wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quizz TWK 8

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Dalam tata urutan perundang-undangan di Indonesia, peraturan di bawah Undang-Undang Dasar 1945 yang paling tinggi kedudukannya adalah..

a)

Peraturan Daerah

b)

Undang-Undang / Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu)

c)

Peraturan Menteri

d)

Keputusan Presiden

2.

Jika terjadi pertentangan antara Peraturan Presiden dan Undang-Undang, peraturan mana yang harus diikuti?

a)

Peraturan Presiden

b)

Undang-Undang

c)

Diserahkan kepada Mahkamah Konstitusi

d)

Keduanya harus diabaikan

3.

Siapa yang memiliki hak untuk mengajukan Rancangan Undang-Undang (RUU) di Indonesia?

a)

Presiden dan Mahkamah Agung

b)

DPR dan DPD

c)

Presiden dan DPR

d)

Menteri dan DPRD

4.

Pada tahap awal, Rancangan Undang-Undang (RUU) yang diusulkan oleh DPR akan dibahas bersama dengan...

a)

Mahkamah Konstitusi

b)

Majelis Permusyawaratan Rakyat

c)

DPD

d)

Presiden atau menteri terkait

5.

Apa yang terjadi jika Rancangan Undang-Undang (RUU) yang diajukan oleh DPR tidak mendapatkan persetujuan bersama dengan Presiden dalam jangka waktu tertentu?

a)

RUU secara otomatis menjadi undang-undang

b)

RUU harus diajukan ke Mahkamah Konstitusi

c)

RUU tersebut tidak dapat diajukan lagi pada masa sidang yang sama

d)

RUU harus diajukan kembali dalam sidang yang berbeda

6.

Apabila terdapat konflik antara peraturan perundang-undangan yang lebih rendah dengan Undang-Undang, siapakah yang berwenang memutuskan keabsahan peraturan tersebut

a)

Dewan Perwakilan Rakyat

b)

Presiden

c)

Mahkamah Konstitusi

d)

Mahkamah Agung

7.

Peraturan Pemerintah (PP) berfungsi untuk..

a)

Mengatur hal-hal yang diatur dalam Undang-Undang secara lebih rinci

b)

Menggantikan Undang-Undang yang sudah tidak berlaku

c)

Mengubah Undang-Undang Dasar 1945

d)

Membuat peraturan di daerah

8.

Dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, Presiden merupakan kepala pemerintahan dan kepala negara. Meskipun demikian, kekuasaan Presiden tidak mutlak dan dibatasi oleh lembaga-lembaga negara lain. Salah satu fungsi dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) adalah mengawasi pelaksanaan tugas eksekutif. Dalam situasi di mana DPR tidak menyetujui kebijakan anggaran yang diajukan oleh Presiden, apa yang akan terjadi?

a)

Presiden tetap dapat menjalankan kebijakan anggarannya tanpa persetujuan DPR karena Presiden adalah kepala negara.

b)

Presiden harus mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) untuk menjalankan kebijakan anggaran tersebut.

c)

Presiden bisa mengabaikan DPR dan melaksanakan kebijakan anggaran baru melalui Keputusan Presiden.

d)

Anggaran tetap dijalankan sesuai dengan anggaran tahun sebelumnya jika tidak ada persetujuan dari DPR.

9.

Dalam sistem pemerintahan Indonesia, Presiden memiliki kekuasaan untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) dalam keadaan darurat. Namun, Perppu tersebut harus mendapat persetujuan dari DPR dalam waktu tertentu. Apa yang terjadi jika DPR tidak memberikan persetujuan terhadap Perppu yang telah dikeluarkan oleh Presiden?

a)

Perppu tetap berlaku sebagai undang-undang karena telah ditandatangani oleh Presiden.

b)

Perppu tidak berlaku lagi, dan harus diubah menjadi keputusan presiden untuk bisa diterapkan.

c)

Perppu dinyatakan tidak berlaku dan Presiden harus mengajukan undang-undang baru sebagai gantinya.

d)

Perppu secara otomatis menjadi undang-undang meskipun tanpa persetujuan DPR.

10.

Salah satu fungsi Peraturan Menteri adalah...

a)

Menetapkan aturan pelaksanaan yang lebih teknis dalam lingkup kementerian

b)

Mengganti Undang-Undang yang sudah tidak relevan

c)

Mengatur wewenang pemerintah daerah

d)

Menyetujui peraturan yang dibuat oleh DPR

11.

Warga negara dan penduduk merupakan salah satu aspek penting yang diatur dalam UUD Negara RI Tahun 1945 pasal 26. Alasan pentingnya perihal warga negara dan penduduk diatur dalam konstitusi adalah ...

a)

Agar jelas kedudukan, hak, dan kewajiban dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

b)

Seringkali terjadi perbedaan persepsi di masyarakat antara penduduk dan warga negara

c)

Agar tidak terjadi saling klaim hak dan kewajiban anta warga negara dan penduduk

d)

Kedudukan warga negara dan penduduk menjadi lebih jelas dalam kehidupan berbangsa

12.

Apabila Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tidak mengagendakan dalam masa persidangan berikutnya terhadap Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Undang yang dikeluarkan Presiden, berikut ini salah satu konsekuensinya

a)

Dewan Perwakilan Rakyat dianggap tidak sejalan dengan pemerintah

b)

Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tersebut cacat hukum

c)

Presiden harus mencabut Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Undang tersebut

d)

Presiden tidak harus mengajukan pada masa persidangan dewan berikutnya

13.

Sejak zaman dahulu, bangsa Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang majemuk karena terdiri atas berbagai agama, suku, bahasa dan budaya tetapi merupakan satu kesatuan. Hal ini tercermin dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu. Dalam masyarakat Indonesia yang beragam, selain memberikan dampak positif, tersimpan dampak negatif pula. Berikut merupakan sisi positif memaknai keberagaman dalam Bhineka Tunggal Ika yaitu ...

a)

Memperkuat keinginan mencapai cita-cita bersama

b)

Memicu timbulnya sifat menonjolkan kedaerahan

c)

Mendorong distabilitas sosial ekonomi

d)

Menimbulkan persaingan antarkelompok

14.

Pendidikan dan Kebudayaan merupakan salah satu bidang penting yang diatur dalam UUD Negara RI Tahun 1945 pasal 31. Alasan pentingnya bidang Pendidikan dan Kebudayaan diatur dalam konstitusi adalah ...

a)

Kebudayaan di Indonesia sangat beragam dan harus dikelola agar berkembang dan maju

b)

Kemajuan peradaban suatu negara sangat ditentukan oleh perkembangan teknologi pendidikan

c)

Pendidikan menjadi pilar utama terlaksananya pembangunan di Indonesia menuju negara maju

d)

Pendidikan dan kebudayaan memegang peran penting dalam membangun peradaban suatu negara

15.

Koreksi terhadap pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 pada masa pemerintahan Presiden Soekarno oleh ezim Orde Baru ditandai dengan upaya

a)

Pengaturan pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945

b)

Pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 secara teratur

c)

Pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 secara konstitusional

d)

Pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen