NEW
Font size
Worksheetsikkkkkkkkkkkkkkkkkgaaaaaaaaahhhhh - uab
Total questions: 55
Worksheet time: 28mins
Dosis fluor yang dapat diberikan untuk anak usia 3 tahun sebesar : Required to answer.
0,15 mg
0,25 mg
0,5 mg
1 mg
1,5 mg
Gingiva pada anak:
Warnanya pink coral
Epithelium yang lebih tebal
Warnanya reddish
Permukaannya lebih kasar
Lebar gingiva lebih sempit di RA
Efek topikal fluor dalam menghambat kolonisasi bakteri pada permukaan gigi :)
Efek remineralisasi
Efek menghambat system enzim mikro organism
Efek bakteriostatik
Efek menghambat demineralisasi
Efek self cleansing
Insidensi terbesar terjadinya eruption gingivitis adalah
Usia 5-6 tahun
Usia 6-7 tahun
Usia 7-8 tahun
Usia 8-9 tahun
Usia 9-10 tahun
Vesikel pada Primary Herpetic Gingivostomatitis berwarna
Merah
Biru
Abu-abu
Hitam
Putih
Sifat APF adalah sebagai berikut kecuali
Stabil
Tidak mengiritasi gingiva
Tidak mewarnai gigi
Bentuk sediaan larutan atau gel
Sejenis rasa
Seorang anak perempuan usia 4 tahun, datang bersama ibunya ke klinik gigi dengan keluhan gigi geraham banyak berlubang, makanan sering terselip diantara gigi gigi berlubang tersebut. Pasien tidak mengeluhkan sakit, hanya rasa tidak nyaman dan ada bau kurang sedap yang dirasakan oleh ibu pasien.
Pemeriksaan intra oral :
Gigi 53, 54, 63,64 karies media sampai dentin Perkusi tekan –
Pasien belum pernah diperiksa dan dirawat oleh dokter gigi sebelumnya dan tampak gelisah serta kurang kooperatif saat diperiksa.
Kontra indikasi dalam perawatan pada kasus diatas, kecuali
Adanya fistula
Pulpa tereksponasi
Gigi terasa sakit berdenyut dan mengalami inflamasi kronis
Karies tidak dapat dijangkau dengan intrumen
Karies mencapai dentin
Karakteristik Primary Herpetic Gingivostomatitis:
Terdapat vesikel pada gingival, lidah, bibir, mukosa bukal dan mukosa palatal
Vesikel berwarna merah
Dapat menyebabkan ulser dengan tepi berwarna abu-abu
Secara klinis tampak selama 12 hari
Lesi menghilang dengan meninggalkan jaringan parut
Berikut merupakan sifat bahan PFS glass ionomer kecuali
Hidrofilik
Adesi baik
Biokompatibel
Melepas fluor
Teknik sensitive
Etiologi Primary Herpetic Gingivostomatitis:
Iritasi lokal
Bakteri anaerob
Terapi antibiotik steroid jangka panjang
Streptococcus hemolyticus.
Herpesvirus hominis.
Perawatan Kandidiasis:
Bed rest dan diet lunak
Pemberian Antibiotik Metronidazole
Scaling
Antibiotik berspektrum luas
Suspensi nistatin
Fluor dapat menyebabkan mottle enamel pada pemberian sebesar :
1 ppm
5-10 gram
50 ppm
2-8 ppm
8-20 ppm
Seorang anak perempuan usia 6 tahun , mengeluhkan gigi geraham kanan bawah belakang sering terselip makanan. Tidak terasa sakit, namun pasien senang makan makanan lengket seperti coklat. Ibu pasien ingin anaknya dirawat giginya supaya tidak berlubang. Pemeriksaan intra oral gigi 46, pit dan fissure dalam dan retentive, pasien kooperatif. Bahan apa yang dipakai untuk perawatan tersebut
amalgam
glass ionomer
resin komposit
kompomer
flowable komposit
Perawatan Kandidiasis untuk anak dan bayi :
2 ml suspensi nistatin, diteteskan ke dalam mulut, 4x sehari
1 ml suspensi nistatin, diteteskan ke dalam mulut 4x sehari
1 mg nistatin, sediaan puyer, diminum 4x sehari
1 ml suspensi nistatin, diteteskan ke dalam mulut 3x sehari
1,5 ml suspensi nistatin, dapat diteteskan ke dalam mulut 3x sehari
Sediaan topikal fluor yang memiliki rasa enak, tidak merubah warna, pemberian sebanyak 4 kali dalam perawatannya adalah
SnF
APF
NaF
CCP
ACP
Struktur tulang alveolar
Lamina dura lebih tebal
Trabekulanya lebih banyak
Kalsifikasi yang lebih rendah
Ruang sumsusm tulang lebih kecil
Vaskularisasinya kurang baik
Sediaan topikal fluor yang memiliki rasa enak, tidak merubah warna, pemberian sebanyak 4 kali dalam perawatannya adalah
SnF
APF
NaF
CCP
ACP
Struktur tulang alveolar
Lamina dura lebih tebal
Trabekulanya lebih banyak
Kalsifikasi yang lebih rendah
Ruang sumsusm tulang lebih kecil
Vaskularisasinya kurang baik
Seorang anak perempuan usia 4 tahun, datang bersama ibunya ke klinik gigi dengan keluhan gigi geraham banyak berlubang, makanan sering terselip diantara gigi gigi berlubang tersebut.
Pasien tidak mengeluhkan sakit, hanya rasa tidak nyaman dan ada bau kurang sedap yang dirasakan oleh ibu pasien.
Pemeriksaan intra oral :
Gigi 53, 54, 63,64 karies media sampai dentin
Perkusi tekan –
Pasien belum pernah diperiksa dan dirawat oleh dokter gigi sebelumnya dan tampak gelisah serta kurang kooperatif saat diperiksa.
Bahan restorasi yang dapat digunakan pada kasus diatas :
komposit
kompomer
glass ionomer
flowable komposit
amalgam
Kontrol diet, OHI, oral rinses, sealant, varnis serta sistemik dan topikal fluoride termasuk dalam contoh target perawatan :
primer
sekunder
tertier
sementara
utama
Etiologi Gingivitis marginalis kronis:
Iritasi lokal
Bakteri anaerob
Bakteri plak
Streptococcus hemolyticus.
Herpesvirus hominis.
Perawatan Primary Herpetic Gingivostomatitis:
Bed rest dan diet lunak
Pemberian Antibiotik Metronidazole
Scaling
Antibiotik berspektrum luas
Suspensi nistatin
Struktur Sementum pada anak
Lebih padat
Lebih tebal
Hypoplasia sementum pada bagian apikal
Hyperplasis epitel attachment
Hyperplasia sementum pada bagian servical
Struktur gingiva pada anak :
Perlekatan gingival lebih tinggi
Keratinnya lebih tipis yang menyebabkan pembuluh darah tidak terlihat.
Peningkatan kedalaman probing dari posterior ke anterior.
Kedalaman sulkus gingival lebih dalam dibandingakan dengan proksimal
Kedalaman probing berkisar 2 mm
Perawatan Acute Necrotizing ulcerative gingivitis:
Bed rest dan diet lunak
Pemberian Antibiotik Metronidazole
Scaling
Antibiotik berspektrum luas
Suspensi nistatin.
Etiologi Inflammatory gingival enlargement
Iritasi local
Bakteri anaerob
Terapi antibiotik steroid jangka panjang
Streptococcus hemolyticus.
Herpesvirus hominis.
Seorang anak perempuan usia 4 tahun, datang bersama ibunya ke klinik gigi dengan keluhan gigi geraham banyak berlubang, makanan sering terselip diantara gigi gigi berlubang tersebut.
Pasien tidak mengeluhkan sakit, hanya rasa tidak nyaman dan ada bau kurang sedap yang dirasakan oleh ibu pasien.
Pemeriksaan intra oral :
Gigi 53, 54, 63,64 karies media sampai dentin Perkusi tekan –
Pasien belum pernah diperiksa dan dirawat oleh dokter gigi sebelumnya dan tampak gelisah serta kurang kooperatif saat diperiksa.
Keuntungan dilakukan tindakan yang dilakukan oleh dokter gigi diatas adalah
Menyenangkan
Tidak sakit
Murah
Mudah
Semua betul
Kandungan fluor dalam pasta gigi sebesar
1 ppm
2 ppm
3 ppm
4 ppm
5 ppm
Indikasi untuk PFS menggunakan flowable komposit adalah
Daerah mudah diisolasi
Pada gigi sulung
Kekuatan kunyah tidak besar
Insidensi karies tinggi
Erupsi belum sempurna
Topikal fluor diberikan 4 kali aplikasi dalam interval waktu 2-4 minggu setiap kali pertemuan, disertai : plak kontrol, dietary konseling, inisial restorative, kemudian bisa diberikan aplikasi topikal fluor dengan interval 3,6 atau 12 bulan berdasarkan status karies:
Karies rendah
Karies sedang
Karies tinggi
Karies aktif
Karies insipien
Secara klinis Primary Herpetic Gingivostomatitis tampak selama:
12 hari
14 hari
16 hari
10 hari
24 hari
Indikasi PFS, kecuali:
Pit dan fissure yang dalam dan retentif, yang menyebabkan sonde terjepit (wedging) atau terperangkap (catching).
Pewarnaan pada pit dan fissure dengan dekalsifikasi minimal atau opasifikasi.
Pit dan fissure dengan lesi karies awal tanpa pembentukan kavitas white spot lesion.
Karies atau restorasi pada pit dan fissure pada gigi sulung atau permanen lainnya.
Self-cleansing pada pit dan fissure baik.
Yang termasuk secondary treatment adalah:
Dental prophylaxsis, Fluoarida sebagai bahan untuk pencegahan penyakit.
Fluorida sebagai bahan untuk restorasi awal, Dental sealants digunakan karies insipien.
Dental prophylaxsis, Dental sealants digunakan karies insipien.
Dental sealant, restorasi.
Endodontik, dental sealant.
Lesi yang menyebabkan komplikasi seperti kavitas dan nyeri pada gigi, kebiasaan buruk, geligi tidak beraturan pada masa kanak kanak merupakan target perawatan:
Primer
Sekunder
Tertier
Sementara
Utama
Syarat brush dan pumish, kecuali:
Kemampuan abrasif ringan.
Tanpa pencampuran bahan perasa.
Tidak mengandung minyak.
Mengandung fluor.
Mampu membersihkan dan menghilangkan debris, plak, dan stain.
CPP-ACPF melepaskan ion:
Fluoride, calcium dan phosphate.
Fluoride, natrium dan phosphate.
Fluoride, phosphate dan chloride.
Fluorida, natrium dan magnesium.
Fluoride, natrium dan hidroksi apatit.
Fluoridasi optimum untuk air minum sebesar:
0,7-1,2 ppm.
1-1,2 ppm.
1,2-2 ppm.
0,5-1 ppm.
0,25-0,5 ppm.
pemberian fluor secara sistemik berpengaruh terhadap pembentukan gigi tahap
caps stage
bell stage
initial stage
kalsifikasi
erupsi
dilantin sodium
antidepresan
antikonvulsan
antisupresan
beta channel blocker
imunodepresan
Etiologi Kandidiasis akut:
Iritasi lokal.
Bakteri anaerob.
Terapi antibiotik steroid jangka panjang.
Streptococcus hemolyticus.
Herpesvirus hominis.
fluor dapat diberikan sebelum gigi erupsi dalam bentuk, kecuali
air minum
gel
cairan tetes
tablet
sistemik
bisanya primary herpetic gingivostomatitis terjadi pada usia
6-7
4-5
2-5
3-5
5-6
Kontra indikasi PFS, kecuali:
Tanda klinis dan radiografi karies interproksimal yang memerlukan restorasi.
Terdapat karies atau restorasi interproksimal dan perawatan preventif.
Anak dengan prevalensi karies gigi sulung rendah.
Isolasi tidak adekuat terhadap kontaminasi saliva.
Digunakan perawatan preventif lain, seperti aplikasi fluor baik secara sistemik maupun topikal untuk menghambat pembentukan karies interproksimal.
Karakteristik Kandidiasis akut (oral thrush):
berupa bercak putih seperti krem tidak menonjol dan mudah diangkat, meninggalkan dasar warna merah dan kasar.
berupa bercak putih seperti krem agak menonjol dan mudah diangkat meninggalkan dasar warna merah dan kasar.
berupa bercak putih seperti krem agak menonjol dan tidak mudah diangkat, meninggalkan dasar warna merah dan kasar.
berupa bercak putih seperti krem agak menonjol dan mudah diangkat meninggalkan dasar warna merah dan halus.
berupa bercak putih seperti krem agak menonjol dan tidak mudah diangkat, meninggalkan dasar warna merah dan halus.
Struktur ligamen periodontal pada anak:
Ruangan ligamen periodontal lebih kecil.
Serat nya padat.
Jumlah seratnya sedikit.
Terdapat pengurangan cairan getah bening.
Terdapat pengurangan aliran darah.
Berikut adalah target dalam perawatan primer, kecuali:
Asimptomatik.
Identifikasi awal faktor resiko karies dan proses patologi sebelum terbentuknya lesi.
Suatu bentuk prosedur pencegahan yang dilakukan sebelum gejala klinik dari suatu penyakit timbul.
Contohnya kontrol diet, OHI, oral rinses, sealant serta sistemik dan topikal fluoride
Pasien dengan perkembangan lesi awal
Seorang anak perempuan usia 6 tahun , mengeluhkan gigi geraham kanan bawah belakang sering terselip makanan. Tidak terasa sakit, namun pasien senang makan makanan lengket seperti coklat. Ibu pasien ingin anaknya dirawat giginya supaya tidak berlubang.
Pemeriksaan intra oral gigi 46, pit dan fissure dalam dan retentive, partial eruption, pasien kurang kooperatif.
Perawatan yang dilakukan termasuk dalam tindakan preventif target
primer
sekunder
tertier
sementara
utama
Gejala Acute Necrotizing ulcerative gingivitis:
sakit, gusi berwarna merah, mudah berdarah, ujung papilla terulserasi.
sakit, gusi berwarna merah, tidak mudah berdarah, ujung papilla terulserasi.
sakit, ulser dengan tepi kemerahan, mudah berdarah, ujung papilla terulserasi.
sakit, vesikel berwarna abu-abu, mudah berdarah, ujung papilla terulserasi.
sakit, gusi berwarna merah, tidak mudah berdarah, ujung papilla tidak terulserasi.
Seorang anak perempuan usia 6 tahun , mengeluhkan gigi geraham kanan bawah belakang sering terselip makanan. Tidak terasa sakit, namun pasien senang makan makanan lengket seperti coklat. Ibu pasien ingin anaknya dirawat giginya supaya tidak berlubang.
Pemeriksaan intra oral gigi 46, pit dan fissure dalam dan retentive, partial eruption, pasien kurang kooperatif.
Bahan apa yang dapat digunakan untuk perawatan diatas
amalgam
glass ionomer
resin komposit
kompomer
flowable komposit
Seorang anak perempuan usia 6 tahun , mengeluhkan gigi geraham kanan bawah belakang sering terselip makanan. Tidak terasa sakit, namun pasien senang makan makanan lengket seperti coklat. Ibu pasien ingin anaknya dirawat giginya supaya tidak berlubang.
Pemeriksaan intra oral gigi 46, pit dan fissure dalam dan retentive, partial eruption, pasien kurang kooperatif.
Perawatan apa yang akan dilakukan oleh dokter gigi tersebut
Restorasi kelas 1
Atraumatic restorative treatment
Topikal fluor
Pit and fissure sealant
Dental health education
Gingivitis merupakan
Inflamasi gingiva dengan tanpa terlepasnya perlekatan jaringan
Inflamasi gingiva dengan kehilangan tulang
Inflamasi gingival dengan papilla interproksimal runcing
Inflamasi gingiva dengan tepi gingival berwarna pink coral
Inflamasi gingiva dengan kecenderungan perdarahan gingiva secara spontan
Pemeriksaan kultur bakteri pada Infeksi akut bakteri:
Streptococcus mutans
Streptococcus hemolyticus.
Stapylocoocus hemolyticus
Stapylocoocus hemolyticus
Streptococcus viridan
Etiologi Drug induced gingival enlargement
Steroid jangka panjang
Metronidazole jangka panjang
Verapamil
Penggunaan obat konvulsan
Penggunaan obat imunodepresan
Gigi yang digunakan dalam perhitungan indeks plak PHP adalah :
Palatal 16, labial 11, bukal 26
Palatal 16, palatal 11, palatal 26
Bukal 16, labial 11, palatal 26
Bukal 16, labial 11, bukal 26
Bukal 16, palatal 11, bukal 26
Perawatan Infeksi Akut bakteri:
Bed rest dan diet lunak
Pemberian Antibiotik Metronidazole
Scaling
Antibiotik berspektrum luas
Suspensi nistatin
