Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Asesmen Sistem Kekerabatan dan Ritus Peralihan

Total questions: 20

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.

Dalam antropologi, sistem perkawinan poligami dibedakan menjadi dua, yaitu poligini dan poliandri. Contoh perkawinan poliandri ditunjukkan oleh pernyataan...

a)

Gita bersedia menikah dengan Haris karena berasal dari satu kasta yang sama.

b)

Sarah menikahi dua saudara laki-laki bernama Joe dan Ben secara bersamaan.

c)

Rizal bersama ketiga istrinya yang masih muda tinggal bersama dalam satu rumah

d)

Setelah suaminya meninggal, Bu Erika menikah lagi dengan kakak kelasnya dahulu.

e)

Andi menikah dengan temannya bernama Rara hingga dikaruniai dua anak laki-laki.

2.

Perhatikan wacana berikut!

Rampanan Kapa' Sule Langngan Banua merupakan adat perkawinan khas masyarakat Toraja. Perkawinan ini dilakukan antara anggota kerabat yang memiliki hubungan dekat atau masih berasal dari satu marga, baik dari saudara orang tua maupun saudara dari nenek yang masih memiliki pertalian darah yang sangat dekat. Selain itu, dalam masyarakat Toraja masih mengenal sistem kasta. Masyarakat Toraja meyakini bahwa pernikahan dalam keluarga atau sesama kerabat dapat mempertahankan darah leluhur dan menjadikan keturunan mereka berada dalam satu gelar.

Sumber: https://repository.unhas.ac.id/id/eprint/8956/2/ivonyunita-1514- 1-13-hmp-i-g%201-2.pdf, diakses 10 Maret 2024

Berdasarkan wacana di atas, tujuan dilakukannya Rampanan Kapa' Sule Langngan adalah....

a)

memenuhi tuntutan aturan adat masyarakat sekitar

b)

memperluas kekerabatan antarkeluarga yang berbeda

c)

menjaga kelangsungan keturunan dalam satu garis marga

d)

mempererat hubungan bisnis antarkeluarga dalam satu marga

e)

menunjukkan status sosial calon pasangan kepada masyarakat luas

3.

Dalam perkawinan terbentuklah kelompok kekerabatan berupa keluarga. Keluarga merupakan kesatuan sosial yang paling dekat dan mendasar dalam masyarakat (Koentjaraningrat, 2009: 285). Secara umum, keluarga dibedakan menjadi dua, yaitu keluarga batih/keluarga inti (nuclear family) dan keluarga besar (extended family). Keluarga batih atau keluarga inti (nuclear family) adalah kelompok terkecil dalam masyarakat yang didasarkan atas hubungan darah antaranggota. Dari beberapa keluarga inti akan terbentuk keluarga besar (extended family). Anggota keluarga inti (nuclear family) terdiri dari....

a)

Aayah, Ibu, dan Anak

b)

Ayah, Ibu, Anak, Menantu

c)

Ayah dan Ibu

d)

Ayah, Ibu, Anak, Kakek, dan Nenek

e)

Aayah, Ibu, Anak, Kakek, Nenek, Paman, Bibi, dan Sepupu

4.

Perhatikan gambar berikut!

Ilustrasi di atas menunjukkan contoh penerapan sistem kekerabatan..

a)

bilineal

b)

ambilineal

c)

bilateral

d)

matrilineal

e)

patrilineal

5.

Pak Susilo yang berasal dari Jawa menikah dengan Bu Agustin Monica yang berasal dari Minangkabau. Setelah tiga tahun menikah, mereka dikaruniai dua orang anak bernama Rasya Monica dan Rasyi Monica. Pak Susilo bersama istri dan anaknya tinggal di Minang sekitar wilayah keluarga Bu Agustin. Berdasarkan ilustrasi tersebut, garis keturunan dalam keluarga Pak Susilo dan Bu Agustin Monica adalah....

a)

patrilineal

b)

matrilineal

c)

bilineal

d)

bilateral

e)

ambilineal

6.

Dalam sistem perkawinan eleutherogami terdapat larangan terkait hubungan darah. Meskipun demikian, individu boleh menikah dengan....

a)

Ibu kandung

b)

Nenek

c)

Ibu Tiri

d)

Menantu

e)

Rekan Kerja

7.

Setiap suku di Indonesia memiliki sistem kekerabatan berbeda-beda. Pasangkan karakteristik sistem kekerabatan di bawah ini dengan kategori yang tepat!

Categorize the following

Garis keturunan ditarik dari pihak Ayah

Diterapkan pada masyarakat Batak, Bali, Ambon

Garis keturunan ditarik dari pihak Ibu

Diterapkan pada masyarakat Minangkabau

Menarik hubungan kekerabatan dari Ayah & Ibu. Namun terkadang lebih menggunkan salah satunya

Masyarakat Umbundu di Angola

menarik garis keturunan dari Ayah & Ibu. Kedudukan tidak dibedakan

Diterapkan pada masyarakat Jawa, Madura, Sunda, Bugis

Sistem Kekerabatan Patrilineal
Sistem Kekekerabatan Matrilineal
Sistem Kekerabatan Bilineal
Sistem Kekerabatan Bilateral
8.

Perhatikan wacana berikut!

Rampanan Kapa' Sule Langngan Banua merupakan adat perkawinan khas masyarakat Toraja. Perkawinan ini dilakukan antara anggota kerabat yang memiliki hubungan dekat atau masih berasal dari satu marga, baik dari saudara orang tua maupun saudara dari nenek yang masih memiliki pertalian darah yang sangat dekat. Selain itu, dalam masyarakat Toraja masih mengenal sistem kasta. Masyarakat Toraja meyakini bahwa pernikahan dalam keluarga atau sesama kerabat dapat mempertahankan darah leluhur dan menjadikan keturunan mereka berada dalam satu gelar.

Sumber: https://repository.unhas.ac.id/id/eprint/8956/2/ivonyunita-1514- 1-13-hmp-i-g%201-2.pdf, diakses 10 Maret 2024

Sistem perkawinan dalam masyarakat Toraja berdasarkan wacana adalah....

a)

Poligini

b)

Poliandri

c)

Eksogami

d)

Endogami

e)

Eleutherogami

9.

Fika dan Joe merupakan pasangan pengantin baru. Setelah menikah, keluarga kedua belah pihak memberikan kebebasan kepada Fika dan Joe untuk menentukan tempat tinggal sendiri. Fika dan Joe pun akhirnya memutuskan untuk tinggal berdua di perumahan yang jaraknya tidak terlalu jauh dari kedua belah pihak keluarga. Dengan demikian, adat menetap keluarga Fika dan Joe menganut pola....

a)

Bilokal

b)

Ultrolokal

c)

Avunkulokal

d)

Virilokal

e)

Uxorilokal

10.

Ritual peralihan dilakukan saat individu berpindah dari satu tahapan ke tahapan lainnya dalam siklus kehidupan. Tujuan utama pelaksanaan ritus tersebut adalah....

a)

mengaburkan identitas individu dan

mempererat integrasi dalam masyarakat

b)

memperkuat pemisahan antargenerasi saat melangkah ke tahap baru kehidupan

c)

menunjukkan dominasi budaya tertentu

atas individu yang mengalami peralihan

d)

memberikan pengakuan terhadap status sosial dan identitas baru keluarga individu

e)

melindungi individu dari pengaruh negatif dan hambatan yang terjadi pada masa peralihan

11.

Tradisi rewang dilakukan masyarakat Jawa ketika tetangga sekitar mengadakan upacara adat, misalnya pernikahan, khitanan, bahkan kematian. Dalam tradisi rewang, ibu-ibu fokus pada kegiatan memasak dan menyiapkan segala kebutuhan pangan. Bapak-bapak berkumpul untuk mempersiapkan perlengkapan yang akan digunakan dalam acara. Sementara itu, para pemuda bertugas menyajikan makanan kepada tamu undangan (nyinom). Rewang menjadi penentu keberhasilan suatu hajatan.

Dampak positif tradisi rewang berdasarkan wacana adalah....

a)

memperkuat solidaritas dan ikatan sosial antaranggota masyarakat

b)

meningkatkan kepuasan tamu terhadap upacara adat yang diselenggarakan

c)

menyebabkan hilangnya ketergantungan antarwarga saat pelaksanaan upacara adat

d)

meningkatkan rasa keterikatan antarwarga untuk berbalas budi

e)

memberikan dorongan moral antaranggota karena merasa dihargai dalam masyarakat

12.

Perhatikan gambar berikut!

Menurut Arnold Van Gennep, ritus peralihan pada gambar termasuk pada tahap pemisahan (rites of separation) karena....

Sumber: https://www.kompas.com/stori/read/2024/03/18/100000879/ngaben-upacara-pembakaran-jenazah-umat-hindu-di-bali

a)

upacara peralihan dilakukan untuk mengukuhkan individu ke alam baka secara perlahan

b)

individu mengalami pembatasan dalam interaksi sosial dengan anggota masyarakat lain

c)

individu mengalami pemisahan dari tradisi dan budaya yang membentuk identitasnya

d)

individu mengalami pemisahan dari kelompok serta status dan peran sebelumnya

e)

tradisi dilakukan sebagai perlambang masuknya individu ke kelompok sosial baru

13.

Slah satu ristus peralihan dialami manusia pada saat pernikahan. Pasangkan pernyataan mengenai ritus pernikahan/perkawinan yang dilakukan oleh Suku Jawa berikut dengan tepat!

a)

Calon pengantin dilarang keluar rumah sampai saat pelaksanaan pernikahan

1.

Pingitan

b)

Calon pengantin membersihkan jiwa dan raga serta memohon berkah dan rahmat

2.

Siraman

c)

Malam dimana para bidadari dipercaya akan membantu mempercantik pengantin wanita

3.

Midodareni

d)

Upacara pertemuan antara pengantin pria dengan pengantun wanita

4.

Panggih

e)

Simbol tanggung jawab penuh seorang suami dalam memberi nafkah lahir dan batin istrinya

5.

Kacar-kucur

14.

Setiap manusia mengalami siklus kehidupan yang penuh warna. Di bawah ini, penjelasan yang tepat mengenai siklus kehidupan manusia ditunjukkan oleh pernyataan...

a)

Proses perjalanan hidup manusia dari kelahiran hingga kematian.

b)

Serangkaian acara perayaan yang diadakan sepanjang hidup manusia.

c)

Serangkaian perubahan yang hanya bersifat biologis sepanjang hidup manusia.

d)

Proses penentuan kelas sosial individu dalam masyarakat.

e)

Perjalanan hidup manusia dari kematian hingga kelahiran kembali.

15.

Perhatikan gambar berikut!

Pelaksanaan tradisi pada gambar diawali dengan upacara siraman atau memandikan calon ibu oleh tujuh orang sesepuh, yaitu bapak, ibu, bapak ibu mertua, nenek, dan keluarga terdekat. Selanjutnya, memecahkan telur yang dimasukkan ke dalam kain dan membelah kelapa yang telah digambar tokoh Kamajaya (anak laki-laki) dan Kamaratih (anak perempuan). Pada malam hari sebelum pelaksanaan Tingkeban dilakukan selamatan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an, doa, dan sedekah kepada para tetangga.Berdasarkan aktivitas pada gambar, dampak positif tradisi yang dilakukan bagi psikologis calon ibu adalah....

Sumber: https://www.google.com/search?q=tingkeban+gambar&oq=tingkeban+gambar&gs_lcrp

a)

memperkuat hubungan dan solidaritas antar anggota keluarga

b)

membantu meringankan beban finansial yang muncul akibat kelahiran bayi

c)

meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan tradisi budaya Jawa

d)

menentramkan perasaan dan menumbuh- kan keyakinan keberhasilan saat melahirkan

e)

melestarikan identitas budaya sehingga dapat diteruskan kepada generasi berikutnya

16.

Ritus peralihan juga dilakukan saat kelahiran. Pada masyarakat Jawa, rangkaian ritus peralihan saat kelahiran yang dilakukan masyarakat Jawa dimulai dari....

a)

Brokohan

b)

Sepasaran

c)

Selapanan

d)

Telon-telon

e)

Piton-piton/Tedhak Siten

1)
2)
3)
4)
5)
17.

Pada ritus penggabungan (rites of incorporation), individu akan masuk ke lingkungan sosial baru dan membentuk identitas baru. Proses pembentukan identitas baru tersebut terjadi melalui....

a)

Pendidikan

b)

Kematian

c)

Kelahiran

d)

Perceraian

e)

Perkawinan

18.

Masyarakat Jawa memiliki tradisi yang dilaksanakan ketika seorang anak mulai bisa menapakkan kaki ke tanah, biasanya tradisi ini dilakukan saat anak berusia 7 bulan. Tradisi ini dikenal dengan sebutan Tedhak Siten. Tujuan pelaksanaan ritus tersebut adalah....

a)

melestarikan adat istiadat lokal sehingga bisa diwariskan kepada generasi selanjutnya

b)

mengembalikan keadaan dari yang buruk menjadi lebih baik

c)

menyimbolkan bimbingan orangtua kepada anaknya dalam meniti kehidupan

d)

melindungi anak dari gangguan orang jahat

e)

memberitahukan kepada khalayak tentang pencapaian si bayi

19.

Upacara daur hidup dalam suatu masyarakat dibagi dalam beberapa tiga tahap. Pasangkan pernaytaan berikut dengan tepat!

Categorize the following

Upacara kehamilan, kelahiran

perkawinan

upacara pemakaman

tahap peralihan dimana individu disucikan & beradaptasi dengan perubahan

masuk ke dalam kelompok sosial lainnya yang memberikan identitas baru

individu meninggalkan satu kelompok sosial beserta identitasnya

Tahap Liminalitas/Transisi
Tahap Penggabungan
Tahap Pemisahan
20.

Ritus masa peralihan tiap-tiap masyarakat berbeda. Suatu ritus dilakukan pada suatu kelompok masyarakat, belum tentu juga dilakukan pada masyarakat yang lain. Kondisi demikian dikarenakan....

a)

tingkat perkembangan teknologi dalam masyarakat

b)

latar belakang ekonomi masyarakat pelaku kebudayaan berbeda

c)

tidak semua masa peralihan dianggap sama pentingnya dalam setiap kebudayaan masyarakat

d)

tingkat usia individu saat memasuki masa peralihan

e)

masyarakat menilai budaya tidak begitu penting dilakukan