WorksheetsUlangan harian PPKn
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Tokoh tersebut bernama..
Ir Soekarno
Moh Hatta
Dr Radjiman Wedyodiningrat
Oto Iskandar Dinata
Badan Penyelidik Usaha Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau disebut sebagai BPUPKI dibentuk pada tanggal
1 juni 1945
29 April 1945
10 Juli 1945
17 Juli 1945
Dalam perjalannya BPUPKI setidak tidaknya pernah melaksanakan 2 kali sidang yakni pada tanggal
29 Mei sampai 1 Juni 1945 dan 10 Juli sampai 17 Juli 1945
29 Mei sampai 1 Juli 1945 dan 10 Juni sampai 17 Juli 1945
29 Mei sampai 1 Juni 1944 dan 10 Juli sampai 17 Juli 1945
29 April sampai 1 Juli 1945 dan 10 Juni sampai 17 Juni 1945
tokoh yang populer dalam menyampaikan pendapatnya pada sidang BPUPKI berkaitan tentang dasar negara di bawah ini adalah
Mohammad Yamin, Soekarno, dan Radjiman Wedyodiningrat
Mohammad Yamin, Soepomo,dan Soekarno
Mohammad Yamin, Soepomo, dan Mohammad Hatta
Mohammad Hatta, Soepomo, dan Soekarno
dibawah ini yang merupakan pemikiran Mohammad Yamin tentang dasar negara adalah
kesejahteraan sosial
persatuan
keseimbangan lahir batin
peri kebangsaan
persatuan, kekeluargaan, keseimbangan lahir batin, musyawarah dan keadilan rakyat merupakan lima dasar bagi negara merdeka yang disampaikan oleh
Mohammad Yamin
Soepomo
Soekarno
Mohammad Hatta
dalam sidang BPUPKI Soepomo menyampaikan usulnya tentang negara integralistik yang artinya adalah
negara yang berkebudayaan dengan memperhatikan perkembangan zaman
negara yang memperjuangkan hak-hak warga negaranya
negara yang bersatu dengan seluruh rakyatnya, yang mengatasi seluruh golongan-golongannya dalam lapangan apapun
negara yang harus taat terhadap undang-undang dan hukum
dibawah ini yang merupakan prinsip dari Soekarno tentang dasar negara adalah, kecuali
Kekeluargaan
kesejahteraan Nasional
mufakat atau demokrasi
Kebangsaan Indonesia
pernyataan dari Soekarno tentang 5 dasar negara menurutnya masih bisa diperas menjadi 3 atau yang disebut dengan trisila, yaitu
sosio demokratis, sosio nasionalis, dan kemanusiaan
sosio demokratis, sosio nasionalis, dan keadilan
sosio demokratis, sosio nasionalis, dan Mufakat
sosio demokratis, sosio nasionalis, dan ketuhanan
Dibawah ini yang bukan merupakan anggota dari panitia delapan adalah
H.Agus Salim
Soekarno
Mohammad Hatta
Mohammad Yamin
Dokuritsu junbi inkai merupakan nama lain dari
Budi Utomo
Indische Partij
PPKI
BPUPKI
Dibawah ini orang-orang yang tergabung dalam panitia delapan dan juga tergabung dalam panitia sembilan adalah, kecuali
KH. Abdul Kahar Muzakar
Moh Yamin
Soekarno
KH. Wachid Hasyim
Dalam konteks kehidupan berbangsa, sila pertama merefleksikan bahwa bangsa Indonesia adalah
bangsa yang berkebudayaan
bangsa yang cinta tanah air
bangsa yang percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa
bangsa yang tidak mengakui agama lain
Setiap bangsa indonesia dijunjung tinggi,diakui, dan diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, merupakan pengertian sila ke
1
2
3
4
Dibawah ini yang merupakan penerapan dari sila ke 3 dalam konteks berbangsa adalah
berlaku adil kepada sesama manusia
menjaga persatuan dan kesatuan
tidak membedakan hak seseorang hanya karena jenis kelaminnya
percaya terhadap nilai-nilai ketuhanan
Suatu gerakan yang ingin memisahan diri dari negara indonesia disebut sebagai
Komunis
Nasionalis
Radikal
Separatis
Dalam kehidupan sehari-hari kita masih sering menjumpai sejumlah praktik kehidupan di masyarakat yang tidak menghargai pendapat yang berbeda dan juga anti kritik. hal ini sangat bertentangan dengan nilai pancasila terutama sila ke
1
2
3
4
Dibawah ini yang merupakan penerapan dari sila ke 3 dalam konteks berbangsa adalah
percaya terhadap nilai-nilai ketuhanan
berlaku adil kepada sesama manusia
menjaga persatuan dan kesatuan
melaksanakan musyawarah di kelas
Koentjaraningrat membagi gotong royong yang terdapat pada masyarakat pedesaan menjadi ….. jenis,
1
2
3
4
Apa yang dimaksud dengan gotong royong?
Sebuah acara pembuatan taman bersama
Sebuah acara kerja sama untuk mencapai tujuan bersama
Sebuah acara pembuatan fasilitas umum bersama
Sebuah acara pembersihan lingkungan bersama
