wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

IMPLEMENTASI ADAT BASANDI SYARA’, SYARA’ BASANDI KITABULLAH

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.
Dalam adat Minangkabau, seseorang yang murtad atau keluar dari Islam akan dikenakan sanksi adat yang sangat tegas, termasuk dibuang dari nagari. Mengapa sanksi ini diterapkan dengan tegas dalam adat Minangkabau?
a)
Untuk mempertahankan kemurnian budaya Minangkabau yang hanya bisa dijalankan oleh penganut Islam
b)
Agar orang yang keluar dari Islam tidak merusak citra Minangkabau di mata dunia luar
c)
Karena adat Minangkabau tidak memperbolehkan adanya kebebasan beragama di dalam masyarakat
d)
Untuk menjaga kesatuan dan identitas Minangkabau yang selalu terikat dengan ajaran Islam
e)
Untuk menghormati kebebasan individu dalam memilih agama sesuai keinginannya
2.
Berdasarkan pantun adat yang berbunyi "Sumbayang nan limo tak buliah tidak, Wajib dikarajokan satiok hari," apa implikasi dari kewajiban melaksanakan shalat lima waktu bagi masyarakat Minangkabau?
a)
Shalat lima waktu dilakukan sebagai ritual yang bersifat opsional tergantung keadaan pribadi
b)
Shalat lima waktu adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi untuk dianggap sebagai anggota masyarakat Minangkabau yang baik
c)
Pelaksanaan shalat lima waktu dianggap tidak penting selama seseorang berperilaku baik terhadap sesama
d)
Shalat lima waktu hanya menjadi kebiasaan yang dilakukan untuk mempertahankan status sosial
e)
Pelaksanaan shalat lima waktu disesuaikan dengan kebutuhan dan waktu yang tersedia setiap individu
3.
Masyarakat Minangkabau sangat menjunjung tinggi nilai "tagak di nan bana" yang tercermin dalam buku pedoman pengamalan ABS SBK. Bagaimana nilai "tagak di nan bana" ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjaga keadilan sosial?
a)
Menegakkan keadilan hanya jika menguntungkan kelompok atau keluarga tertentu
b)
Menerapkan prinsip keadilan dengan konsisten di berbagai aspek kehidupan, tanpa memandang status sosial
c)
Mengutamakan kepentingan pribadi di atas keadilan sosial demi keuntungan individu
d)
Menghindari konflik dengan menunda penegakan keadilan jika dapat mengganggu ketentraman
e)
Menegakkan keadilan hanya dalam situasi tertentu yang melibatkan masalah keagamaan
4.
Prinsip hablun minannas menekankan pentingnya memperlakukan manusia secara setara tanpa membedakan golongan, suku, pangkat, atau agama. Mengapa sikap ini penting dalam membangun masyarakat yang harmonis di Minangkabau?
a)
Karena akan membuat seseorang lebih dihormati dalam lingkungan sosialnya
b)
Karena masyarakat yang adil dan sejahtera hanya bisa terbentuk jika ada pengakuan terhadap keberagaman
c)
Karena sikap ini mempermudah masyarakat dalam mengontrol kelompok minoritas
d)
Karena dengan memperlakukan manusia setara, kepentingan kelompok elit tetap terjaga
e)
Karena hanya orang yang setara status sosialnya yang bisa memberikan kontribusi signifikan bagi masyarakat
5.
Dalam adat Minangkabau, ada prinsip “tagak samo tinggi, duduk samo randah” yang mengajarkan pentingnya kesetaraan dalam bermasyarakat. Bagaimana prinsip ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?
a)
Dengan selalu memposisikan diri lebih tinggi dari orang lain dalam segala urusan
b)
Dengan memberikan kesempatan yang sama kepada semua orang untuk berperan aktif dalam masyarakat tanpa memandang status sosial
c)
Dengan mengutamakan orang yang lebih kaya dan berpengaruh dalam pengambilan keputusan
d)
Dengan menekankan pentingnya hierarki sosial dalam menjaga ketertiban masyarakat
e)
Dengan menegaskan bahwa orang yang berpendidikan lebih tinggi harus memimpin dalam setiap situasi
6.
Salah satu prinsip kemanusiaan dalam adat Minangkabau adalah menghormati hak orang lain. Dalam konteks ini, bagaimana seharusnya masyarakat Minangkabau menjaga keseimbangan antara hak pribadi dan hak orang lain?
a)
Dengan selalu mengutamakan kepentingan pribadi daripada kepentingan orang lain
b)
Dengan menghormati hak orang lain tanpa mengorbankan hak pribadi yang sah
c)
Dengan membatasi hak individu demi menjaga kepentingan bersama
d)
Dengan menyerahkan hak pribadi kepada pemimpin masyarakat untuk menjaga ketertiban
e)
Dengan hanya memperhatikan hak orang lain ketika dihadapkan pada masalah hukum
7.
Salah satu nilai utama dalam adat Minangkabau adalah mencintai dan membela tanah air serta tanah leluhur. Mengapa perilaku ini begitu penting dalam konteks kehidupan masyarakat Minangkabau?
a)
Karena menjaga tanah leluhur merupakan syarat untuk mempertahankan status sosial dalam masyarakat
b)
Karena tanah leluhur dianggap sebagai identitas yang tak terpisahkan dari warisan dan keberlangsungan generasi
c)
Karena tanah leluhur memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan tanah milik pribadi
d)
Karena tanah leluhur merupakan satu-satunya sumber daya yang perlu diprioritaskan untuk kelangsungan hidup
e)
Karena tanpa membela tanah leluhur, seseorang tidak akan diakui sebagai anggota keluarga besar Minangkabau
8.
Dalam adat Minangkabau, menghormati dan patuh pada pimpinan yang sholeh merupakan salah satu perilaku penting dalam menjaga kebangsaan. Mengapa penting untuk memiliki pimpinan yang sholeh dalam memimpin masyarakat?
a)
Karena pimpinan yang sholeh akan memperkuat sistem hierarki yang lebih tegas di masyarakat
b)
Karena pimpinan yang sholeh dapat membimbing masyarakat dalam menjalankan nilai-nilai agama dan adat secara konsisten
c)
Karena pimpinan yang sholeh akan membatasi hak-hak masyarakat untuk mempertahankan stabilitas
d)
Karena pimpinan yang sholeh tidak akan mengizinkan masyarakat untuk mengubah tradisi yang sudah ada
e)
Karena pimpinan yang sholeh memiliki otoritas penuh dalam menentukan segala keputusan yang berkaitan dengan tanah leluhur
9.
Musyawarah dalam adat Minangkabau tidak mengenal mekanisme pemungutan suara (voting) tetapi lebih mengutamakan mufakat atau aklamasi. Alasan utama dari penerapan prinsip ini dalam pengambilan keputusan yaitu
a)
Untuk memastikan bahwa keputusan diambil berdasarkan kekuatan mayoritas
b)
Untuk menjamin bahwa setiap pihak memiliki kesempatan untuk menyuarakan pendapatnya
c)
Untuk menghormati hierarki dalam masyarakat dan menghindari konflik
d)
Untuk menghindari perpecahan dan memastikan keputusan mencerminkan kebenaran yang disepakati bersama
e)
Untuk mempercepat proses pengambilan keputusan dan menghindari perdebatan yang berkepanjangan
10.
Salah satu mamangan adat Minangkabau berbunyi "Kato surang dibulati, kato basamo dipaiyokan". Makna utama dari pepatah ini dalam konteks musyawarah yaitu
a)
Keputusan bersama harus selalu lebih diutamakan daripada pendapat individu
b)
Pendapat individu lebih penting daripada keputusan bersama untuk menjaga keseimbangan
c)
Setiap orang harus menerima hasil musyawarah tanpa perlu memberikan pendapat pribadi
d)
Keputusan musyawarah bisa diubah oleh keputusan pimpinan tanpa persetujuan anggota lainnya
e)
Pendapat individu akan selalu lebih logis daripada keputusan yang diambil secara bersama
11.
Tradisi merantau dalam budaya Minangkabau tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk memperbaiki kehidupan ekonomi, tetapi juga mendidik individu untuk beradaptasi dan mandiri. Apa yang menjadi landasan utama bagi orang Minangkabau dalam menjalani tradisi merantau?
a)
Menghindari konflik di kampung halaman
b)
Mengikuti jejak nenek moyang tanpa perubahan
c)
Mencari pengalaman, rezeki, dan memperluas wawasan di tempat lain
d)
Memisahkan diri dari kehidupan keluarga besar untuk mandiri
e)
Membangun relasi ekonomi dengan bangsa lain secara permanen
12.
Dalam filosofi Minangkabau, "jauah bajalan banyak diliek, lamo hiduik banyak diraso" mengandung makna bahwa seseorang harus banyak mengalami berbagai hal dalam hidup. Bagaimana prinsip ini terkait dengan etos kerja dan produktivitas orang Minangkabau?
a)
Orang Minangkabau selalu mencari pengalaman baru tanpa mempertimbangkan hasilnya
b)
Produktivitas dan kerja keras dihasilkan dari pengalaman panjang dan pengamatan terhadap kondisi di berbagai tempat
c)
Semakin lama seseorang bekerja di satu tempat, semakin produktif dia akan menjadi
d)
Orang Minangkabau cenderung berpindah-pindah pekerjaan untuk menghindari konflik
e)
Setiap orang Minangkabau harus bekerja keras di kampung halaman agar lebih dihargai
13.
Integritas dalam budaya Minangkabau diartikan sebagai keselarasan antara pikiran, sikap, ucapan, dan perbuatan. Bagaimana prinsip ini tercermin dalam perilaku sehari-hari seseorang yang berintegritas tinggi?
a)
Seseorang yang sering mengubah prinsipnya sesuai dengan situasi
b)
Seseorang yang mengatakan sesuatu yang berbeda dengan tindakannya
c)
Seseorang yang menjaga konsistensi antara apa yang dipikirkan, dikatakan, dan dilakukan
d)
Seseorang yang lebih fokus pada hasil daripada proses
e)
Seseorang yang berusaha menyenangkan semua orang meskipun bertentangan dengan prinsipnya
14.
Dalam adat Minangkabau, peribahasa "Bajalan di nan luruih, Bakato di nan bana" menggambarkan pentingnya integritas. Apa makna dari peribahasa ini dalam konteks perilaku individu?
a)
Pentingnya memiliki rencana yang jelas dan tidak peduli dengan prinsip
b)
Pentingnya konsistensi antara tindakan dan ucapan, serta menjaga prinsip yang benar
c)
Mengutamakan penampilan daripada substansi
d)
Menjaga jarak dari konflik dengan mengubah sikap sesuai situasi
e)
Memprioritaskan kepentingan pribadi di atas kepentingan orang lain
15.
Prinsip Ekonomi dan Produktivitas dalam ABS SBK mendorong masyarakat Minangkabau untuk aktif dalam kegiatan ekonomi. Bagaimana prinsip ini sejalan dengan ajaran Islam tentang kewajiban bekerja?
a)
Islam menekankan pentingnya kemakmuran pribadi sebagai tujuan utama kehidupan
b)
Islam mengajarkan bahwa bekerja hanya untuk mendapatkan pengakuan sosial di lingkungan masyarakat
c)
Islam mengajarkan bahwa bekerja adalah ibadah dan bagian dari tanggung jawab seorang muslim terhadap dirinya dan masyarakat
d)
Islam menekankan agar umatnya bekerja tanpa mempertimbangkan etika dan moralitas
e)
Islam mengutamakan aspek spiritualitas sehingga kegiatan ekonomi sebaiknya diminimalisir
16.
Musyawarah dalam adat Minangkabau tidak mengenal mekanisme pemungutan suara (voting) tetapi lebih mengutamakan mufakat atau aklamasi. Apa alasan utama dari penerapan prinsip ini dalam pengambilan keputusan?
a)
Untuk memastikan bahwa keputusan diambil berdasarkan kekuatan mayoritas
b)
Untuk menjamin bahwa setiap pihak memiliki kesempatan untuk menyuarakan pendapatnya
c)
Untuk menghormati hierarki dalam masyarakat dan menghindari konflik
d)
Untuk menghindari perpecahan dan memastikan keputusan mencerminkan kebenaran yang disepakati bersama
e)
Untuk mempercepat proses pengambilan keputusan dan menghindari perdebatan yang berkepanjangan
17.
Dalam proses musyawarah adat Minangkabau, terdapat konsep tigo tungku sajarangan yang melibatkan tiga unsur utama dalam masyarakat, yaitu adat, agama, dan pemerintahan. Mengapa ketiga unsur ini dianggap penting dalam menjaga keseimbangan dalam musyawarah?
a)
Karena setiap unsur mewakili kelompok kepentingan tertentu dalam masyarakat
b)
Karena ketiga unsur ini saling melengkapi untuk mencapai keputusan yang menyeluruh dan berimbang
c)
Karena unsur agama lebih penting daripada adat dan pemerintahan
d)
Karena tanpa salah satu dari unsur tersebut, keputusan musyawarah akan dianggap tidak sah
e)
Karena ketiga unsur ini hanya digunakan dalam musyawarah pada tingkat nagari dan diabaikan di tingkat rumah tangga
18.
Prinsip berpikir rasional dalam kecendekiaan Minangkabau didasarkan pada konsep alue atau "alur". Apa yang dimaksud dengan berpikir rasional dalam konteks ini?
a)
Berpikir berdasarkan tradisi tanpa mempertanyakan kebenarannya
b)
Mengambil keputusan berdasarkan naluri dan intuisi
c)
Menganalisis masalah dengan menggunakan logika dan pola pikir yang terstruktur
d)
Mengikuti pendapat mayoritas dalam setiap keputusan yang diambil
e)
Memprioritaskan kecepatan dalam pengambilan keputusan tanpa mempertimbangkan konsekuensi jangka panjang
19.
Kearifan Minangkabau mengutamakan cara berpikir simbolik dan interpretatif, yang dikenal dengan konsep mungkin-mungkin. Bagaimana prinsip ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?
a)
Dengan mempertimbangkan semua kemungkinan sebelum mengambil keputusan akhir
b)
Dengan menunda keputusan sampai semua pihak setuju
c)
Dengan menolak semua ide baru yang tidak sesuai dengan tradisi
d)
Dengan mengikuti jalur pemikiran satu-satunya tanpa mempertimbangkan alternatif
e)
Dengan mengambil keputusan cepat berdasarkan intuisi dan pengalaman
20.
Kebijaksanaan Minangkabau adalah kemampuan memadukan kecendekiaan, kearifan, dan tindakan. Mengapa hal ini penting dalam memimpin suatu komunitas atau masyarakat?
a)
Karena kebijaksanaan akan membuat seseorang terlihat lebih berkuasa
b)
Karena kebijaksanaan memungkinkan seseorang untuk bertindak sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi
c)
Karena dengan kebijaksanaan, seseorang dapat menghindari konflik dengan cepat
d)
Karena kebijaksanaan membuat pemimpin lebih cepat dalam mengambil keputusan
e)
Karena kebijaksanaan hanya penting dalam situasi-situasi tertentu dan tidak perlu digunakan setiap saat