NEW
Font size
WorksheetsAPC#2
Total questions: 25
Worksheet time: 22mins
Penjelasan yang TIDAK TEPAT untuk TOKOH dalam cerita rekaan adalah …
Tokoh ialah individu rekaan yang mengalami peristiwa/berlakuan dalam berbagai peristiwa dalam cerita.
Tokoh cerita harus berwujud manusia, karena pengarangnya adalah manusia.
Tokoh yang berwujud binatang/benda dalam suatu cerita dapat bertingkah laku, berpikir dan berbicara seperti manusia karena pengarangnya sendiri adalah manusia dan yang membaca juga manusia.
Semua unsur carita termasuk tokohnya, bersifat rekaan semata-mata atau boleh jadi ada kemiripannya dengan individu tertentu di dalam hidup nyata.
Supaya tokoh dapat diterima pembaca, seharusnya tokoh memiliki sifat yang dikenal pembaca atau ada pada diri pembaca.
Pernyataan yang TIDAK TEPAT terkait TOKOH dalam cerita adalah …
Tokoh merupakan bagian/unsur dari suatu keutuhan artistik karya sastra yang kurang menunjang keutuhan artistik cerita
Berdasarkan fungsi/kedudukannya di dalam cerita, tokoh dapat dibedakan menjadi tokoh sentral dan tokoh bawahan
Tokoh sentral adalah tokoh yg memegang peran pokok dlm cerita dan menjadi pusat sorotan di dalam kisahan
Tokoh bawahan adalah tokoh yg tidak sentral kedudukannya dlm cerita, tetapi kehadirannya sangat diperlukan utk menunjang/mendukung tokoh utama
Kriteria yg digunakan utk menentukan tokoh utama adalah intensitas keterlibatan tokoh di dlm peristiwa2 yg membangun cerita dan hubungan antartokoh dlm cerita
Pernyataan yang TIDAK TEPAT terkait TOKOH dalam cerita adalah …
Tokoh sentral selalu berhubungan dengan tokoh-tokoh yang lain dalam cerita.
Judul cerita bisa mengisyaratkan siapa tokoh utama dalam cerita.
Tokoh utama/sentral kadang-kadang masih bisa dibagi-bagi lagi menjadi protagonis dan antagonis.
Semua cerita rekaan pasti mempunyai tokoh protagonis dan antagonis.
Tokoh protagonis dan antagonis umumnya ada dalam cerita-cerita klasik kuno/cerita-cerita didaktis.
Pernyataan yang TIDAK TEPAT terkait TOKOH dalam cerita adalah …
Tokoh protagonis adalah tokoh utama yg mewakili kebaikan, sedangkan tokoh penentang utama dari protagonis disebut antagonis atau tokoh lawan
Antagonis termasuk tokoh bawahan
Tokoh bawahan dlm cerita bisa dibedakan menjadi tokoh andalan dan tokoh tambahan/ lataran
Tokoh andalan adalah tokoh yg tidak sentral kedudukannya dlm cerita tetapi kehadirannya berfungsi utk memperjelas tokoh utama
Tokoh tambahan/ lataran adalah tokohang tidak sentral kedudukannya dlm cerita dan kehadirannya hanya berfungsi utk menambah suasana, mempertegas setting/latar cerita
Pernyataan yang TIDAK TEPAT terkait PENOKOHAN dalam cerita adalah …
Penokohan adalah cara pengarang menyajikan/melukiskan watak tokoh dalam cerita
Watak/karakter adalah kualitas daya nalar, cara berpikir, dan bertindak tokoh yang membedakannya dengan tokoh lain dalam cerita
Penokohan dilihat dari cara penyajiannya dapat dibedakan menjadi penokohan secara langsung; penokohan dramatik; dan penokohan secara analitik
Penokohan secara langsung artinya pengarang menyajikan watak tokoh secara langsung melalui uraian-uraian dalam cerita, sehingga pembaca mudah mengetahui bagaimana watak tokoh tersebut
Penokohan secara dramatik terjadi jika pengarang menggambarkan watak tokoh dengan menguraikan perilaku, cara berpikir, dialog dengan tokoh lain
Pernyataan yang TIDAK TEPAT terkait PENOKOHAN dalam cerita adalah...
Pembaca harus menyimpulkan sendiri watak tokoh dari perilakunya, cara memecahkan masalah, atau lewat dialog dengan tokoh lain jika penokohan dalam cerita itu disajikan secara tidak langsung
Penokohan campuran terjadi jika pengarang menggabungkan penokohan langsung dan tidak langsung untuk menggambarkan karakter seorang tokoh.
Dilihat dari kualitasnya, cara penokohan dapat dibedakan menjadi tokoh bulat/datar dan tokoh pipih.
Tokoh bulat adalah tokoh yang disorot dari banyak sisi, baik sikap-sikap yang positif maupun negatif.
Tokoh pipih adalah tokoh yang hanya disorot dari satu sisi saja, sejak awal hingga akhir cerita.
Pernyataan yang TIDAK TEPAT menjelaskan ALUR dalam cerita adalah . . .
Peristiwa yang diurutkan dan membangun tulang punggung cerita disebut alur.
Pengaluran adalah cara pengarang mengurutkan peristiwa yang membentuk cerita.
Alur itu ibarat kerangka dalam tubuh manusia.
Struktur umum alur sebuah cerita bisa dibedakan menjadi alur awal, alur tengah dan alur akhir
Yang termasuk alur awal adalah paparan (exposition), rangsangan (inciting moment), dan konflik atau tikaian
Pernyataan yang TIDAK TEPAT menjelaskan PENGALURAN dalam cerita adalah ...
Yang termasuk alur tengah adalah gawatan (rising action), rumitan (complication), dan klimaks (climax)
Yang termasuk alur akhir adalah leraian (falling action) dan selesaian (denouement)
Paparan biasanya merupakan fungsi utama awal suatu cerita untuk memudahkan pembaca mengikuti kisahan selanjutnya.
Situasi yang digambarkan pada paparan harus membuka kemungkinan cerita itu berkembang.
Pada awal carita sering diselipkan persoalan-persoalan yang memancing rasa ingin tahu pembaca akan kelanjutan carita.
Pernyataan yang TIDAK TEPAT menjelaskan PENGALURAN dalam cerita adalah ...
Ketidakstabilan dalam cerita memiliki potensi untuk mengembangkan cerita dan mulai terasa adanya rangsangan
Rangsangan adalah peristiwa yang mengawali timbulnya gawatan
Rangsangan sering ditimbulkan oleh masuknya seorang tokoh baru yang berlaku sebagai katalisator, atau oleh adanya persoalan-persoalan lain
Jika urutan kronologis peristiwa-peristiwa yang disajikan dalam karya sastra disela dengan peristiwa yang terjadi sebelumnya, maka terjadilah apa yang disebut dengan flashback
Konflik adalah rangsangan yang semakin besar sehingga mulai terjadi ketegangan dalam cerita
Pernyataan yang TIDAK TEPAT menjelaskan PENGALURAN dalam cerita adalah ...
Sorot balik/flashback dapat digunakan di tengah carita sebagai usaha menambah tegangan (suspense--ketidakpastian yang berkepanjangan dan semakin menjadi-jadi).
Adanya tegangan akan menyebabkan pembaca terpancing keingintahuannya terhadap kelanjutan cerita serta akan penyelesaian masalah yang dihadapi tokoh.
Terlalu sering menggunakan sorot balik tidak baik untuk sebuah cerita karena dapat mengganggu kelancaran cerita dan cerita menjadi terputus-putus.
Dalam menumbuhkan tegangan, pengarang sering menciptakan beberapa regangan, yaitu proses penambahan ketegangan emosional
Dalam cerita, pengarang bisa menampilkan beberapa susutan (proses pengurangan ketegangan emosional) yang sering disebut padahan (foreshadowing)
Pernyataan yang TIDAK TEPAT menjelaskan PENGALURAN dalam cerita adalah ...
Tikaian/konflik adalah munculnya unsur-unsur yang mengarah pada ketidakstabilan dan konflik dalam cerita.
Tikaian adalah perselisihan yang timbul sebagai akibat adanya dua kekuatan yang bertentangan dalam cerita.
Tikaian merupakan pertentangan antara tokoh utama dengan kekuatan alam, dengan masyarakat, orang atau tokoh lain, atau pun pertentangan antara dua unsur di dalam diri/batin tokoh utama sendiri (konflik batin).
Dalam cerita rekaan, rumitan sangat penting karena tanpa rumitan yang memadai tikaian dalam cerita akan menjadi tidak masuk akal.
Rumitan mempersiapkan pembaca untuk menerima seluruh dampak dari klimaks cerita.
Pernyataan yang TIDAK TEPAT menjelaskan PENGALURAN dalam cerita adalah ...
Penciptaan dan cara mengendalikan rumitan bisa jadi menunjukkan kemahiran pengarang dalam menyusun plot cerita
Rumitan adalah perkembangan dari gejala permulaan tikaian menuju ke klimaks cerita
Klimaks cerita tercapai bila rumitan mencapai puncak kehebatannya
Leraian dalam cerita menunjukkan perkembangan peristiwa ke arah selesaian
Selesaian dalam cerita berarti penyelesaian masalah yang dihadapi tokoh cerita
Pernyataan yang TIDAK TEPAT menjelaskan PENGALURAN dalam cerita adalah ...
Selesaian adalah bagiaan akhir atau penutup cerita
Happy-ending terjadi jika cerita berakhir menggembirakan
Sad-ending terjadi jika cerita berakhir menyedihkan
Open ending terjadi jika pokok masalah tetap menggantung tanpa pemecahan dan ini pertanda alur cerita yg tidak baik
Selesaian bisa berbentuk happy-ending, sad-ending, maupun open-ending
Pernyataan yang TIDAK TEPAT menjelaskan PENGALURAN dalam cerita adalah ...
A. Dalam praktiknya, tidak setiap cerita selalu dimulai dari paparan
B. Cerita bisa dimulai dari konflik dan ketika konflik semakin menjadi-jadi dan hampir menuju klimaks, pengarang bisa memenggal cerita dgn menceritakan kejadian awal-mulanya
C. Jika opsi B terjadi berarti pengarang menggunakan teknik sorot balik/flashback
D. Berbagai kemungkinan pengaluran bisa dilakukan pengarang dlm setiap cerita yg dibuatnya dan tugas pembaca adalah menata ulang kisah (mengurutkan) dlm pikiran dan benaknya
E. Rekonstruksi alur/kisah dlm suatu cerita bisa dibuat dlm bentuk grafis shg persoalan dlm sebuah cerita mjd mudah dipahami
Pernyataan yang TIDAK TEPAT menjelaskan PENGALURAN dalam cerita adalah ...
Dilihat dari yg mengikat rangkaian peristiwa dlm cerita; dapat dibedakan menjadi alur temaan dan alur tokohan
Alur temaan terjadi jika rangkaian peristiwa dlm cerita itu diikat dan disatukan oleh tema cerita
Alur tokohan terjadi jika rangkaian peristiwa dalam cerita itu diikat dan disatukan oleh hadirnya tokoh tertentu dlm cerita
Dilihat dari kualitasnya, alur dibedakan menjadi alur ketat, alur longgar, dan alur campuran
Alur ketat terjadi jika rangkaian peristiwa dlm cerita itu berlangsung rapat
Pernyataan yang TIDAK TEPAT menjelaskan PENGALURAN dalam cerita adalah ...
Jika beberapa bagian dari alur itu kita lewatkan dan pembaca bingung utk merangkaikan urutan peristiwanya, berarti cerita itu beralur longgar
Cerita beralur longgar terjadi jika dlm cerita tersebut banyak terdapat lanturan2 (regresi)
Peristiwa2 lain yg tidak pokok dalam sebuah cerita sering disebut regresi
Dilihat dari kuantitasnya, alur bisa dibedakan menjadi alur tunggal alur ganda
Dilihat dari arahnya, alur bisa dibedakan menjadi alur maju, alur mundur, dan alur campuran
Pernyataan yang TIDAK TEPAT menjelaskan PENGALURAN dan LATAR dalam cerita adalah...
Alur tunggal terjadi jika dalam suatu carita hanya ada satu peristiwa pokok yg menjadi pokok peristiwa
Alur ganda terjadi jika dlm cerita ada berbagai peristiwa sbg sampingan dari peristiwa pokok cerita
Latar cerita adalah segala keterangan, petunjuk, pengacuan yg berkaitan dengan waktu, ruang, dan suasana terjadinya peristiwa dlm cerita
Latar cerita meliputi penggambaran lokasi geografis, pemandangan, sampai pada perincian perlengkapan sebuah ruangan, pekerjaan, atau kesibukan sehari-hari para tokoh, waktu berlakunya kejadian, masa sejarahnya, musim terjadinya; lingkungan agama, moral, intelek-sosial, dan emosional para tokoh
Latar dlm cerita berfungsi utk memberikan informasi peristiwa atau kejadian dlm cerita
Pernyataan yang TIDAK TEPAT menjelaskan LATAR dan TEMA dalam cerita adalah...
Latar cerita bisa berfungsi sbg proyeksi keadaan batin para tokoh
Latar cerita bisa berfungsi sbg metafora dari keadaan emosional dan spiritual tokoh
Tema adalah pesan atau ajaran moral yg ingin disampaikan oleh pengarang melalui cerita
Hadirnya tema dlm cerita membuat cerita lebih penting/berharga dari sekedar bacaan hiburan
Tema cerita didukung oleh pelukisan latar atau hal lain yg tersirat di dlm tingkah laku tokoh cerita
Pernyataan yang TIDAK TEPAT menjelaskan TEMA dan AMANAT dalam cerita adalah...
Tema dapat menjadi faktor yg mengikat peristiwa2 di dlm satu alur cerita
Amanat dalam cerita bisa disajikan scr implisit maupun eksplisit
Tema pokok/mayor dlm cerita adalah gagasan dominan shg mjd kekuatan yg mempersatukan berbagai unsur bersama-sama membangun cerita
Amanat implisit terjadi jika jalan keluar/ajaran moral dlm cerita disuratkan dlm tingkah laku tokoh
Tema adalah gagasan, ide, atau pikiran utama yg mendasari penulisan suatu cerita
Pernyataan yang TIDAK TEPAT menjelaskan SUDUT PANDANG AKUAN dalam cerita adalah...
Sudut pandang adalah cara pengarang menempatkan dirinya dlm cerita
Sudut pandang cerita dpt dibedakan mjd sudut pandang orang I/akuan dan sudut pandang orang ke-3/diaan
Sudut pandang akuan (orang 1) dapat dibedakan mjd akuan sertaan dan akuan taksertaan
Akuan sertaan terjadi jika tokoh utama menyampaikan kisah diri dan sorotan pada tokoh utama
Sudut pandang akuan tak sertaan terjadi jika aku sbg tokoh utama yg berkisah tentang tokoh lain dan pusat sorotan cerita ada pada tokoh utamanya
Pernyataan yang TIDAK TEPAT menjelaskan SUDUT PANDANG DIAAN dalam cerita adalah...
Sudut pandang diaan (orang ke-3) dibedakan mjd diaan terbatas dan diaan serba tahu
Salah satu keunggulan sudut pandang diaan adalah membuat cerita menjadi reflektif
Sudut pandang diaan terbatas terjadi jika pengarang bertindak sbg pengamat yg menceritakan kisah terjadinya sesuatu dan sorotan pada tokoh utamanya
Diaan serba tahu terjadi jika pengarang saa serba tahu menyampaikan kisah dari segala sudut dan sorotan tetap pada tokoh utama
Dalang adalah gambaran yg paling tepat utk menyebut sudut pandang diaan serba tahu
Pernyataan berikut ini secara TEPAT menggambarkan pendekatan strukturalis dalam karya sastra
Strukturalisme memandang karya sastra sbg suatu subsistem yg mengandung unsur2 yg saling berkaitan dan membangun keutuhan
Cara berpikir strukturalis adalah cara berpikir ilmiah dan terbaik
Analisis unsur intrinsik dan ekstrinsik adalah salah satu perwujudan cara pandang strukturalisme
Strukturalisme sastra meyakini bahwa unsur intrinsik prosa cerita hanya tokoh, alur, setting, sudut pandang, tema dan amanat
Gaya bercerita, pilihan kata, humor dalam suatu prosa adalah bagian dari unsur ekstrinsik karya sastra
Pernyataan berikut yang TIDAK TEPAT menjelaskan analisis unsur ekstrinsik adalah …
Analisis unsur ekstrinsik karya sastra adalah contoh pendekatan strukturalis
Objek analisis unsur ekstrinsik karya sastra yg tepat adalah unsur2 di luar karya sastra
Alat analisis dlm analisis unsur ekstrinsik karya sastra menggunakan bantuan ilmu2 di luar ilmu sastra
Teori sosiologi yg digunakan utk menganalisis karya sastra menghasilkan pendekatan filologi sastra
Kacamata ilmu psikologi yg digunakan utk menganalisis karya sastra adalah ilmu psikologi praktis
Yang BUKAN analisis unsur ekstrinsik cerpen “Rambo atawa Becak Terakhir di Dunia" Karya Seno Gumira Ajidarma adalah …
Sikap kaum marginal dalam cerpen Rambo atawa Becak Terakhir di Dunia karya Seno Gumira Ajidarma
Peristiwa pembuangan becak di Jakarta dalam cerpen Rambo atawa Becak Terakhir di Dunia karya Seno Gumira Ajidarma
Gaya bercerita Seno Gumira Ajidarma dalam cerpen Rambo atawa Becak Terakhir di Dunia
Arogansi Penguasa dalam cerpen Rambo atawa Becak Terakhir di Dunia karya Seno Gumira Ajidarma
Perjuangan kaum tertindas dalam cerpen Rambo atawa Becak Terakhir di Dunia karya Seno Gumira Ajidarma
Pernyataan-pernyataan berikut ini yang TIDAK TEPAT adalah…
Pandangan struktural mengakui bahwa segala sesuatu terbangun dari unsur2 yg saling berkaitan satu dengan yg lain
Pendekatan yg meneliti karya sastra sebagai karya yg otonom (objek analisis adalah karya sastra)
Pendekatan struktural adalah suatu pendekatan dlm ilmu sastra yg cara kerjanya menganalisis unsur2/struktur yg membangun karya sastra dari dalam dan mencari relevansi/keterkaitan unsur2 tsb dlm rangka mencapai kebulatan makna
Pendekatan struktural adalah pendekatan yg memahami bahwa karya sastra terbangun dari unsur2 dari dlm karya sastra tersebut
Latar belakang pengarang, latar belakang peristiwa terjadinya cerita adalah wujud pendekatan struktural dlm bentuk analisis unsur ekstrinsik
