Font size
WorksheetsLATIHAN SOAL AKM LITERASI SD
Total questions: 20
Worksheet time: 34mins
Bacalah teks berikut!
PETUALANGAN DI HUTAN AJAIB
Di sebuah desa kecil yang asri, hiduplah seorang anak laki-laki bernama Beni. Beni sangat suka berpetualang. Suatu hari, saat sedang bermain di belakang rumahnya, Beni menemukan sebuah terowongan kecil di balik semak-semak. Dengan rasa penasaran yang besar, Beni merangkak masuk ke dalam terowongan itu.
Terowongan itu membawa Beni ke sebuah hutan yang sangat indah. Pohon-pohonnya tinggi menjulang, bunga-bunga berwarna-warni bermekaran, dan suara burung berkicau terdengar merdu. Beni berjalan menyusuri hutan itu sambil menikmati pemandangan yang menakjubkan.
Tiba-tiba, Beni mendengar suara aneh. Ia mencari sumber suara itu dan menemukan sebuah pohon besar yang bercahaya. Di bawah pohon itu, ada seorang peri kecil yang sedang menangis. Beni menghampiri peri itu dan bertanya, "Mengapa kamu menangis?"
Peri itu menjawab, "Aku kehilangan tongkat ajaibku. Tanpa tongkat itu, aku tidak bisa kembali ke dunia peri."
Beni merasa iba pada peri itu. Ia berjanji akan membantu mencarikan tongkat ajaibnya. Mereka berdua pun menjelajahi hutan itu bersama-sama. Setelah mencari selama beberapa waktu, akhirnya mereka menemukan tongkat ajaib itu tersembunyi di balik akar pohon besar.
Peri itu sangat senang dan berterima kasih kepada Beni. Sebagai tanda terima kasih, peri itu memberikan Beni sebuah hadiah berupa biji ajaib. "Tanamlah biji ini di kebunmu," kata peri itu. "Biji ini akan tumbuh menjadi pohon yang bisa menghasilkan buah-buahan apa saja yang kamu inginkan."
Beni pulang ke rumah dengan hati yang gembira. Ia segera menanam biji ajaib itu di kebun belakang rumahnya. Keesokan harinya, biji itu tumbuh menjadi pohon yang sangat indah. Beni sangat senang memiliki pohon ajaib itu.
Siapa yang Beni temukan di dalam hutan?
Seorang penyihir jahat
Seekor binatang ajaib
seorang peri kecil
seorang kakek tua
Bacalah teks berikut!
PETUALANGAN DI HUTAN AJAIB
Di sebuah desa kecil yang asri, hiduplah seorang anak laki-laki bernama Beni. Beni sangat suka berpetualang. Suatu hari, saat sedang bermain di belakang rumahnya, Beni menemukan sebuah terowongan kecil di balik semak-semak. Dengan rasa penasaran yang besar, Beni merangkak masuk ke dalam terowongan itu.
Terowongan itu membawa Beni ke sebuah hutan yang sangat indah. Pohon-pohonnya tinggi menjulang, bunga-bunga berwarna-warni bermekaran, dan suara burung berkicau terdengar merdu. Beni berjalan menyusuri hutan itu sambil menikmati pemandangan yang menakjubkan.
Tiba-tiba, Beni mendengar suara aneh. Ia mencari sumber suara itu dan menemukan sebuah pohon besar yang bercahaya. Di bawah pohon itu, ada seorang peri kecil yang sedang menangis. Beni menghampiri peri itu dan bertanya, "Mengapa kamu menangis?"
Peri itu menjawab, "Aku kehilangan tongkat ajaibku. Tanpa tongkat itu, aku tidak bisa kembali ke dunia peri."
Beni merasa iba pada peri itu. Ia berjanji akan membantu mencarikan tongkat ajaibnya. Mereka berdua pun menjelajahi hutan itu bersama-sama. Setelah mencari selama beberapa waktu, akhirnya mereka menemukan tongkat ajaib itu tersembunyi di balik akar pohon besar.
Peri itu sangat senang dan berterima kasih kepada Beni. Sebagai tanda terima kasih, peri itu memberikan Beni sebuah hadiah berupa biji ajaib. "Tanamlah biji ini di kebunmu," kata peri itu. "Biji ini akan tumbuh menjadi pohon yang bisa menghasilkan buah-buahan apa saja yang kamu inginkan."
Beni pulang ke rumah dengan hati yang gembira. Ia segera menanam biji ajaib itu di kebun belakang rumahnya. Keesokan harinya, biji itu tumbuh menjadi pohon yang sangat indah. Beni sangat senang memiliki pohon ajaib itu.
Hutan ajaib yang ditemukan Beni memiliki ciri-ciri . . . .
(Jawab lebih dari satu)
Pohon-pohon menjulang tinggi
Sunyi dan sepi
Terdapat bunga berwarna-warni bermekaran
Banyak semak-semak belukar
Bacalah teks berikut!
PETUALANGAN DI HUTAN AJAIB
Di sebuah desa kecil yang asri, hiduplah seorang anak laki-laki bernama Beni. Beni sangat suka berpetualang. Suatu hari, saat sedang bermain di belakang rumahnya, Beni menemukan sebuah terowongan kecil di balik semak-semak. Dengan rasa penasaran yang besar, Beni merangkak masuk ke dalam terowongan itu.
Terowongan itu membawa Beni ke sebuah hutan yang sangat indah. Pohon-pohonnya tinggi menjulang, bunga-bunga berwarna-warni bermekaran, dan suara burung berkicau terdengar merdu. Beni berjalan menyusuri hutan itu sambil menikmati pemandangan yang menakjubkan.
Tiba-tiba, Beni mendengar suara aneh. Ia mencari sumber suara itu dan menemukan sebuah pohon besar yang bercahaya. Di bawah pohon itu, ada seorang peri kecil yang sedang menangis. Beni menghampiri peri itu dan bertanya, "Mengapa kamu menangis?"
Peri itu menjawab, "Aku kehilangan tongkat ajaibku. Tanpa tongkat itu, aku tidak bisa kembali ke dunia peri."
Beni merasa iba pada peri itu. Ia berjanji akan membantu mencarikan tongkat ajaibnya. Mereka berdua pun menjelajahi hutan itu bersama-sama. Setelah mencari selama beberapa waktu, akhirnya mereka menemukan tongkat ajaib itu tersembunyi di balik akar pohon besar.
Peri itu sangat senang dan berterima kasih kepada Beni. Sebagai tanda terima kasih, peri itu memberikan Beni sebuah hadiah berupa biji ajaib. "Tanamlah biji ini di kebunmu," kata peri itu. "Biji ini akan tumbuh menjadi pohon yang bisa menghasilkan buah-buahan apa saja yang kamu inginkan."
Beni pulang ke rumah dengan hati yang gembira. Ia segera menanam biji ajaib itu di kebun belakang rumahnya. Keesokan harinya, biji itu tumbuh menjadi pohon yang sangat indah. Beni sangat senang memiliki pohon ajaib itu.
Apa yang hilang dari peri kecil?
(a)
Bacalah teks berikut!
PETUALANGAN DI HUTAN AJAIB
Di sebuah desa kecil yang asri, hiduplah seorang anak laki-laki bernama Beni. Beni sangat suka berpetualang. Suatu hari, saat sedang bermain di belakang rumahnya, Beni menemukan sebuah terowongan kecil di balik semak-semak. Dengan rasa penasaran yang besar, Beni merangkak masuk ke dalam terowongan itu.
Terowongan itu membawa Beni ke sebuah hutan yang sangat indah. Pohon-pohonnya tinggi menjulang, bunga-bunga berwarna-warni bermekaran, dan suara burung berkicau terdengar merdu. Beni berjalan menyusuri hutan itu sambil menikmati pemandangan yang menakjubkan.
Tiba-tiba, Beni mendengar suara aneh. Ia mencari sumber suara itu dan menemukan sebuah pohon besar yang bercahaya. Di bawah pohon itu, ada seorang peri kecil yang sedang menangis. Beni menghampiri peri itu dan bertanya, "Mengapa kamu menangis?"
Peri itu menjawab, "Aku kehilangan tongkat ajaibku. Tanpa tongkat itu, aku tidak bisa kembali ke dunia peri."
Beni merasa iba pada peri itu. Ia berjanji akan membantu mencarikan tongkat ajaibnya. Mereka berdua pun menjelajahi hutan itu bersama-sama. Setelah mencari selama beberapa waktu, akhirnya mereka menemukan tongkat ajaib itu tersembunyi di balik akar pohon besar.
Peri itu sangat senang dan berterima kasih kepada Beni. Sebagai tanda terima kasih, peri itu memberikan Beni sebuah hadiah berupa biji ajaib. "Tanamlah biji ini di kebunmu," kata peri itu. "Biji ini akan tumbuh menjadi pohon yang bisa menghasilkan buah-buahan apa saja yang kamu inginkan."
Beni pulang ke rumah dengan hati yang gembira. Ia segera menanam biji ajaib itu di kebun belakang rumahnya. Keesokan harinya, biji itu tumbuh menjadi pohon yang sangat indah. Beni sangat senang memiliki pohon ajaib itu.
Jodohkan berikut ini!
(Sesuai dengan teks di atas)
Terowongan
Jalan rahasia menuju hutan
Pohon besar yang bercahaya
Tempat peri tinggal
Peri kecil
Makhluk ajaib yang membantu Beni
Tongkat ajaib
Alat sihir yang hilang
Biji ajaib
Benih yang bisa tumbuh menjadi pohon ajaib
PETUALANGAN DI HUTAN AJAIB
Di sebuah desa kecil yang asri, hiduplah seorang anak laki-laki bernama Beni. Beni sangat suka berpetualang. Suatu hari, saat sedang bermain di belakang rumahnya, Beni menemukan sebuah terowongan kecil di balik semak-semak. Dengan rasa penasaran yang besar, Beni merangkak masuk ke dalam terowongan itu.
Terowongan itu membawa Beni ke sebuah hutan yang sangat indah. Pohon-pohonnya tinggi menjulang, bunga-bunga berwarna-warni bermekaran, dan suara burung berkicau terdengar merdu. Beni berjalan menyusuri hutan itu sambil menikmati pemandangan yang menakjubkan.
Tiba-tiba, Beni mendengar suara aneh. Ia mencari sumber suara itu dan menemukan sebuah pohon besar yang bercahaya. Di bawah pohon itu, ada seorang peri kecil yang sedang menangis. Beni menghampiri peri itu dan bertanya, "Mengapa kamu menangis?"
Peri itu menjawab, "Aku kehilangan tongkat ajaibku. Tanpa tongkat itu, aku tidak bisa kembali ke dunia peri."
Beni merasa iba pada peri itu. Ia berjanji akan membantu mencarikan tongkat ajaibnya. Mereka berdua pun menjelajahi hutan itu bersama-sama. Setelah mencari selama beberapa waktu, akhirnya mereka menemukan tongkat ajaib itu tersembunyi di balik akar pohon besar.
Peri itu sangat senang dan berterima kasih kepada Beni. Sebagai tanda terima kasih, peri itu memberikan Beni sebuah hadiah berupa biji ajaib. "Tanamlah biji ini di kebunmu," kata peri itu. "Biji ini akan tumbuh menjadi pohon yang bisa menghasilkan buah-buahan apa saja yang kamu inginkan."
Beni pulang ke rumah dengan hati yang gembira. Ia segera menanam biji ajaib itu di kebun belakang rumahnya. Keesokan harinya, biji itu tumbuh menjadi pohon yang sangat indah. Beni sangat senang memiliki pohon ajaib itu.
Tentukan pernyataans SALAH atau BENAR sesuai dengan teks "PETULANGAN DI HUTAN AJAIB"
Biji ajaib yang ditanam Beni tumbuh menjadi pohon apel.
BENAR
SALAH
Manfaat utama penggunaan kompos adalah...
Meningkatkan pertumbuhan akar
Mengurangi kebutuhan air tanaman
Mengubah warna daun tanaman
Meningkatkan kesuburan tanah
Kompos mengikat partikel tanah sehingga tidak mudah terbawa air atau angin. Kompos bermanfaat mencegah . . . .
(a)
Kupu-Kupu: Permata Terbang yang Menakjubkan
Kupu-kupu, serangga indah dengan sayap berwarna-warni, telah memukau manusia sejak zaman dahulu. Tubuhnya yang ramping dan gerakannya yang lembut saat terbang membuatnya terlihat seperti permata hidup yang melayang di udara.
Sayap Pelangi
Salah satu ciri khas kupu-kupu adalah sayapnya yang indah. Sayap ini dilapisi oleh sisik-sisik kecil yang memberikan warna dan pola yang beragam. Setiap spesies kupu-kupu memiliki pola sayap yang unik, sehingga kita dapat dengan mudah membedakan satu spesies dengan spesies lainnya. Warna-warni cerah pada sayap kupu-kupu berfungsi untuk menarik perhatian pasangan, melindungi diri dari predator, dan mengatur suhu tubuh.
Metamorfosis yang Menakjubkan
Siklus hidup kupu-kupu sangat menarik. Dimulai dari telur yang menetas menjadi larva atau ulat, kemudian berganti kulit beberapa kali, lalu membentuk pupa atau kepompong. Di dalam kepompong, terjadi perubahan yang menakjubkan, yaitu metamorfosis. Setelah beberapa waktu, kupu-kupu dewasa akan keluar dari kepompong dengan sayap yang masih basah dan kusut.
Peran Kupu-Kupu dalam Ekosistem
Kupu-kupu memiliki peran penting dalam ekosistem. Sebagai penyerbuk, kupu-kupu membantu penyerbukan bunga sehingga tanaman dapat menghasilkan buah dan biji. Selain itu, kupu-kupu juga menjadi makanan bagi hewan lain seperti burung dan reptil.
Ancaman terhadap Kupu-Kupu
Sayangnya, populasi kupu-kupu di dunia semakin menurun akibat kerusakan habitat, penggunaan pestisida, dan perubahan iklim. Kita perlu menjaga kelestarian kupu-kupu agar keindahan alam tetap terjaga dan keseimbangan ekosistem tetap terpelihara.
Mari kita bersama-sama menjaga kupu-kupu agar anak cucu kita nanti juga dapat menikmati keindahannya.
Sayap pelangi
Menarik perhatian pasangan
Metamorfosis yang menabjubkan
Telur, ulat, pupa/kepompong, Kupu-kupu
Peran kupu-kupu dalam ekosistem
membantu penyerbukan
Ancaman terhadap kupu-kupu
Pupulasi semakin berkurang
Kupu-kupu memiliki peran penting sebagai . . . .
(a)
Kisah Angsa dan Telur Emas
Di sebuah desa, ada sepasang peternak. Mereka mempunyai dua ekor sapi dan dua ekor angsa. Mereka menjual susu dan telur angsa setiap hari. Mereka tidak memperoleh banyak uang dari hasil penjualan tersebut. Namun, mereka bersyukur karena uang hasil penjualan dapat mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.
Suatu hari, angsa milik peternak bertelur emas. Peternak merasa sangat bahagia. Peternak berpikir akan menjadi orang yang sangat kaya jika menjual telur itu. Sejak itu, peternak selalu menemukan telur emas. Peternak mulai membangun rumahnya dan membeli beberapa ekor sapi.
Sejak itu juga, peternak selalu berharap angsanya bertelur emas. Setiap hari yang peternak lakukan hanya memandangi angsanya. Peternak berharap emas miliknya akan terus bertambah. Lama-kelamaan peternak berubah menjadi orang yang serakah.
Suatu hari, angsa milik peternak berhenti bertelur emas. Peternak marah karena angsanya tidak lagi bertelur emas. Peternak mencari angsanya dan memukulinya. Angsa tersebut pada akhirnya meninggalkan tempat peternak. Lama-kelamaan, tabungan milik peternak habis. Peternak yang kaya pun menjadi peternak yang miskin.
Pesan yang sesuai dengan isi cerita adalah . . . .
Kisah Angsa dan Telur Emas
Di sebuah desa, ada sepasang peternak. Mereka mempunyai dua ekor sapi dan dua ekor angsa. Mereka menjual susu dan telur angsa setiap hari. Mereka tidak memperoleh banyak uang dari hasil penjualan tersebut. Namun, mereka bersyukur karena uang hasil penjualan dapat mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.
Suatu hari, angsa milik peternak bertelur emas. Peternak merasa sangat bahagia. Peternak berpikir akan menjadi orang yang sangat kaya jika menjual telur itu. Sejak itu, peternak selalu menemukan telur emas. Peternak mulai membangun rumahnya dan membeli beberapa ekor sapi.
Sejak itu juga, peternak selalu berharap angsanya bertelur emas. Setiap hari yang peternak lakukan hanya memandangi angsanya. Peternak berharap emas miliknya akan terus bertambah. Lama-kelamaan peternak berubah menjadi orang yang serakah.
Suatu hari, angsa milik peternak berhenti bertelur emas. Peternak marah karena angsanya tidak lagi bertelur emas. Peternak mencari angsanya dan memukulinya. Angsa tersebut pada akhirnya meninggalkan tempat peternak. Lama-kelamaan, tabungan milik peternak habis. Peternak yang kaya pun menjadi peternak yang miskin.
Hal yang membuat angsa memutuskan untuk meninggalkan tempat peternak adalah ...
Kisah Angsa dan Telur Emas
Di sebuah desa, ada sepasang peternak. Mereka mempunyai dua ekor sapi dan dua ekor angsa. Mereka menjual susu dan telur angsa setiap hari. Mereka tidak memperoleh banyak uang dari hasil penjualan tersebut. Namun, mereka bersyukur karena uang hasil penjualan dapat mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.
Suatu hari, angsa milik peternak bertelur emas. Peternak merasa sangat bahagia. Peternak berpikir akan menjadi orang yang sangat kaya jika menjual telur itu. Sejak itu, peternak selalu menemukan telur emas. Peternak mulai membangun rumahnya dan membeli beberapa ekor sapi.
Sejak itu juga, peternak selalu berharap angsanya bertelur emas. Setiap hari yang peternak lakukan hanya memandangi angsanya. Peternak berharap emas miliknya akan terus bertambah. Lama-kelamaan peternak berubah menjadi orang yang serakah.
Suatu hari, angsa milik peternak berhenti bertelur emas. Peternak marah karena angsanya tidak lagi bertelur emas. Peternak mencari angsanya dan memukulinya. Angsa tersebut pada akhirnya meninggalkan tempat peternak. Lama-kelamaan, tabungan milik peternak habis. Peternak yang kaya pun menjadi peternak yang miskin.
Tentukan pernyataan berikut "SALAH" atau "BENAR"
Peternak selalu bersedekah saat telur emas dari angsanya menetas.
BENAR
SALAH
Berdasarkan informasi pada gambar wacana, manakah pernyataan yang sesuai dengan kondisi Taman Nasional Komodo?
(Jawaban bisa lebih dari satu)
Taman Nasional Komodo hanya berlokasi utama di Pulau Komodo.
Komodo pada dasarnya pemburu pasif yang melumpuhkan mangsa dengan gigitan.
Tikus endemik dan rusa timor termasuk jenis fauna di Taman Nasional Komodo.
Taman Nasional Komodo diakui sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO sekitar 11 tahun setelah didirikan.
ROTI TITIPAN
Ada sepotong roti di meja belajar Kak Ira. Setiap hari Ridwan melihatnya. Roti itu besar, ada taburan keju dan coklat. Rotinya dibungkus plastik. Itu bukan roti mainan. Roti itu pasti enak rasanya. Ridwan jadi ingin memakannya.
“Tidak boleh. Ini titipan orang,” kata Kak Ira.
Roti itu titipan teman Kak Ira yang pergi ke luar kota.
Kak Ira akan menyimpannya sampai temannya kembali.
“Rotinya ada jamurnya,” kata Ridwan suatu hari.
Kak Ira terlihat sedih, Ridwan jadi kasihan. Roti itu sudah seminggu dititipkan belum diambil juga.
Untunglah Ibu bisa membuat roti. Ibu membuat banyak roti. Roti yang sudah berjamur Ibu ganti dengan roti baru. Kak Ira senang sekali karena bisa menjaga titipan.
Mengapa Kak Ira terlihat sedih?
PERMAIANAN ENGRANG
Egrang merupakan permainan tradisional. Permainan ini ada sejak zaman penjajahan Belanda dan dipengaruhi budaya Cina. Zaman dahulu, tukang pos mengantarkan surat-surat menggunakan Egrang. Bahkan dulu di Sri Lanka, egrang digunakan untuk memancing ikan di laut. Di beberapa daerah, egrang disebut engrang, batungkau, jangkungan, ingkau, dan tengkak-tengkak.
Egrang terbuat dari bambu yang panjang. Bagian tengah agak ke bawah diberikan pijakan. Permainan egrang mengandung nilai-nilai positif, seperti sportivitas, kerja keras, dan keuletan.
Bagaimana cara bermain egrang?
Pertama, tegakkan egrang sedikit mencondongkan ke depan.
Kedua, posisikan egrang tidak sejajar.
Ketiga, injakkan satu kaki pada pijakan egrang diikuti kaki satunya.
Keempat, jalan di tempat dan jangan berhenti jika tidak yakin posisi seimbang.
Kelima, jika merasa akan terjatuh, jatuhkan kaki di antara egrang.
Nah, selamat mencoba!
-
Permainan engrang ada sejak zaman penjajahan . . . .
(a)
PERMAIANAN ENGRANG
Egrang merupakan permainan tradisional. Permainan ini ada sejak zaman penjajahan Belanda dan dipengaruhi budaya Cina. Zaman dahulu, tukang pos mengantarkan surat-surat menggunakan Egrang. Bahkan dulu di Sri Lanka, egrang digunakan untuk memancing ikan di laut. Di beberapa daerah, egrang disebut engrang, batungkau, jangkungan, ingkau, dan tengkak-tengkak.
Egrang terbuat dari bambu yang panjang. Bagian tengah agak ke bawah diberikan pijakan. Permainan egrang mengandung nilai-nilai positif, seperti sportivitas, kerja keras, dan keuletan.
Bagaimana cara bermain egrang?
Pertama, tegakkan egrang sedikit mencondongkan ke depan.
Kedua, posisikan egrang tidak sejajar.
Ketiga, injakkan satu kaki pada pijakan egrang diikuti kaki satunya.
Keempat, jalan di tempat dan jangan berhenti jika tidak yakin posisi seimbang.
Kelima, jika merasa akan terjatuh, jatuhkan kaki di antara egrang.
Nah, selamat mencoba!
Pada zaman dahulu Engrang digunakan untuk . . . .
membantu tukang pos mengantar surat-surat
bertarung saat berperang
memancing ikan di laut
menanam di kebun
PERMAIANAN ENGRANG
Egrang merupakan permainan tradisional. Permainan ini ada sejak zaman penjajahan Belanda dan dipengaruhi budaya Cina. Zaman dahulu, tukang pos mengantarkan surat-surat menggunakan Egrang. Bahkan dulu di Sri Lanka, egrang digunakan untuk memancing ikan di laut. Di beberapa daerah, egrang disebut engrang, batungkau, jangkungan, ingkau, dan tengkak-tengkak.
Egrang terbuat dari bambu yang panjang. Bagian tengah agak ke bawah diberikan pijakan. Permainan egrang mengandung nilai-nilai positif, seperti sportivitas, kerja keras, dan keuletan.
Bagaimana cara bermain egrang?
Pertama, tegakkan egrang sedikit mencondongkan ke depan.
Kedua, posisikan egrang tidak sejajar.
Ketiga, injakkan satu kaki pada pijakan egrang diikuti kaki satunya.
Keempat, jalan di tempat dan jangan berhenti jika tidak yakin posisi seimbang.
Kelima, jika merasa akan terjatuh, jatuhkan kaki di antara egrang.
Nah, selamat mencoba!
Sebutkan nilai positif dari permainan engrang!
Bahan yang digunakan dalam membuat seblak adalah . . . .
(Jawaban bisa lebih dari satu)
Kerupuk
Bakso
mie/kwetiau
telur
Kencur yang dibutuh untuk membuat seblak adalah . . . . ruas
(a)
Jodohkan langkah-langkah cara membuat seblak!
Merendam kerupuk, memotong sayur dan bakso.
Langkah 1
Haluskan bumbu lalu tumis hingga harum, setelah itu tambahkan air 1 gelas
Langkah 2
Memasukkan telur yang sebelumnya sudah dikocok lepas
Langkah 3
Memasukkan Kerupuk, sayur, bakso, serta gula dan garam,. Tunggu sampai matang lalu sajikan.
Langkah 4
