wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sumber Hukum dalam Islam

Total questions: 30

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Apa sumber utama hukum Islam?

a)

a. Hadis

b)

b. Ijma

c)

c. Al-Quran

d)

d. Qiyas

2.

Apa yang dimaksud dengan Sunnah?

a)

a. Kitab hukum Islam

b)

b. Hadis

c)

c. Ijma

d)

d. Cara hidup Nabi Muhammad

3.

Apa yang dimaksud dengan Ijma?

a)

a. Hadis

b)

b. Kesepakatan umat Muslim

c)

c. Al-Quran

d)

d. Proses analogi

4.

Apa yang dimaksud dengan Qiyas?

a)

a. Kesepakatan umat Muslim

b)

b. Proses analogi

c)

c. Kitab hukum Islam

d)

d. Hadis

5.

Apa yang dimaksud dengan Ijtihad?

a)

a. Proses pengambilan keputusan hukum oleh seorang mujtahid

b)

b. Mengikuti pendapat mujtahid atau ulama

c)

c. Kesepakatan umat Muslim

d)

d. Cara hidup Nabi Muhammad

6.

Apa yang dimaksud dengan Fatwa?

a)

a. Proses pengambilan keputusan hukum oleh seorang mujtahid

b)

b. Kitab hukum Islam

c)

c. Pendapat atau keputusan hukum yang dikeluarkan oleh seorang mujtahid atau ulama

d)

d. Cara hidup Nabi Muhammad

7.

Siapa yang dapat melakukan Ijtihad?

a)

a. Orang awam

b)

b. Semua umat Muslim

c)

c. Mujtahid

d)

d. Ulama

8.

Apa yang dimaksud dengan Mubah?

a)

a. Hal yang diperbolehkan dalam hukum Islam

b)

b. Hal yang diwajibkan dalam hukum Islam

c)

c. Hal yang dilarang dalam hukum Islam

d)

d. Sunnah yang sangat ditekankan atau dianjurkan dalam hukum Islam

9.

Apa yang dimaksud dengan Makruh?

a)

a. Hal yang dilarang dalam hukum Islam

b)

b. Sunnah yang sangat ditekankan atau dianjurkan dalam hukum Islam

c)

c. Hal yang diwajibkan dalam hukum Islam

d)

d. Hal yang sebaiknya dihindari dalam hukum Islam

10.

Apa yang dimaksud dengan Mustahab?

a)

a. Hal yang dilarang dalam hukum Islam

b)

b. Sunnah yang sangat ditekankan atau dianjurkan dalam hukum Islam

c)

c. Hal yang diwajibkan dalam hukum Islam

d)

d. Hal yang sebaiknya dihindari dalam hukum Islam

11.

Apa yang dimaksud dengan Sabab?

a)

a. Sebab atau alasan yang melatarbelakangi suatu hukum atau perbuatan

b)

b. Pahala atau ganjaran yang diberikan dalam hukum Islam

c)

c. Dosa atau hukuman yang diberikan dalam hukum Islam

d)

d. Pengampunan atau maaf yang diberikan dalam hukum Islam

12.

Apa yang dimaksud dengan Maqasid Syariah?

a)

a. Tujuan atau maksud dari hukum Islam

b)

b. Proses pengambilan keputusan hukum oleh seorang mujtahid

c)

c. Kitab hukum Islam

d)

d. Pendapat atau keputusan hukum yang dikeluarkan oleh seorang mujtahid atau ulama

13.

Apa yang dimaksud dengan Ijtihad?

a)

a. Proses pengambilan keputusan hukum oleh seorang mujtahid

b)

b. Kitab hukum Islam

c)

c. Pendapat atau keputusan hukum yang dikeluarkan oleh seorang mujtahid atau ulama

d)

d. Hukum yang dapat dipahami secara langsung dari teks Al-Quran atau hadis

14.

Siapakah yang dapat melakukan Ijtihad?

a)

a. Setiap orang Muslim yang telah dewasa

b)

b. Para ulama dan mujtahid yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu

c)

c. Orang-orang yang memiliki pengetahuan hukum Islam yang minim

d)

d. Setiap orang yang memiliki keyakinan yang kuat terhadap kebenaran Islam

15.

Apa yang dimaksud dengan Qiyas?

a)

a. Proses analogi dalam pengambilan keputusan hukum

b)

b. Hukum yang diperoleh dari cara hidup Nabi Muhammad

c)

c. Hukum yang diperoleh melalui kesepakatan umat Muslim

d)

d. Hukum yang diperoleh dari kitab suci Al-Quran

16.

Dalam konteks sumber hukum Islam, apa yang dimaksud dengan fatwa?

a)

a. Keputusan hukum yang diambil berdasarkan Al-Qur'an saja


b)

b. Pendapat hukum yang dikeluarkan oleh seorang ulama atau lembaga resmi

c)

c. Kesepakatan para ulama tentang suatu masalah

d)

d. Pengambilan keputusan yang tidak perlu mengikuti syariat

17.

Apa yang menjadi salah satu karakteristik sumber hukum Islam?

a)

a. Hukum bersifat tetap dan tidak dapat berubah


b)

b. Hukum dapat disesuaikan dengan budaya lokal tanpa batas

c)

c. Hukum bersumber dari Tuhan dan dapat menjadi panduan bagi umat

d)

d. Hukum hanya berlaku untuk umat Islam saja

18.

Siapa yang biasanya berwenang untuk memberikan fatwa dalam Islam?

a)

a. Siapa saja yang ingin berpendapat


b)

b. Hanya pemerintah

c)

c. Ulama atau lembaga yang diakui dalam masyarakat

d)

d. Hanya tokoh masyarakat

19.

Apa yang dimaksud dengan maslahah dalam konteks sumber hukum Islam?

a)

a. Keputusan berdasarkan suara terbanyak


b)

b. Pertimbangan untuk kemaslahatan umum yang mendasari pengambilan hukum

c)

c. Proses perdebatan antara ulama

d)

d. Tradisi masyarakat setempat

20.

Apa yang menjadi acuan utama dalam pengambilan keputusan hukum jika Al-Qur'an dan Hadits tidak memberikan penjelasan?

a)

a. Pendapat pribadi


b)

b. Qiyas dan Ijma'

c)

c. Kebiasaan masyarakat

d)

d. Keputusan penguasa

21.

Pendapat sahabat Rasulullah SAW yang dijadikan sebagai salah satu sumber hukum Islam dikenal dengan

Qaul Shahabi. Contoh penerapannya adalah ketika Sayyidina Umar bin Khattab memutuskan untuk tidak

memberikan harta rampasan perang kepada pasukan penakluk. Hal ini didasarkan pada pertimbangan bahwa

harta tersebut lebih baik dimanfaatkan untuk kepentingan umum. Sumber hukum ini disebut dengan:

a)

a. Qaul Shahabi


b)

b. Syar'u Man Qablana

c)

c. Al-Istishab

d)

d. Al-Urf

22.

Dalam syariat Islam, beberapa aturan dari umat-umat terdahulu masih diterapkan selama tidak ada

yang membatalkannya. Contoh dari Syar'u Man Qablana adalah kewajiban berpuasa yang juga ada

dalam agama Yahudi dan Nasrani sebelum Islam. Sumber hukum ini disebut sebagai:

a)

a. Al-Istishab


b)

b. Syar'u Man Qablana

c)

c. Al-Istihsan

d)

d. Sadduz-Zariah

23.

Al-Istishab berarti mempertahankan apa yang sudah ada sampai ada bukti yang mengubahnya. Contohnya adalah menganggap seseorang masih hidup sampai ada bukti kuat bahwa orang tersebut telah meninggal. Hukum ini dikenal sebagai:

a)

a. Al-Istishab


b)

b. Al-Istihsan

c)

c. Al-Urf

d)

d. Al-Maslahatul Murshalah

24.

Kebiasaan yang diterima masyarakat dan tidak bertentangan dengan syariat Islam dapat menjadi sumber hukum. Misalnya, kebiasaan dalam jual beli menggunakan uang tunai yang sudah menjadi tradisi di masyarakat. Ini adalah contoh dari:

a)

a. Al-Istihsan


b)

b. Al-Urf

c)

c. Al-Istishab

d)

d. Sadduz-Zariah

25.

Al-Maslahatul Murshalah adalah mempertimbangkan kemaslahatan umum tanpa adanya nas yang spesifik. Contohnya adalah pendirian rumah sakit dan jalan umum untuk kemaslahatan masyarakat. Ini adalah contoh dari sumber hukum:

a)

a. Al-Istihsan

b)

b. Al-Istishab

c)

c. Al-Maslahatul Murshalah

d)

d. Qaul Shahabi

26.

Sadduz-Zariah adalah upaya menutup jalan menuju kemudaratan. Contohnya adalah larangan mendekati zina,

yang berarti tidak hanya perbuatan zina yang dilarang, tetapi juga segala perbuatan yang dapat

menjerumuskan ke arah tersebut. Ini adalah contoh dari:

a)

a. Al-Istihsan


b)

b. Sadduz-Zariah

c)

c. Al-Maslahatul Murshalah

d)

d. Al-Urf

27.

Al-Istihsan digunakan untuk memilih solusi yang lebih baik berdasarkan kebutuhan dan kemaslahatan. Misalnya, dalam hukum jual beli, pembayaran dengan uang tunai lebih dipilih daripada barter karena dianggap lebih praktis. Ini adalah contoh dari hukum:

a)

a. Al-Istihsan


b)

b. Sadduz-Zariah

c)

c. Al-Istishab

d)

d. Qaul Shahabi

28.

Sumber hukum sekunder yang digunakan ketika tidak ada nas yang spesifik dan mempertimbangkan manfaat yang lebih besar, disebut dengan:

a)

a. Al-Istihsan


b)

b. Al-Istishab

c)

c. Qaul Shahabi

d)

d. Syar'u Man Qablana

29.

Kebiasaan atau tradisi yang tidak bertentangan dengan syariat dan diterima dalam hukum Islam disebut sebagai:

a)

a. Al-Istishab


b)

b. Sadduz-Zariah

c)

c. Al-Urf

d)

d. Al-Maslahatul Murshalah

30.

Manakah di antara berikut ini yang merujuk pada perkataan atau pendapat sahabat Rasulullah SAW sebagai sumber hukum Islam?

a)

a. Qaul Shahabi


b)

b. Syar'u Man Qablana

c)

c. Al-Maslahatul Murshalah

d)

d. Al-Istihsan