wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UH BAB 2 ANEKDOT

Total questions: 45

Worksheet time: 53mins

Name
Class
Date
1.

Bacalah teks di bawah ini dengan cermat!

Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai. “Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”.Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam. Kapalnya selamat setelah dia membuang semua muatannya dengan bersusah payah .kejadiaan tersebut mengingatkan padanya kalau dia seorang ‘pelaut ulung’. Badailah yang membuatnya ulung. Pikirannya kembali kepada keluarganya.“Bagaimana kalau istri dan anakku yang kubuang? Apakah saya akan memperoleh ketenangan dan merasakan kebahagiaan?” ujar si pelaut. Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya.

Kalimat yang menunjukkan abstraksi adalah…

a)

Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai

b)

“Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”

c)

Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam.

d)

Badailah yang membuatnya ulung

e)

Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya.

2.

Bacalah teks berikut ini!


Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “ Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar.”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.

Kalimat yang menunjukkan krisis adalah…

a)

Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas

b)

“Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya.

c)

Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto.

d)

”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”

e)

Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.

3.

Bacalah teks berikut ini!

Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “ Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar.”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.

Pada anekdot tersebut, reaksi yang menjadi koda adalah …

a)

Tiba-tiba seorang anak berkomentar.

b)

Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.

c)

Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya

d)

Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya

e)

Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi

4.

Bacalah paragraf berikut ini.

1) Hari ini Sekolah Bahagia mengadakan rekreasi ke Bali. 2) Para siswa terlihat gembira dan mengenakan pakaian yang terbagus. 3) Di antara mereka ada yang membawa tongsis. 4) Tiba-tiba Nasrudin berkata, “Iya, tongsis itu memang cocok untuk kita, supaya kita semua pandai berkaca diri”. 5) Anak yang membawa tongsis hanya tersenyum kemudian mengajak Nasrudin selfie.

Konjungsi temporal terdapat pada kalimat ke ….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

5.

Bacalah teks berikut ini.

Suatu sore dipadang rumput.

Kambing 1: Mengapa rumputmu selalu hijau?

Kambing 2: Karena selalu kurawat dan kupupuk.

Kambing 1: Rumputku juga kurawat dan kupupuk tapi tidak sehijau rumputmu.

Kambing 2: Karena kau melihatnya tidak dengan hati sehingga rumput tetangga lebih hijau di matamu.

Kambing 1 merasa tersindir kemudian tersenyum kecut.

Bahasa yang digunakan untuk menyampaikan sindiran dalam teks anekdot di atas adalah .…

a)

perbandingan

b)

pengandaian

c)

ungkapan

d)

sinonim

e)

antonim

6.

Bacalah teks berikut ini.

Semut bertemu lebah di ranting pohon.

(1) Lebah: Wah, maduku sangat bermanfaat.

(2) Semut: Apa aku bisa mengambilnya sedikit saja?

(3) Lebah: Tidak boleh.

(4) Semut: Mengapa?

(5) Lebah: Karena kau tinggal dalam kolong jembatan.

Semut berlalu meninggalkan kecongkakan lebah.

Sindiran terdapat pada kalimat ke .…

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

7.

Bacalah teks di bawah ini!

1. Pelajaran moral berlangsung.

2. Siswa mendengarkan ceramah guru dengan tenang.

3. Guru: setiap manusia pasti menjadi pemimpin. Paling tidak dia memimpin dirinya sendiri.

Agung menimpali pernyataan gurunya.

4. Agung: tidak hanya itu saja, pak. Setiap manusia pasti jadi CAMAT

Guru: apa itu?

Agung: Calon Mati.

5. Para siswa tertawa, geli dan guru pun tersenyum

Bagian orientasi adalah….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

3

e)

5

8.

Bacalah teks berikut ini!

1. Pak guru sedang memberikan pembinaan apel pagi. Para siswa terlihat tertib.

2. Pak guru: Anak-anakku, yang saya banggakan. Usia kalian adalah usia remaja. Dimana rentan terhadap pergaulan bebas. Jangan sampai setelah lulus dari sekolah ini kalian mendapat gelar MBA.

3. Siswa: Apa itu, pak?

4. Pak guru: Married By Accident

5. Siswa: Artinya, pak?

6. Pak Guru: Hamil sebelum nikah.

7. Semua siswa tertawa. Pak guru menutup apel dengan berdoa bersama.

Bagian krisis adalah.…

a)

1 - 2

b)

2 - 3

c)

3 - 4

d)

4 - 5

e)

4 - 6

9.

Bacalah paragraf berikut ini!

Setiap tahun, masyarakat mengadakan pesta rakyat di alun-alun. Mereka berduyun-duyun datang ikut memeriahkan pesta. Dari kalangan anak-anak sampai orang tua, dari orang miskin sampai orang kaya, dari rakyat hingga pejabat ikut pesta. Masyarakat banyak yang memanfaatkan peristiwa ini. Mbah Suket juga memanfaatkan peristiwa ini dengan meminta-minta.

(1) Mbah Suket: Sedekah, den!

Remaja: (mengeluarkan uang seribu dan menyerahkannya) Doakan, ya, mbah ... semoga lancar jodoh.

(2) Mbah Suket: Amin, nak.

Remaja itu pun berlalu

Mbah suket: Sedekah, den!

Seseorang: (memandang dengn jijik) sudi amat

(3) Mbah Suket: "Oalah, orang kok kaya gitu. Apa to pekerjaanmu?"

Seseorang: "Pejabat."

(4) Mbah suket: "Pantas!"

(5) Pejabat menendang mbah suket, tapi untungnya mbah suket bisa menghindar dari tendangannya. Orang itu pergi meninggalkan Mbah Suket.

Kalimat yang tidak terdapat reaksi adalah.…

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

10.

Bacalah teks berikut ini!

“Nah, mengertikan?” tanya Dodi sambil menyimpan pensilnya. Sudah dua jam dia menerangkan logaritma pada Yusuf. “Entahlah, saya masih ragu” jawab Yusuf, “aku benar-benar tidak bisa konsentrasi, Dod”

“Kamu ini kepala angin atau memang tidak konsentrasi? Kamu ini rupanya harus minum ramuan jahe dulu supaya tidak kepala angin!”kata Dodi sambil siap-siap menerangkan kembali teorinya.

Kepala angin memiliki makna…

a)

bodoh

b)

sering lupa

c)

masuk angin

d)

tidak konsentrasi

e)

pusing

11.

Manakah yang bukan ciri-ciri teks anekdot

a)

Struktur teks orientasi-komplikasi-evaluasi

b)

Memiliki pesan moral

c)

Tidak memiliki unsur lucu

d)

Bertujuan menyindir

12.

Bagian anekdot yang berisi pengenalan disebut?

a)

Koda

b)

Evaluasi

c)

Orientasi

d)

Komplikasi

13.

Gambar tersebut termasuk dalam...

a)

Teks humor

b)

Teks anekdot

c)

Teks komik

d)

Teks deskripsi

14.

Apa yang kamu ketahui dari gambar tersebut?

a)

Anekdot

b)

Prosedur

c)

Humor

d)

Hiburan

15.

Apa perbedaan teks anekdot dan humor?

a)

Kedua teks tidak bertujuan untuk menghibur

b)

Teks anekdot hanya untuk menghibur sedangkann humor sekaligus untuk menyampaikan sindiran

c)

Teks anekdot tidak memiliki struktur sedangkan humor memiliki struktur

d)

Teks anekdot berisi humor sekaligus kritik dan sindiran sedangkan humor hanya untuk menghibur

16.

Mengapa gambar di samping tidak termasuk anekdot?

a)

Tidak lucu

b)

Mengandung sindiran

c)

Hanya berfungsi untuk menghibur

d)

Tidak mengandung kritik/sindiran

17.

Struktur teks anekdot yang berisi kritik dan sindiran adalah...

a)

Koda

b)

Orientasi

c)

Abstrak

d)

Komplikasi

18.

Komplikasi terdiri dari...

a)

Abstrak

b)

Orientasi

c)

Krisis

d)

Koda

19.

Apa yang dimaksud gambar di samping?

a)

Menyindir para pejabat negara yang korupsi

b)

Menyindir pejabat yang tidak pernah mandi

c)

Menyindir masyarakat yang memiliki sumur kotor

d)

Tidak bermaksud apa-apa

20.

Berikut ini yang merupakan ciri-ciri teks anekdot adalah…

a)

Mengandung sindiran dan humor

b)

Tidak memiliki unsur

c)

Bertujuan hanya untuk menghibur

d)

Ditujukan untuk kalangan pribadi

21.

Sebutkan secara runtut struktur teks anekdot!

a)

Orientasi-koda-krisis

b)

komplikasi-abstrak-koda

c)

orientasi-komplikasi-evaluasi

d)

orientasi-abstrak-koda

22.

Perhatikan teks berikut!

Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “ Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar.”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.

 Pada anekdot tersebut yang menunjukkan evaluasi adalah…

a)

Tiba-tiba seorang anak berkomentar

b)

Bipori itu bisa dijadikan sebagai salah satu upaya mencegah banjir

c)

Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa

d)

Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah tidak banyak bipori

23.

Evaluasi dalam teks anekdot juga disebut...

a)

Komplikasi

b)

Abstraksi

c)

Krisis

d)

Koda

24.

Makna kata subjektif adalah...

a)

Pendapat seseorang

b)

Hasil observasi

c)

Kumpulan hasil penelitian

d)

Keadaan yang sebenarnya

25.

Berikut mengapa fakta sangat dibutuhkan dalam menyusun teks anekdot, kecuali...

a)

Kita tidak boleh asal menyindir seseorang tanpa didasari kebenaran

b)

Mengkritik seseorang tanpa didasari kebenaran hanya akan menimbulkan konflik

c)

Asal mengkiritik dan menyindir tanpa didasari kebenaran bisa terkena pidana

d)

Mengkritik dan menyindir seseorang hanya boleh menggunakan pendapat peribadi/opini

26.

Struktur teks anekdot adalah...

a)

Pernyataan umum-deskripsi bagian

b)

Pernyataan pendapat-argumentasi-penegasan ulang

c)

Orientasi-argumentasi-penutup

d)

Pembuka-isi-penutup

e)

orientasi-komplikasi-evaluasi

27.

Bagian yang menunjukkan situasi awal cerita disebut ….

a)

Abstraksi

b)

Orientasi

c)

Krisis

d)

Reaksi

e)

Koda

28.

Bacalah teks di bawah ini dengan cermat!

Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai. “Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”.Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam. Kapalnya selamat setelah dia membuang semua muatannya dengan bersusah payah .kejadiaan tersebut mengingatkan padanya kalau dia seorang ‘pelaut ulung’. Badailah yang membuatnya ulung. Pikirannya kembali kepada keluarganya.“Bagaimana kalau istri dan anakku yang kubuang? Apakah saya akan memperoleh ketenangan dan merasakan kebahagiaan?” ujar si pelaut. Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya.

Kalimat yang menunjukkan ORIENTASI adalah…

a)

Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya

b)

Badailah yang membuatnya ulung

c)

Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam

d)

“Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”

e)

Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai

29.

Susunlah anekdot berikut ini sesuai dengan strukturnya!

1.   Bu guru pun tersenyum

2.   Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu guru di depan kelas.

3.   Bu guru bertanya kenapa disebut hukum kantong kresek

4.   Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang

5.   Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu.

6.   Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat.

a)

1-2-3-4-5-6

b)

2-4-5-3-6-1

c)

2-4-3-5-1-6

d)

1-2-4-5-3-6

e)

3-2-1-4-5-6

30.

Berikut ini yang termasuk teks anekdot adalah ….

a)

Harimau (Panthera tigris) digolongkan ke dalam mamalia, yaitu binatang yang menyusui. “Kucing besar”itu adalah hewan pemangsa dan pemakan daging. Harimau dapat mencapai tinggi 1,5 meter, panjang 3,3 meter, dan berat 300 kilogram. Bulunya berwarna putih dan cokelat keemasan-emasan dengan belang atau loreng berwarna hitam

b)

Saudara-saudara yang saya hormati, Beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang merayakan pesta demokrasi—memilih presiden dan wakil presiden secara langsung.Saya berharap, siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita harus berlapang dada untuk menerima segala kebijakannya.

c)

Pernahkah Anda membuat SIM, misalnya SIM C? Mengurus SIM tentu memerlukan waktu dan biaya. Tulisan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dalam mengurus SIM C dengan jalan yang benar.

d)

Perdagangan bebas yang diusung oleh sebuah negara dipastikan dapat menguntungkan atau merugikan negara yang bersangkutan. Dampak negatif kebijakan politik negara di sektor ekonomi ini mudah kita temukan di Indonesia.

e)

Ibu-ibu sedang kerja bakti membersihkan jalan desa pada pagi hari. Suasana terkesan ramai, obrolan seputar harga, gosip, dan anak. “Wah, bulan ini banyak pangeluaran. Anak saya masuk kuliah dan adiknya masuk SMA,” kata Bu Tini. “Semua ternak saya, saya sekolahkan Bu biar pintar,” sambung Bu Tini “He..he..he” tawa Bu Romlah renyah Mereka pun melanjutkan membersihkan rumput di kanan dan kiri.

31.

Amati teks berikut ini!

Teks 1

Seekor kutu tinggal padatanduk banteng. Setelah ada di sana sekian lama dan merasa ingin pindah, dia kemudian bertanya pada banteng apakah sang banteng memang ingin pindah. “Aku tak tahu kapan kau datang, jawab si banteng, “kurasa aku pun tak perlu memberi peringatan saat kau pergi.”

Teks 2

Sejak bertemu dengan dia, hidupku menjadi lebih berarti. Setiap hari aku mendapatkan wejangan-wajangan darinya. Salah satunya adalah wejangan bagaimana cara menikmati hidup agar tidak tamak dan selalu bersyukur. “Seandainya bisa, manusia pasti akan menggenggam dunia,” katanya suatu saat.

Teks 3

Saudara-saudara yang saya hormati, beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang merayakan pesta demokrasi—memilih presiden dan wakil presiden secara langsung. Saya berharap, siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita harus berlapang dada untuk menerima segala kebijakannya.

Yang termasuk teks anekdot adalah….

a)

Teks 1

b)

Teks 2

c)

Teks 3

d)

Teks 1 dan 2

e)

Teks 2 dan 3

32.

Cerita yang lucu dan mengesankan serta singkat dan menarik, biasanya mengenai orang penting berdasarkan kejadian sebenarnya, merupakan pengertian dari....

a)

Teks Eksposisi

b)

Teks Anekdot

c)

Teks Negosiasi

d)

Teks Prosedur Kompleks

e)

Teks Laporan Hasil Observasi

33.

Yang merupakan unsur-unsur teks anekdot, kecuali....

a)

Judul

b)

Partisipan

c)

Humor

d)

Kritik

e)

Pujian

34.

Waktu lampau yang digunakan adalah salah satu kaidah penulisan teks anekdot. Kaidah bahasa ini terlihat dalam kalimat…

a)

Mengapa hal ini terjadi?

b)

am 9 pagi besok mereka sudah siap berdemo

c)

Ini adalah waktu yang tepat untuk tidur

d)

Anekdot adalah salah satu jenis teks

e)

Pada zaman dahulu Raja-raja sering berburu

35.

Bacalah teks anekdot tersebut!

Kisah PemulungPada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.

Pak RT     : “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”

Pemulung :“Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”

Pak RT  : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”

Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?”

Pak RT  : “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”

Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang   di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”

Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.

Dari teks anekdot di atas, makna tersiratnya adalah...

a)

Masih banyak orang miskin di sekitar kita!

b)

Pemulung dilarang masuk!

c)

Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan.

d)

Ternyata angka buta aksara disekitar kita masih banyak.

e)

Teranyata masih banyak pemulung disekitar kita.

36.

Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.

Pak RT     : “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”

Pemulung :“Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”

Pak RT  : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”

Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?” Pak RT  : “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”

Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang   di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”

Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.

Dari teks anekdot di atas, konjungsi yang menyatakan hubungan waktu adalah ...

a)

Kemudian 

b)

Dan

c)

Yang

d)

Dengan

e)

Di

37.

Perhatikan teks di bawah ini !

Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad.

“Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau.

Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya.

Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, dari mana Saudara tahu jawaban itu?”

Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!”

Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.

Kelucuan teks anekdot terdapat pada bagian …

a)

Dosen sedang memberi kuliah hukum pidana.

b)

Para mahasiswa menertawakan keluguan Ahmad menjawab pertanyaan dosen.

c)

Saat sesi tanya jawab antara mahasiswa dan dosen.

d)

Saat Ahmad memplesetkan KUHP menjadi Kasih Uang Habis Perkara.

e)

Para mahasiswa tertawa mendengar jawaban Ahmad.

38.

Perhatikan teks di bawah ini !

Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad.

“Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau.

Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya.

Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, dari mana Saudara tahu jawaban itu?”

Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!”

Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.

Makna tersirat pada teks anekdot di atas adalah..

a)

Menjelaskan kepanjangan KUHP sebenarnya adalah Kitab Undang Hukum Pidana.

b)

Mengkritik Bapak dosen sedang memberikan kuliah hukum pidana.

c)

Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru terbaik.

d)

Menyindir kepada oknum penegak hukum yang mau disuap.

e)

Menyindir Ali yang bertanya kepanjangan KUHP.

39.

Perhatikan teks di bawah ini !

Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad.

“Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau.

Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya.

Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, dari mana Saudara tahu jawaban itu?”

Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!”

Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.

Yang bukan termasuk partisipan dalam teks anekdot di atas adalah ...

a)

Dosen

b)

Mahasiswa

c)

Ali

d)

Saudara Ahmad

e)

Ahmad

40.

Arti istilah ‘Kasih Uang Habis Perkara’ dalam teks tersebut adalah ….

a)

Setiap perkara dikenai biaya

b)

Setiap perkara dapat ditindaklanjuti dengan uang

c)

Setiap perkara dapat diselesaikan dengan uang

d)

Setiap perkara tidak dapat diuangkan

e)

Setiap perkara tidak dapat diselesaikan

41.

Teks anekdot berjudul KUHP terdapat kritikan dalam kalimat ... A. Apa kepanjangan KUHP, Pak? B. Dengan tegas Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak …! C. Semua mahasiswa di kelas itu tercengang. Mereka berpandang-pandangan D. Mahasiswa lain tentu tertawa, sedangkan pak dosen hanya menggeleng-gelengkan  kepala  seraya  menambahkan pertanyaan kepada  Ahmad E. Dasar Ahmad, pertanyaan pak dosen  dijawabnya  dengan tegas

a)

Apa kepanjangan KUHP, Pak?

b)

Dengan tegas Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak …!

c)

Semua mahasiswa di kelas itu tercengang. Mereka berpandang-pandangan

d)

Mahasiswa lain tentu tertawa, sedangkan pak dosen hanya menggeleng-gelengkan  kepala  seraya  menambahkan pertanyaan kepada  Ahmad

e)

Dasar Ahmad, pertanyaan pak dosen  dijawabnya  dengan tegas

42.

Bacalah susunan teks anekdot berikut ini dengan saksama!

(1) “Kita sudah memenuhi permintaanmu.” kata editor itu memberitahu si pengarang.

(2) Artikel itu disertai dengan sepucuk surat dari pengarangnya : “Atur saja pemberian tanda bacanya dengan benar dan terbitkan seluruh ceritanya.

”(3) “Tapi di waktu yang akan datang, silakan kirimkan saja pemberian tanda bacanya. Lalu kita terkenal karena menulis artikel kita sendiri.

”(4) Gondolin, seorang penerbit dan editor yang terkenal dari harian Italia IL Mesagero, menerima sebuah artikel yang agak buruk dari seorang temannya yang sekaligus seorang politikus.

Susunan potongan-potongan teks yang tepat hingga menjadi anekdot yang utuh dan padat adalah ….

a)

(4)-(1)-(2)-(3) 

b)

(4)-(3)-(1)-(2) 

c)

(4)-(2)-(3)-(1)

d)

(4)-(2)-(1)-(3)

e)

(4)-(3)-(2)-(1)

43.

Kita dapat memahami teks anekdot dan dapat memanfaatkannya sebagai sarana untuk...

a)

Menyelesaikan persoalan-persoalan yang kita hadapi di dunia nyata

b)

Mempertahankan bangsa agar berpegang tegus terhadap Pancasila

c)

Sumber aktualisasi diri penggunanya pada konteks sosial-budaya akademis

d)

Menyampaikan kritik terhadap persoalan-persoalan pada bidang-bidang layanan tersebut

e)

Memperoleh ilmu pengetahuan melalui pendidikan

44.

Bacalah kutipan teks anekdot berikut!

[….......]

Petugas SPBU : …??

Menyadari kekonyolan pertanyaan itu muka mahasiswa berubah menjadi merah. Mesin SPBU menunjukkan angka 20.000, si mahasiswa segera membayar dan pergi dengan perasaan malu.

Orientasi yang tepat untuk cuplikan teks anekdot di atas adalah…

a)

Seorang mahasiswa yang membeli bensin ikut mengantre dan ia berada di urutan      belakang.

b)

Muka mahasiswa itu berubah merah.

c)

Pada suatu hari di sebuah Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum sedang ada antrean panjang.

d)

Si mahasiswa segera membayar dan pergi dengan perasaan malu.

e)

Suatu hari seorang mahasiswa sedang berlatih mengemudi.

45.

Perhatikan teks di bawah !

Suatu hari ada tukang roti yang lewat depan rumah, terus teman gue si Enggar manggil. Tidak lama kemudian tukang roti tersebut datang menghampiri kami yang lagi duduk santai di taman depan rumah.

Enggar :“Roti apa aja yang ada bang ?”

Tukang Roti : “Macam-macam, dek.”

Enggar : “Yang ini roti rasa apa yah bang ?”

Tukang Roti : “Yang ini coklat.”

Enggar : “Kalau yang ini rasa apa bang ?''

Tukang Roti: “Ini rasa strawberry dek.”

Enggar : “Kalau ini rasa apa bang ?”

Tukang Roti : “Kalau yang ini rasa nanas dek.”

Enggar : “Terus rotinya mana bang ? dari tadi kok ngomongnya buah-buahan terus ? emangnya abang jual buah apa jual roti ? Kalo kaya gini caranya gue enggak jadi beli bang.”

Tukang Roti : Hening

Seketika itu tukang roti mendadak pingsan.

Isi dari teks di atas adalah..

a)

Menanyakan tentang roti coklat saja

b)

i Enggar membeli roti coklat, strawberry, dan nanas

c)

Enggar hanya menanyakan rasa roti, tidak jadi membeli roti.

d)

Bercerita di depan rumah dengan tukang roti

e)

Tukang roti membawa buah.