wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Keterampilan Dasar Kader Posyandu

Total questions: 51

Worksheet time: 9mins

Name
Class
Date
1.

Apa manfaat dari pemberian MP-ASI yang kaya protein hewani?

a)

Meningkatkan berat badan dengan cepat

b)

Mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak bayi

c)

Mengurangi risiko obesitas

d)

Membuat bayi tidur lebih nyenyak

2.

Mengapa penting bagi balita untuk mendapatkan imunisasi lengkap?

a)

Untuk meningkatkan berat badan bayi

b)

Untuk melindungi dari penyakit berbahaya yang dapat dicegah

c)

Untuk mempercepat proses pertumbuhan gigi

d)

Untuk meningkatkan nafsu makan

3.

Kader Posyandu harus memastikan bahwa ibu menyusui mengonsumsi makanan bergizi. Apa tujuan dari hal ini?

a)

Untuk menambah berat badan ibu

b)

Untuk memperkaya kualitas ASI yang dihasilkan

c)

Untuk membuat ibu lebih kuat secara fisik

d)

Untuk meningkatkan jumlah ASI secara berlebihan

4.

Apa saja yang perlu diukur saat melakukan deteksi dini pada lansia?

a)

Tekanan darah dan lingkar perut

b)

Tinggi badan dan berat badan

c)

Kadar gula darah dan suhu tubuh

d)

Pola tidur dan asupan kalori

5.

Apa yang harus dilakukan kader Posyandu ketika menemukan tanda bahaya pada ibu hamil selama kunjungan?

a)

Memberi obat sendiri

b)

Segera merujuk ke fasilitas kesehatan terdekat

c)

Mencatat dan menunggu jadwal posyandu berikutnya

d)

Menghubungi kerabat ibu hamil

6.

Apa yang termasuk dalam stimulasi perkembangan bayi dan balita?

a)

Pemberian vitamin tanpa batas

b)

Bermain dan berinteraksi untuk merangsang kemampuan motorik dan kognitif

c)

Menjaga anak di rumah tanpa stimulasi

d)

Memberikan makanan sebanyak mungkin

7.

Kapan ibu hamil disarankan untuk mulai mengonsumsi tablet tambah darah (TTD)?

a)

Saat usia kehamilan 4 bulan

b)

Sejak awal kehamilan hingga melahirkan

c)

Setelah melahirkan saja

d)

Hanya ketika merasa lelah

8.

Mengapa pemberian ASI Eksklusif sangat dianjurkan hingga bayi berusia 6 bulan?

a)

Karena bayi belum bisa mencerna makanan lain dengan baik

b)

Untuk mempercepat pertumbuhan rambut

c)

Untuk menjaga suhu tubuh bayi

d)

Agar bayi tidak sering menangis

9.

Apa yang dimaksud dengan penyakit PPOK yang harus dideteksi pada lansia?

a)

Penyakit paru obstruktif kronik

b)

Penyakit tekanan darah tinggi

c)

Penyakit jantung koroner

d)

Penyakit otot kronis

10.

Penyuluhan tentang pola makan yang seimbang dan aktivitas fisik disebut juga sebagai?

a)

Pengelolaan gizi

b)

Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS)

c)

Kader Posyandu Program

d)

Kampanye hidup bersih

11.

Apa yang harus dilakukan oleh kader Posyandu jika menemukan bayi yang tidak mencapai berat badan normal?

a)

Menunggu bulan depan untuk melihat perkembangan

b)

Memberikan saran dan edukasi mengenai pemberian makanan tambahan serta merujuk ke puskesmas

c)

Memberikan suplemen berat badan tanpa konsultasi

d)

Menyuruh orang tua memberi makan lebih sering

12.

Kapan sebaiknya remaja puteri mulai menerima edukasi tentang pencegahan anemia?

a)

Saat sudah menikah

b)

Sebelum memasuki masa pubertas

c)

Setelah melahirkan

d)

Hanya jika mengalami gejala anemia

13.

Apa pentingnya mengukur lingkar lengan atas pada bayi dan balita?

a)

Untuk menentukan ukuran pakaian

b)

Untuk mengidentifikasi gizi kurang atau gizi buruk

c)

Untuk mengukur kekuatan otot bayi

d)

Untuk mengetahui panjang lengan bayi

14.

Bagaimana cara kader Posyandu membantu ibu hamil memantau kesehatan kehamilannya?

a)

Dengan menganjurkan makan lebih banyak tanpa pengaturan

b)

Dengan memantau berat badan, tekanan darah, dan pemeriksaan rutin sesuai Buku KIA

c)

Dengan memberikan resep obat bebas

d)

Dengan menyarankan untuk tidak bergerak banyak

15.

Apa tujuan dari deteksi dini penyakit pada usia produktif dan lansia?

a)

Mengurangi beban pekerjaan kader Posyandu

b)

Mencegah komplikasi yang lebih serius dan memberikan penanganan awal

c)

Untuk meningkatkan jumlah kunjungan ke Posyandu

d)

Untuk mengurangi angka kelahiran

16.

Kapan sebaiknya bayi mulai diberikan makanan pendamping ASI (MP-ASI)?

a)

Segera setelah lahir

b)

Setelah berusia 6 bulan

c)

Pada usia 3 bulan

d)

Ketika bayi mulai berjalan

17.

Apa pentingnya memantau tekanan darah ibu hamil?

a)

Untuk melihat apakah ibu hamil cukup tidur

b)

Untuk mendeteksi kemungkinan hipertensi atau preeklamsia

c)

Untuk menentukan jenis makanan yang harus dikonsumsi

d)

Untuk mengukur kemampuan berolahraga

18.

Mengapa penting untuk memberikan penyuluhan tentang bahaya napza kepada remaja?

a)

Untuk menambah pengetahuan tentang efek napza

b)

Untuk mencegah penyalahgunaan yang dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental

c)

Untuk memperkenalkan remaja pada produk kesehatan

d)

Untuk membuat remaja lebih mandiri

19.

Apa yang dimaksud dengan aktivitas fisik yang sehat bagi usia produktif?

a)

Melakukan latihan berat setiap hari

b)

Aktivitas fisik yang rutin, seperti berjalan, bersepeda, atau berenang

c)

Bekerja keras tanpa istirahat

d)

Tidak melakukan aktivitas apapun

20.

Apa yang sebaiknya dilakukan jika seorang bayi menunjukkan tanda-tanda demam tinggi dan kejang?

a)

Menunggu beberapa jam untuk melihat apakah gejala hilang

b)

Membawa bayi segera ke fasilitas kesehatan terdekat

c)

Memberi minuman manis untuk menenangkan bayi

d)

Memandikan bayi dengan air dingin

21.

Bagaimana kader Posyandu bisa mendeteksi risiko diabetes pada lansia?

a)

Dengan mencatat pola makan sehari-hari

b)

Melalui pengukuran lingkar perut dan tes gula darah

c)

Dengan menghitung jumlah tidur malam

d)

Dengan mengamati aktivitas sehari-hari

22.

Mengapa penting untuk mengukur lingkar kepala bayi secara rutin?

a)

Untuk menyesuaikan ukuran topi

b)

Untuk mendeteksi pertumbuhan otak yang tidak normal

c)

Untuk mengukur kekuatan kepala bayi

d)

Untuk melihat ukuran rambut bayi

23.

Apa manfaat dari edukasi keluarga berencana di Posyandu?

a)

Meningkatkan pengetahuan tentang alat kontrasepsi dan perencanaan kehamilan yang sehat

b)

Mengurangi jumlah kelahiran secara drastis

c)

Mempromosikan produk kontrasepsi tertentu

d)

Menambah jumlah anggota keluarga

24.

Apa peran utama dari Buku KIA bagi ibu hamil?

a)

Sebagai bahan bacaan saat menunggu di Posyandu

b)

Sebagai panduan untuk memantau kesehatan selama kehamilan, persalinan, dan masa nifas

c)

Sebagai alat permainan anak-anak

d)

Sebagai pengganti kartu identitas

25.

Mengapa penting bagi kader Posyandu untuk terus belajar dan memperbarui pengetahuan tentang kesehatan?

a)

Untuk mendapatkan penghargaan dari pemerintah

b)

Untuk memberikan informasi yang akurat dan efektif kepada masyarakat

c)

Untuk menambah jumlah pengunjung Posyandu

d)

Untuk menghindari tugas lain di masyarakat

26.

Apa tujuan utama dari Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS)?

a)

Mengurangi angka kematian akibat kecelakaan

b)

Meningkatkan kesehatan masyarakat melalui perubahan pola hidup

c)

Menambah jumlah rumah sakit

d)

Meningkatkan jumlah dokter

27.

Salah satu langkah GERMAS adalah:

a)

Menambah konsumsi makanan cepat saji

b)

Mengurangi aktivitas fisik

c)

Melakukan aktivitas fisik setiap hari

d)

Menghindari vaksinasi

28.

Mengapa konsumsi buah dan sayur dianjurkan dalam GERMAS?

a)

Untuk menambah berat badan

b)

Karena kaya akan vitamin, mineral, dan serat yang baik untuk kesehatan

c)

Agar lebih cepat kenyang

d)

Menghindari kelebihan kalori

29.

Salah satu indikator keberhasilan GERMAS adalah:

a)

Peningkatan jumlah rumah sakit

b)

Penurunan angka penyakit tidak menular

c)

Peningkatan penggunaan obat-obatan

d)

Meningkatkan angka kematian bayi

30.

Apa saja contoh perilaku sehat yang dianjurkan oleh GERMAS?

a)

Konsumsi alkohol secara moderat

b)

Merokok setelah makan

c)

Meningkatkan aktivitas fisik dan mengonsumsi makanan sehat

d)

Menghindari semua jenis karbohidrat

31.

Bagaimana GERMAS menggalakkan pola hidup sehat di lingkungan masyarakat?

a)

Dengan memberikan informasi melalui media massa dan mengadakan kegiatan edukatif di masyarakat

b)

Hanya dengan memberikan peringatan melalui spanduk

c)

Mengandalkan program dari puskesmas saja

d)

Melakukan pengawasan ketat pada kebiasaan masyarakat

32.

Apa yang termasuk dalam komponen utama GERMAS?

a)

Mengurangi waktu tidur

b)

Konsumsi buah dan sayur, aktivitas fisik, serta cek kesehatan rutin

c)

Menghindari sinar matahari

d)

Meningkatkan konsumsi makanan manis

33.

Mengapa pemeriksaan kesehatan rutin dianjurkan dalam GERMAS?

a)

Untuk mendeteksi penyakit pada stadium awal dan mencegah komplikasi

b)

Agar pasien lebih sering ke rumah sakit

c)

Untuk menambah beban fasilitas kesehatan

d)

Untuk mendapatkan lebih banyak obat

34.

GERMAS juga mendorong pengurangan perilaku berisiko. Contoh perilaku berisiko yang perlu dikurangi adalah:

a)

Tidur 8 jam sehari

b)

Merokok dan konsumsi alkohol

c)

Mengonsumsi makanan sehat

d)

Berolahraga secara teratur

35.

Langkah konkret untuk mendukung GERMAS di tingkat komunitas adalah:

a)

Mengadakan kegiatan olahraga bersama secara rutin di lingkungan masyarakat

b)

Membatasi kegiatan sosial

c)

Meningkatkan konsumsi makanan cepat saji

d)

Mengurangi kegiatan edukasi kesehatan

36.

Seorang anak usia 36 bulan memiliki tinggi badan yang berada pada kisaran kurang dari -3 SD menurut standar WHO. Kategori tinggi badan anak tersebut adalah:

a)

Normal

b)

Pendek (Stunted)

c)

Sangat pendek (Severely Stunted)

d)

Tinggi

37.

Jika tinggi badan seorang anak usia 24 bulan berada pada kisaran -2 SD sampai dengan -3 SD menurut standar WHO, maka tinggi badan anak tersebut termasuk dalam kategori:

a)

Normal

b)

Pendek (Stunted)

c)

Sangat pendek (Severely Stunted)

d)

Tinggi

38.

Menurut standar WHO, seorang anak berusia 48 bulan dikatakan memiliki tinggi badan normal apabila tinggi badannya berada pada rentang:

a)

-3 SD sampai dengan -2 SD

b)

-2 SD sampai dengan +3 SD

c)

> +3 SD

d)

<-3 SD

39.

Seorang anak usia 18 bulan diukur dan memiliki tinggi badan yang lebih dari +3 SD menurut standar WHO. Bagaimana kategori tinggi badan anak tersebut?

a)

Sangat pendek (Severely Stunted)

b)

Pendek (Stunted)

c)

Normal

40.

Anak usia 18 bulan diukur dan memiliki tinggi badan yang lebih dari +3 SD menurut standar WHO. Bagaimana kategori tinggi badan anak tersebut?

a)

Sangat pendek (Severely Stunted)

b)

Pendek (Stunted)

c)

Normal

d)

Tinggi

41.

Anak usia 12 bulan dikategorikan sebagai anak dengan tinggi badan pendek jika hasil pengukuran menunjukkan tinggi badan anak tersebut berada pada kisaran:

a)

+3 SD

b)

-2 SD sampai +3 SD

c)

-3 SD sampai dengan -2 SD

d)

< -3 SD

42.

Seorang anak berusia 24 bulan memiliki Z-score -3,5 untuk berat badan menurut umur (BB/U). Kategori status gizi anak tersebut adalah:

a)

Gizi Baik

b)

Gizi Buruk

c)

Gizi Kurang

d)

Gizi Lebih

43.

Anak berusia 18 bulan dikategorikan memiliki gizi baik jika Z-score BB/U berada pada rentang:

a)

>= -2,0 sampai <= +2,0

b)

>= -3,0 sampai < -2,0

c)

< -3,0

d)

> +2,0

44.

Seorang anak memiliki Z-score BB/TB sebesar -3,5. Berdasarkan kategori status gizi, anak tersebut termasuk dalam kategori:

a)

Gizi Kurang (Wasted)

b)

Gizi Baik (Normal)

c)

Gizi Buruk (Severely Wasted)

d)

Gizi Lebih (Overweight)

45.

Jika Z-score BB/TB seorang anak berada pada kisaran -2 SD sampai +1 SD, maka status gizi anak tersebut termasuk dalam kategori:

a)

Gizi Kurang (Wasted)

b)

Gizi Baik (Normal)

c)

Berisiko Gizi Lebih (Possible Risk of Overweight)

d)

Obesitas (Obese)

46.

Anak dengan Z-score BB/PB sebesar +2,5 termasuk dalam kategori:

a)

Gizi Baik (Normal)

b)

Gizi Kurang (Wasted)

c)

Gizi Lebih (Overweight)

d)

Obesitas (Obese)

47.

Ibu hamil harus segera dibawa ke rumah sakit jika mengalami gejala berikut, KECUALI:

a)

Pendarahan saat hamil muda atau tua

b)

Janin kurang bergerak dibandingkan sebelumnya

c)

Nyeri dada dan jantung berdebar-debar

d)

Mengalami mual dan muntah sekali setelah makan

48.

Tanda bahaya pada kehamilan yang mengharuskan ibu segera mendapatkan pertolongan medis adalah:

a)

Demam rendah yang hilang dengan sendirinya

b)

Nyeri ulu hati dan mual-muntah yang disertai tidak mau makan

c)

Sedikit keputihan yang tidak menimbulkan gatal

d)

Merasa sedikit cemas saat mendekati waktu melahirkan

49.

Jika ibu hamil merasakan sakit kepala hebat, pandangan kabur, kejang, atau pembengkakan pada kaki, tangan, atau wajah, kemungkinan ibu mengalami:

a)

Preeklamsia

b)

Infeksi saluran kemih

c)

Anemia

d)

Malaria

50.

Apabila ibu hamil mengalami demam tinggi disertai menggigil dan berkeringat, terutama di daerah endemis malaria, maka kemungkinan ibu mengalami:

a)

Diabetes gestasional

b)

Infeksi saluran kencing

c)

Malaria

d)

Tuberkulosis

51.

Apa yang harus dilakukan jika air ketuban keluar sebelum waktunya?

a)

Tunggu hingga gejala lain muncul

b)

Segera bawa ibu ke rumah sakit

c)

Beri obat penurun panas

d)

Anjurkan ibu untuk banyak beristirahat di rumah