WorksheetsPenilaian Harian Hikayat Kelas X
Total questions: 22
Worksheet time: 52mins
Unsur penceritaan yang ditonjolkan dalam hikayat adalah…
Anonim dan setting ceritanya
Tokoh kerajaan dan kekuatannya
Kemustahilan dan kesaktian tokohnya
Penggunaan bahasa melayu klasik
Kemustahilan dan keunggulan tokohnya
Berikut merupakan sifat hikayat, kecuali…
Biografis
Realistis
Historis
Keagamaan
Rekaan
Seorang tabib dapat menyembuhkan penyakit dengan membaca doa.
Kalimat tersebut menunjukkan adanya karakteristik hikayat, yaitu…
Bahasa melayu klasik
Anonim
Istana sentris
Kemustahilan
Kesaktian
Berikut menunjukkan karakteristik hikayat berupa kemustahilan, kecuali…
Seorang manusia bisa terbang
Bayi lahir disertai pedang dan panah
Seekor burung dapat memberi nasihat
Seorang pangeran dapat mengalahkan raksasa
Bayi lahir langsung bisa berjalan
Cermati kutipan berikut!
“Dahulu kala, ada seorang raja yang memiliki sepuluh orang putri yang sangat cantik. Sang raja dikenal sebagai raja yang bijaksana, tetapi ia terlalu sibuk dengan kepemimpinannya di istana.”
Karakteristik hikayat yang muncul pada kutipan tersebut adalah…
Istana sentris
Anonim
Kemustahilan
Kesaktian
Bahasa melayu klasik
Cermati kutipan berikut!
Sebermula ada pun yang berjalan itu pertama Maharaja Dandah, kemudian menjadi saya pikir itu Maharaja Baruang, dan menjadi kepala jalan Maharaja Syahmar dan Raja Perkasa yang menjadi ekor sekali, dan beberapa pula raja-raja sekalian isi rimba itu berjalan dengan segala rakyat tentaranya mengirimkan Tuan Syekh Alim di rimba itu serta dengan tempik soraknya. Adalah lakunya seperti halilintar membelah bumi dari sebab segala raja-raja yang tiada terkira-kira banyaknya itu. Syahdan maka segala isi rimba yang di tanah itu pun berjeritanlah dan tiadalah berketahuan lagi membawa dirinya, ada yang ke dalam lubang tanah ada yang di celah-celah batu adanya.
Karakteristik yang menonjol dari kutipan hikayat tersebut adalah...
Anonim
Kemustahilan
Kesaktian
Bahasa melayu klasik
Statis
Cermati kutipan berikut!
Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya.
Nilai yang terkandung dalam penggalan hikayat tersebut adalah...
Nilai religius
Nilai edukasi
Nilai moral
Nilai sosial
Nilai budaya
Cermati kutipan berikut!
Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar khabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu, itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja yang sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu.
Amanat yang tersirat dalam kutipan hikayat tersebut adalah …
Basmilah jika melihat kejahatan
Jangan menyombongkan diri
Tunjukkanlah jika memiliki suatu kemampuan
Bersyukurlah jika mendapat pertolongan
Hendaklah menolong orang yang mengalami kesulitan
Cermati kutipan berikut!
Pengganti Hang Tuah di keraton adalah Hang Jebat. Sesungguhnya, ia menaruh dendam atas keputusan raja yang dijatuhkan kepada sahabatnya, Hang Tuah. Karena setia kepada sahabatnya, ia mengamuk di keraton. Putri-putri dan dayang-dayang diperlakukan kurang sopan sehingga banyak jugalah orang yang mati karena kerisnya, yang diberikan Hang Tuah kepadanya. Tiada seorang pun yang berani mendinginkan sehingga raja sendiri pun terlibat pula dalam kesulitan dan ketakutan.
Dari kutipan hikayat tersebut, dapat kita ketahui bahwa Hang Jebat berwatak ….
Kasar
Pemberani
Baik budi
Sombong
Bertanggung jawab
Cermati kutipan berikut!
Sebermula, maka adalah pada masa itu dalam Pulau Singapura itu tiadalah ada binatang buas atau jinak yang kelihatan melainkan tikus. Maka, beribu-ribu tikus tanah itu sepanjang jalan serta dengan besar-besarnya hampir bagai kucing adanya. Maka jikalau kita berjalan pada malam, dilanggarkannya, beberapa banyak orang jatuh, demikianlah besarnya. Maka pada suatu malam di rumah tempat kutinggal itu ada dipelihara beberapa kucing. Maka pada setengah malam kedengaran kucing mengiau-ngiau. Keluarlah kawanku dengan membawa damar, hendak pergi melihat apakah sebabnya kucing itu. Maka serta dilihatnya ada enam tujuh ekor tikus berkerumun menggigit kucing itu. Ada yang menggigit pipinya sehingga tiadalah boleh bergerak lagi kucing itu melainkan mengiau-ngiau saja.
(Hikayat Abdulah)
Isi yang diungkapkan dalam penggalan hikayat tersebut adalah …
Di Pulau Singapura kucing dan tikus saling bermusuhan.
Di Pulau Singapura kucing selalu mengalahkan tikus.
Di Pulau Singapura terdapat banyak tikus.
Kucing selalu dipermainkan tikus-tikus.
Di mana pun tikus selalu memangsa kucing.
Cermati kutipan berikut!
Maka baginda pun bimbanglah, tiada tahu siapa yang patut dirayakan dalam negeri karena anaknya kedua orang itu sama-sama gagah. Jikalau baginda pun mencari muslihat, ia menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pemuda dan berkata kepadanya: barang siapa yang dapat mencari buluh perindu yang dipegangnya, ialah yang patut menjadi raja di dalam negeri.
Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat tersebut adalah...
Nilai moral
Nilai religius
Nilai budaya
Nilai edukasi
Nilai sosial
Cermati kutipan berikut!
Istri sang raja sudah meninggal ketika melahirkan anaknya yang bungsu, sehingga anak sang raja diasuh oleh inang pengasuh. Putri-putri Raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah mereka.
Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat tersebut yaitu...
Nilai moral
Nilai religius
Nilai budaya
Nilai pendidikan
Nilai sosial
Cermati kutipan berikut!
Syah dan akan Permaisuri Kuripan pun ingin rasanya ia hendak berputera laki-laki yang baik parasnya. Maka kata permaisuri, “Kakang Aji, ingin pula rasanya kita peroleh anak.” Maka kata Nata, “ Sungguh seperti kata Tuan; Kakanda pun demikianlah juga bila gerangan Kakang ini beroleh putera dengan pun Yayi, akan jadi ganti pun Kakanda di dalam dunia ini, kalau-kalau kita berdua dikehendaki oleh sang yang sukma, kembali ke kayangan kita.”
“ Maka kata permaisuri, Kakang Aji marilah sata memuja pada segala dewa-dewa memohonkan kalau-kalau dianugrahkan oleh Dewata Mulia Raja akan kita akan anak ini.”
Nilai yang terkandung pada kutipan hikayat tersebut adalah...
Ingin dianugrahi seorang anak yang cantik atau ganteng.
Memuja pada dewa agar dianugrahi seorang anak.
Berkomunikasi secara sopan antara suami istri.
Berdoa kepada Tuhan agar diberi kebahagiaan.
Akan kembali ke kayangan jika dianugrahi seorang anak.
Cermati kutipan berikut!
Maka tiadalah terjawab oleh laki-laki itu. Maka disuruh oleh Masyhudulhakk jauhkan laki-laki Bedawi itu. Setelah itu, maka dipanggilnya pula orang tua itu. Maka kata Masyhudulhakk, "Hai orang tua, sungguhlah perempuan itu istrimu sebenar-benamya?"
Konjungsi yang menyatakan urutan waktu atau peristiwa pada penggalan hikayat tersebut adalah...
Kemudian
Pula
Maka
Setelah itu
Sungguhlah
Hikayat banyak menggunakan kata arkais. Yang dimaksud kata arkais adalah ....
Kata-kata baku
Kata-kata zaman dahulu yang sudah jarang digunakan
Kata-kata yang tidak terdapat di kamus
Kata-kata serapan dari bahasa asing
Kata-kata yang sudah jarang digunakan
Kalimat berikut yang mengandung kata arkais adalah...
Alkisah, hiduplah seorang raja yang adil dan bijaksana.
Puaslah Abu Nawas ketika mendengar kata itu.
Raja memberikan kepadanya dua arai beras.
Murakarma mencoba pulang menuju pulau tatkala sang raja memanggil.
Ada seorang pengembara bernama Budog tengah beristirahat di pohon ketapang laut.
Cermati kutipan berikut!
Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu.
Kata arkais yang ditemukan pada kutipan hikayat tersebut adalah...
Upeti dan hatta
Upeti, hatta, dan nujum
Raja, elok, dan nujum
Elok dan nujum
Upeti, putri, dan nujum
Cermati kutipan berikut!
Maka diberi oleh perempuan itu segala bekal-bekal itu. Setelah sudah maka dibawanyalah perempuan itu diseberangkan oleh Bedawi itu. Syahdan maka pura-pura diperdalamnya air itu, supaya dikata oleh si bungkuk air itu dalam.
Penggalan hikayat tersebut mengandung majas...
Hiperbola
Alegori
Simile
Antonomasia
Metafora
Kalimat berikut yang mengandung majas simile adalah...
Raja siang bersinar dengan sangat terik.
Putri raja memiliki wajah yang cantik jelita.
Pangeran senang bermain dengan si cerdik, Aslan.
Angin berbisik memberikan kesejukan.
Wajah teduhnya laksana rembulan malam yang cantik.
Cermati tabel berikut!
Perbedaan hikayat dengan cerpen terdapat pada nomor...
1, 2, 3
2, 4, 5
3, 4, 5
1, 3, 5
3, 4, 5
Cermati kutipan berikut!
"Dengan segera Syah Peri mengeluarkan dayang-dayang itu. Tatkala Garuda itu datang, Garuda itu dibunuhnya". Identifikasi nilai yang terkandung dalam kutipan hikayat tersebut dan jelaskan keterkaitannya dengan kehidupan saat ini!
Buatlah masing-masing dua contoh majas antonomasia dan simile!
