wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TEKS ANEKDOT

Total questions: 40

Worksheet time: 10hrs 0mins

Name
Class
Date
1.

Bacalah teks di bawah ini dengan cermat!

Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai. “Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”.Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam. Kapalnya selamat setelah dia membuang semua muatannya dengan bersusah payah .kejadiaan tersebut mengingatkan padanya kalau dia seorang ‘pelaut ulung’. Badailah yang membuatnya ulung. Pikirannya kembali kepada keluarganya.“Bagaimana kalau istri dan anakku yang kubuang? Apakah saya akan memperoleh ketenangan dan merasakan kebahagiaan?” ujar si pelaut. Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya.

Kalimat yang menunjukkan abstraksi adalah…

a)

Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai

b)

“Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”

c)

Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam.

d)

Badailah yang membuatnya ulung

e)

Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya.

2.

Berikut yang termasuk struktur teks anekdot adalah ...

a)

Abstrak, orientasi, krisis, reaksi dan koda

b)

Abstrak, orientasi, aksi, krisis dan koda

c)

Abstrak, orientasi, reaksi, krisis dan kode

d)

Abstrak, orientasi, aksi, krisis dan koda

e)

Abstrak, organisasi, aksi, krisis, dan koda

3.

Salah satu kaidah dalam cerita anekdot adalah penggunaan waktu lampau. berikut yang termasuk penggunaan waktu lampau adalah ...

a)

Pada suatu waktu ada seorang raja bermimpi

b)

Sekaranglah saatnya belajar membuat anekdot

c)

Besok ramai-ramai mereka berdemo

d)

Mengapa semua terjadi?

e)

Anekdot memang perlu dibaca agar memberi nilai tambah

4.

Bacalah kalimat berikut!


Seorang pengusaha kaya berkunjung ke rumah temannya, sesama bisnisman sukses. Alangkah terkejutnya saat dia mendapatkan sang kawan sedang ngepel lantai rumahnya.


Konjungsi yang terdapat dalam kalimat tersebut adalah ...

a)

Pengusaha

b)

Berkunjung

c)

Alangkah

d)

Mendapatkan

e)

Sedang

5.

Bacalah kalimat berikut!


Suatu hari Jarwo dan Jono tengah asyik mengobrol di warung kopi. Mereka berdua mengobrol tentang perilaku berkendara motor di Indonesia.


Kata yang termasuk kata kerja aksi adalah ...

a)

Suatu hari

b)

Asyik

c)

Mengobrol

d)

Warung kopi

e)

Berkendara

6.

Alkisah, seseorang yang dianggap sudah mati diusung oleh teman-temannya ke kuburan. Ketika peti sudah hampir dimasukkan dalam liang lahat, orang itu tiba-tiba hidup kembali dan mulai memukul-mukul tutup peti.


Penggalan anekdot tersebut terdapat pada bagian ....

a)

Koda

b)

Reaksi

c)

Krisis

d)

Orientasi

7.

Peti dibuka. Orang itu bangkit. "Apa yang kalian lakukan?" Katanya kepada orang banyak yang berkumpul di sekelilingnya. "Aku ini masih hidup tahu. Aku tidak mati."


Penggalan anekdot tersebut terdapat dalam bagian ....

a)

Krisis

b)

Reaksi

c)

Koda

d)

Abstraksi

8.

Kata-katanya ditanggapi dengan suasana diam penuh keheranan. Akhirnya salah seorang pelayat berkata, "dokter dan para pastur tadi menyatakan bahwa kamu sudah mati. Orang-orang sepandai itu tidak mungkin salah. Pasti kamu ini sudah mati! ...


Penggalan teks anekdot tersebut terdapat pada bagian ....

a)

Orientasi

b)

Krisis

c)

Reaksi

d)

Koda

9.

Makna tersirat dalam teks anekdot tersebut adalah….

a)

Para pejabat negara banyak yang melakukan korupsi sehingga dianggap merampok uang rakyat.

b)

Para pejabat negara tidak takut dengan perampok karena merekalah perampok sesungguhnya.

c)

Pejabat negara selalu menggunakan barang mewah dan mengendarai mobil mewah.

d)

Sebaiknya para pejabat negara lebih berhati-hati ketika melewati jalan yang sepi dan jauh dari pemukiman warga

10.

Bacalah teks berikut!

Cuma Takut Tiga Roda


(1) Suatu hari, saat Abdurahman Wahid menjabat sebagai Presiden RI, ada pembicaraan serius yang dilakukan seusai menghadiri sebuah rapat di istana Negara. (2) Pembicaraan bertopik isu terhangat. (3) Diketahui, pembicaraan itu mengenai wabah demam berdarah yang kala itu sedang melanda kota Jakarta.

(4) Gusdur pun sibuk memperbincangkan penyakit mematikan tersebut.

(5) “Menurut Anda, mengapa demam berdarah saat ini semakin marak di Jakarta, Pak?” tanya seorang menterinya.

(6) “Ya karena Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso melarang bemo, becak, dan sebentar lagi bajaj dilarang beredar di Kota Jakarta ini. (7) Padahal kan, nyamuk sini cuma takut sama tiga roda.”

Krisis yang terdapat pada teks anekdot ditunjukan dengan nomor…

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3

c)

4

d)

5 dan 6

e)

7

11.

Bacalah teks anekdot tersebut!

Kisah Pemulung

Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.

Pak RT: “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”

Pemulung :“Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”

Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”

Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?”

Pak RT: “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”

Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”

Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.

Dari segi makna tersirat, teks anekdot di atas dapat diinterpretasikan sebagai...

a)

Masih banyak orang miskin di sekitar kita!

b)

Pemulung dilarang masuk!

c)

Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan.

d)

Ternyata angka buta aksara disekitar kita masih banyak.

e)

Teranyata masih banyak pemulung disekitar kita.

12.

Merupakan contoh dari...

a)

anekdot politik

b)

anekdot kesehatan

c)

anekdot pendidikan

d)

anekdot masyarakat

e)

semua jawaban benar

13.

Gambar tersebut termasuk dalam jenis teks anekdot...

a)

tokoh terkenal

b)

sufi

c)

binatang

d)

fiksi

e)

non fiksi

14.

Ini adalah jenis teks anekdot...

a)

Nasihat

b)

Kritik

c)

Hiburan

d)

Lisan

e)

Tertulis

15.

Dari gambar tersebut, dapat dibuat teks anekdot yang berisi...

a)

sindiran

b)

cacian

c)

ratapan

d)

makian

e)

kebahagiaan

16.

Carilah kalimat opini pada kalimat dibawah ini!

a) Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945

b) Pada hari ini, sepertinya akan turun hujan

c) Ruang kelas ini terasa sangat sempit

d) Saya rasa jumlah siswa yang cukup besar akan menciptakan suasana kelas yang lebih beragam

e) Siswa kelas X9 berjumlah 34

Yang termasuk ke dalam kalimat opini yaitu....

a)

a), b), c)

b)

b), c), e)

c)

b). c), d)

d)

b). c), e)

17.

Perhatikan teks di bawah ini !

Seorang dosen Fakultas Hukum sedang memberi kuliah Hukum Pidana. Saat tiba sesi tanya jawab si Ali bertanya pada dosen, ”Apa kepanjangan dari KUHP,Pak?” Lalu dosen tidak menjawab sendiri, tetapi dilemparkannya pada si Ahmad.

“Saudara Ahmad, coba bantu saya untuk menjawab pertanyaan saudara Ali!” pinta beliau.

Dengan tegas si Ahmad menjawab, “Kasih Uang Habis Perkara, Pak!” tegasnya.

Mahasiswa lain tentu tertawa, sedang pak dosen geleng-geleng kepala, seraya menambahkan pertanyaan pada si Ahmad, “Saudara Ahmad, dari mana Saudara tahu jawaban itu?”

Dasar si Ahmad, pertanyaan tersebut dijawabnya pula dengan tegas, “Peribahasa Inggris mengatakan ‘Pengalaman adalah guru yang terbaik’ begitu, Pak!”

Seisi kelas tertawa. Lalu tawa mereda dan kelas kembali tenang.

Kelucuan teks anekdot terdapat pada bagian …

a)

Dosen sedang memberi kuliah hukum pidana.

b)

Para mahasiswa menertawakan keluguan Ahmad menjawab pertanyaan dosen.

c)

Saat sesi tanya jawab antara mahasiswa dan dosen.

d)

Saat Ahmad memplesetkan KUHP menjadi Kasih Uang Habis Perkara.

e)

Para mahasiswa tertawa mendengar jawaban Ahmad.

18.

Seorang warga bernama Budi melapor bahwa dirinya telah kemalingan. Ia mendatangi Kantor Polisi.

Budi      : “Lapor Pak, Saya kemalingan!”(1)

Polisi    : “Kamu kemalingan apa memang?”(2)

Budi      : “Saya kemalingan Motor Pak, tetapi Saya beruntung sih..”(3)

Polisi    : “Lho, kok Kamu kemalingan, tetapi malah beruntung?”(4)

Budi      : “Iya soalnya Saya pasang CCTV dan punya rekamannya. Wajah malingnya bisa kelihatan jelas Pak untuk ditindaklanjut.”(5)

Polisi    : “Memangnya Kamu sudah minta izin malingnya untuk merekam dirinya?”(6)

Budi      : “Belum pak, memangnya kenapa?” (Sambil keheranan)(7)

Polisi    : “Itu ilegal. Kamu salah. Kamu Saya tangkap. Sini Saya borgol dulu!”(8)

Budi akhirnya pasrah tak berdaya.

 

 

Unsur humor yang terdapat dalam teks anekdot di atas adalah…

a)

a. maling kabur dan tidak bisa ditangkap lagi

b)

b. CCTV merekam aksi maling yang mencuri motor

c)

c. polisi tidak mengurus maling, tetapi malah menangkap pelapor

d)

d. polisi menganggap maling motor sesuatu yang biasa saja

e)

e. pelapor tidak melaporkan kasusnya ke pengadilan

19.

Bacalah teks di bawah ini dengan cermat!

Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai. “Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”.Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam. Kapalnya selamat setelah dia membuang semua muatannya dengan bersusah payah .kejadiaan tersebut mengingatkan padanya kalau dia seorang ‘pelaut ulung’. Badailah yang membuatnya ulung. Pikirannya kembali kepada keluarganya.“Bagaimana kalau istri dan anakku yang kubuang? Apakah saya akan memperoleh ketenangan dan merasakan kebahagiaan?” ujar si pelaut. Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya.

Kalimat yang menunjukkan abstraksi adalah…

a)

Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai

b)

“Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”

c)

Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam.

d)

Badailah yang membuatnya ulung

e)

Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya.

20.

Bacalah teks di bawah ini!

1. Pelajaran moral berlangsung.

2. Siswa mendengarkan ceramah guru dengan tenang.

3. Guru: setiap manusia pasti menjadi pemimpin. Paling tidak dia memimpin dirinya sendiri.

Agung menimpali pernyataan gurunya.

4. Agung: tidak hanya itu saja, pak. Setiap manusia pasti jadi CAMAT

Guru: apa itu?

Agung: Calon Mati.

5. Para siswa tertawa, geli dan guru pun tersenyum

Bagian orientasi adalah….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

21.

Bacalah paragraf berikut ini!

Setiap tahun, masyarakat mengadakan pesta rakyat di alun-alun. Mereka berduyun-duyun datang ikut memeriahkan pesta. Dari kalangan anak-anak sampai orang tua, dari orang miskin sampai orang kaya, dari rakyat hingga pejabat ikut pesta. Masyarakat banyak yang memanfaatkan peristiwa ini. Mbah Suket juga memanfaatkan peristiwa ini dengan meminta-minta.

(1) Mbah Suket: Sedekah, den!

Remaja: (mengeluarkan uang seribu dan menyerahkannya) Doakan, ya, mbah ... semoga lancar jodoh.

(2) Mbah Suket: Amin, nak.

Remaja itu pun berlalu

Mbah suket: Sedekah, den!

Seseorang: (memandang dengn jijik) sudi amat

(3) Mbah Suket: "Oalah, orang kok kaya gitu. Apa to pekerjaanmu?"

Seseorang: "Pejabat."

(4) Mbah suket: "Pantas!"

(5) Pejabat menendang mbah suket, tapi untungnya mbah suket bisa menghindar dari tendangannya. Orang itu pergi meninggalkan Mbah Suket.

Kalimat yang tidak terdapat reaksi adalah.…

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

22.

Bacalah teks di bawah ini!

Seorang ayah mengajari anaknya berenang. “Aku tidak mau malu karena tidak bisa berenang ayah,” kata sang anak. “Ayah akan ajari dari gaya tersulit sampai termudah, Nak,” jawab ayahnya. Sang anak gembira. Setelah beberapa hari latihan renang itu, sang ayah tampak bersedih sementara sang anak tampak gembira. “Terima kasih, Yah, akhirnya Ayah dapat mengajari gaya berenang yang paling aku kuasai, tapi kenapa Ayah bersedih?” tanyanya. “Yang kamu kuasai itu gaya batu, Nak!”


Kalimat yang menunjukkan abstraksi adalah ...

a)

Seorang ayah mengajari anaknya berenang

b)

“Aku tidak mau malu karena tidak bisa berenang ayah,” kata sang anak.

c)

“Ayah akan ajari dari gaya tersulit sampai termudah, Nak.”

d)

“Terima kasih, Yah, akhirnya Ayah dapat mengajari gaya berenang yang paling aku kuasai, tapi kenapa Ayah bersedih?”

e)

“Yang kamu kuasai itu gaya batu, Nak!”

23.

Bacalah teks anekdot berikut ini secara saksama!

Albert Einstein: Mengapa bebek-bebek suka sekali menyeberangi jalan raya?

Newton: Bebek-bebek yang suka berdiam diri cenderung akan berdiam terus, sedangkan bebek-bebek yang senang bergerak ya akan begitu terus, termasuk mereka yang selalu senang menyeberangi jalan raya itu.

Albert Einstein: Saya kira tidak begitu. Apakah bebek-bebek yang menyeberangi jalan raya atau jalan raya yang menyeberangi bebek-bebek? Saya kira hal itu bergantung pada cara kita memandangnya alias sesuai dengan hukum relativitas.


Tokoh yang melatarbelakangi anekdot di atas adalah …

a)

Agamawan

b)

Ilmuan

c)

Negarawan

d)

Politikus

e)

Sejarawan

24.

Konjungsi yang menyatakan hubungan waktu terdapat dalam kalimat ...

a)

Saksi menatap ke luar jendela seolah-olah tidak mendengar pertanyaan jaksa.

b)

“Apakah benar bahwa Saudara menerima lima ribu dolar untuk berkompromi dalam kasus ini?

c)

Saksi terkejut dan berkata kepada hakim, “Oh, maaf.”

d)

Akhirnya, hakim berkata kepada jaksa.

e)

Saksi terlihat bingung karena tidak mendengar pertanyaan jaksa.

25.

Diantara kalimat di bawah ini manakah yang termasuk dalam kalimat imperatif/perintah ....

a)

Jaksa penuntut umum menyerang saksi.

b)

Saksi tidak mendengar pertanyaan jaksa.

c)

“Apakah benar Saudara menerima uang lima ribu dolar?”

d)

“Pak, tolong jawab pertanyaan jaksa.”

e)

Saksi menatap ke luar jendela.

26.

Bacalah teks anekdot berikut dengan saksama!


Pada suatu hari, Nasrudin berjalan-jalan. la sampai di depan rumah tingkat yang tidak berpenghuni. ia masuk ke dalam rumah tersebut, ternyata di dalamnya gelap. la iseng naik ke lantai dua. Nah, pada saat naik itulah cincinnya jatuh. Karena gelap, cincin tersebut tidak ditemukan. Akhirnya, Nasrudin pun ke luar dan melanjutkan pencarian cincin di luar rumah.

Melihat Nasrudin mencari sesuatu, temannya datang bertanya, ”Kamu sedang apa, Nasrudin?"

"Oh, aku sedang mencari cincin daritadi belum ditemukan."

"Memang jatuhnya di mana?”

”Jatuhnya, sih, di dalam.”

”Loh, jatuh di dalam, kok, mencarinya di luar, bagaimana bisa ditemukan?”

”Habis, di dalam gelap. Saya tidak bisa melihat apa-apa."


Pesan berikut tidak sesuai dengan isi anekdot tersebut adalah ...

a)

Jangan putus asa dalam mencapai tujuan.

b)

Jangan mengerjakan sesuatu yang sia-sia.

c)

Dalam mengerjakan sesuatu diperlukan cara yang benar.

d)

Manfaatkanlah masa mudamu untuk mencari ilmu.

e)

Mencari cincin yang jatuh hendaknya di tempat cincin tersebut jatuh.

27.

Penulisan kalimat langsung yang benar adalah ....

a)

Akhirnya, hakim berkata, “Pak, tolong jawab pertanyaan Jaksa.”

b)

“Pak, tolong jawab pertanyaan Jaksa," kata hakim.

c)

Hakim : “Pak, tolong jawab pertanyaan Jaksa.”

d)

“Pak, tolong jawab pertanyaan Jaksa.” : Hakim.

e)

Akhirnya hakim berkata kepada jaksa tolong untuk menjawab pertanyaan hakim.

28.

Penyajian teks anekdot dapat disajikan dalam bentuk dialog dan narasi. Perbedaan antara penyajian teks anekdot dalam bentuk dialog dan narasi adalah ...

a)

Penyajian teks dalam bentuk dialog terdapat kalimat langsung, sedangkan dalam bentuk narasi terdapat kalimat tidak langsung.

b)

Penyajian teks dalam bentuk dialog terdapat kalimat tidak langsung, sedangkan dalam bentuk narasi menggunakan kalimat langsung.

c)

Penyajian teks dalam bentuk dialog terdapat kalimat majemuk, sedangkan dalam bentuk narasi menggunakan kalimat simpleks.

d)

Penyajian teks dalam bentuk dialog terdapat kalimat simpleks, sedangkan dalam bentuk narasi menggunakan kalimat kompleks

e)

Penyajian teks dalam bentuk dialog dan narasi menggunakan kalimat tak langsung.

29.

Cermati teks berikut!

1. Kakek tua yang tinggal bersama anak,

menantu dan cucu 6 tahun.

2. Kakek tua diberi meja kecil terpisah di

pojok, dengan alat makan anti pecah.

3. Cucu 6 tahun mengungkapkan kelak akan membuat meja terpisah juga

untuk ayah dan ibunya.

4. Cucu 6 tahun membuat replika

meja terpisah.

5. Kebiasaan makan malam di rumah

si anak. Kakek tua makannya sering

berantakan.


Urutan kerangka teks anekdot yang sesuai adalah ...

a)

5, 2, 4, 3, 1

b)

1, 5, 2, 4, 3

c)

1, 5, 2, 3, 4

d)

1, 2, 3, 4, 5

e)

5, 1, 2, 4, 3

30.

Teks anekdot berikut untuk soal nomor 1 dan 2.

Advokat

Suatu sore dua mahasiswa Fakultas Hukum sedang terlibat diskusi kecil. Mereka adalah Fredi dan Ibrahim.

Fredi : Apa kepanjangan dari Advokat?

Ibrahim : Ada duit advokasi All out!

Fredi : Hah…!!

Disadur dari: http://tamao-feryzawa: blogspot.com/2013/09/contoh-anekdot-hukum-politik.html

Aspek kelucuan atau kekonyolan teks tersebut adalah ….

a)

Dua mahasiswa sedang berdiskusi

b)

Diskusi dilakukan pada suatu sore

c)

Pengkreasian kepanjangan advokat

d)

Mereka bernama Fredy dan Ibrahim

e)

Fredi bertanya kepanjangan advokat.

31.

Bacalah dengan cermat kutipan berikut.

Seekor anak harimau bertanya kepada ayahnya, “Ayah, apakah aku bisa mempunyai uang?”

Ayahnya menjawab, “Tentu saja bisa.”

“Kapan aku bias mempunyai uang?” Tanya anak harimau.

“Kamu akan mempunyai uang setelah kamu diolah menjadi jaket dan dompet,” jawab sang ayah harimau.

Disadur dari: http://www.ketawa.com/2014/06/10182-kapan-buaya-bisa-punya-uang,html

Aspek yang dikritik anekdot tersebut adalah …

a)

Kawasan hutan tempat hidup harimau semakin sempit.

b)

Harimau adalah binatang buas yang berbahaya bagi manusia.

c)

Banyak perburuan harimau untuk diambil kulitnya.

d)

Banyak harimau kelaparan masuk desa dan memangsa manusia.

e)

Habitat harimau di hutan semakin berkurang karena seleksi alam.

32.

Perhatikan teks di bawah ini !


(1) Seorang laki-laki masuk bank dan berkata ia ingin pinjam $200 selama enam bulan. (2) Ia menjaminkan Rolls Royce miliknya dan meminta bank menahan mobilnya itu sampai utangnya lunas. (3) Enam bulan kemudian orang itu kembali ke bank membayar $200 ditambah $10 bunga dan mengambil kembali Roll –nya. (4) Petugas pinjaman bertanya kepadanya mengapa orang yang mengendarai Roll Royce perlu pinjaman $200 lalu jawabnya, “Saya harus ke Eropa selama enam bulan dan di mana lagi saya dapat menitipkan Rolls selama itu hanya $10? “ (5) Si petugas melongo dan sejurus kemudian tertawa mengakui kecerdikan si pemilik Roll Royce.


14. Orientasi pada teks anekdot tersebut adalah kalimat ….

a)

A. 1

b)

B. 2

c)

C. 3

d)

D. 4

33.

Perhatikan penggalan teks anekdot berikut!


Pada malam jumat, paling banyak ditemukan politisi melakukan blusukan, termasuk Darman (maaf bukan nama yang sebenarnya dan bukan sebenarnya nama). Darman mendatangi kampung yang diterjang banjir paling parah kebetulan disana banyak wartawan meliput sehingga dia makin semangat menyerahkan bingkisan.


Dalam teks tersebut yang termasuk peristiwa penting adalah….

a)

Pada malam jumat, sejumlah politisi melakukan ”blusukan” ke daerah-daerah banjir.

b)

Darman mendatangi kampung yang diterjang banjir paling parah.

c)

Darman (maaf bukan nama yang sebenarnya dan bukan sebenarnya nama).

d)

Kebetulan disana banyak wartawan meliput.

34.

....

(1) Bulan Oktober kemarin, Hendrik warga Jakarta berlibur ke negara Singapura. (2) Namun, ia tak tahu akan adanya aturan membuang sampah akan didenda. (3) Ia merokok sendirian sambil duduk di bangku. (4) Setelah itu, ia tanpa sengaja membuang puntung rokoknya.

....


Berdasarkan kutipan di atas, kalimat yang memiliki konjungsi waktu ada pada nomor ....

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

35.

Berikut ini contoh kalimat penggunaan konjungsi waktu ....

a)

kemarin saya pergi ke rumah nenek

b)

setahun yang lalu, ayahku memberikan hadiah 10 novel

c)

saya berencana untuk liburan ke Korea. Setelah itu, saya akan berlibur ke Jepang

d)

Nina dan Aini menyampaikan infornasi tentang ujian matematika

e)

karena kehujanan, Sami sakit

36.

Berikut ini kalimat yang menggunakan majas sindiran

a)

dewi malam tertutup awan

b)

Raihan mengendarai Honda Beat

c)

Rumput-rumput menari di lapangan

d)

Rajin sekali kamu, pukul 12 siang baru bangun!

e)

wajahmu bagaikan rembulan

37.

....

(1) Bulan Oktober kemarin, Hendrik warga Jakarta berlibur ke negara Singapura. (2) Namun, ia tak tahu akan adanya aturan membuang sampah akan didenda. (3) Ia merokok sendirian sambil duduk di bangku. (4) Setelah itu, ia tanpa sengaja membuang puntung rokoknya.

....


Berdasarkan kutipan di atas, kalimat yang menggunakan waktu lampau ada pada nomor ....

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

38.

Bacalah cuplikan teks anekdot berikut!

"Menurut horologi, saya menyimpulkan bahwa waktu mendekati tiga seperempat pagi, menurut meteorology, saya kira besok harinya bagus. Menurut teologi, saya lihat bahwa Tuhan Mahakuasa dan kita begitu kecil tak berarti. Menurutmu sendiri apa, Holmes?”

“Watson, tenda kita dicuri orang!”


Dari teks anekdot diatas yang menunjukkan kalimat seru adalah ...

a)

Dan apa kesimpulannya, Watson?

b)

Saya lihat bahwa tuhan maha kuasa.

c)

Lihat ke langit dan katakan apa yang kamu lihat

d)

Watson, tenda kita dicuri orang!

e)

Watson berpikir sejenak. “Baik,” katanya

39.
Perhatikan teks berikut !
Manager : “Perusahaan kita butuh satpam yang kredibel. Syaratnya harus punya wajah galak, tegas, tak kenal kompromi dan ditakuti orang. Apakah diantara pelamar kerja, ada kandidat yang memenuhi kriteria tersebut ?
Staff HRD : “Kalau diantara pelamar, tidak ada Pak. Tapi saya punya calon yang sangat cocok dengan kriteria bapak tersebut.”
Manager : “Bagus. Siapa dia?”
Staff HRD : “Istri saya, pak”
Teks tersebut merupaka teks...
a)
Anekdot    
b)
 Eksposisi                    
c)
 Humor
d)
Narasi
e)
Dialog
40.

Bacalah teks berikut dengan saksama untuk menjawab soal berikut.

Seorang tukang susu menjadi sangat kaya dengan cara yang tidak jujur. Dia harus menyeberangi sungai setiap hari untuk mencapai kota tempat tinggal pelanggarannya. Dia mencampur air sungai dengan susu yang dia jual untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.

Suatu hari, dia berkeliling menagih uang pembayaran susu kepada pelanggannya untuk merayakan pernikahan putranya. Dengan keuntungan yang banyak, dia membeli banyak pakaian mewah dan hiasan emas yang berkilauan. Namun, saat menyeberangi sungai untuk pulang, perahu terbalik dan semua pembeliannya yang mahal itu ditelan sungai. Penjual susu itu terdiam karena sedih. Saat itu, dia mendengar suara yang berasal dari sungai, "Jangan menangis. Apa yang hilang darimu hanyalah keuntungan yang didapat dengan menipu pelanggan."

Pesan moral yang ingin disampaikan pengarang melalui teks anekdot tersebut adalah ....

a)

Kematangan emosi menentukan keberhasilan seseorang.

b)

Kejujuran merupakan sikap yang harus dimiliki oleh semua orang.

c)

Keuletan pedagang akan mendatangkan keuntungan yang besar.

d)

Pedagang harus mengejar keuntungan sebanyak-banyaknya.

e)

Jika ingin untung, pedagang harus memiliki trik atau cara khusus.