WorksheetsKuis_2_Arsitektur Enterprise_Bab 3-4
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Apa itu "conceptual integrity" dalam pemodelan arsitektur enterprise?
Kompleksitas model
Kepatuhan pada standar
Kemudahan pemahaman model
Fleksibilitas dalam modifikasi
Ketepatan waktu model
Fokus utama dari pemodelan proses dalam enterprise architecture adalah untuk:
Mendapatkan keuntungan finansial
Memenuhi tujuan pengetahuan
Menambah kompleksitas model
Mengurangi redundansi proses
Menciptakan alur kerja baru
Apa yang dimaksud dengan "Maxim of Relevance" dalam panduan pemodelan?
Menghindari informasi yang tidak relevan
Menyediakan informasi sebanyak mungkin
Menekankan konsistensi model
Menghindari ekspresi yang tidak jelas
Menggunakan format standar
Pemodelan enterprise architecture melibatkan aspek berikut, kecuali:
Produk
Infrastruktur TI
Hubungan antarkaryawan
Proses bisnis
Hubungan elemen-elemen TI
Aktivitas pertama dalam proses pemodelan adalah:
Memvisualkan model
Menentukan tujuan dan fokus model
Memilih viewpoint
Menggunakan model
Memelihara model
Mengapa pemodelan dilakukan secara iteratif?
Untuk menghemat waktu
Untuk memperbaiki model
Untuk memfasilitasi pemahaman stakeholder
Untuk mengurangi biaya
Untuk meningkatkan penjualan
Stakeholder yang bertanggung jawab atas keputusan formal dalam pemodelan adalah:
Project Manager
End User
System Administrator
Architect
Operational Manager
Viewpoint yang digunakan untuk memetakan proses bisnis utama pada fungsi bisnis adalah:
Viewpoint Product
Viewpoint Application Cooperation
Viewpoint Business Process Cooperation
Viewpoint Service Realisation
Viewpoint Business Function
Prinsip utama dalam visualisasi model kompleks mencakup, kecuali:
Proximity
Continuity
Closure
Simplicity
Common Fate
Dalam konteks enterprise architecture, view adalah:
Pandangan arsitektur dari luar
Pemilihan model yang diekspresikan
Bentuk diagram yang sederhana
Pemisahan konten dan visualisasi
Simbol dalam pemodelan
Salah satu keuntungan dari iterasi dalam pemodelan adalah:
Mendapatkan informasi lebih cepat
Meningkatkan penjualan
Menjaga relevansi model dengan stakeholder
Menghindari perubahan model
Mengurangi biaya produksi
Yang bukan merupakan jenis aksi dasar dalam pemodelan adalah:
Memperbaiki elemen
Membuat abstrak dari konsep
Menghapus elemen model
Mengalihkan elemen ke model lain
Menemukan kandidat elemen
Jenis viewpoint yang menggambarkan struktur internal organisasi adalah:
Viewpoint Product
Viewpoint Business Function
Viewpoint Organisation
Viewpoint Application Structure
Viewpoint Service Realisation
Viewpoint yang membantu untuk merancang struktur aplikasi adalah:
Viewpoint Application Structure
Viewpoint Information Structure
Viewpoint Infrastructure
Viewpoint Actor Cooperation
Viewpoint Business Process
Salah satu kegunaan dari viewpoint Business Function adalah:
Mengidentifikasi otoritas
Memetakan layanan pada proses bisnis
Menyediakan gambaran umum operasi perusahaan
Mendesain layout diagram
Menggambarkan hubungan data
Pemisahan konten dan visualisasi dilakukan untuk:
Meningkatkan estetika model
Menyederhanakan pembaruan model
Memfasilitasi komunikasi dengan stakeholder
Memungkinkan interaksi pengguna
Mengurangi biaya pemeliharaan
Dalam viewpoint Application Behaviour, yang dideskripsikan adalah:
Struktur aplikasi
Data flow
Perilaku internal aplikasi
Lingkungan fisik
Kebutuhan hardware
Salah satu teknik yang digunakan untuk mengurangi kompleksitas visual model adalah:
Penggunaan warna yang banyak
Memperbanyak view model
Memisahkan behavior internal dan eksternal
Menggunakan simbol geometris
Meminimalkan iterasi
ArchiMate digunakan bersama TOGAF untuk:
Menggantikan TOGAF
Mendesain produk baru
Menyederhanakan pemodelan database
Mendukung pengembangan arsitektur
Mengurangi biaya perangkat keras
Simbol yang berbeda untuk konsep yang serupa digunakan untuk:
Meningkatkan variasi
Menekankan perbedaan konsep
Meningkatkan estetika model
Membingungkan pengguna
Memudahkan analisis
Iterasi dalam pemodelan arsitektur enterprise membantu dalam:
Menghindari feedback dari stakeholder
Mempercepat proses pembuatan model
Menyediakan representasi dinamis
Mendapatkan komitmen dari stakeholder
Mengurangi kompleksitas model
Pada viewpoint Infrastructure Usage, yang ditunjukkan adalah:
Cara aplikasi didukung oleh infrastruktur
Struktur dari hardware
Penyimpanan data
Koneksi jaringan
Aliran informasi
Panduan utama pemodelan mencakup prinsip berikut, kecuali:
Maxim of Quantity
Maxim of Quality
Maxim of Relevance
Maxim of Simplicity
Maxim of Manner
Viewpoint yang menunjukkan relasi antar aplikasi adalah:
Viewpoint Application Structure
Viewpoint Information Structure
Viewpoint Product
Viewpoint Service Realisation
Viewpoint Application Cooperation
Fungsi Business Process Cooperation View adalah:
Memetakan proses bisnis ke fungsi bisnis
Mendesain data flow
Menggambarkan perilaku internal aplikasi
Memetakan relasi antar hardware
Menggambarkan aktivitas end-user
Fungsi dari viewpoint Product adalah untuk:
Mengidentifikasi kompetensi karyawan
Menunjukkan fungsi dari TI
Menggambarkan nilai produk yang ditawarkan
Mendesain jaringan
Menganalisis risiko
Penggunaan warna dalam visualisasi model dapat membantu untuk:
Meningkatkan komitmen stakeholder
Membingungkan pengguna baru
Mengurangi kompleksitas
Menyampaikan emosi
Memastikan relevansi data
Saat membangun view pada arsitektur, langkah pertama adalah:
Membuat view
Memilih viewpoint
Mendapatkan komitmen
Melakukan validasi
Menginformasikan stakeholder
Visualisasi model arsitektur enterprise yang berlebihan bisa membuat:
Memahami model lebih mudah
Model tampak profesional
Stakeholder kebingungan
Model lebih berharga
Model lebih sederhana
Penggunaan abstraksi dalam visualisasi bertujuan untuk:
Menyederhanakan pemahaman konsep
Menambah elemen dalam model
Mengurangi interaksi pengguna
Memastikan akurasi model
Menambah detil yang tidak perlu
