Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sejarah Kerajaan Mataram Islam dan Kerajaan Cirebon

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Kerajaan Mataram Islam, yang didirikan oleh Sutawijaya/Panembahan Senopati yang memerintah tahun 1575-1601, merupakan salah satu kerajaan besar di Pulau Jawa yang memainkan peran penting dalam penyebaran Islam. Kerajaan ini tidak hanya terkenal dengan keberhasilan dalam bidang politik, tetapi juga dalam budaya dan agama. Apa pendekatan utama yang digunakan Panembahan Senopati untuk menyatukan berbagai suku dan budaya dalam Kerajaan Mataram Islam? 

a)

Penaklukan militer

b)

Diplomasi dan pernikahan politik

c)

Penyebaran ajaran Islam secara masif

d)

Pemaksaan hukum adat

2.

Sultan Agung, yang memerintah dari tahun 1613 hingga 1646, dikenal sebagai salah satu raja paling berpengaruh dalam sejarah Mataram Islam. Ia dikenal karena kebijakan-kebijakan yang strategis dalam memperluas wilayah kerajaan serta meningkatkan kekuatan militer. Pada masa pemerintahannya, Sultan Agung juga berusaha mengembangkan hubungan diplomatik dengan kekuatan asing untuk meningkatkan legitimasi dan kekuatan Kerajaannya. Apa salah satu strategi utama yang dilakukan Sultan Agung untuk memperkuat posisinya di mata dunia internasional? 

a)

Mengadakan perjanjian dagang dengan Eropa

b)

Melakukan penyerangan ke wilayah VOC

c)

Membentuk aliansi dengan kerajaan lain

d)

Menjalin hubungan diplomatik dengan Kesultanan Turki Utsmani

3.

Sultan Agung juga dikenal dengan gagasan "Politik Adiluhung" yang mengutamakan keadilan dan kebaikan bagi rakyat. Ia berusaha mengintegrasikan hukum Islam dalam sistem pemerintahan dan menjadikannya sebagai dasar hukum yang sah. Ini diharapkan dapat menciptakan stabilitas dan kedamaian di dalam masyarakat yang multikultural. Apa yang dimaksud dengan "Politik Adiluhung" yang diterapkan oleh Sultan Agung? 

a)

Kebijakan ekonomi yang menguntungkan penguasa

b)

Penerapan hukum yang adil berdasarkan syariah Islam

c)

Sistem pemerintahan absolut tanpa pengawasan

d)

Praktik kolonialisme terhadap daerah yang ditaklukkan

4.

Kerajaan Mataram Islam sangat dikenal dalam sejarah karena peranannya dalam penyebaran agama Islam di Pulau Jawa. Mataram menjadi pusat pendidikan dan pengajaran Islam, dan banyak pesantren didirikan di bawah naungan kerajaan. Pendidikan agama ini juga mencakup ajaran lokal yang membuatnya lebih mudah diterima oleh masyarakat. Apa yang menjadi fokus utama pendidikan di bawah Kerajaan Mataram Islam? 

a)

Pendidikan militer dan strategi perang

b)

Pendidikan agama Islam dan budaya lokal

c)

Pendidikan sains dan teknologi modern

d)

Pendidikan seni dan musik

5.

Kerajaan Mataram Islam berjuang keras untuk menghadapi ancaman dari VOC. Dalam beberapa kesempatan, Sultan Agung melancarkan serangan terhadap pos-pos VOC di Batavia (sekarang Jakarta) untuk mengusir mereka dari wilayah kekuasaannya. Strategi ini menunjukkan keberanian dan keinginan Sultan Agung untuk mempertahankan kedaulatan kerajaannya. Apa yang menjadi hasil dari serangan yang dilakukan Sultan Agung terhadap VOC di Batavia? 

a)

Kerjasama antara Mataram dan VOC

b)

Mataram berhasil menguasai Batavia

c)

Munculnya konflik berkepanjangan antara Mataram dan VOC

d)

Penyerahan VOC kepada Sultan Agung

6.

Di bawah kepemimpinan Sultan Agung, Kerajaan Mataram Islam mengalami perkembangan budaya yang pesat. Seni pertunjukan, sastra, dan arsitektur Islam mulai berkembang. Banyak bangunan megah yang dibangun sebagai simbol kekuasaan dan keagungan kerajaan, serta menggambarkan pengaruh Islam yang kental dalam kehidupan masyarakat. Apa yang menjadi kontribusi utama Sultan Agung dalam perkembangan budaya Kerajaan Mataram Islam? 

a)

Pembentukan aliansi dengan budaya asing

b)

Pengembangan seni dan arsitektur Islam

c)

Penolakan terhadap budaya lokal

d)

Pengabaian terhadap seni pertunjukan

7.

Kerajaan Islam Mataram didirikan oleh Sutawijaya pada abad ke-16 di Jawa. Pada puncaknya, kerajaan ini memiliki kekuatan militer yang cukup besar dan wilayah kekuasaan yang luas, meliputi sebagian besar Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pada tahun 1646 Amangkurat I menjadi penguasa. Apa yang terjadi pada masa kepemimpinan Amangkurat I?

a)

Terjadi penyerangan kepada VOC yang dibantu pangeran alit

b)

Terjadi perang saudara dengan pangeran alit yang mendapatkan dukungan para ulama.

c)

Terjadi penyerangan VOC yang membuat pasukan berguguran

d)

Terjadi perang antara Amangkurat I dengan para Ulama

8.

Sultan Agung adalah raja yang paling terkenal, karena berhasil mengonsolidasikan kekuasaan dan memperluas wilayah Mataram. Ia juga dikenal karena serangan besarnya terhadap VOC di Batavia, meski akhirnya gagal. Pada masa Amangkurat I terjadi perang saudara, yang mengakibatkan?

a)

Tentara Amangkurat I kalah

b)

Tentara Amangkurat I berhasil memenangkan penyerangan

c)

Para ulama pendukung dibantai habis pada tahun 1647

d)

Para ulama berhasil menyelesaikan konflik yang terjadi

9.

Mataram Islam memiliki sistem pemerintahan yang terpusat pada figur Sultan. Selain itu, para pejabat kerajaan juga memiliki peran penting dalam menjalankan roda pemerintahan. Pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas membuat pemerintahan lebih efisien dan mampu mengatasi berbagai tantangan. Apa yang menjadi ciri khas dari sistem pemerintahan di Kerajaan Mataram Islam? 

a)

Pemerintahan yang terdesentralisasi

b)

Pemusatan kekuasaan di tangan Sultan

c)

Keterlibatan rakyat dalam pengambilan keputusan

d)

Penggunaan sistem parlementer

10.

Pada masa Sultan Agung, Kerajaan Mataram mengembangkan pertanian, terutama padi, sebagai salah satu penopang ekonomi kerajaan. Mengapa pengembangan pertanian dianggap penting bagi stabilitas Kerajaan Mataram pada masa Sultan Agung?

a)

Karena padi adalah satu-satunya sumber pangan di Mataram

b)

Pertanian mendukung logistic dan ketersediaan pangan bagi angkatan perang

c)

Hasil pertanian digunakan untuk perdagangan Internasional dengan VOC

d)

Kerajaan berusaha mengurangi ketergantungan pada produksi pertanian

11.

Kesultanan Cirebon berkuasa pada abad XV hingga abad XVI M. Kesultanan ini memainkan peran penting dalam penyebaran Islam di Jawa Barat dan memiliki pengaruh besar di kawasan sekitar. Selain itu, Cirebon menjadi pusat perdagangan yang strategis karena posisinya yang terletak di pesisir utara Pulau Jawa. Apa yang menjadi salah satu peran utama Kesultanan Cirebon dalam sejarah Indonesia pada masa awal pendiriannya?

a)

Pusat kekuatan militer terbesar

b)

Pusat penyebaran Islam di Jawa Barat

c)

Pusat produksi barang-barang tekstil

d)

Pusat pendidikan internasional

12.

Sultan Cirebon pada masa pemerintahan Sultan Sharif Hidayatullah dikenal karena kebijakan-kebijakan yang mendukung penyebaran agama Islam dan penguatan hubungan dengan para ulama. Sultan ini juga memelihara hubungan baik dengan kerajaan-kerajaan tetangga untuk stabilitas regional. Apa kebijakan utama Sultan Sharif Hidayatullah dalam mendukung penyebaran agama Islam di Kesultanan Cirebon?

a)

Mengembangkan aliansi militer

b)

Menggunakan kekuatan politik untuk memperluas wilayah

c)

Memperkuat hubungan dengan ulama dan mendirikan pesantren

d)

Mengadakan perjanjian dagang dengan negara asing

13.

SeCara geografis kesultanan Cirebon berbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Barat dan ini membuat kesultanan Cirebon menjadi “Perantara” antara kebudayaan Jawa dan Sunda. Namun kesultanan Cirebon tidak lepas dari salah satu wali sanga yang memimpin, yang Bernama Syarif Hidayatullah. Siapakah Syarif Hidayatullah?

a)

Sunan gunung jati

b)

Sunan ampel

c)

Sunan bonang

d)

Sunan giri

14.

Pada abad ke-16, Kesultanan Cirebon mengalami konflik internal yang melibatkan berbagai faksi dan dinasti. Konflik ini berakar dari persaingan kekuasaan di antara para anggota keluarga kerajaan dan pejabat tinggi, yang berdampak pada stabilitas dan kekuatan kerajaan. Apa dampak utama dari konflik internal di Kesultanan Cirebon pada abad ke-16?

a)

Penguatan posisi Kesultanan Cirebon di luar negeri

b)

Peningkatan kerjasama ekonomi dengan kerajaan lain

c)

Penurunan stabilitas dan kekuatan kerajaan

d)

Perubahan drastis dalam struktur pemerintahan

15.

Kesultanan Cirebon terkenal dengan kekayaan budaya dan seni, termasuk batik Cirebon yang terkenal hingga saat ini. Seni batik ini merupakan perpaduan antara pengaruh lokal dan Islam yang berkembang di wilayah tersebut selama berabad-abad. Apa yang menjadi kontribusi utama Kesultanan Cirebon terhadap seni dan budaya di Indonesia?

a)

Pengembangan seni arsitektur

b)

Penciptaan batik dengan pengaruh lokal dan Islam

c)

Pengenalan seni teater tradisional

d)

Pengembangan seni musik Barat

16.

Pada masa pemerintahan Sultan Cirebon, upaya diplomasi dan perdagangan menjadi prioritas utama untuk memperkuat ekonomi dan mengamankan posisi politik Cirebon di kawasan. Sultan melakukan berbagai perjanjian dan hubungan dagang dengan negara-negara asing untuk mencapai tujuan tersebut. Apa yang menjadi fokus utama Sultan Cirebon dalam upaya diplomasi dan perdagangan?

a)

Memperluas wilayah kekuasaan

b)

Mengamankan posisi politik dan memperkuat ekonomi melalui perjanjian dagang

c)

Mengembangkan industri militer

d)

Menjalin aliansi dengan negara-negara besar

17.

Selama masa kejayaannya, Kesultanan Cirebon melakukan pengembangan di bidang pendidikan dan kebudayaan. Pendiriannya berbagai lembaga pendidikan dan dukungan terhadap kegiatan seni dan budaya memperkuat posisi Cirebon sebagai pusat kebudayaan di Jawa Barat. Apa kontribusi utama Kesultanan Cirebon dalam bidang pendidikan dan kebudayaan?

a)

Pembangunan universitas internasional

b)

Pendiriannya berbagai lembaga pendidikan dan dukungan terhadap seni dan budaya

c)

Perubahan sistem pendidikan menjadi modern

d)

Pengembangan sistem pendidikan militer

18.

Salah satu kekuatan utama Kesultanan Cirebon adalah sistem pemerintahan yang efisien, di mana sultan memiliki kekuasaan absolut tetapi tetap memerhatikan aspirasi rakyat. Kesultanan ini menerapkan hukum yang adil dan mengutamakan kesejahteraan masyarakat. Apa yang menjadi ciri khas dari sistem pemerintahan di Kesultanan Cirebon?

a)

A. Kekuasaan yang terpusat dan absolut

b)

B. Pemerintahan yang demokratis

c)

C. Sistem oligarki

d)

D. Pemerintahan yang didasarkan pada hukum adat saja

19.

Kesultanan Cirebon dimulai dari Ki GedengTapayaitu seorang saudagar dipelabuhan Muarajati. Pondasi Kesultanan Cirebon dimulai tanggal 1 sura 1358 tahun jawa atau bertepatan dengan tahun 1445 M dan mulai saat itu menjadi daerah yang terkenal dengan nama desa Caruban. Putra Prabu Siliwangi dan Nyi Mas Subanglarang merupakan pembentuk pemerintahan Cirebon. Siapa pendiri kesultanan Cirebon?

            

a)

   A. Pangeran Cakrabuana

b)

B. Sunan gunung jati

c)

C. Fatahillah

d)

D. Pangeran Martawijaya

20.

Pada masa pemerintahan Sultan Anom IV (1798-1803) terjadi perpeCahan karena salah seorang putranya ingin memisahkan diri membangun kesultanan sendiri dengan nama kesultanan KeCirebonan. Kehendak raja kanoman didukung oleh pemerintah belanda yang mengangkatnya menjadi sultan Cirebon pada tahun 1807. Sejak saat itu, di Kesultanan Cirebon bertambah satu penguasa lagi yaitu Kesultanan KeCirebonan. Siapakah nama dari putranya sultan anom IV yang ingin memisahkan diri dan membangun kesultanan sendiri?

              

a)

A. Pangeran Raja Kanoman

b)

B. Pangeran Martawijaya

c)

C.Pangeran Kartawjaya

d)

D. Pangeran Wangsakerta