibu: "Uncu je lah. Etam dah balik dengan Abang Ngah tadi."
Berdasarkan dialog tersebut, berapa anakkah yang dimiliki keluarga ini
3
4
5
Lebih dari 5
Dalam sistem kekerabatan Melayu, urutan panggilan yang benar adalah:
Ulong, Ngah, Alang, Uda
Ngah, Alang, Uda, Uteh
Ulong, Ngah, Lang, Uda
Ngah, Uda, Uteh, Uncu
Baca dialog berikut:
Anak: "Mak, kenapa kita panggil Pak Mail tu Bisan?"
Ibu: "Sebab Pak Mail tu bapak kepada menantu abang kau."
Berdasarkan dialog tersebut, "Bisan" dalam sistem kekerabatan Melayu merujuk pada:
Mertua
Ipar
Besan
Menantu
Dalam sistem kekerabatan Melayu, "Bisan" biasanya merujuk pada hubungan antara:
Orang tua dan anak
Orang tua dan menantu
Orang tua pengantin dan orang tua pengantin lainnya
Kakek dan cucu
Baca cuplikan drama berikut:
Anak: "Mak, mengapa kita panggil Kak Minah tu 'Ipar'?"
Ibu: "Sebab Kak Minah tu isteri kepada abang kau."
Berdasarkan dialog tersebut, "Ipar" dalam sistem kekerabatan Melayu merujuk pada:
Saudara kandung
Sepupu
Menantu
Suami atau istri dari saudara kandung
Dalam sistem kekerabatan Melayu, "Ipar" biasanya merujuk pada:
Anak dari paman atau bibi
Suami atau istri dari saudara kandung
Orang tua dari menantu
Saudara sepupu
Baca dialog berikut:
Anak: "Ayah, siapa tu Pak Mentua?"
Ayah: "Pak Mentua tu ayah kepada isteri ayah."
Berdasarkan dialog tersebut, "Pak Mentua" dalam sistem kekerabatan Melayu merujuk pada:
Kakek
Paman
Mertua laki-laki
Besan
Dalam sistem kekerabatan Melayu, "Mentua" atau "Mertua" biasanya merujuk pada:
Orang tua dari suami atau istri
Kakek atau nenek
Paman atau bibi tertua
Saudara sepupu yang lebih tua
Baca cuplikan drama berikut:
Anak: "Mak, mengapa kita panggil Pak Ali tu 'Biras'?"
Ibu: "Sebab Pak Ali tu suami kepada adik Ayah kau."
Berdasarkan dialog tersebut, "Biras" dalam sistem kekerabatan Melayu merujuk pada:
Saudara kandung
Sepupu
Menantu
Suami atau istri dari saudara ipar
Dalam sistem kekerabatan Melayu, "Biras" biasanya merujuk pada hubungan antara:
Dua orang yang menikah dengan dua orang bersaudara
Orang tua dan menantu
Kakek dan cucu
Paman dan keponakan
Baca dialog berikut:
Anak: "Ayah, siapa tu Pak Semerayan?"
Ayah: "Pak Semerayan tu menantu daripada saudara perempuan Mak Mentua kau."
Berdasarkan dialog tersebut, "Semerayan" dalam sistem kekerabatan Melayu merujuk pada:
Sepupu
Menantu dari saudara mertua
Paman
Besan
Dalam sistem kekerabatan Melayu, "Semerayan" atau "Semberayan" biasanya merujuk pada:
Menantu dari saudara mertua
Sepupu jauh
Anak dari sepupu orang tua
Suami atau istri dari sepupu
Bacalah soal terlampir!
I dan II saja
II dan III saja
I dan III saja
I, II, dan III
Bacalah soal terlampir!
Mak Ngah" adalah bibi kepada Abang dan Adik
Abang Long" adalah panggilan untuk abang kedua
Tok Wan" merujuk kepada kakek dari Abang dan Adik
Keluarga ini tidak mementingkan hierarki dalam sistem kekerabatan
Baca situasi berikut:
Dalam sebuah majlis perkahwinan Melayu, pengantin lelaki memanggil ibu mertuanya "Mak", sementara pengantin perempuan memanggil ayah mertuanya "Ayah".
Analisislah implikasi situasi ini terhadap sistem kekerabatan Melayu:
Menunjukkan bahwa sistem kekerabatan Melayu bersifat patrilineal
Mencerminkan usaha untuk mengeratkan hubungan antara menantu dan mertua
Mengindikasikan bahwa pengantin dianggap sebagai anak kandung oleh mertua
Membuktikan bahwa tidak ada perbedaan antara orang tua kandung dan mertua dalam budaya Melayu
Perhatikan dialog berikut:
Anak: "Mak, kenapa kita panggil Pak Usu 'Pak Su' je, tapi panggil Mak Usu dengan nama penuh?"
Ibu: "Itu adat kita, nak. Lelaki boleh dipanggil dengan singkatan, tapi perempuan lebih hormat kalau panggil penuh."
Berdasarkan dialog ini, apakah yang paling tepat menggambarkan sistem kekerabatan Melayu?
Sistem kekerabatan yang patrilineal
Sistem yang menekankan kesetaraan gender
Sistem yang membedakan panggilan berdasarkan gender
Sistem yang lebih menghormati perempuan daripada laki-laki
Bacalah soal terlampir!
Sistem pewarisan matrilineal
Sistem pewarisan patrilineal
Sistem pewarisan bilateral
Sistem pewarisan berdasarkan kesepakatan keluarga
Analisis situasi berikut:
Dalam sebuah keluarga Melayu, anak-anak memanggil kakak tertua mereka "Kak Long", adik perempuan kedua "Kak Ngah", dan adik lelaki ketiga "Abang Alang".
Apakah implikasi dari sistem panggilan ini terhadap struktur keluarga Melayu?
Menekankan hierarki berdasarkan urutan kelahiran
Membedakan panggilan berdasarkan gender
Menunjukkan kedekatan emosional antar saudara
Semua jawaban di atas benar
Bacalah soal terlampir!
Budaya Melayu hanya diturunkan melalui cerita lisan
Ada potensi perubahan dalam penyampaian sejarah dan adat dari generasi ke generasi
Sekolah tidak mengajarkan sejarah dan adat Melayu dengan tepat
Generasi muda tidak tertarik untuk mempelajari adat dan sejarah Melayu
Bacalah teks terlampir
Kedudukan laki-laki lebih tinggi dalam masyarakat Melayu
Penekanan pada penyatuan dua keluarga dalam pernikahan
Gambaran sistem kekerabatan bilateral dalam masyarakat Melayu
Pemisahan tegas antara keluarga pengantin lelaki dan perempuan
Sistem kekerabatan patrilineal
Sistem kekerabatan matrilineal
Sistem kekerabatan bilateral dengan kecenderungan patrilineal
Sistem kekerabatan yang fleksibel tanpa aturan tetap
Analisis situasi berikut:
Dalam sebuah keluarga Melayu, anak-anak dilarang memanggil nama langsung kepada orang yang lebih tua, termasuk kakak atau abang mereka sendiri.
Apakah implikasi paling signifikan dari aturan ini dalam konteks sosial Melayu?
Menciptakan jarak emosional antara anggota keluarga
Menekankan pentingnya hierarki dan hormat dalam hubungan keluarga
Menghambat komunikasi efektif antara generasi yang berbeda
Mempertahankan identitas individu dalam struktur keluarga
Bacalah soal terlampir!
Memudahkan integrasi menantu ke dalam keluarga besar
Menghapuskan batas antara keluarga asal dan keluarga mertua
Menjaga keharmonian dengan menghormati preferensi individu
Mempertahankan hierarki keluarga dalam hubungan perkahwinan
Analisis pernyataan berikut:
Dalam masyarakat Melayu tradisional, anak perempuan sering tinggal dekat dengan keluarga asal setelah menikah, sementara anak lelaki cenderung membentuk rumah tangga baru yang terpisah.
Apakah implikasi paling signifikan dari praktik ini terhadap sistem kekerabatan Melayu?
Menunjukkan kecenderungan matrilokal dalam masyarakat Melayu
Memperlemah ikatan antara anak lelaki dengan keluarga asalnya
Memperkuat peran perempuan dalam mempertahankan hubungan keluarga
Mencerminkan sistem patriliniel di mana lelaki dianggap lebih mandiri
Bacalah soal terlampir!
Lelaki selalu memiliki otoritas lebih tinggi daripada perempuan
Usia lebih penting daripada gender dalam menentukan otoritas
Ada pembagian peran yang jelas antara lelaki dan perempuan dalam urusan keluarga
Sistem kekerabatan Melayu bersifat fleksibel dan dapat berubah sesuai situasi
Analisis situasi berikut:
Dalam sebuah keluarga Melayu, seorang anak perempuan yang sudah menikah tetap menggunakan nama bapanya, bukan nama suaminya.
Apakah implikasi paling signifikan dari praktik ini dalam konteks sosial Melayu?
Mempertahankan identitas keluarga asal perempuan setelah menikah
Menunjukkan kesetaraan gender dalam masyarakat Melayu
Mencerminkan sistem patrilineal yang kuat dalam budaya Melayu
Memperlemah ikatan antara suami dan istri dalam pernikahan
Bacalah soal terlampir!
Masih memegang teguh sistem kasta dalam masyarakat
Menghargai sejarah keluarga namun tidak terlalu mementingkannya dalam kehidupan modern
Berusaha mempertahankan status bangsawan dalam segala aspek kehidupan
Menolak sepenuhnya konsep kebangsawanan dalam masyarakat modern
Analisis pernyataan berikut: Dalam sistem kekerabatan Melayu, panggilan untuk saudara kandung sering digunakan juga untuk sepupu, seperti memanggil sepupu yang lebih tua dengan "Abang" atau "Kakak". Apakah implikasi paling signifikan dari praktik ini dalam konteks sosial Melayu?
Menunjukkan kurangnya perbedaan antara saudara kandung dan sepupu
Menyebabkan kebingungan dalam identifikasi hubungan keluarga
Mencerminkan pentingnya keluarga besar dalam budaya Melayu
Memperkuat ikatan kekeluargaan dan rasa kebersamaan dalam keluarga besar
