WorksheetsLATIHAN SOAL KELAS 9
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Salah satu karya seni yang memiliki nilai jual yang tinggi sekaligus dapat membuat orang yang melihat berdecak kagum adalah seni lukis. Seni lukis tergolong sebagai karya seni rupa dua dimensi. Ditambah lagi, seni lukis memiliki karakteristik yang khas seperti corak, bahan, dan teknik dalam pengerjaannya. Umumnya, seorang seniman yang membuat karya seni lukis akan menuangkan ide dan perasaan mengenai lukisannya di permukaan kanvas atau kertas. Dalam proses pembuatan karya seni lukis, seorang seniman memerlukan ide kreatif. Melalui lukisan seniman dapat mengekspresikan dirinya. Mereka dapat digunakan untuk menyampaikan ide, emosi, narasi, atau pesan tertentu. Beberapa lukisan mungkin memiliki makna yang jelas, sementara yang lain lebih terbuka untuk interpretasi. Seniman menggunakan berbagai jenis media untuk membuat lukisan. Yaitu antaralain: cat minyak, cat air, akrilik, tempera, tinta, pastel, pensil, dan banyak lagi. Setiap media memiliki karakteristik dan keunikan sendiri. Lukisan dapat dibuat pada berbagai jenis permukaan. Kanvas adalah salah satu yang paling umum, tetapi ada juga lukisan di atas kertas, kayu, dinding, atau bahkan di permukaan yang tidak konvensional. Perhatikan tabel berikut ini berikut ini pernyataan yang sesuai dengan pengertian seni lukis ....
1,2,3,4
1,2,3,5
1,2,4,5
2,3,4,5
Dari tabel tersebut yang sesuai antara tujuan melukis, contoh gambar dan pengertiannya adalah nomor ...
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
3 dan 4
Basuki Abdullah lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 25 Januari 1915. Ia merupakan anak dari pelukis Abdullah Suriosubroto. Pendidikan formal Basuki Abdullah diperoleh di HIS dan Mulo di Solo. Basuki Abdullah pada tahun 1933 memperoleh beasiswa untuk belajar di Akademik Seni Rupa (Academie Voor Beeldende Kunsten) di Den Haag, Belanda. Ia menyelesaikan studinya dalam waktu tiga tahun dengan meraih penghargaan Sertifikat Royal International of Art (RIA). Pada masa kolonialisme Jepang, Basuki Abdullah bergabung dalam Poetra atau Pusat Tenaga Rakyat, tepatnya di tahun 1943. Ia mendapat tugas mengajar seni lukis. Murid-muridnya antara lain Kusnadi dan Zaini. Basuki Abdullah aktif dalam Keimin Bunka Shidoso (Pusat Kebudayaan milik pemerintah kolonial Jepang) bersama Affandi, S.Sudjojono, Otto Djaya dan Basuki Resobowo. Setelah kemerdekaan, ia pergi ke Eropa. Pada tahun 1948 Basuki memenangkan sayembara melukis Ratu Juliana di Amsterdam, mengalahkan para pelukis Eropa. Setelah itu Basuki banyak mengadakan pameran di luar dan dalam negeri. Hampir sebagian hidup Basuki selanjutnya dihabiskan di luar negeri, diantaranya beberapa tahun menetap di Thailand. Dia kemudian diangkat sebagai pelukis Istana Merdeka. Baru sejak tahun 1974 Basuki Abdullah menetap di Jakarta, hingga meninggal pada 5 November 1993.
(Sumber: http://archive.ivaa-online.org/pelakuseni/basuki-abdullah-1)
Perhatikan karya lukis Basuki Abdullah berikut ini :
Dari lukisan tersebut diatas yang merupakan tema hubungan manusia dengan manusia lainnya ditunjukkan pada gambar ...
1,2,3
1,3,4
1,2,4
2,3,4
Seni lukis menjadi representasi pelukis untuk menuangkan emosi dan ekspresi jiwanya. Seni lukis tidak hanya sebuah karya seni yang bernilai estetika. Karya seni lukis sendiri memiliki beberapa fungsi untuk masyarakat. Hal itu bisa diketahui seperti fungsi religius, fungsi komersial, dan fungsi simbolis. Seni lukis menggunakan bahan dan teknik yang dapat membuatnya menjadi lebih beragam dari menggambar pada umumnya seorang pelukis biasanya melibatkan ekspresi dan emosinya untuk mendapatkan kesan tertentu. Itu karena sebuah lukisan harus bisa menerjemahkan apa yang ada dalam objek, tema, atau gagasan. Setiap manusia memiliki sudut pandang yang berbeda di dalam menjalani hidup ini. Begitu pula saat kita membuat suatu lukisan, masing-masing memiliki sudut pandang yang berbeda- beda. Perbedaan sudut pandang dapat dipengaruhi oleh suasana, waktu, dan kondisi geografis. Tema adalah gagasan, ide, atau pokok pikiran yang ada di dalam sebuah karya seni. Tema yang terdapat pada lukisan juga beragam antara lain terdapat pada tabel berikut ini !
Pernyataan yang tidak sesuai pada tabel tersebut ditunjukkan pada nomor...
1 dan 2
2 dan 6
3 dan 5
4 dan 6
Sebuah lukisan memiliki ciri khas, tema, dan teknik, yang disebut gaya atau aliran. Berdasarkan cara pengungkapannya, aliran atau gaya lukisan dapat digolongkan menjadi dua, yaitu representatif dan non representatif. Representatif adalah perwujudan gaya seni rupa yang menggunakan keadaan nyata pada kehidupan masyarakat dan gaya alam sedangkan Non representatif adalah suatu bentuk yang sulit untuk dikenal. Bentuk dasar dari gaya ini sudah meninggalkan bentuk aslinya, dan pada prinsipnya lebih menekankan pada unsur unsur formal, struktur, unsur rupa, dan prinsip estetik. Gaya seni lukis nonrepresentatif berupa susunan garis, bentuk, bidang, dan warna yang terbebas dari bentuk alam. Gaya ini memandang bahwa ekpresi jiwa tidak dapat dihubungkan dengan objek apapun. Gaya ini menonjolkan bidang yang diisi oleh warna dan dipilah dengan garis-garis tegas.
Perhatikan lukisan berikut ini !
Dari gambar tersebut di atas silahkan di analisis, gambar mana saja yang termasuk gaya lukisan representatif...
1,2,3
2,3,4
2,4,6
3,4,5
Pointilisme adalah salah satu teknik melukis yang paling unik dan menarik dalam sejarah seni rupa. Ia muncul pada akhir abad ke-19, diikuti oleh sekelompok seniman neo-impresionis yang mencari cara baru untuk mengekspresikan dunia melalui warna dan cahaya. Teknik ini melibatkan penggunaan titik-titik kecil yang ditempatkan berdampingan di atas kanvas, dan dengan jarak yang tepat, membentuk gambar yang lebih besar. Salah satu seniman pointilisme yang paling terkenal adalah Georges Seurat, yang dikenal karena karyanya yang berjudul "Seurat's A Sunday on La Grande Jette." Dalam karyanya ini, Seurat menggambarkan sebuah piknik di tepi sungai dengan cara yang benar-benar unik. Ia menggunakan ribuan titik kecil berwarna yang ditempatkan dengan cermat untuk menciptakan berbagai nuansa warna dan efek cahaya yang luar biasa. Salah satu hal yang menarik tentang pointilisme adalah bagaimana teknik ini menggabungkan warna-warni dalam karya seni. Ketika kita melihat sebuah lukisan pointilisme dari jauh, titik-titik tersebut bergabung menjadi warna-warni yang indah, dan kita dapat melihat gambar dengan lebih jelas. Namun, jika kita melihatnya dari dekat, kita akan melihat bahwa lukisan tersebut sebenarnya terdiri dari ribuan titik berwarna.
Pointilis merupakan teknik melukis...
Membuat titik-titik kecil dengan warna yang berbeda-beda
Menggabungkan warna-warna sehingga terkesan gradasi
Membuat garis-garis dan titik titik yang digabungkan
Membuat titik-titik kecil dan warna-warna yang kontras
Berikut ini keterangan yang tidak sesuai dengan info grafis tersebut di atas :
Indonesia memiliki segudang Maestro Seni Rupa. Beberapa nama yang umum dikenal masyarakat telah didirikan museumnya sebagai bentuk dedikasi dan penghargaan pada karya sang maestro. Kehadiran museum ini dapat membantu penikmat karya seni untuk dapat mengenal lebih dekat sosok pelukis kebanggaan bangsa
Berikut lima museum yang diambil dari nama Maestro Seni Rupa Indonesia yang karya abadinya bisa dinikmati pengunjung hingga kini. (1) Museum Sindusudarsono Sudjojono, salah satu lukisannya berjudul “Pasukan Kita yang Dipimpin Pangeran Diponegoro” terjual seharga Rp85,7 miliar. (2) Ciputra Art Museum Hendra Gunawan, Ia sering melukis kehidupan rakyat Indonesia. Salah satu karya terkenalnyaberjudul “Bathing in the Shower”.
Museum Basuki Abdullah, karya seninya tersebar diberbagai lebih dari 22 negara. Salah satu karyanya, lukisan Ratu Belanda, Juliana, yang dibuatnya pada 1948, menjadi koleksi Istana Kerajaan Belanda. Museum Affandi Kusuma, Sebanyak 2000 lukisan telah dihasilkan sepanjang hidupnya. Sejak 1950 karyanya sudah sering dipamerkan secara tunggal di berbagai negara Asia, Eropa dan Amerika
Raden Saleh Syarif Bustaman, lukisannya menghiasi sejumlah museum di dunia seperti Rijkmuseum di Belanda dan Louvre di Inggris, Lindenau di Jerman, bahkan menjadi koleksi Ratu Elizabeth II dari Inggris
Seni lukis adalah bentuk seni visual yang melibatkan penggunaan media seperti cat, pensil, pensil warna, tinta, dan berbagai teknik untuk menciptakan karya seni. Ada banyak unsur pendukung yang dapat memengaruhi dan memperkaya kualitas serta ekspresi dalam seni lukis, Unsur yang mendukung seni lukis adalah unsur visual dan unsur non visual. Unsur visual adalah unsur yang mengandung material visual serta bisa dilihat maupun dibuat oleh sang pelukis sesuai dengan keinginannya. Semua unsur ini bekerja bersama-sama untuk menciptakan karya seni lukis yang unik dan menarik. Seni lukis adalah bentuk seni yang sangat kreatif, dan seniman sering menggabungkan berbagai unsur ini dengan cara yang unik dan pribadi untuk menciptakan karya seni yang unik dan penuh makna.
Berikut ini bukan merupakan unsur non visual dari karya seni lukis adalah...
pandangan hidup, perasaan dan pengalaman pribadi
sikap artistik dan estetik seorang pelukis
garis, warna, bidang, bentuk dan tekstur
imajinasi, emosi dan ekspresi
Media berkarya seni lukis meliputi bahan dan alat digunakan sesuai jenis dan gaya karya yang diinginkan. Media berkarya seni lukis sangat beragam tergantung dari teknik yang dipakai. Berikut ini adalah berbagai bahan yang dapat digunakan untuk membuat karya lukis.
Silahkan perhatikan gambar tersebut, dari bahan nomor berapa yang memiliki sifat transparan jika digunakan untuk melukis...
Gambar no 1
Gambar no 2
Gambar no 3
Gambar no 4
Minggu depan Shinta dan kelompok belajarnya diberi tugas untuk praktek melukis sesuai tema yang diinginkan, mereka harus menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan dalam kegiatan tersebut. Alat dan bahan yang diperlukan antara lain : (1) tiga buah kanvas ukuran 30x40cm ; (2) satu set cat Akrilik; (3) kuas tiga macam ; (4) tiga buah palet.
Pada saat membeli alat dan bahan di “Toko Alat Seni” sudah tertera harga satuannya yaitu sebagai berikut : Kanvas ukuran 30x40cm Rp. 30.000, 1 set cat akrilik Rp. 20.000, Kuas Rp. 4.000, Palet Rp. 10.500.
Berapa uang yang harus disiapkan oleh Shinta dan kelompoknya untuk membeli alat dan bahan tersebut ?
Rp. 153. 500
Rp. 166. 500
Rp. 193. 000
Rp. 193. 500
Perhatikan gambar dan keterangan berikut ini !
Gambar 1: Teknik seni lukis dengan dengan menggunakan bahan dasar berupa cat air, sapuan warna yang digunakan halus dan tipis sehingga berkesan transparan
Gambar 2 : Teknik dalam seni lukis dengan cara menyemprotkan cat ke media lukis. Tujuannya untuk menghasilkan lukisan yang halus serta dari segi visual tampak lebih nyata
Gambar 3: Tteknik ini dibuat dengan cara membuat unsur titik-titik pada sebuah lukisan yang menawan dan indah
Gambar 4 Teknik ini menggunakan cat minyak, cat poster atau cat akrilik dengan sapuan yang tipis dan juga komposisi cat yang kental, sehingga karya lukisan menjadi lebih colorfull.
Pernyataan yang sesuai dengan gambar adalah nomor...
1,2,3
1,2,4
2,3,4
1,3,4
Perhatikan pernyataan berikut ini:
(1) Menentukan teknik
(2) Menentukan media berkarya
(3) Memunculkan gagasan
(4) Mewarnai dan finishing
(5) Membuat sketsa
Dari kalimat yang disajikan diatas dapat disusun menjadi urutan proses dalam berkarya seni lukis yaitu...
(3)-(4)-(5)-(1)-(2)
(3)-(5)-(2)-(1)-(4)
(5)-(2)-(3)-(1)-(4)
(5)-(3)-(1)-(2)-(4)
Perhatikan Teks berikut ini !
Seni Patung
Seni patung adalah bentuk seni rupa tiga dimensi yang melibatkan pembentukan objek tiga dimensi dari bahan yang beragam, seperti kayu, batu, logam, tanah liat, kaca, atau bahkan bahan daur ulang. Seni patung memungkinkan seniman untuk menciptakan karya seni yang dapat diamati dari berbagai sudut, dan seringkali memerlukan pemahaman mendalam tentang bentuk, volume, tekstur, dan dimensi. Patung dapat dibuat dari berbagai jenis media. Logam, kayu, marmer, tanah liat, batu, fiberglass, dan banyak lagi merupakan bahan yang sering digunakan dalam seni patung. Pilihan media ini memengaruhi hasil akhir dan tekstur karya seni. Teknik yang digunakan dalam seni patung sangat bervariasi. Ini termasuk memahat (penghilangan material dari sebuah blok), modeling (menambahkan material ke objek), memahat (mengukir bahan yang lunak), pengecoran (mencetak bahan cair ke dalam cetakan), dan teknik lainnya. Patung adalah bentuk seni tiga dimensi, yang berarti karya seni ini memiliki panjang, lebar, dan kedalaman. Ini memungkinkan pemirsa untuk melihat karya seni dari berbagai sudut, dan ini dapat menciptakan pengalaman yang berbeda tergantung pada sudut pandang.
Berikut adalah pernyataan yang tidak sesuai dengan teks tersebut diatas...
Seni patung memungkinkan seniman untuk menciptakan karya seni yang dapat diamati dari berbagai sudut, dan seringkali memerlukan pemahaman mendalam tentang bentuk, volume, tekstur, dan dimensi
Patung dapat dibuat dari berbagai jenis media. Logam, kayu, marmer, tanah liat, batu, fiberglass, dan banyak lagi merupakan bahan yang sering digunakan dalam seni patung. Pilihan media ini memengaruhi hasil akhir dan tekstur karya seni
Teknik yang digunakan dalam seni patung sangat bervariasi. Ini termasuk memahat (penghilangan material dari sebuah blok), modeling (menambahkan material ke objek), memahat (mengukir bahan yang lunak), pengecoran (mencetak bahan cair ke dalam cetakan), dan teknik lainnya
Patung adalah bentuk seni tiga dimensi, yang berarti karya seni ini memiliki panjang, lebar, dan kedalaman. Ini memungkinkan pemirsa untuk melihat karya seni dari satu sudut pandang saja, dan ini dapat menciptakan pengalaman yang berbeda tergantung pada sudut pandang
Berikut ini pernyataan yang tidak sesuai dengan informasi yang tertera pada info grafis tersebut...
Patung Garuda Wisnu Kencana diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 22 September 2018
Patung Garuda Wisnu Kencana terletak di desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali, yang merupakan simbol Dewa Wisnu yang mengendarai Garuda sebagai sahabat setianya
Patung Garuda Wisnu Kencana terbuat dari tembaga dan kuningan yang ditopang 21.000 batang baja seberat 2000 ton, serta baut sebanyak 170.000 buah, pembuatannya menghabiskan waktu sekitar 28 tahun dan selama penyelesaiannya tidak pernah terjadi kecelakaan kerja atau zero accident
Patung Garuda Wisnu Kencana memiliki tingi 120 meter, melebihi patung Lady Liberty di Newyork yang tinginya 93 meter, dana pembangunan GWK 100 juta dolar AS atau sekira 1,3 triliun rupiah yang dirancang bertahan hingga 100 tahun
Pernyataan yang benar ditunjukkan pada nomor...
1,2,3,4
1,2,3,5
1,3,4,5
2,3,4,5
Bacalah teks berikut ini!
Indonesia memiliki banyak seniman patung yang terkenal karena karya-karya mereka yang luar biasa. Salah satu seniman patung terkenal adalah Nyoman Nuarta, yang dikenal sebagai pencipta patung Garuda Wisnu Kencana di Bali. Selain itu, seniman patung lainnya, seperti I Nyoman Tjokot, terkenal dengan patung berbahan dasar kayu yang menggambarkan cerita rakyat Bali. Di sisi lain, Sunaryo, seorang seniman patung kontemporer, dikenal dengan karya-karyanya yang inovatif dan filosofis.
Berdasarkan teks di atas, siapakah salah satu seniman patung yang menciptakan patung Garuda Wisnu Kencana?
Sunaryo
I Nyoman Tjokot
Nyoman Nuarta
Affandi
Patung merupakan karya seni tiga dimensi yang dibuat dengan metode substraktif (mengurangi volume) atau metode adiktif (penambahan volume). Pembuatan patung menggunakan bahan lunak (tanah liat, gypsum, lilin) atau bahan keras (kayu, batu, logam). Teknik dalam seni patung merupakan cara yang dilakukan dalam mengolah bahan menjadi suatu karya jadi dari seni patung. Teknik membuat patung dengan cara mengurangi bagian-bagian yang tidak diperlukan, mengurangi sedikit demi sedikit bagian yang tidak diinginkan hingga menjadi bentuk patung yang diinginkan sesuai ide atau gagasan awalnya. . (.....)
Membentuk (Modeling)
Memahat (Carving)
Menuang (Casting)
Mengecor
Membuat patung melibatkan penggunaan berbagai alat tergantung pada bahan dan teknik yang anda gunakan. Berikut ini adalah daftar alat yang sering digunakan dalam pembuatan patung. Seperti yang tertera pada tabel berikuti ini :
Jika kalian ditugaskan membuat patung dari bahan kayu, maka peralatan yang digunakan adalah...
1,2,3,4
3,4,5,6
1,2,7,8
5,6,7,8
Membuat patung melibatkan berbagai teknik yang dapat bervariasi tergantung pada bahan yang digunakan, gaya seni, dan tujuan artistic. Perhatikan berbagai teknik membuat patung di bawah ini:
(1) teknik cor
(2) teknik pilin
(3) teknik pahat
(4) teknik butsir
Jika dirimu diberi tugas untuk membuat patung menggunakan bahan tanah liat, maka teknik yang tepat untuk dipilih adalah ...
(1), atau (2)
(2), atau (3)
(2), atau (4)
(3), atau (4)
Dari tabel tersebut urutkan langkahnya sehingga menjadi prosedur dalam membuat patung secara umum ....
1-2-3-4
1-3-4-2
1-4-3-2
3-4-1-2
