Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Try Out ANBK KE 4

Total questions: 25

Worksheet time: 31mins

Name
Class
Date
1.

Sulastri, Guru Hebat di Pedalaman Aceh

Sulastri masih ingat perjuangannya saat pertama mendirikan madrasah ibtidaiyah swasta (MIS) di Desa Kala Wih Ilang, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah. Dengan modal semangat, Sulastri bertekad mencerdaskan anak-anak di pedalaman Aceh. Keinginannya mendirikan sekolah berawal ketika ia masih bekerja sebagai pegawai honorer di Kantor Urusan Agama (KUA) Pegasing.

Suatu ketika, Sulastri melihat anak-anak di Desa Kala Wih Ilang menghabiskan waktu mereka dengan membantu orang tua di perkebunan. Hingga usia belasan tahun, anak-anak belum pernah mengenyam bangku sekolah. Melihat kondisi tersebut, Sulastri bersama pamannya yang juga bertugas di KUA, berinisiatif membuka sekolah pada 2013.

Perjuangan yang harus dilalui Sulastri makin berat. Akses jalan dari rumah Sulastri ke sekolah belum memadai. Sulastri harus melawati jalan yang masih berlumpur dari sulit dilalui kendaraan. Akhirnya, Sulastri memilih berjalan kaki ke sekolah dan sesekali diantar suaminya.

Untuk memperlancar proses belajar mengajar, Sulastri memperoleh uang juran dan orang tua siswa seikhlasnya Uang yang terkumpul ia gunakan untuk membeli alat tulis dan perlengkapan sekolah. Orang tua siswa juga ikut memberi upah mengajar kepada Sulastri seadanya.

Pada 2017 Kepala Kantor Wilayah Kemenag Aceh, M. Daud Pakeh berkunjung ke MIS di Desa Kala Wih liang. M. Daud Pakeh memberi sejumlah bantuan, antara lain membangun gedung sekolah dan mengusulkan pengerasan jalan. Kini sarana dan prasarana di sekolah sudah cukup bagus. Berkat kerja kerasnya, Sulastri mendapat penghargaan dari Kementerian Agama pada akhir 2019.

Selama mengajar di MIS Kala Wih llang, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, Sulastri tidak mendapat gaji layaknya guru-guru lainnya di Indonesia. Sebagai gantinya, Sulast mendapat upah dari.....

a)

Paman Sulastri

b)

M. Daud Pakeh

c)

orang tua siswa

d)

Kementerian Agama

2.

Sulastri, Guru Hebat di Pedalaman Aceh

Sulastri masih ingat perjuangannya saat pertama mendirikan madrasah ibtidaiyah swasta (MIS) di Desa Kala Wih Ilang, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah. Dengan modal semangat, Sulastri bertekad mencerdaskan anak-anak di pedalaman Aceh. Keinginannya mendirikan sekolah berawal ketika ia masih bekerja sebagai pegawai honorer di Kantor Urusan Agama (KUA) Pegasing.

Suatu ketika, Sulastri melihat anak-anak di Desa Kala Wih Ilang menghabiskan waktu mereka dengan membantu orang tua di perkebunan. Hingga usia belasan tahun, anak-anak belum pernah mengenyam bangku sekolah. Melihat kondisi tersebut, Sulastri bersama pamannya yang juga bertugas di KUA, berinisiatif membuka sekolah pada 2013.

Perjuangan yang harus dilalui Sulastri makin berat. Akses jalan dari rumah Sulastri ke sekolah belum memadai. Sulastri harus melawati jalan yang masih berlumpur dari sulit dilalui kendaraan. Akhirnya, Sulastri memilih berjalan kaki ke sekolah dan sesekali diantar suaminya.

Untuk memperlancar proses belajar mengajar, Sulastri memperoleh uang juran dan orang tua siswa seikhlasnya Uang yang terkumpul ia gunakan untuk membeli alat tulis dan perlengkapan sekolah. Orang tua siswa juga ikut memberi upah mengajar kepada Sulastri seadanya.

Pada 2017 Kepala Kantor Wilayah Kemenag Aceh, M. Daud Pakeh berkunjung ke MIS di Desa Kala Wih liang. M. Daud Pakeh memberi sejumlah bantuan, antara lain membangun gedung sekolah dan mengusulkan pengerasan jalan. Kini sarana dan prasarana di sekolah sudah cukup bagus. Berkat kerja kerasnya, Sulastri mendapat penghargaan dari Kementerian Agama pada akhir 2019.

Tiap paragraf pada bacaan "Sulastri, Guru Hebat di Pedalaman Aceh" memiliki satu informasi penting. Pilihlah jawaban pada kolom Benar/Salah untuk pernyataan yang menunjukkan informasi penting!

Keinginan Sulastri mendirikan sekolah berawal ketika ia masih bekerja sebagai pegawai honorer di Kantor Urusan Agama (KUA) Pegasing.​ (a)   ​

Anak-anak di Desa Kala Wih Ilang menghabiskan waktu mereka dengan mem- bantu orang tua di perkebunan. ​ (b)  

Akses jalan menuju madrasah ibtidaiyah swasta (MIS) di Desa Kala Wih Ilang belum memadai.​ (c)  

Sulastri mendapat penghargaan dari Kementerian Agama pada akhir 2019. (d)  

Choose from the below words
Benar
Salah
3.

Kerensia Valeria, Peraih Medali Emas Olimpiade di Tingkat Dunia

Kerensia Valeria, pelajar SMP Tunas Bangsa asal Kota Pontianak berhasil meraih medali emas dalam Olimpiade Bahasa Inggris di Italia. Kejuaraan ini digelar oleh Global Hippo Association bersama Mizzou Academy di bawah naungan University of Missouri, USA pada akhir 2020. Dalam kejuaraan tersebut, Kerensia mampu mengalahkan pelajar dari 60 negara. Tiap negara diwakili lebih dari satu peserta.

Kerensia Valeria menjadi orang Indonesia pertama peraih medali emas dalam sejarah sepanjang pelaksanaan olimpiade. la berhasil maju ke babak final bersama delapan peserta lainnya. Final olimpiade diadakan secara virtual karena pandemi Covid-19.

Kerensia Valeria berhasil meraih medali emas karena mahir berbahasa Inggris sejak kecil. Kemahirannya ini berawal dari kegemarannya menonton konten berbahasa Inggris di kanal YouTube. Berkat kegemarannya tersebut Kerensia menjadi terbiasa mendengarkan dan berbicara dalam bahasa Inggris. Selain itu, Kerensia mengikuti kursus privat bahasa Inggris.

Atas keberhasilannya, Kerensia Valeria mendapat apresiasi dari Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. Edi Rusdi Kamtono menilai prestasi yang ditorehkan Karensia menjadi bukti bahwa sumber daya manusia (SDM) di Kota Pontianak tidak kalah unggul dengan dunia luar. Menurutnya, kegemilangan prestasi yang ditorehkan Kerensia merupakan kebanggaan bagi masyarakat Kota Pontianak dan Kalimantan Barat, serta Indonesia umumnya.

Tiap paragraf pada bacaan "Kerensia Valeria, Peraih Medali Emas Olimpiade di Tingkat Dunia" memiliki satu informasi penting. Pilihlah jawaban pada kolom Sesuai/ Tidak Sesuai untuk pernyataan yang menunjukkan informasi penting!

Kerensia Valeria menjadi orang Indonesia pertama yang meraih medali emas Olimpiade Bahasa Inggris di Italia.​ (a)  

Kerensia Valeria mengikuti final Olimpiade Bahasa Inggris secara langsung di Italia.​ (b)  

Kerensia Valeria mahir berbahasa Inggris sejak belajar di SMP Tunas Bangsa.​ (c)  

Prestasi Kerensia Valeria mendapat apresiasi dari Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.​ (d)  

Choose from the below words
Sesuai
Tidak Sesuai
4.

Kerensia Valeria, Peraih Medali Emas Olimpiade di Tingkat Dunia

Kerensia Valeria, pelajar SMP Tunas Bangsa asal Kota Pontianak berhasil meraih medali emas dalam Olimpiade Bahasa Inggris di Italia. Kejuaraan ini digelar oleh Global Hippo Association bersama Mizzou Academy di bawah naungan University of Missouri, USA pada akhir 2020. Dalam kejuaraan tersebut, Kerensia mampu mengalahkan pelajar dari 60 negara. Tiap negara diwakili lebih dari satu peserta.

Kerensia Valeria menjadi orang Indonesia pertama peraih medali emas dalam sejarah sepanjang pelaksanaan olimpiade. la berhasil maju ke babak final bersama delapan peserta lainnya. Final olimpiade diadakan secara virtual karena pandemi Covid-19.

Kerensia Valeria berhasil meraih medali emas karena mahir berbahasa Inggris sejak kecil. Kemahirannya ini berawal dari kegemarannya menonton konten berbahasa Inggris di kanal YouTube. Berkat kegemarannya tersebut Kerensia menjadi terbiasa mendengarkan dan berbicara dalam bahasa Inggris. Selain itu, Kerensia mengikuti kursus privat bahasa Inggris.

Atas keberhasilannya, Kerensia Valeria mendapat apresiasi dari Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. Edi Rusdi Kamtono menilai prestasi yang ditorehkan Karensia menjadi bukti bahwa sumber daya manusia (SDM) di Kota Pontianak tidak kalah unggul dengan dunia luar. Menurutnya, kegemilangan prestasi yang ditorehkan Kerensia merupakan kebanggaan bagi masyarakat Kota Pontianak dan Kalimantan Barat, serta Indonesia umumnya.

Kerensia Valeria berhasil meraih medali emas dalam Olimpiade Bahasa Inggris di Italia

Manakah kalimat yang mendukung pernyataan tersebut? (Jawaban lebih dari satu) Dalam kejuaraan Olimpiade Bahasa Inggris, Kerensia bersaing dengan 60 peserta

a)

Olimpiade Bahasa Inggris digelar oleh Global Hippo Association bersama Mizzou Academy,

b)

Dalam kejuaraan Olimpiade Bahasa Inggris, Kerensia bersaing dengan 60 peserta lainnya.

c)

Sebelum meraih medali emas, Kerensia bersaing dengan pelajar dari 60 negara.

d)

Olimpiade Bahasa Inggris di Italia diselenggarakan pada awal 2020.

5.

Kerensia Valeria, Peraih Medali Emas Olimpiade di Tingkat Dunia

Kerensia Valeria, pelajar SMP Tunas Bangsa asal Kota Pontianak berhasil meraih medali emas dalam Olimpiade Bahasa Inggris di Italia. Kejuaraan ini digelar oleh Global Hippo Association bersama Mizzou Academy di bawah naungan University of Missouri, USA pada akhir 2020. Dalam kejuaraan tersebut, Kerensia mampu mengalahkan pelajar dari 60 negara. Tiap negara diwakili lebih dari satu peserta.

Kerensia Valeria menjadi orang Indonesia pertama peraih medali emas dalam sejarah sepanjang pelaksanaan olimpiade. la berhasil maju ke babak final bersama delapan peserta lainnya. Final olimpiade diadakan secara virtual karena pandemi Covid-19.

Kerensia Valeria berhasil meraih medali emas karena mahir berbahasa Inggris sejak kecil. Kemahirannya ini berawal dari kegemarannya menonton konten berbahasa Inggris di kanal YouTube. Berkat kegemarannya tersebut Kerensia menjadi terbiasa mendengarkan dan berbicara dalam bahasa Inggris. Selain itu, Kerensia mengikuti kursus privat bahasa Inggris.

Atas keberhasilannya, Kerensia Valeria mendapat apresiasi dari Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. Edi Rusdi Kamtono menilai prestasi yang ditorehkan Karensia menjadi bukti bahwa sumber daya manusia (SDM) di Kota Pontianak tidak kalah unggul dengan dunia luar. Menurutnya, kegemilangan prestasi yang ditorehkan Kerensia merupakan kebanggaan bagi masyarakat Kota Pontianak dan Kalimantan Barat, serta Indonesia umumnya.

Pilihlah jawaban pada kolom Benar/Salah untuk pernyataan yang sesuai dengan bacaan!

Kemahiran Kerensia Valeria dalam berbahasa Inggris mampu mengharumkan nama Provinsi Kalimantan Barat.

​ ​ (a)  

Kerensia Valeria gemar menonton YouTube sejak menjadi pelajar SMP Tunas Bangsa​ (b)  

Kegemaran menonton You Tube mengantarkan Kerensia Valeria meraih prestasi di tingkat dunia​ (c)  

Tiap negara peserta Olimpiade Bahasa Inggris di Italia diwakili oleh satu peserta.​ (d)  

Choose from the below words
Benar
Salah
6.

Obsesi Seorang Ibu

Bu Sri terobsesi anaknya dapat diterima di sekolah negeri favorit di kota. Sekolah itu sudah meluluskan ribuan alumni. Banyak lulusan sekolah itu menjadi pejabat sipil, pejabat militer, politisi, diplomat, dan pengusaha.

Bu Sri tidak bisa bersekolah di sekolah favorit itu karena kondisi ekonomi. Orang tuanya hanya bekerja sebagai petani sehingga tidak mampu membiayai sekolahnya. Orang tuanya berharap ia bekerja, bukan melanjutkan sekolah. Dengan bekerja, Bu Sri diharapkan dapat membantu meringankan keuangan keluarga Bu Sri menuruti perintah orang tuanya. Bu Sri pun bekerja sebagai operator di perusahaan

garmen. Meski sudah bekerja dan mendapatkan penghasilan, Bu Sri belum melupakan impiannya agar dapat bekerja di tempat yang layak. Dengan gaji yang diperoleh, Bu Sri bertekad meneruskan sekolah, yaitu tiap Sabtu dan Minggu. Setelah tamat sekolah, Bu Sri pun menikah. Impian untuk bekerja di tempat yang layak pun tidak pernah terwujud. Bu Sri cukup sedih, la pun berharap anaknya dapat mewujudkan impian semasa mudanya itu.

Bu Sri ingin anaknya kelak menjadi orang sukses dan memiliki nasib yang lebih baik dari dirinya. Sebenarnya anak Bu Sri sudah ditawari dan diterima di sekolah swasta di kotanya. Namun, Bu Sri dan anaknya enggan menerima tawaran itu.

Bagi Bu Sri, sekolah negeri lebih bagus daripada sekolah swasta. Sekolah negeri memiliki prestise tersendiri, Selain itu, jika sang anak bersekolah di sekolah negeri, akan lebih mudah mendapatkan beasiswa sehingga cukup membantu perekonomian keluarganya. Apalagi di saat situasi pandemi Covid-19 seperti ini yang membuat pemasukan keuangan menurun drastis

Bu Sri ingin agar sang anak bersekolah di sekolah negeri favorit di kota. Alasan Bu Sri menyekolah- kan sang anak di sekolah negeri favorit tersebut adalah.... (Jawaban lebih dari satu.)

a)

Supaya Bu Sri dapat membanggakan sang anak kepada teman-teman

b)

agar sang anak memiliki masa depan lebih baik dari Bu Sri

c)

agar orang tua Bu Sri bangga memiliki cucu yang pandai

d)

supaya sang anak dapat mewujudkan impian masa muda Bu Sri

7.

Obsesi Seorang Ibu

Bu Sri terobsesi anaknya dapat diterima di sekolah negeri favorit di kota. Sekolah itu sudah meluluskan ribuan alumni. Banyak lulusan sekolah itu menjadi pejabat sipil, pejabat militer, politisi, diplomat, dan pengusaha.

Bu Sri tidak bisa bersekolah di sekolah favorit itu karena kondisi ekonomi. Orang tuanya hanya bekerja sebagai petani sehingga tidak mampu membiayai sekolahnya. Orang tuanya berharap ia bekerja, bukan melanjutkan sekolah. Dengan bekerja, Bu Sri diharapkan dapat membantu meringankan keuangan keluarga ,

Bu Sri menuruti perintah orang tuanya. Bu Sri pun bekerja sebagai operator di perusahaan garment. Meski sudah bekerja dan mendapatkan penghasilan, Bu Sri belum melupakan impiannya agar dapat bekerja di tempat yang layak.

Dengan gaji yang diperoleh, Bu Sri bertekad meneruskan sekolah, yaitu tiap Sabtu dan Minggu. Setelah tamat sekolah, Bu Sri pun menikah. Impian untuk bekerja di tempat yang layak pun tidak pernah terwujud. Bu Sri cukup sedih, la pun berharap anaknya dapat mewujudkan impian semasa mudanya itu.

Bu Sri ingin anaknya kelak menjadi orang sukses dan memiliki nasib yang lebih baik dari dirinya. Sebenarnya anak Bu Sri sudah ditawari dan diterima di sekolah swasta di kotanya. Namun, Bu Sri dan anaknya enggan menerima tawaran itu.

Bagi Bu Sri, sekolah negeri lebih bagus daripada sekolah swasta. Sekolah negeri memiliki prestise tersendiri, Selain itu, jika sang anak bersekolah di sekolah negeri, akan lebih mudah mendapatkan beasiswa sehingga cukup membantu perekonomian keluarganya. Apalagi di saat situasi pandemi Covid-19 seperti ini yang membuat pemasukan keuangan menurun drastis.

Untuk mewujudkan cita-citanya, Bu Sri melanjutkan sekolah di sela-sela bekerja. Bu Sri bersekolah tiap....

a)

Malam hari

b)

jam istirahat

c)

Sabtu dan Minggu

d)

siang hingga sore hari

8.

Obsesi Seorang Ibu

Bu Sri terobsesi anaknya dapat diterima di sekolah negeri favorit di kota. Sekolah itu sudah meluluskan ribuan alumni. Banyak lulusan sekolah itu menjadi pejabat sipil, pejabat militer, politisi, diplomat, dan pengusaha.

Bu Sri tidak bisa bersekolah di sekolah favorit itu karena kondisi ekonomi. Orang tuanya hanya bekerja sebagai petani sehingga tidak mampu membiayai sekolahnya. Orang tuanya berharap ia bekerja, bukan melanjutkan sekolah. Dengan bekerja, Bu Sri diharapkan dapat membantu meringankan keuangan keluarga ,

Bu Sri menuruti perintah orang tuanya. Bu Sri pun bekerja sebagai operator di perusahaan garment. Meski sudah bekerja dan mendapatkan penghasilan, Bu Sri belum melupakan impiannya agar dapat bekerja di tempat yang layak.

Dengan gaji yang diperoleh, Bu Sri bertekad meneruskan sekolah, yaitu tiap Sabtu dan Minggu. Setelah tamat sekolah, Bu Sri pun menikah. Impian untuk bekerja di tempat yang layak pun tidak pernah terwujud. Bu Sri cukup sedih, la pun berharap anaknya dapat mewujudkan impian semasa mudanya itu.

Bu Sri ingin anaknya kelak menjadi orang sukses dan memiliki nasib yang lebih baik dari dirinya. Sebenarnya anak Bu Sri sudah ditawari dan diterima di sekolah swasta di kotanya. Namun, Bu Sri dan anaknya enggan menerima tawaran itu.

Bagi Bu Sri, sekolah negeri lebih bagus daripada sekolah swasta. Sekolah negeri memiliki prestise tersendiri, Selain itu, jika sang anak bersekolah di sekolah negeri, akan lebih mudah mendapatkan beasiswa sehingga cukup membantu perekonomian keluarganya. Apalagi di saat situasi pandemi Covid-19 seperti ini yang membuat pemasukan keuangan menurun drastis.

Berikut ini beberapa pernyataan terkait tempat peristiwa pada cerita "Obsesi Seorang Ibu". Pilihlah jawaban pada kolom Sesuai/Tidak Sesuai!

Bu Sri bekerja di perusahaan garmen setiap Senin-Jumat​ (a)  

Bu Sri bekerja sebagai manajer produksi di perusahaan pakaian jadi​ (b)  

Anak Bu Sri sudah diterima di salah satu sekolah swasta di kotanya.​ (c)  

Anak Bu Sri pernah bersekolah di sekolah favorit di ibu kota​ (d)  

Choose from the below words
Sesuai
Tidak Sesuai
9.

Sekolah Singgah

Bagaimana bisa tanah pekuburan tidak hanya menyimpan jasad-jasad orang mati, tetapi menjadi lahan bagi mereka yang masih hidup, sekaligus tempat pembuangan sampah? Tidak hanya satu atau dua kontrakan permanen berdiri di sana. Bangunan-bangunan lain

yang terbuat dari kardus, plastik, dan tripleks ikut memadati. Kuburan dan gunungan sampah, sekaligus tempat tinggal.

Logika Alia lalu menemukan sesuatu yang mengusik pikirannya. Di manakah mereka bersekolah?

Nurani mendorongnya kembali ke tempat itu. Siang itu, Alia mencoba mengobrol dengan anak-anak usia sekolah di sana. la pun mendapati kenyataan bahwa anak-anak itu belum bisa membaca dan menulis. Alia pun mencari celah dan kemungkinan. Kemudian, keberanian mampu mengantarkan Alia ke rumah kepala warga setempat.

Jika diizinkan, Alia ingin membuka sekolah singgah, sekaligus taman baca bagi anak- anak di sana, perkampungan kumuh di pinggiran Kota Jakarta. Mungkin sekolah singgah dapat menjadi alternatif bagi anak-anak di sana, selain satu-satunya madrasah yang terletak cukup jauh dan memerlukan biaya.

Awalnya ada yang mencurigai niat baik gadis itu. Bahkan, orang itu mengira Alia disponsori kelompok tertentu. Akan tetapi, Alia terus meyakinkan, tidak ada siapa-siapa di belakangnya. Alia menegaskan sekolah singgah tidak memungut biaya alias gratis. Tempatnya bisa di mana saja. Tidak perlu ruangan kelas tertutup sehingga anak-anak dapat belajar layaknya anak-anak di daerah lainnya.

Alia kembali lagi untuk bertemu anak-anak di pinggiran Kota Jakarta pada (a)   hari.

10.

Sekolah Singgah

Bagaimana bisa tanah pekuburan tidak hanya menyimpan jasad-jasad orang mati, tetapi menjadi lahan bagi mereka yang masih hidup, sekaligus tempat pembuangan sampah? Tidak hanya satu atau dua kontrakan permanen berdiri di sana. Bangunan-bangunan lain

yang terbuat dari kardus, plastik, dan tripleks ikut memadati. Kuburan dan gunungan sampah, sekaligus tempat tinggal.

Logika Alia lalu menemukan sesuatu yang mengusik pikirannya. Di manakah mereka bersekolah?

Nurani mendorongnya kembali ke tempat itu. Siang itu, Alia mencoba mengobrol dengan anak-anak usia sekolah di sana. la pun mendapati kenyataan bahwa anak-anak itu belum bisa membaca dan menulis. Alia pun mencari celah dan kemungkinan. Kemudian, keberanian mampu mengantarkan Alia ke rumah kepala warga setempat.

Jika diizinkan, Alia ingin membuka sekolah singgah, sekaligus taman baca bagi anak- anak di sana, perkampungan kumuh di pinggiran Kota Jakarta. Mungkin sekolah singgah dapat menjadi alternatif bagi anak-anak di sana, selain satu-satunya madrasah yang terletak cukup jauh dan memerlukan biaya.

Awalnya ada yang mencurigai niat baik gadis itu. Bahkan, orang itu mengira Alia disponsori kelompok tertentu. Akan tetapi, Alia terus meyakinkan, tidak ada siapa-siapa di belakangnya. Alia menegaskan sekolah singgah tidak memungut biaya alias gratis. Tempatnya bisa di mana saja. Tidak perlu ruangan kelas tertutup sehingga anak-anak dapat belajar layaknya anak-anak di daerah lainnya.

Alia mendatangi rumah kepala warga perkampungan di pinggiran Kota Jakarta untuk....

a)

menetap di perkampungan selama tiga hari

b)

merasa terusik dengan sikap warga kampung

c)

meminta izin pendirian model sekolah singgah

d)

mengurus kepemilikan salah satu rumah di perkampungan

11.

Membantu Wahyu

Sofie berangkat ke sekolah. Di tengah perjalanan, Sofie bertemu seorang anak laki-laki yang sedang mengorek-ngorek tempat sampah. Sofie pun menghampiri anak itu. "Hei, namamu siapa? Apa yang kamu lakukan?" tanya Sofie dengan lembut. "Namaku Wahyu. Aku sedang mencari makanan di sini. Dari semalam aku belum makan. Ibuku sedang sakit. Jadi, aku harus mencari makan sendiri," ucap Wahyu sambil mencari-cari sisa makanan.

"Memangnya Ibumu sakit apa?" tanya Sofie dengan penuh haru. Anak seusianya mengorek-ngorek sampah hanya untuk mencari makanan. " "Aku tidak tahu, tapi kata Pak Mantri Ibu sakit perut karena banyak minum air yang kotor,

jawab Wahyu dengan raut muka sedih. "Sudah sebulan ini kampungku mengalami krisis air bersih. Air sumur di kampung kami pun aimya berwarna kuning dan keruh. Sebenarnya ada yang menjual air bersih, tapi harganya mahal dan letaknya jauh. Kalau tidak untuk keperluan mendesak, kami hanya menggunakan air sumur."

Di sepanjang perjalanan,  Sotie melamun. la membayangkan keadaan keluarga Wahyu yang susah mendapatkan air bersih sekadar untuk minum. Sementara dirinya sering membuang-buang air dan menggunakannya secara berlebihan. Soliar pulidak fokus selama mengikuti pelajaran di kelas, la masih memikirkan keadaan keluarga Wahyu. Saat pulang sekolah, Sofie menemui ayah dan menceritakan keadaan keluarga Wahyu Ayah pun menjelaskan jika masyarakat di kampung Wahyu tidak bisa menjaga kebersihan Banyak warga kampung membuang sampah sembarangan. Kampung itu juga tidak memiliki resapan yang baik sehingga sering kebanjiran saat musim penghujan dan kekeringan saat musim kemarau.

"Bagaimana jika kita membantu Kampung Jatirata agar memiliki sanitasi yang layak? Ayah akan mengajak semua warga di sini untuk bergotong royong membantu kampung teman yang kamu ceritakan itu," ajak ayah Sofie. "Setuju, Yah. Semoga Wahyu dan warga Kampung Jatirata tidak kesulitan air bersih

lagi, ya, Yah," ujar Solie dengan penuh semangat

Sofie melihat Wahyu sedang mengorek-orek tempat sampah. Wahyu melakukan perbuatan tersebut karena (a)  

12.

Membantu Wahyu

Sofie berangkat ke sekolah. Di tengah perjalanan, Sofie bertemu seorang anak laki-laki yang sedang mengorek-ngorek tempat sampah. Sofie pun menghampiri anak itu. "Hei, namamu siapa? Apa yang kamu lakukan?" tanya Sofie dengan lembut. "Namaku Wahyu. Aku sedang mencari makanan di sini. Dari semalam aku belum makan. Ibuku sedang sakit. Jadi, aku harus mencari makan sendiri," ucap Wahyu sambil mencari-cari sisa makanan.

"Memangnya Ibumu sakit apa?" tanya Sofie dengan penuh haru. Anak seusianya mengorek-ngorek sampah hanya untuk mencari makanan. " "Aku tidak tahu, tapi kata Pak Mantri Ibu sakit perut karena banyak minum air yang kotor,

jawab Wahyu dengan raut muka sedih. "Sudah sebulan ini kampungku mengalami krisis air bersih. Air sumur di kampung kami pun aimya berwarna kuning dan keruh. Sebenarnya ada yang menjual air bersih, tapi harganya mahal dan letaknya jauh. Kalau tidak untuk keperluan mendesak, kami hanya menggunakan air sumur."

Di sepanjang perjalanan,  Sotie melamun. la membayangkan keadaan keluarga Wahyu yang susah mendapatkan air bersih sekadar untuk minum. Sementara dirinya sering membuang-buang air dan menggunakannya secara berlebihan. Soliar pulidak fokus selama mengikuti pelajaran di kelas, la masih memikirkan keadaan keluarga Wahyu. Saat pulang sekolah, Sofie menemui ayah dan menceritakan keadaan keluarga Wahyu Ayah pun menjelaskan jika masyarakat di kampung Wahyu tidak bisa menjaga kebersihan Banyak warga kampung membuang sampah sembarangan. Kampung itu juga tidak memiliki resapan yang baik sehingga sering kebanjiran saat musim penghujan dan kekeringan saat musim kemarau.

"Bagaimana jika kita membantu Kampung Jatirata agar memiliki sanitasi yang layak? Ayah akan mengajak semua warga di sini untuk bergotong royong membantu kampung teman yang kamu ceritakan itu," ajak ayah Sofie. "Setuju, Yah. Semoga Wahyu dan warga Kampung Jatirata tidak kesulitan air bersih

lagi, ya, Yah," ujar Solie dengan penuh semangat

Pilihlah jawaban yang benar pada perasaan Sofie, Wahyu, dan ayah Sofie berdasarkan kejadian-kejadian dalam cerita "Membantu Wahyu"!

Sofie membayangkan dirinya selama ini sering membuang-buang air.​ (a)  

Ayah Sofie mencari solusi atas masalah yang dihadapi Wahyu dan warga Kampung Jatirata.​ (b)  

Sofie melihat Wahyu mengorek-ngorek sampah di pinggir jalan​ (c)  

Wahyu menceritakan keadaan ibunya kepada Sofie​ (d)  

Sofie menanggapi penjelasan ayah tentang solusi untuk Wahyu dan Kampung Jatirata​ (e)  

Choose from the below words
Menyesal
Antusias
Iba
Sedih
13.

Membantu Wahyu

Sofie berangkat ke sekolah. Di tengah perjalanan, Sofie bertemu seorang anak laki-laki yang sedang mengorek-ngorek tempat sampah. Sofie pun menghampiri anak itu. "Hei, namamu siapa? Apa yang kamu lakukan?" tanya Sofie dengan lembut. "Namaku Wahyu. Aku sedang mencari makanan di sini. Dari semalam aku belum makan. Ibuku sedang sakit. Jadi, aku harus mencari makan sendiri," ucap Wahyu sambil mencari-cari sisa makanan.

"Memangnya Ibumu sakit apa?" tanya Sofie dengan penuh haru. Anak seusianya mengorek-ngorek sampah hanya untuk mencari makanan. " "Aku tidak tahu, tapi kata Pak Mantri Ibu sakit perut karena banyak minum air yang kotor,

jawab Wahyu dengan raut muka sedih. "Sudah sebulan ini kampungku mengalami krisis air bersih. Air sumur di kampung kami pun aimya berwarna kuning dan keruh. Sebenarnya ada yang menjual air bersih, tapi harganya mahal dan letaknya jauh. Kalau tidak untuk keperluan mendesak, kami hanya menggunakan air sumur."

Di sepanjang perjalanan,  Sotie melamun. la membayangkan keadaan keluarga Wahyu yang susah mendapatkan air bersih sekadar untuk minum. Sementara dirinya sering membuang-buang air dan menggunakannya secara berlebihan. Soliar pulidak fokus selama mengikuti pelajaran di kelas, la masih memikirkan keadaan keluarga Wahyu. Saat pulang sekolah, Sofie menemui ayah dan menceritakan keadaan keluarga Wahyu Ayah pun menjelaskan jika masyarakat di kampung Wahyu tidak bisa menjaga kebersihan Banyak warga kampung membuang sampah sembarangan. Kampung itu juga tidak memiliki resapan yang baik sehingga sering kebanjiran saat musim penghujan dan kekeringan saat musim kemarau.

"Bagaimana jika kita membantu Kampung Jatirata agar memiliki sanitasi yang layak? Ayah akan mengajak semua warga di sini untuk bergotong royong membantu kampung teman yang kamu ceritakan itu," ajak ayah Sofie. "Setuju, Yah. Semoga Wahyu dan warga Kampung Jatirata tidak kesulitan air bersih lagi, ya, Yah," ujar Solie dengan penuh semangat

Hubungkan pernyataan berikut ini dengan tempat peristiwanya!

a)

Sofie bertemu Wahyu ketika berangkat sekolah.

1.

Di jalan

b)

Sofie menceritakan keadaan Wahyu dan warga Kampung Jatirata.

2.

Di Rumah

c)

Wahyu sedang mencari makanan sisa

3.

Di Sekitar tempat sampah

d)

Sofie tidak fokus selama mengikuti pelajaran.

4.

Di Sekolah

e)

Ayah Sofie dan warga akan bergotong royong membuat sanitasi.

5.

Di Kampung Jatirata

14.

SUMUR BOR HADIR AIR BERSIH MENGALIR

Kampung Kiworo merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Merauke. Saat musim kemarau tiba, warga Kampung Kiworo sulit memperoleh air bersih. Untuk kebutuhan sehari-hari mereka hanya mengandalkan air hujan dan mengambil air bekas galian material yang ada di sekitar Bandara Kimaam.

Komandan Satgas Pam Rahwan Yonif 315/Garuda Letkol Int. Suryanto prihatin dengan kondisi Kampung Kiworo. Suryanto berupaya untuk mengatasi kesulitan masyarakat dalam memenuhi pengadaan air bersih untuk kebutuhan hidup sehari-hari. la kemudian memberikan arahan kepada pos- pos jajaran yang terdapat di sekitar Kampung Kiworo untuk membantu warga mengatasi kesulitan air bersih.

Bersama dengan Komandan Pos Kimaam Letda Inf. Adnan, Letkol Inf. Suryanto memulai pembangunan sumur bor. Pembuatan sumur bor diawali dengan kesepakatan warga untuk membuat sumur bor. Selanjutnya, Letda Inf. Adnan melakukan koordinasi dan mencari tenaga atau tukang sumur berpengalaman. Setelah mendapatkan tukang sumur, pada 24 Oktober 2021 dilakukan pengerjaan pengeboran secara swadaya oleh masyarakat dan Satgas Pam Rahwan Yonif 315/Garuda. Pengerjaan dilaksanakan selama dua hari. Kini sumur bor sudah selesai dibuat. Air sudah dapat dialirkan menggunakan jet pump ke rumah-rumah warga.

Pembangunan sumur bor di Kampung Kiworo mendatangkan sejumlah keuntungan. Apa saja keuntungan yang diperoleh warga sekitar? (Jawaban lebih dari satu.)

a)

Menghemat biaya pembuatan.

b)

Kualitas kesehatan warga membaik

c)

Waktu produktif warga lebih banyak.

d)

Pembangunan memerlukan lahan luas.

15.

SUMUR BOR HADIR AIR BERSIH MENGALIR

Kampung Kiworo merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Merauke. Saat musim kemarau tiba, warga Kampung Kiworo sulit memperoleh air bersih. Untuk kebutuhan sehari-hari mereka hanya mengandalkan air hujan dan mengambil air bekas galian material yang ada di sekitar Bandara Kimaam.

Komandan Satgas Pam Rahwan Yonif 315/Garuda Letkol Int. Suryanto prihatin dengan kondisi Kampung Kiworo. Suryanto berupaya untuk mengatasi kesulitan masyarakat dalam memenuhi pengadaan air bersih untuk kebutuhan hidup sehari-hari. la kemudian memberikan arahan kepada pos- pos jajaran yang terdapat di sekitar Kampung Kiworo untuk membantu warga mengatasi kesulitan air bersih.

Bersama dengan Komandan Pos Kimaam Letda Inf. Adnan, Letkol Inf. Suryanto memulai pembangunan sumur bor. Pembuatan sumur bor diawali dengan kesepakatan warga untuk membuat sumur bor. Selanjutnya, Letda Inf. Adnan melakukan koordinasi dan mencari tenaga atau tukang sumur berpengalaman. Setelah mendapatkan tukang sumur, pada 24 Oktober 2021 dilakukan pengerjaan pengeboran secara swadaya oleh masyarakat dan Satgas Pam Rahwan Yonif 315/Garuda. Pengerjaan dilaksanakan selama dua hari. Kini sumur bor sudah selesai dibuat. Air sudah dapat dialirkan menggunakan jet pump ke rumah-rumah warga

Pilihlah jawaban pada kolom Ya/Tidak sesuai dengan isi bacaan!

Apakah Letkol Inf. Suryanto prihatin dengan keadaan warga Kampung Kiworo saat musim kemarau?​ (a)  

Apakah warga Kampung Kiworo kesulitan mendapatkan air bersih saat musim hujan?​ (b)  

Apakah warga Kampung Kiworo harus antre untuk mengambil air dari sumur bor?​ (c)  

Apakah pembuatan sumur bor membutuhkan tenaga profesional di bidangnya?​ (d)  

Apakah pembuatan sumur bor di Kampung Kiworo diawali dengan musyawarah warga?​ (e)  

Choose from the below words
Ya
Tidak
16.

SUMUR BOR HADIR AIR BERSIH MENGALIR

Kampung Kiworo merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Merauke. Saat musim kemarau tiba, warga Kampung Kiworo sulit memperoleh air bersih. Untuk kebutuhan sehari-hari mereka hanya mengandalkan air hujan dan mengambil air bekas galian material yang ada di sekitar Bandara Kimaam.

Komandan Satgas Pam Rahwan Yonif 315/Garuda Letkol Int. Suryanto prihatin dengan kondisi Kampung Kiworo. Suryanto berupaya untuk mengatasi kesulitan masyarakat dalam memenuhi pengadaan air bersih untuk kebutuhan hidup sehari-hari. la kemudian memberikan arahan kepada pos- pos jajaran yang terdapat di sekitar Kampung Kiworo untuk membantu warga mengatasi kesulitan air bersih.

Bersama dengan Komandan Pos Kimaam Letda Inf. Adnan, Letkol Inf. Suryanto memulai pembangunan sumur bor. Pembuatan sumur bor diawali dengan kesepakatan warga untuk membuat sumur bor. Selanjutnya, Letda Inf. Adnan melakukan koordinasi dan mencari tenaga atau tukang sumur berpengalaman. Setelah mendapatkan tukang sumur, pada 24 Oktober 2021 dilakukan pengerjaan pengeboran secara swadaya oleh masyarakat dan Satgas Pam Rahwan Yonif 315/Garuda. Pengerjaan dilaksanakan selama dua hari. Kini sumur bor sudah selesai dibuat. Air sudah dapat dialirkan menggunakan jet pump ke rumah-rumah warga

Hubungkan pernyataan berikut dengan jawaban yang benar!

a)

Arah pemasangan pipa dalam pembuatan sumur bor

1.

Vertikal

b)

Waktu pengerjaan pembuatan sumur bor di Kampung Kiworo

2.

Dua Hari

c)

Batas minimum kedalaman lapisan tanah untuk pembuatan sumur bor.

3.

10 Meter

d)

Alat yang digunakan untuk mengalirkan air dari sumur bor ke rumah-rumah warga di Kampung Kiworo

4.

Jet pump

17.

Tikus dan Ular

Pada suatu hari Tikus mencari makan di sawah. Ketika hendak masuk ke sawah, tiba-tiba Tikus merasa ada yang mengintai. Tikus pun mengendap-endap di antara semak-semak. Tikus melihat ada seekor ular yang tidak sadarkan diri. Tikus pun memberanikan diri untuk mendekat. Namun, Tikus khawatir jika ular hanya berpura-pura dan ingin memangsanya. la pernah mendengar bahwa seekor ular memiliki kemampuan mengelabui mangsanya dengan berpura-pura mati. Tikus pun menjauhi Ular dan berlari meninggalkan tempat itu.

Di tengah perjalanan Tikus bertemu Belalang yang hinggap di rerumputan. Belalang memperingatkan Tikus agar berhati-hati karena banyak ular di daerah itu. Ular sangat suka memangsa tikus dan binatang-binatang kecil lainnya. Tikus pun mengucapkan terima kasih atas peringatan Belalang dan melanjutkan perjalanannya.

"Aw!" seru Tikus, la pun menginjak sesuatu. "Alat apa ini?" tanya Tikus dalam hati. Cukup lama ia mencermati alat itu. Namun, ia tidak menemukan jawabannya. Tikus pun meninggalkan alat itu begitu saja. Tidak berapa lama, ia mendengar suara. "Tolong! Tolong aku!" ucap Ular dengan suara pelan, tak bertenaga. Tikus pun memberanikan diri mendekati Ular.

Kamu kenapa?" tanya Tikus dengan ragu-ragu. " "Kepalaku pusing. Semalam aku mendengar suara yang sangat menyakitkan hingga membuat kepalaku pusing. Sepertinya ada yang memasang alat pengusir ular," jelas Ular dengan suara yang cukup lemah.

"Oh, jadi ini sebabnya. Berarti Ular yang kutemui tadi benar-benar pingsan. Jangan- jangan, alat itu yang membuat ular-ular di sawah ini pingsan?" pikir Tikus. Akhirnya, Tikus pun membantu Ular meninggalkan sawah itu. Mereka pun mencari daerah lain yang dianggap aman untuk melanjutkan kehidupan. Sejak saat itu, Ular dan Tikus bersahabat baik.

Tiap hewan dalam cerita "Tikus dan Ular" memiliki alasan ketika akan berbuat. Tentukan pernyataan yang tepat dengan memilih jawaban pada kolom Benar/Salah!

Tikus menjauhi Ular karena khawatir Ular hanya berpura-pura mati.​ (a)  

Belalang memperingatkan Tikus karena ia ingin membalas kebaikan Tikus​ (b)  

Ular meminta bantuan Belalang karena tidak ada yang mau menolong dirinya.​ (c)  

Ular tidak sadarkan diri karena alat pengusir ular yang dipasang di sekitar sawah.​ ​ (d)  

Tikus terkejut karena menginjak benda asing setelah bercakap-cakap dengan belalang​ (e)  

Choose from the below words
Benar
Salah
18.

Tikus dan Ular

Pada suatu hari Tikus mencari makan di sawah. Ketika hendak masuk ke sawah, tiba-tiba Tikus merasa ada yang mengintai. Tikus pun mengendap-endap di antara semak-semak. Tikus melihat ada seekor ular yang tidak sadarkan diri. Tikus pun memberanikan diri untuk mendekat. Namun, Tikus khawatir jika ular hanya berpura-pura dan ingin memangsanya. la pernah mendengar bahwa seekor ular memiliki kemampuan mengelabui mangsanya dengan berpura-pura mati. Tikus pun menjauhi Ular dan berlari meninggalkan tempat itu.

Di tengah perjalanan Tikus bertemu Belalang yang hinggap di rerumputan. Belalang memperingatkan Tikus agar berhati-hati karena banyak ular di daerah itu. Ular sangat suka memangsa tikus dan binatang-binatang kecil lainnya. Tikus pun mengucapkan terima kasih atas peringatan Belalang dan melanjutkan perjalanannya.

"Aw!" seru Tikus, la pun menginjak sesuatu. "Alat apa ini?" tanya Tikus dalam hati. Cukup lama ia mencermati alat itu. Namun, ia tidak menemukan jawabannya. Tikus pun meninggalkan alat itu begitu saja. Tidak berapa lama, ia mendengar suara. "Tolong! Tolong aku!" ucap Ular dengan suara pelan, tak bertenaga. Tikus pun memberanikan diri mendekati Ular.

Kamu kenapa?" tanya Tikus dengan ragu-ragu. " "Kepalaku pusing. Semalam aku mendengar suara yang sangat menyakitkan hingga membuat kepalaku pusing. Sepertinya ada yang memasang alat pengusir ular," jelas Ular dengan suara yang cukup lemah.

"Oh, jadi ini sebabnya. Berarti Ular yang kutemui tadi benar-benar pingsan. Jangan- jangan, alat itu yang membuat ular-ular di sawah ini pingsan?" pikir Tikus. Akhirnya, Tikus pun membantu Ular meninggalkan sawah itu. Mereka pun mencari daerah lain yang dianggap aman untuk melanjutkan kehidupan. Sejak saat itu, Ular dan Tikus bersahabat baik.

Tikus pada awalnya takut kepada Ular. Namun kemudian, mereka bersahabat baik. Mengapa Tikus dan Ular dapat bersahabat?

4 lines
19.

Sekilas Cerita Hutan Kota di Tenggarong

Suhendri pertama kali menginjakkan kaki di Kalimantan Timur pada 1971. la bekerja membangun asrama milik perusahaan kayu. Suhendri melihat langsung pohon-pohon ditebang. Hutan berhektare-hektare menjadi gundul. Melihat kondisi tersebut dengan bermodalkan uang Rp100.000,00 Suhendri membeli lahan seluas 1,5 hektare.

Pada 1986 Suhendri mulai menanam pohon damar. la mendapatkan bibitnya dari seorang teman di Sukabumi, Jawa Barat. Selain pohon damar, Suhendri menanam pohon meranti dan tumbuhan endemik Kalimantan, yaitu pohon ulin. Tanaman yang ditanam Suhendri memiliki karakteristik berbeda.

Lahan milik Suhendri yang sudah menghijau tersebut sempat ditawar oleh investor

sepuluh miliar rupiah. Suhendri menolak tawaran tersebut. la ingin agar lahan miliknya

menjadi paru-paru bagi Kota Tenggarong dan tempat persinggahan berbagai satwa. Suhendri akan menyerahkan hutan miliknya kepada pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk dijadikan hutan kota. Dari usahanya itu, Suhendri mendapatkan penghargaan dari pemerintah. la juga ditetapkan sebagai kader konservasi terbaik tingkat nasional.

Sejak 1986 Suhendri memulai usaha menanam pohon damar di lahan miliknya. Dari usaha tersebut dapat disimpulkan bahwa.....

a)

Suhendri berperan penting dalam penyediaan udara bersih Kota Tenggarong

b)

tidak banyak orang peduli terhadap kelestarian hutan di Kota Tenggarong

c)

Suhendri berhasil melestarikan tiga tumbuhan endemik Kalimantan

d)

menanam pohon selalu mendapat penghargaan dari pemerintah

20.

Jenis pohon yang ditanam Suhendri di hutan kota

Pohon yang diambil getahnya untuk diolah menjadi kopal adalah damar. Getah damar

keluar dari kulit atau kayu damar yang dilukai. Getah yang keluar akan membeku dan mengeras setelah beberapa hari. Getah damar yang mengeras inilah yang kemudian disebut kopal. Kopal merupakan bahan dasar cairan pelapis kertas.

Jenis kayu yang cocok digunakan untuk menopang bobot kereta api adalah ulin. Kayu ulin kuat dan awet. Kayu ulin tahan terhadap serangan rayap dan serangga, tahan terhadap perubahan kelembaban dan suhu, serta tahan terhadap air laut. Jadi, kayu ulin cocok digunakan sebagai bantalan rel kereta api. Jenis pohon yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan kertas adalah meranti. Selain sebagai bahan konstruksi bangunan, kayu meranti cocok dijadikan bubur kayu, bahan utama pembuatan kertas.

Jenis kayu pohon yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan meja, kursi, dan lemari adalah meranti dan ulin. Kedua jenis kayu tersebut cocok digunakan sebagai bahan baku pembuatan furnitur.

Pilihlah jawaban yang sesuai jenis pohon yang ditanam Suhendri di hutan kota!

Pohon yang diambil getahnya untuk diolah menjadi kopal.​ (a)  

Jenis kayu yang cocok digunakan sebagai bantalan rel kereta api.​ (b)  

Jenis pohon yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan kertas.​ ​ (c)  

Jenis kayu pohon yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan meja, kursi, dan lemari.​ ​ (d)  

Jenis kayu yang berperan penting untuk pembuatan sarana prasarana transportasi massal.​ ​ (e)  

Choose from the below words
Damar
Ulin
Meranti
Meranti dan Ulin
21.

Kisah Sukses Abdul Haris, Perajin Rotan Beromzet Jutaan Rupiah

Kalimantan masih memiliki hutan tropis yang cukup luas. Salah satu hasil hutan di Kalimantan adalah rotan. Fakta ini dimanfaatkan dengan baik oleh Abdul Haris, pemilik Ethnic Belanyat Wai. la mampu mengolah rotan menjadi beragam aksesori. Menurutnya, pemilihan rotan sebagai bahan baku kerajinan menjadi salah satu cara untuk mengangkat sumber daya alam dari Kalimantan Utara.

Pada 2021 sudah tujuh tahun Abdul Haris bersama dengan masyarakat sekitar memanfaatkan rotan menjadi produk tas dan dompet. Ia memberdayakan masyarakat setempat untuk menganyam rotan menjadi kerajinan tas. Sebelum dianyam, batang rotan harus dijemur di bawah sinar matahari.

Harga tas karya Abdul Haris dibanderol mulai dari Rp500.000,00 hingga Rp1.500.000,00. Harga ini disesuaikan dengan motif dan tingkat kesulitan dalam membuatnya. Proses pembuatan tas rotan pun memakan waktu cukup lama. Bahkan, untuk membuat pesanan konsumen dengan model dan motif yang rumit, Abdul Haris membutuhkan waktu hingga satu bulan. Lamanya waktu pengerjaan disebabkan jumlah perajin rotan yang ahli membuat tas rotan sangat terbatas.

Setiap satu jenis atau motif tas dan dompet milik Abdul Haris hanya dibuat maksimal enam buah. Untuk menarik konsumen, ia memperhatikan tren yang sedang berkembang. la juga selalu mengikuti perkembangan pasar agar tidak terjebak dengan motif dan model

kuno. Melalui usahanya tersebut Abdul Haris mendapat omzet jutaan rupiah. Rata-rata per bulan omzetnya Rp30 juta. Jika sedang ramai dan banyak tamu datang ke Kalimantan Utara, omzet yang didapatkan bisa mencapai Rp50 juta.

Hubungkan pernyataan berikut dengan jawaban yang tepat!

a)

Iklim wilayah yang cocok untuk menanam rotan.

1.

Iklim Tropis

b)

Jenis tanaman yang mirip dengan rotan.

2.

Iklim Dingin

c)

Tekstur tanaman rotan.

3.

Lentur

d)

Kerajinan rotan yang dibuat Abdul Haris.

4.

Ekslusif

e)

Langkah yang dilakukan untuk mengurangi kadar air di batang rotan.

5.

Pengeringan

22.

Kisah Sukses Abdul Haris, Perajin Rotan Beromzet Jutaan Rupiah

Kalimantan masih memiliki hutan tropis yang cukup luas. Salah satu hasil hutan di Kalimantan adalah rotan. Fakta ini dimanfaatkan dengan baik oleh Abdul Haris, pemilik Ethnic Belanyat Wai. la mampu mengolah rotan menjadi beragam aksesori. Menurutnya, pemilihan rotan sebagai bahan baku kerajinan menjadi salah satu cara untuk mengangkat sumber daya alam dari Kalimantan Utara.

Pada 2021 sudah tujuh tahun Abdul Haris bersama dengan masyarakat sekitar memanfaatkan rotan menjadi produk tas dan dompet. Ia memberdayakan masyarakat setempat untuk menganyam rotan menjadi kerajinan tas. Sebelum dianyam, batang rotan harus dijemur di bawah sinar matahari.

Harga tas karya Abdul Haris dibanderol mulai dari Rp500.000,00 hingga Rp1.500.000,00. Harga ini disesuaikan dengan motif dan tingkat kesulitan dalam membuatnya. Proses pembuatan tas rotan pun memakan waktu cukup lama. Bahkan, untuk membuat pesanan konsumen dengan model dan motif yang rumit, Abdul Haris membutuhkan waktu hingga satu bulan. Lamanya waktu pengerjaan disebabkan jumlah perajin rotan yang ahli membuat tas rotan sangat terbatas.

Setiap satu jenis atau motif tas dan dompet milik Abdul Haris hanya dibuat maksimal enam buah. Untuk menarik konsumen, ia memperhatikan tren yang sedang berkembang. la juga selalu mengikuti perkembangan pasar agar tidak terjebak dengan motif dan model

kuno. Melalui usahanya tersebut Abdul Haris mendapat omzet jutaan rupiah. Rata-rata per bulan omzetnya Rp30 juta. Jika sedang ramai dan banyak tamu datang ke Kalimantan Utara, omzet yang didapatkan bisa mencapai Rp50 juta

Pilihlah jawaban pada kolom Ya/Tidak sesuai dengan isi bacaan!

Apakah Abdul Haris memulai usaha kerajinan rotan sejak 2016?​ (a)  

Apakah usaha Abdul Haris mendapat omzet lebih dari Rp30 juta per bulan saat banyak tamu datang ke Kalimantan Utara?​ (b)  

Apakah Abdul Haris membutuhkan waktu tiga bulan untuk memproduksi tas rotan dengan motif rumit?​ (c)  

Apakah setiap saat Abdul Haris harus memperhatikan tren yang sedang berkembang?​ (d)  

Apakah proses pembuatan kerajinan anyaman rotan lebih cepat pada musim penghujan?​ (e)  

Choose from the below words
Tidak
Ya
23.

Ethnic Belanyat Wai

Ethnic Belanyat Wai merupakan usaha rotan yang dijalankan oleh Abdul Haris. Produk Ethnic Belanyat Wai termasuk eksklusif karena setiap satu jenis atau motif tas dan dompet milik Abdul Haris hanya dibuat dalam edisi terbatas, maksimal enam buah. Produk-produk Ethnic Belanyat Wai juga memperhatikan tren yang sedang berkembang agar tidak terjebak dengan motif dan model kuno. Selain itu, produk Ethnic Belanyat Wai dibuat oleh perajin rotan yang sudah terampil.

Ada banyak kerajinan dari Indonesia yang eksklusif. Apakah produk Ethnic Belanyat Wai termasuk eksklusif? (Jawaban lebih dari satu.)

a)

Ya, karena hanya dibuat oleh perajin yang sudah terampil.

b)

Ya, karena satu model hanya dibuat dalam jumlah terbatas.

c)

 Ya, karena menjadi satu-satunya produk kerajinan rotan di Kalimantan.

d)

Tidak, karena kerajinan rotan sudah banyak dibuat oleh perajin lain.

e)

Tidak, karena produk Ethnic Belanyat Wai memiliki motif pasaran.

24.

Studio Foto Pak Mamat

Pak Mamat memiliki usaha studio foto yang cukup ramai. Suatu hari studio foto Pak Mamat mengalami kebakaran. Semua barang di dalam studio terbakar, seperti lampu studio dan peralatan foto. Barang yang masih bisa diselamatkan, yaitu kamera karena berada di rumah. Peristiwa tersebut mengakibatkan keluarga Pak Mamat mengalami kemerosotan ekonomi.

Pak Mamat pun berusaha membangun kembali studio foto. Semua usaha terus dilakukan Pak Mamat agar dapat membangkitkan kembali studio foto miliknya. la mulai memotret berbagai kegiatan, terutama pertunjukan tradisional dan upacara adat di daerahnya. Kemudian, Pak Mamat mengunggah hasil jepretan itu ke media sosial miliknya. Pak Mamat pun mempromosikan usahanya dengan berbagai cara, baik secara online maupun dari mulut ke mulut. Selain untuk mendapatkan uang, Pak Mamat ingin ikut berperan dalam melestarikan budaya tradisional.

Memasuki tahun kedua, studio foto Pak Mamat mengalami kemajuan yang pesat sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga Pak Mamat. Bahkan, studio foto Pak Mamat mampu menghidupi beberapa tetangga yang menjadi karyawannya.

Mendengar kabar ramainya studio foto Pak Mamat, satu per satu teman-teman arisan Bu Mamat pun mulai mengunjunginya, lalu mengucapkan selamat. Ketika teman-temannya berkunjung. Bu Mamat hanya melemparkan senyum. la sudah tidak percaya lagi dengan teman-temannya itu. Bu Mamat pun memilih untuk tidak melanjutkan arisan lagi.

Pak Mamat membangun kembali studio foto miliknya. Dari tahun ke tahun, studio foto tersebut mengalami perubahan suasana. Perubahan suasana yang terjadi pada cerita "Studio Foto Pak Mamat" adalah…………

a)

sepi, ramai, sangat ramai, sepi

b)

sepi, agak ramai, sangat ramai, ramai

c)

ramai, sepi, agak ramai, sangat ramai.

d)

ramai, agak ramai, ramai, sangat ramai.

25.

Memanfaatkan Limbah Daun Nanas Menjadi Serat Benang Bernilai Rupiah

Nanas merupakan tanaman buah yang banyak dikonsumsi dan dibudidayakan masyarakat. Selain buahnya, ternyata daun nanas memiliki potensi nilai ekonomi tinggi. Daun nanas bisa dimanfaatkan menjadi serat untuk bahan kain. Sebelum mengenal serat daun nanas, petani memanfaatkan daun nanas dengan cara dipotong kecil dan disebar pada lahan pertanian sebagai pupuk organik. Sebagian petani lainnya memanfaatkan daun nanas sebagai pakan ternak.

Di tangan Alan Sahroni pemuda dari Subang (Jawa Barat), limbah daun nanas dapat diolah menjadi produk yang mendatangkan rupiah. Alan Sahroni menekuni usaha produksi serat berbahan dasar daun nanas yang biasanya hanya menjadi limbah. Alan Sahroni kemudian membangun Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pengolahan limbah daun nanas menjadi serat kain. Usaha ini melibatkan keluarga dan ibu-ibu masyarakat sekitar rumahnya.

Semula usaha Alan Sahroni dilakukan secara konvensional, yaitu dengan cara sederhana. Pertama, daun nanas tua dipilih dan direndam. Selanjutnya, di- kerok dengan bambu hingga mendapatkan serat daun. Dengan proses konvensional ini hasil produksinya masih sangat ter- batas. Pada perkembangannya usaha Alan Sahroni dilakukan melalui proses ekstraksi meng- gunakan mesin dekortikator dengan tahapan seperti gambar di samping.

Pilihlah jawaban pada kolom Setuju/Tidak Setuju pada pernyataan-pernyataan yang sesuai dengan bacaan!

Kapasitas produksi serat daun nanas menggunakan mesin dekortikator lebih banyak daripada dilakukan secara konvensional.​ (a)  

Proses pemisahan daging daun dan serat lebih cepat dilakukan dengan mesin dekortikator daripada dilakukan secara manual​ (b)  

Daun nanas berusia muda lebih banyak mengandung serat daripada daun nanas berusia tua.​ (c)  

Waktu penjemuran serat daun nanas dengan metode konvensional lebih lama daripada menggunakan mesin dekortikator.​ (d)  

Alan Sahroni mengolah limbah daun nanas menjadi pakaian model terbaru.​ (e)  

Choose from the below words
Setuju
Tidak setuju
Tidak Setuju
Tidak Seuju