NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsHukum Perancangan Kontrak Ke 4
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Name
Class
Date
1.
Seorang individu membuat surat pernyataan di bawah tangan dan membawanya ke notaris untuk dilegalisasi. Apa yang dijamin oleh notaris saat melakukan legalisasi tersebut?
a)
a) Kepastian surat pernyataan tersebut sudah diserahkan ke pengadilan
b)
b) Kepastian bahwa surat tersebut benar-benar dibuat para pihak
c)
c) Kepastian bahwa dokumen sudah diterima oleh pihak ketiga
d)
d) Surat sudah dibacakan di depan umum
e)
e) Kepastian bahwa surat dibuat sesuai dengan hukum yang berlaku
2.
Jika seorang notaris melakukan waarmerking terhadap dokumen, apa yang dijamin oleh notaris tersebut?
a)
a) Kepastian bahwa dokumen ditandatangani para pihak di hadapan notaris
b)
b) Kepastian bahwa dokumen tersebut benar-benar ada saat didaftarkan
c)
c) Kepastian bahwa dokumen memiliki kekuatan hukum
d)
d) Dokumen dibuat sesuai dengan perjanjian awal
e)
e) Kepastian bahwa dokumen dibuat sesuai hukum internasional
3.
Seorang klien membawa surat perjanjian yang sudah ditandatangani oleh kedua belah pihak untuk dilakukan waarmerking. Apa yang akan dilakukan notaris?
a)
a) Membacakan isi surat perjanjian di hadapan kedua pihak
b)
b) Menyetujui legalisasi dokumen tanpa verifikasi
c)
c) Mendaftarkan dokumen dalam buku register
d)
d) Memeriksa keabsahan perjanjian secara hukum
e)
e) Mengubah tanggal dokumen menjadi tanggal registrasi
4.
Dalam suatu negosiasi kontrak, kedua belah pihak berusaha mencapai kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. Strategi apa yang sebaiknya digunakan?
a)
a) Kompetitif
b)
b) Win-Win Attitude
c)
c) Right or wrong my client
d)
d) Negosiasi sepihak
e)
e) Menyerahkan kepada mediator
5.
Seorang notaris telah melegalisasi suatu dokumen di bawah tangan. Apa yang tidak dijamin oleh notaris dalam proses ini?
a)
a) Kepastian tanggal dokumen
b)
b) Kepastian bahwa dokumen tersebut ditandatangani di hadapan notaris
c)
c) Kepastian bahwa dokumen tersebut sesuai dengan keinginan para pihak
d)
d) Kepastian bahwa dokumen benar-benar ada
e)
e) Kepastian bahwa dokumen sesuai dengan perjanjian yang disepakati
6.
Salah satu pihak dalam perjanjian tidak melaksanakan kewajibannya tepat waktu, yang menyebabkan kerugian pada pihak lain. Apa jenis wanprestasi yang dilakukan?
a)
a) Tidak melaksanakan apa yang dijanjikan
b)
b) Melaksanakan sesuatu tetapi terlambat
c)
c) Melaksanakan perjanjian dengan tidak sempurna
d)
d) Melakukan sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan
e)
e) Membatalkan perjanjian sepihak
7.
Dalam sebuah kontrak negosiasi, salah satu pihak menggunakan pendekatan "right or wrong my client". Bagaimana pengaruh pendekatan ini terhadap proses negosiasi?
a)
a) Mendorong kerjasama yang lebih erat
b)
b) Menghambat negosiasi karena dianggap hanya berpihak pada satu pihak
c)
c) Membantu mencapai kesepakatan dengan lebih cepat
d)
d) Menghasilkan kontrak yang lebih adil
e)
e) Meningkatkan kepercayaan antara pihak-pihak yang bernegosiasi
8.
Seorang pihak dalam kontrak menuntut ganti rugi karena pihak lawan wanprestasi. Langkah pertama yang harus diambil pihak yang dirugikan adalah:
a)
a) Mengajukan gugatan ke pengadilan
b)
b) Membuat surat peringatan atau somasi
c)
c) Menuntut ganti rugi secara langsung
d)
d) Memutuskan kontrak sepihak
e)
e) Melaporkan kepada pihak berwenang
9.
Jika suatu kontrak hanya ditandatangani oleh para pihak tanpa saksi, apa kekuatan pembuktian kontrak tersebut?
a)
a) Kontrak tidak sah secara hukum
b)
b) Kontrak sah tetapi memiliki kekuatan bukti yang lebih rendah
c)
c) Kontrak sah dan memiliki kekuatan hukum penuh
d)
d) Kontrak tidak dapat digunakan sebagai bukti di pengadilan
e)
e) Kontrak harus dilegalisasi terlebih dahulu agar sah
10.
Sebuah perusahaan gagal memenuhi syarat pembayaran sesuai kontrak dan menyebabkan keterlambatan dalam pengiriman barang. Apakah ini termasuk dalam wanprestasi?
a)
a) Ya, ini termasuk tidak melaksanakan kewajiban
b)
b) Tidak, karena keterlambatan adalah hal yang biasa
c)
c) Tidak, jika perusahaan memberikan alasan yang valid
d)
d) Ya, jika tidak ada pemberitahuan sebelumnya
e)
e) Tidak, selama pihak lain tidak merasa dirugikan
11.
Seorang advokat mengajukan dokumen yang diwaarmerking oleh notaris dalam persidangan. Apa yang dijamin oleh notaris dalam dokumen ini?
a)
a) Keabsahan hukum dokumen
b)
b) Kepastian dokumen tersebut benar-benar ada saat didaftarkan
c)
c) Kepastian bahwa dokumen sudah disepakati oleh pengadilan
d)
d) Kebenaran isi dokumen
e)
e) Kepastian bahwa dokumen sudah dibaca oleh hakim
12.
Jika sebuah kontrak dibuat secara lisan tanpa bukti tertulis, bagaimana kekuatan pembuktiannya di pengadilan?
a)
a) Kontrak lisan memiliki kekuatan pembuktian tertinggi
b)
b) Kontrak lisan hanya berlaku jika disaksikan oleh pihak ketiga
c)
c) Kontrak lisan tidak dapat dijadikan bukti
d)
d) Kontrak lisan sah tetapi memiliki kekuatan pembuktian paling rendah
e)
e) Kontrak lisan hanya berlaku untuk perjanjian sewa-menyewa
13.
Dalam proses negosiasi kontrak, salah satu pihak berusaha keras untuk mendapatkan seluruh keuntungan, tanpa memperhatikan kepentingan pihak lain. Strategi ini disebut:
a)
a) Win-Win Attitude
b)
b) Negosiasi kooperatif
c)
c) Kompetisi
d)
d) Negosiasi sepihak
e)
e) Negosiasi kolaboratif
14.
Jika suatu pihak dalam kontrak melakukan tindakan yang berlawanan dengan yang dijanjikan, seperti menambah syarat baru, ini adalah contoh:
a)
a) Wanprestasi karena terlambat
b)
b) Wanprestasi karena tidak melaksanakan kewajiban
c)
c) Wanprestasi karena melanggar janji
d)
d) Tindakan pelengkap dalam perjanjian
e)
e) Tindakan negosiasi yang sah
15.
Suatu dokumen sudah ditandatangani oleh para pihak sebelum disampaikan kepada notaris untuk waarmerking. Apa yang dilakukan notaris dalam hal ini?
a)
a) Mengubah isi dokumen sebelum registrasi
b)
b) Membatalkan registrasi jika tidak sesuai hukum
c)
c) Mendaftarkan dokumen dalam buku register
d)
d) Menunda registrasi hingga para pihak menandatangani ulang
e)
e) Membuat catatan tambahan pada dokumen
16.
Jika suatu negosiasi kontrak berakhir dengan persetujuan bersama yang menguntungkan kedua belah pihak, bagaimana hal ini disebut?
a)
a) Konflik yang terselesaikan
b)
b) Win-Win Solution
c)
c) Penyelesaian sepihak
d)
d) Kompromi negatif
e)
e) Hasil negosiasi yang merugikan
17.
Sebuah kontrak otentik dibuat oleh notaris dengan para pihak hadir. Apa perbedaan kontrak ini dibandingkan dengan kontrak di bawah tangan?
a)
a) Kontrak otentik memiliki kekuatan bukti lebih tinggi
b)
b) Kontrak otentik tidak dapat digunakan sebagai bukti
c)
c) Kontrak di bawah tangan lebih diakui oleh pengadilan
d)
d) Kontrak otentik tidak memerlukan tanda tangan
e)
e) Kontrak di bawah tangan memiliki kekuatan hukum lebih tinggi
18.
Apa yang menjadi akibat dari wanprestasi bagi pihak yang beritikad baik?
a)
a) Pihak tersebut mendapatkan keuntungan tambahan
b)
b) Pihak tersebut dapat menuntut ganti rugi
c)
c) Pihak tersebut harus mengalah
d)
d) Perjanjian dianggap batal
e)
e) Tidak ada akibat bagi pihak yang beritikad baik
19.
Seorang notaris melakukan legalisasi pada surat yang dibuat oleh kedua pihak. Apa yang menjadi tanggung jawab notaris dalam legalisasi ini?
a)
a) Memeriksa keabsahan isi dokumen
b)
b) Memastikan para pihak menandatangani di hadapan notaris
c)
c) Mengubah isi dokumen sesuai permintaan pihak ketiga
d)
d) Mendaftarkan dokumen dalam buku register
e)
e) Mengatur pertemuan antara kedua pihak
20.
Dalam sebuah kontrak, salah satu pihak melaksanakan kewajiban tetapi tidak sesuai dengan yang disepakati dalam perjanjian. Apa jenis wanprestasi ini?
a)
a) Tidak melaksanakan kewajiban
b)
b) Melaksanakan dengan tidak sempurna
c)
c) Melaksanakan tepat waktu
d)
d) Melaksanakan di luar waktu
e)
e) Tidak melaksanakan sama sekali
Reset
