Font size
WorksheetsBKSN 2024 Bag. 6
Total questions: 10
Worksheet time: 9mins
Dalam pertemuan ke -3, dengan teman ORANG BENAR HIDUP OLEH PERCAYA (Habakuk 2: 1-5), Nabi Habakuk diutus oleh Tuhan untuk Kerajaan .....
Israel
Yehuda
Asyut
Babilonia
Kita perlu melihat awal cerita dari kisah Nabi Habakuk. Nabi Habakuk mengeluh atas sikap banyak orang di kerajaan Yehuda yang tidak adil. Para pejabatnya menindas rakyatnya sendiri (Hab. 1:2-4). Mendengar keluhan itu, Tuhan menjawab bahwa Dia akan menghukum mereka melalui orang Kasdim (1:5-11). Jawaban Tuhan membuat Nabi Habakuk bertanya-tanya di mana keadilan Tuhan. Mengapa? Karena orang Kasdim itu lalim dan tak punya belas kasihan (1:12-17). Nabi Habakuk heran, mengapa Tuhan menggunakan orang jahat untuk menghukum umat-Nya sendiri? Benarlah perkataan nabi Yesaya: Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah (a)
Pada saat itulah Tuhan memberi jawaban yang jelas dan tegas. Tuhan menyuruh Habakuk untuk menuliskannya dengan jelas, bahkan mengukir jawaban-Nya pada loh-loh batu. Tujuannya agar orang sambil lewat saja dapat membaca apa yang akan dikerjakan oleh Tuhan (2: 2). Pada jaman Perjanjian Baru, Firman Allah telah nyata ditulis bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam ... manusia
(a)
Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi dengan segera menuju kesudahannya, dan bukan tipuan. Meskipun lambat, nantikanlah itu, sebab hal itu pasti akan datang dan tidak akan tertunda (Habakuk 2: 3). Waktu Tuhan memang tidak sama dengan waktu kita. Mari kita pegang Roma 12:12 dengan sepenuh hati: “Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam ...!“
(a)
Jawaban Tuhan atas doa permohonan kita:
iya
tidak
OTW (on the way)
tunggu, Tuhan sedang serajutnya untukmu
Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada tidak lurus hatinya, tetapi orang benar akan hidup oleh percayanya (Habakuk 2: 4) Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal" (Yohanes 3:36). Orang benar akan hidup oleh iman (Roma 1: 17). Imanku itu ditunjukkan oleh (a) (Yakobus 2: 18)
Sungguh, kekayaan itu berkhianat (Habakuk 2: 5). Kekayaan itu selalu menipu orang. Setiap orang berpikir bahwa kekayaan akan memberikan kenyamanan dan pemenuhan atas segala hal yang kita butuhkan di dunia. Ini tidak salah. Yang salah ketika banyak orang mengejar kekayaan begitu rupa sampai mengorbankan keluarga, hubungan, bahkan rela menghalalkan segala cara demi memperoleh kekayaan. Jangan menggantungkan kehidupan kepada kekayaan yang miliki. Pakailah kekayaan itu untuk menjadi berkat bagi pekerjaan Tuhan dan bagi ... kita.
(a)
Kekayaan itu selalu menipu orang. Orang yang serakah itu angkuh dan gelisah. Orang yang tamak selalu menginginkan lebih dan tidak pernah puas. Sama seperti kematian yang terus menerus "menelan" segala sesuatu, ketamakan juga tidak mengenal batas. Orang yang sombong dan tamak seringkali berusaha mengumpulkan kekuasaan dan kekayaan sebanyak-banyaknya. Mereka ingin menguasai ... dan bangsa-bangsa. (Habakuk 2: 5)
(a)
Kata Yesus: Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan (Mat 11: 29). Demikianlah kata Rasul Petrus: Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang (a)
Rendah hati berbeda dengan rendah diri. Rendah hati itu merasa bahwa dia tidak bisa melakukan apa-apa tanpa bantuan Allah. Orang yang rendah hati itu sama dengan orang yang (a)
